KOMUNITAS
Barisan BOM Desak Polda dan Kejati Usut Alih Fungsi Lahan Mangrove Untuk Rumah Pribadi ASR
KENDARI, Bursabisnis. Id – Barisan Badan Oposisi Mahasiswa (BOM) Sultra desak Polda Sultra dan Kejati Sultra usut tuntas alih fungsi lahan mangrove untuk rumah pribadi Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangeruka (ASR).
Sekadar informasi bahwa organ gerakan ini lahir lebih terfokus pada isu-isu spesifik tentang sosial, politik, ekonomi, kebijakan serta SDM dan SDA yang semakin tergerus oleh kepentingan segelintir pihak.
Tak hanya itu, organ ini juga sebagai antitesis atas gerakan di Sulawesi Tenggara khususnya di Kota Kendari selama ini. Organ ini adalah bom waktu yang kapan saja bisa meledak, mendobrak kebekuan pergerakan mahasiswa di abad 21.
Ia hadir sebagai jawaban, menjemput momentum, peluang dan kesempatan strategis, sebagai pemuda tidak mungkin hanya ingin menjadi penonton, ia adalah pelopor, pelaku pembangunan dengan modal ketekunan, semangat, jiwa militansi, konsistensi dan solidaritas yang terus-menerus di pupuk.
Gerakan yang di lakukan ini sebagai bentuk akumulasi kekecewaan dan krisisnya kepercayaan masyarakat terhadap pejabat publik, khususnya Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangeruka.
Isu yang diangkat mengerucut pada hal yang paling fundamental bagi masa depan Sulawesi Tenggara: arah pembangunan daerah yang berpijak pada kekuatan sumber daya alam dan sumber daya manusia.
Dua hal yang selama ini menjadi penopang utama ekonomi daerah, namun juga menjadi sumber persoalan ketimpangan yang tak pernah selesai.
Koordinator Barisan Badan Oposisi Mahasiswa (BOM) Sultra, Rasmin Jaya berbicara lugas dan apa adanya.
Ia menilai bahwa tanah, air, dan seluruh kekayaan alam yang terkandung di dalamnya sejatinya milik rakyat. Namun realitas hari ini, katanya, justru menunjukkan sebaliknya.
Pemimpin justru menunjukkan arogansi kekuasaannya dengan melakukan akumulasi wilayah yang harusnya jadi penopang.
Isu sebesar ini tidak bisa dianggap remeh, karena mangrove merupakan benteng ekologis yang melindungi pesisir Kota Kendari dari abrasi, kerusakan habitat, dan pencemaran kawasan teluk.
”Kami menduga bahwa tindakan penggusuran mangrove untuk kepentingan pribadi rumah ASR tersebut tidak memiliki dasar hukum, tidak melalui mekanisme perizinan yang diatur dalam regulasi lingkungan, dan berpotensi melanggar ketentuan seperti izin lingkungan, dokumen UKL-UPL, dan prosedur persetujuan pemanfaatan ruang pesisir,” tegasnya.
Ia mendesak agar Polda Sulawesi Tenggara dan Kejaksaan mengusut alih fungsi lahan hutan mangrove untuk rumah pribadi gubernur Sulawesi Tenggara.
Ia jauh menyorot soal kondisi potensi SDA yang ada di Sultra bahwa kekayaan itu hanya dikuasai oleh segelintir orang untuk kepentingan kelompok dan diri sendiri. Masyarakat lokal, di tanah yang kaya ini, seringkali hanya menjadi penonton yang menerima sisa-sisa hasil tambang dan pembangunan.
“Sebagai putra daerah kami cukup prihatin melihat keadaan ini. Kami tidak ingin rakyat terus menjadi penonton di negeri sendiri,” ujar Rasmin.
Ia menegaskan, gerakan mahasiswa tak boleh hanya menjadi ruang diskusi yang hampa tindakan, tapi harus kembali pada napas perjuangan kerakyatan yang menjadi jantung fungsi dan tanggung jawab yang di embannya sejak kelahirannya.
Gerakan yang di lakukan juga untuk melihat perspektif publik serta membedah arah pembangunan Sultra dari perspektif politik, ekonomi, dan sosial, dengan harapan bisa membuka jalan baru bagi sinergi ide dan tindakan.
Rasmin menyebut aksi ini sebagai momentum strategis untuk memperkuat arah gerakan dan mengevaluasi kinerja pemerintah yang berjalan saat ini sebagai bentuk evaluasi dan refleksi. Tantangan zaman menuntut pemimpin bertransformasi tanpa kehilangan arah yang harus menjadikan rakyat sebagai orientasi utama.
