Connect with us

Investasi

Hati-hati Skema Cepat Kaya: Mengenali Investasi Bodong

Published

on

Ilustrasi investasi. -foto:ist-

Di zaman serba digital seperti sekarang, investasi makin gampang diakses. Cukup buka aplikasi, transfer dana, dan tunggu hasilnya. Tapi di tengah kemudahan itu, ada satu hal yang wajib kamu waspadai: investasi bodong.

Skema cepat kaya makin marak bermunculan dengan memanfaatkan rasa ingin sukses yang instan dan kurangnya literasi keuangan masyarakat. Korbannya? Bukan cuma orang awam, bahkan profesional muda dan mahasiswa pun bisa terjebak. Agar kamu ‘nggak jadi korban berikutnya, yuk kenali ciri-ciri investasi bodong dan tips cara menghindarinya.

1. Janji Keuntungan Tidak Masuk Akal

Kalau ada yang menjanjikan keuntungan 30% per bulan tanpa risiko, harusnya langsung red flag. Dalam dunia investasi, prinsip “high return, high risk” itu mutlak. Semakin besar imbal hasil yang dijanjikan, semakin besar pula risikonya. Tidak ada instrumen legal dan sehat yang bisa menjamin profit besar dalam waktu singkat. Ingat, kalau terlalu indah untuk jadi kenyataan, besar kemungkinan itu memang bukan kenyataan.

2. Tidak Terdaftar di OJK atau Lembaga Resmi

Sebelum kamu mengalokasikan uang di suatu platform investasi, cek dulu legalitasnya di situs OJK (www.ojk.go.id). Semua penyedia jasa keuangan yang sah wajib terdaftar dan diawasi oleh OJK. Kalau mereka tidak bisa menunjukkan izin atau nomornya mencurigakan, lebih baik kamu langsung mundur. Kamu juga bisa cek daftar entitas investasi ilegal di situs sikapiuangmu.ojk.go.id.

3. Tekanan untuk Ajak Orang Lain (Skema Ponzi/MLM)

Modus lain yang sering dipakai adalah sistem multi level marketing yang menjanjikan komisi besar kalau kamu berhasil mengajak orang lain. Fokus utamanya bukan pada produk atau jasa, tapi pada isu rekrut-rekrut dan terus rekrut. Kalau keuntungan yang dijanjikan lebih banyak dari hasil merekrut ketimbang hasil usaha/investasi, hal ini mengindikasikan skema ponzi — dan itu ilegal!

4. Tidak Transparan dan Sulit Dihubungi

Cobalah tanyakan soal detail bisnis atau skema kerja mereka. Kalau jawabannya berputar-putar, tidak jelas, atau malah menyerang balik (sebagai contoh: “Kamu gak percaya rezeki dari Allah, ya?”), bisa jadi ini menandakan tawaran yang berisiko dan kita harus lebih waspada. Perusahaan investasi resmi pasti memiliki dokumen dan penjelasan yang bisa diverifikasi.

5. Testimoni Palsu dan Gaya Hidup Mewah di Media Sosial

Banyak skema bodong yang mengandalkan testimoni “pengguna” yang ternyata fiktif. Mereka juga suka pamer gaya hidup glamor di Instagram atau TikTok: jalan-jalan, mobil mewah, saldo rekening miliaran — semua untuk membangun citra “sukses karena investasi ini”. Padahal, sering kali itu cuma strategi marketing untuk membuat kamu FOMO dan buru-buru bergabung tanpa berpikir panjang.

6. Tidak Ada Akses Menarik Dana (Withdraw)

Modus yang paling umum: ketika kamu ingin menarik keuntungan, tiba-tiba sistemnya eror, atau diminta top-up dulu, atau malah kabur tanpa jejak. Ini tanda akhir dari investasi bodong. Mereka biasanya kabur setelah mengumpulkan dana dari banyak orang.

Membangun kekayaan itu proses, bukan sulap. Jangan tergoda dengan janji manis kekayaan instan yang tidak jelas asal-usulnya. Edukasi dirimu, cari sumber terpercaya, dan kalau ragu, lebih baik tunda dulu daripada menyesal belakangan. Ingat, tujuan kita bukan hanya punya uang lebih, tapi juga tenang saat mengelolanya.

Sumber : kemenkeu.go.id

Penulis : Irfan Bayu Pradhana

Continue Reading

OTOMOTIF

Asmo Sulsel Gelar Night Ride Bersama HASCI Makassar Chapter

Published

on

By

Night ride bersama komunitas Honda Stylo di Kota Makassar. -foto:ist-

MAKASSAR, Bursabisnis. Id – Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) kembali menghadirkan aktivitas seru bagi komunitas dan pecinta sepeda motor Honda melalui kegiatan night ride bersama komunitas Honda Stylo, yakni Honda Stylo Club Indonesia (HASCI) Makassar Chapter.

Kegiatan yang digelar pada Kamis, 18 Juni 2026 ini diikuti oleh lebih dari 40 pengendara yang menikmati pengalaman berkendara malam hari sambil mengeksplorasi sejumlah ikon Kota Makassar.

Kegiatan dimulai dari kawasan Trans Studio Mall Makassar. Sebelum memulai perjalanan, seluruh peserta terlebih dahulu mengikuti edukasi safety riding yang dipandu oleh Wanny selaku instruktur safety riding Asmo Sulsel di Astra Motor Experience Center (AMEC), Trans Studio Mall Makassar.

