Connect with us

Wisata

Bantu Pulihkan Pariwisata, Traveloka Terapkan Protokol CHSE

Published

on

JAKARTA, bursabisnis.id – Menteri pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama Kusubandio, mengapresiasi Kampanye ‘Traveloka Clean Partners’, yang mendukung program pemerintah dalam percepatan pemulihan sektor perjalanan dan pariwisata di Indonesia melalui penerapan protokol CHSE.

Wishnutama Kusubandio, dalam acara peluncuran Traveloka Clean Partners, yang diselenggarakan secara daring, menyebut pihaknya sangat mengapresiasi berbagai pihak yang mendukung penerapan protokol kesehatan berbasis CHSE (Clean, Health, Safety, and Environment) demi kemajuan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia.

“Saya memandang kerja sama ini sangat penting, karena menginisiasi suatu kampanye clean partners sebagai bentuk partisipasi aktif dalam merangkul para mitra bisnis untuk bersama-sama menjalani protokol kesehatan yang sesuai dengan imbauan pemerintah,” ujar Wishnutama Kusubandio sebagaimana dilansir dari laman kemenparekraf.go.id.

Lebih lanjut, Wishnutama mengimbau para pelaku usaha di sektor wisata dan ekonomi kreatif untuk bersiap diri dalam memajukan sektor pariwisata jika vaksin COVID-19 telah ditemukan. Namun, sejalan dipersiapkannya vaksin, Wishnutama juga meminta para pemangku kepentingan di bidang pariwisata untuk mendorong pergerakan wisatawan nusantara pada tahap awal.

“Untuk sementara ini, wisatawan mancanegara mungkin masih belum bisa, masih perlu waktu. Banyak negara juga masih mengalami tantangan di bidang itu dalam menghadapi pandemi COVID-19, tapi sekali lagi saya meyakini setelah vaksin didistribusikan, segala sesuatu akan lebih baik. Mari kita persiapkan ke arah tersebut,” ujar Wishnutama.

CMO Traveloka & CEO Traveloka Experience, Christian Suwarna, mengungkapkan bahwa sebagai perusahaan teknologi, pihaknya terus mengamati perilaku konsumen yang terus berubah seiring perkembangan situasi terkini, yaitu akan lebih fokus pada kebersihan serta kesehatan ketika melakukan perjalanan wisata. Sehingga Traveloka menghadirkan produk yang inovatif untuk menjawab kebutuhan pasar.

“Traveloka Clean Partners ini kami rancang untuk menggandeng partner-partner kami dalam endukung program pemerintah, dan juga memberikan kenyaman customer kita dalam kebutuhan traveling mereka di masa yang akan datang. Kami sudah menggandeng lebih dari 2000 mitra, yang telah berkomitmen untuk menerapkan protokol kebersihan, kesehatan, dan merujuk tidak hanya standar mereka sendiri tapi juga kebijakan pemerintah dari sisi-sisi yang terkait,” ujar Christian.

Christian menambahkan, dalam mendukung memulihkan perekonomian di sektor wisata, pihaknya juga menawarkan promo perjalanan wisata yang dapat dimanfaatkan oleh wisatawan nusantara.

“Promonya juga tentu tidak hanya inovatif, kami juga selalu full of promotion untuk bisa membantu lintas streets. Dan kali ini kami juga membuat banyak program agar memunculkan daya tarik untuk berwisata,” ujar Christian.

Laporan : Rustam Dj

Continue Reading

BAHARI

Kapal Penumpang KM. Napoleon Rugikan Daerah Karena Bongkar Muat di Pelabuhan Ilegal

Published

on

By

Bongkar muatan di pelabuhan tak resmi. foto:ful-

WAKATOBI, Bursabisnis. Id – Kapal Penumpang KM. Napoleon dengan Trayek Kendari – Wd. Buri – Wanci dan sebaliknya, dinilai melakukan kesalahan oleh pihak Dinas Perhubungan Kabupaten Wakatobi.

Pasalnya, KM. Napoleon melakukan penurunan penumpang dan pembongkaran muatan di pelabuhan yang tidak resmi dan tidak memiliki izin operasi kepelabuhanan.

Kepala Dinas Perhubungan melalui Bidang Kepelabuhanan dan Angkutan Pelayaran Rustam mengungkapkan, pembongkaran dan penurunan penumpang diluar pelabuhan resmi yang dilakukan pihak KM. Napoleon itu sudah salah.

” Nyatanya mereka melanggar kenapa dia tiba-tiba pindah disitu, kami sudah sampaikan keagenya, mereka itu tidak sesuai aturan dan sudah melenceng dari kesepakatan bersama, ” ungkap Kabid Kepelabuhan dan Angkutan Pelayaran Rustam. Senin, 13 April 2026.

Ia juga menegaskan kepada pihak KM. Napoleon tidak boleh melakukan tindakan seperti itu, sebab selain pelabuhan daerah yang tersedia ada juga Pelabuhan Pengulubelo yang berstatus sebagai pelabuhan Nasional yang bisa di lakukan bongkar muat dan penurunan penumpang.

Selain itu, aktifitas penurunan penumpang di pelabuhan yang tidak resmi itu sudah merugikan daerah, sebab tak ada lagi penarikan Retribusi PAD yang masuk kedaerah.

“Tidak bisa di pungut restribusi, kan pelabuhanya tidak memenuhi syarat belum ada juga perizinanya dari pihak-pihak terkait,” ujar Rustam.