”Kita butuh pemimpin yang berintegritas, konsisten menjaga kemurnian harapan, impian dan cita-cita rakyat yang luhur dan mampu menghadirkan inovasi sesuai perkembangan zaman serta menghadirkan terobosan baru,” Tegasnya.
Terakhir, ia juga mengkonsolidasikan kepada elemen gerakan mahasiswa dan masyarakat sipil untuk bergerak bersama menuntut janji Gubernur Sulawesi Tenggara pada Pilgub 2024 kemarin tentang berbagai program yang sempat di canangkan.
”Kita sebagai masyarakat sipil mempunyai hak untuk menuntut janji Gubernur Sulawesi Tenggara ASR, baginya rakyat bukan hanya objek untuk jadi korban janji politik, tetapi janji dan program tersebut harus betul-betul terlaksana dan di rasakan manfaatnya,” tegasnya.
Adapun program yang sebelumnya telah di sampaikan pada Pilgub 2024 lalu. Program Unggulan ASR-Hugua yang di antaranya :
1. Satu Triliun Anggaran Untuk Kepulauan
2. Seratus Juta Asuransi untuk Petani Sultra
3. Sport Center tiap Kabupaten/Kota
4. Jalan Mulus Antar Wilayah
5. Modal Usaha Untuk Ibu-ibu
6. Semua Mudah Dapat Kerja
7. Layanan Ambulan Darat dan Laut Gratis
8. Perlengkapan Seragam dan Sekolah Gratis
Laporan : Tam
KOMUNITAS
Asmo Sulsel Bagikan Tips Mudik Aman Dengan Motor
MAKASSAR, Bursabisnis. Id — Memasuki musim mudik menjelang Hari Raya, banyak masyarakat yang memilih menggunakan sepeda motor sebagai sarana perjalanan menuju kampung halaman.
Melihat tingginya mobilitas pengendara roda dua pada periode ini, Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) mengingatkan pentingnya mempersiapkan perjalanan dengan baik, agar mudik tetap aman dan nyaman dengan menerapkan prinsip #Cari_Aman.
Mudik menggunakan sepeda motor memang menjadi pilihan praktis bagi sebagian masyarakat. Namun perjalanan jarak jauh membutuhkan persiapan yang matang, baik dari kondisi kendaraan maupun kesiapan pengendaranya. Oleh karena itu, Asmo Sulsel membagikan beberapa tips berkendara aman yang dapat diterapkan oleh para pemudik yang menggunakan sepeda motor Honda.
Tips Mudik Aman dengan Sepeda Motor:
1. Lakukan Safety Check Sebelum Berangkat
Pastikan sepeda motor dalam kondisi prima sebelum digunakan untuk perjalanan jauh. Periksa komponen penting seperti rem, lampu, tekanan ban, oli mesin, hingga bahan bakar. Apabila perlu, lakukan servis terlebih dahulu di bengkel resmi AHASS untuk memastikan kendaraan siap digunakan.
2. Gunakan Perlengkapan Berkendara yang Lengkap
Keselamatan pengendara sangat dipengaruhi oleh perlengkapan yang digunakan. Gunakan helm berstandar SNI, jaket, sarung tangan, celana panjang, dan sepatu agar tubuh terlindungi selama perjalanan.
3. Istirahat Secara Berkala
Perjalanan jauh dapat membuat tubuh cepat lelah. Disarankan untuk beristirahat setiap 2 jam sekali agar kondisi tubuh tetap prima dan konsentrasi saat berkendara tetap terjaga.
4. Hindari Membawa Barang Berlebihan
Pastikan barang bawaan tidak terlalu banyak atau melebihi kapasitas sepeda motor. Barang yang terlalu berat dapat mengganggu keseimbangan kendaraan dan meningkatkan risiko kecelakaan.
5. Tetap Fokus dan Patuhi Aturan Lalu Lintas
Selalu berkendara dengan penuh konsentrasi, jaga jarak aman dengan kendaraan lain, serta patuhi rambu lalu lintas. Hindari menggunakan ponsel saat berkendara dan jangan memaksakan diri apabila kondisi tubuh sudah lelah.
Safety Riding & Community Supervisor Asmo Sulsel, Habib Permadi, menekankan bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama bagi para pemudik yang menggunakan sepeda motor.
“Perjalanan mudik biasanya menempuh jarak yang cukup jauh, sehingga persiapan menjadi hal yang sangat penting. Pastikan kondisi kendaraan sudah dicek dengan baik, gunakan perlengkapan berkendara yang lengkap, serta jangan memaksakan diri jika sudah merasa lelah. Dengan menerapkan prinsip #Cari_Aman, perjalanan mudik dapat berlangsung lebih aman dan nyaman,” ujar Habib.
Sementara itu, Marketing Manager Asmo Sulsel, Kresna Murti Dewanto, menyampaikan bahwa Honda tidak hanya menghadirkan produk sepeda motor yang andal, tetapi juga terus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya keselamatan berkendara.
“Kami ingin masyarakat dapat menikmati perjalanan mudik dengan aman dan nyaman. Oleh karena itu, melalui berbagai edukasi keselamatan berkendara, kami terus mengajak masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan saat berada di jalan. Dengan semangat #Cari_Aman, kami berharap perjalanan mudik dapat menjadi momen yang menyenangkan bagi semua orang,” ungkap Kresna.
Melalui tips ini, Asmo Sulsel berharap para pemudik yang menggunakan sepeda motor dapat mempersiapkan perjalanan dengan lebih baik sehingga perjalanan menuju kampung halaman dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan penuh kebahagiaan.
Laporan : Kas
Editor : Tam
KOMUNITAS
ASPIKOM Sultra Akan Gelar Silatwil dan Seminar Komunikasi Digital Bulan April di Kendari
KENDARI, Bursabisnis. Id – Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi (ASPIKOM) Sulawesi Tenggara (Sultra) akan menggelar Silaturahmi Wilayah (Silatwil) pada 7 April 2026 di Kampus Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK).
Kegiatan ini menjadi forum strategis bagi perguruan tinggi penyelenggara Program Studi Ilmu Komunikasi di Sulawesi Tenggara untuk melakukan konsolidasi organisasi sekaligus memilih kepengurusan baru ASPIKOM Sultra.
Silatwil tersebut direncanakan dihadiri oleh Sekretaris Jenderal ASPIKOM Pusat bersama pengurus nasional lainnya.
Forum ini juga menjadi momentum memperkuat sinergi antarprogram studi dalam meningkatkan kualitas pendidikan, riset, serta pengembangan keilmuan komunikasi di wilayah Sulawesi Tenggara.
ASPIKOM Sultra saat ini beranggotakan enam Program Studi Ilmu Komunikasi dari berbagai perguruan tinggi di Sulawesi Tenggara, ditambah Program Studi Jurnalistik Universitas Halu Oleo (UHO) yang turut aktif dalam pengembangan akademik dan jejaring keilmuan komunikasi di daerah tersebut.
Untuk menyukseskan agenda tersebut, panitia telah membentuk Steering Committee (SC) dan Organizing Committee (OC) yang terdiri dari dosen Ilmu Komunikasi dari sejumlah perguruan tinggi, yakni Universitas Halu Oleo (UHO), Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK), dan Universitas Nahdlatul Ulama Sulawesi Tenggara (Unusra) dan Universitas Muhammadiyah Buton (UMB).
Pembentukan kepanitiaan itu dibahas dalam rapat persiapan pada Sabtu (7 Maret 2026) yang turut dihadiri oleh pengurus ASPIKOM Pusat, Prof. Dr. H. Muh Najib Husein, serta Koordinator Wilayah (Korwil) ASPIKOM Sultra, Dr. Jumrana.
Korwil ASPIKOM Sultra, Dr. Jumrana, menjelaskan bahwa Silatwil menjadi agenda penting untuk memperkuat koordinasi antarprogram studi komunikasi di Sulawesi Tenggara sekaligus menentukan arah organisasi ke depan melalui pemilihan pengurus baru.
“Kegiatan Silatwil ASPIKOM Sultra akan dilaksanakan di Kampus UMK pada 7 April 2026 dan direncanakan dihadiri oleh Sekretaris Jenderal ASPIKOM Pusat,” ujar Jumrana.
Sementara itu, pengurus ASPIKOM Pusat Prof. Dr. H. Muh Najib Husein menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan Silatwil tidak hanya berfokus pada agenda organisasi, tetapi juga menghadirkan kegiatan akademik berupa bedah buku dan seminar nasional.
Menurutnya, seminar tersebut akan mengangkat tema perkembangan komunikasi digital dalam dunia industri dan pendidikan, yang saat ini mengalami transformasi sangat cepat seiring kemajuan teknologi informasi.
“Selain agenda Silatwil, kegiatan ini juga akan dirangkai dengan bedah buku dan seminar yang membahas perkembangan komunikasi digital, khususnya bagaimana teknologi digital mengubah praktik komunikasi di dunia industri sekaligus menuntut penyesuaian kurikulum dan metode pembelajaran di dunia pendidikan,” jelas Najib.