Laporan : Ful
Editor : Tam

Continue Reading

KOMUNITAS

Jangan Sampai Lengah! Ini Tips Cari Aman Saat Berkendara di Bulan Puasa

Published

on

By

Berkendara perlu konsentrasi. -foto: ist-

MAKASSAR, Bursabisnis. Id – Memasuki bulan suci Ramadhan, pola aktivitas masyarakat mengalami perubahan, mulai dari waktu istirahat hingga jam mobilitas di jalan raya. Kondisi tubuh yang sedang berpuasa, ditambah perubahan ritme harian, berpotensi menurunkan konsentrasi saat berkendara.

Melihat hal tersebut, Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) membagikan sejumlah tips berkendara aman agar masyarakat tetap nyaman dan selamat selama menjalani ibadah puasa.

Safety Riding & Community Supervisor Asmo Sulsel, Habib Permadi, mengingatkan bahwa kondisi fisik saat berpuasa membutuhkan perhatian ekstra, khususnya bagi pengendara sepeda motor yang memiliki mobilitas tinggi setiap hari.

Berikut beberapa tips berkendara aman saat bulan puasa:

1. Pastikan tubuh tetap fit dan fokus saat berkendara

Kurang tidur akibat bangun sahur atau aktivitas malam hari dapat menurunkan konsentrasi. Pastikan waktu istirahat cukup agar tetap fokus di jalan. Jika merasa lelah atau mengantuk, sebaiknya menepi dan beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan.

2. Hindari berkendara terburu-buru menjelang waktu berbuka

Salah satu momen rawan kecelakaan adalah saat menjelang magrib, ketika banyak pengendara ingin segera sampai tujuan untuk berbuka puasa. Jangan memacu kendaraan secara berlebihan atau melanggar aturan lalu lintas demi mengejar waktu. Keselamatan harus tetap menjadi prioritas utama.

3. Gunakan helm berwarna cerah saat berkendara malam atau subuh

Mobilitas saat bulan puasa sering terjadi di waktu malam atau dini hari ketika sahur. Penggunaan helm berwarna cerah dapat membantu meningkatkan visibilitas pengendara sehingga lebih mudah terlihat oleh pengguna jalan lain.

4. Lakukan safety check sebelum berangkat

Pastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima dengan memeriksa rem, lampu, tekanan ban, dan bahan bakar. Safety check sederhana dapat mencegah risiko gangguan teknis di tengah perjalanan.

5. Tetap gunakan perlengkapan berkendara lengkap, meski jarak dekat

Perlengkapan berkendara lengkap seperti jaket, sarung tangan, sepatu, dan terutama helm, tetap wajib digunakan walaupun hanya berkendara jarak dekat, misalnya untuk membeli takjil atau menuju masjid terdekat.

Habib Permadi menegaskan bahwa keselamatan berkendara harus menjadi bagian dari komitmen pribadi, terlebih saat kondisi tubuh sedang berpuasa.

“Bulan Ramadhan adalah momen untuk menahan diri, termasuk dalam berkendara. Jangan sampai karena terburu-buru berbuka atau kurang istirahat, kita justru mengabaikan keselamatan. Terapkan selalu prinsip #Cari_Aman agar ibadah tetap lancar dan perjalanan tetap selamat,” ujar Habib.

Melalui tips ini, Asmo Sulsel berharap masyarakat dapat menjalani aktivitas selama bulan puasa dengan lebih aman dan nyaman, serta menjadikan keselamatan sebagai kebiasaan yang konsisten diterapkan setiap hari.

Laporan : Kas
Editor : Tam

Continue Reading

Wisata

Imigrasi Wakatobi Sosialisasi Desa Binaan

Published

on

By

Imigrasi Wakatobi sosialisasi fungsi keimigrasian. -foto:ful-

WAKATOBI, Bursabisnis. Id – Imigrasi Kabupaten Wakatobi menggelar Sosialisasi Desa Binaan di Villa Nadila, Kecamatan Wangi-wangi Kabupaten Wakatobi pada Kamis, 12 Februari 2026.

Kepala Imigrasi Kabupaten Wakatobi Khairil menjelaskan, Program Desa Binaan Imigrasi merupakan salah satu bentuk penguatan fungsi keimigrasian di tengah masyarakat, khususnya dalam aspek pelayanan, pengawasan, serta pencegahan pelanggaran keimigrasian.

Program ini menjadi wujud nyata komitmen Direktorat Jenderal Imigrasi, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, dalam membangun sinergi antara pemerintah dan masyarakat hingga ke tingkat desa.

” Sebagaimana kita ketahui, wilayah Kabupaten Wakatobi memiliki karakteristik strategis, baik dari sisi pariwisata internasional, keberadaan warga negara asing, maupun potensi lalu lintas orang melalui jalur laut, ” jelas Khairil, Kepala Imigrasi Wakatobi.

lanjutnya, Kondisi ini menuntut adanya peran aktif seluruh elemen masyarakat dalam mendukung terciptanya situasi yang aman, tertib, dan kondusif.

Melalui desa binaannya, Imigrasi mendorong peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya dokumen perjalanan dan izin tinggal yang sah, peran aktif dalam melaporkan keberadaan orang asing, Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan Tindak Pidana Penyelundupan Manusia (TPPM), Perlindungan terhadap anak berkewarganegaraan ganda dan isu kewarganegaraan lainnya.

” Kami menyadari bahwa pengawasan keimigrasian tidak dapat dilaksanakan sendiri oleh aparat Imigrasi. Dibutuhkan kolaborasi, partisipasi, dan kepedulian dari pemerintah desa, perangkat desa, serta masyarakat sebagai garda terdepan dalam mendeteksi potensi pelanggaran sejak dini, ” imbuhnya.

Melalui kegiatan sosialisasi tersebut imigrasi berharap adanya pemahaman yang sama, komunikasi yang lebih intensif, serta komitmen bersama untuk menjadikan desa sebagai mitra strategis dalam mendukung tugas dan fungsi keimigrasian.

Laporan : Ful
Editor : Tam

Continue Reading

Trending