Ia menambahkan, perkembangan media digital, platform komunikasi daring, hingga kecerdasan buatan (AI) telah mengubah pola produksi, distribusi, dan konsumsi informasi. Kondisi tersebut menuntut dunia pendidikan di segala level, termasuk perguruan tinggi, khususnya program studi ilmu komunikasi, untuk terus memperbarui pendekatan akademik agar relevan dengan kebutuhan industri dan perkembangan masyarakat digital.
Melalui seminar tersebut, ASPIKOM diharapkan dapat menjadi ruang diskusi akademik bagi dosen, peneliti, dan praktisi komunikasi untuk bertukar gagasan mengenai tantangan dan peluang komunikasi digital, sekaligus memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri media.
Laporan : Tam
KOMUNITAS
DPC GMNI Kendari Resmi Bentuk DPK Caretaker Kesehatan
KENDARI, Bursabisnis. Id – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kendari terus menunjukkan komitmennya dalam melakukan ekspansi dan penguatan akar rumput.
Hal ini dibuktikan dengan peresmian Dewan Pimpinan Komisariat (DPK) GMNI Kesehatan Kota Kendari melalui penyerahan Surat Keputusan (SK) Caretaker secara resmi pada Jumat 6 Maret 2026.
Momentum penyerahan SK Caretaker tersebut menunjukan langkah strategis organisasi dalam melakukan konsolidasi dan memperkuat basis ideologi Marhaenisme di lingkungan mahasiswa kesehatan se-Kota Kendari.
Ketua DPC GMNI Kendari Awaludin menyampaikan bahwa pembentukan DPK Kesehatan merupakan bagian dari konsolidasi organisasi untuk menciptakan basis massa yang lebih spesifik dan terorganisir. Dengan adanya komisariat khusus di sektor kesehatan, GMNI diharapkan mampu merespons isu-isu kesehatan kerakyatan dengan lebih tajam.
”Pembentukan DPK Caretaker Kesehatan ini adalah bentuk nyata dari upaya kami untuk terus melakukan penguatan basis di tingkat bawah. Kami ingin GMNI hadir di setiap lini disiplin ilmu, termasuk kesehatan, agar semangat perjuangan ini tetap relevan dan menyentuh seluruh lapisan mahasiswa,” ujar Awaludin dalam keterangannya.
Langkah ini juga dipandang sebagai upaya penyegaran organisasi. Dengan hadirnya DPK Kesehatan, GMNI Kendari optimis akan lahir inovasi dan semangat juang baru yang dapat mewarnai dinamika gerakan mahasiswa di Sulawesi Tenggara.
Tugas utama dari DPK Caretaker ini adalah menjalankan fungsi-fungsi organisasi di masa transisi, termasuk melakukan kaderisasi awal dan mempersiapkan Musyawarah Komisariat (Muskom) untuk memilih kepengurusan definitif di masa mendatang.
Melalui penguatan basis ini, DPC GMNI Kendari berharap seluruh kader yang tergabung dalam DPK Kesehatan mampu menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan hak-hak kesehatan masyarakat kecil, selaras dengan nafas perjuangan GMNI.
”Kami berharap DPK Kesehatan tidak hanya menjadi simbol administratif, tetapi menjadi kawah candradimuka yang melahirkan intelektual organik yang peduli pada realitas sosial,” tutup pernyataan tersebut.
Laporan : Tam
-
ENTERTAINMENT7 years agoInul Vista Tawarkan Promo Karaoke Hemat Bagi Pelajar dan Mahasiswa
-
Rupa-rupa7 years agoDihadiri 4000 Peserta, Esku UHO dan Inklusi Keuangan OJK Sukses Digelar
-
PASAR7 years agoJelang HPS 2019, TPID: Harga Kebutuhan Pokok Relatif Stabil
-
Entrepreneur7 years agoRumah Kreatif Hj Nirna Sediakan Oleh-oleh Khas Sultra
-
Fokus7 years agoTenaga Pendamping BPNT Dinilai Tidak Transparan, Penerima Manfaat Bingung Saldo Nol Rupiah
-
Fokus11 months agoUsai Harumkan Nama Wakatobi, Pelatih Atlit Peraih Medali Emas Jual Hp Untuk Ongkos Pulang
-
FINANCE7 years agoOJK Sultra Imbau Entrepreneur Muda Identifikasi Pinjol Ilegal Melalui 2L
-
PERTAMBANGAN7 months ago25 Perusahaan Tambang di Sultra Dihentikan Sementara Operasinya