Dalam sesi tersebut, peserta diingatkan mengenai pentingnya mempersiapkan kondisi diri dan kendaraan, menggunakan perlengkapan berkendara yang lengkap, serta menjaga fokus selama perjalanan.

Tidak hanya itu, para peserta juga turut menikmati fasilitas parking exclusive di Trans Studio Mall yang dihadirkan Asmo Sulsel sebagai bentuk apresiasi dan upaya untuk memberikan kenyamanan lebih bagi konsumen Honda.

Setelah sesi edukasi selesai, rombongan kemudian memulai night ride menuju kawasan Centre Point of Indonesia (CPI) sebelum mengakhiri perjalanan di kawasan Lego-Lego.

Suasana kebersamaan terasa sepanjang perjalanan, di mana para peserta dapat menikmati keindahan Kota Makassar pada malam hari sekaligus mempererat hubungan antar sesama anggota komunitas dan pecinta Honda Stylo.

Safety Riding & Community Supervisor Asmo Sulsel, Habib Permadi, mengatakan bahwa kegiatan komunitas seperti ini menjadi salah satu upaya Asmo Sulsel untuk terus membangun hubungan yang baik dan berkelanjutan dengan para pengguna sepeda motor Honda.

“Kami percaya bahwa komunitas memiliki peran yang sangat penting dalam ekosistem Honda. Karena itu, kami berkomitmen untuk terus menjaga hubungan baik dengan para anggota komunitas melalui berbagai aktivitas yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga memberikan manfaat. Melalui kegiatan seperti night ride ini, kami ingin menghadirkan ruang bagi para anggota komunitas untuk saling terhubung dan berbagi pengalaman,” ujar Habib.

Marketing Manager Asmo Sulsel, Antofany Yusticia Ahmadi, mengatakan bahwa kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya Asmo Sulsel dalam menghadirkan pengalaman yang lebih dekat dengan gaya hidup konsumen saat ini.

“Bagi kami, sepeda motor bukan sekadar alat transportasi, tetapi juga menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat. Karena itu, kami ingin terus menghadirkan berbagai aktivitas yang dapat dinikmati bersama oleh para konsumen Honda, termasuk komunitas Honda Stylo yang terus berkembang di Makassar. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan pengalaman yang berkesan sekaligus mempererat hubungan antara Honda dan para konsumennya,” ujar Yusticia.

Melalui kegiatan ini, Asmo Sulsel berharap dapat terus memperkuat budaya berkendara yang aman, nyaman, dan menyenangkan, sekaligus membangun komunitas Honda yang semakin solid dan aktif menghadirkan berbagai aktivitas positif di tengah masyarakat.

Laporan : Kas
Editor : Tam

Continue Reading

OTOMOTIF

PT Toyota Astra Motor Lanjutkan Kampanye Ramah Lingkungan, Ekspedisi 40 Hari Bersama Veloz Hybrid EV

Published

on

By

KENDARI, bursabisnis.id – PT Toyota-Astra Motor (TAM) melanjutkan komitmennya dalam mengampanyekan kendaraan ramah lingkungan melalui ekspedisi jarak jauh.
Dengan mengangkat tema “Veloz Hybrid EV Lintas Nusa 2.0: Jelajah Sulawesi”, perjalanan kali ini dirancang untuk mengitari seluruh wilayah Pulau Sulawesi, dimulai dari titik awal di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, dan dijadwalkan berakhir di Manado, Sulawesi Utara.
Dalam ekspedisi ketahanan ini, sejumlah media nasional akan mengendarai satu unit Veloz Hybrid EV Q TSS Modellista secara estafet.
Perjalanan lintas pulau ini direncanakan membelah lima provinsi yang terbagi ke dalam tujuh etape strategis. Langkah ini diambil Toyota untuk mempertegas posisi Veloz Hybrid EV yang baru saja dinobatkan sebagai Car of the Year 2026 pada ajang Otomotif Award, sebagai kendaraan MPV Hybrid 7-seater yang relevan dan adaptif terhadap karakteristik infrastruktur jalan di berbagai wilayah Indonesia.
Di sisi lain, agenda ini juga menjadi pembuktian kesiapan ekosistem layanan purnajual Toyota yang luas dalam mendukung mobilitas masyarakat tanpa batas geografis.
“Setelah sukses dengan perjalanan serupa tahun lalu, kini kami melanjutkan ekspedisi Veloz Hybrid EV Lintas Nusa 2.0: Jelajah Sulawesi. Sejalan semangat Toyota Ada untuk Indonesia, kami ingin memperlihatkan Quality, Durability, dan Reliability (QDR) MPV Hybrid ini melintasi berbagai kondisi jalanan di Indonesia. Sulawesi dipilih karena mampu merepresentasikan karakter jalan yang beragam, lengkap dengan panorama indah serta medan yang menantang,” ujari Vice President Director PT Toyota-Astra Motor (TAM), Jap Ernando Demily dihadapan awak media, Minggu 7 Juni 2026.
Sebagai informasi, Veloz Hybrid EV merupakan produk rakitan lokal yang menandai debut global (World Premiere) sekitar enam bulan lalu pada ajang GJAW 2025. Kehadiran model ini menjadi tonggak penting bagi Toyota untuk memperluas penetrasi kendaraan elektrifikasi di segmen pasar yang lebih massal.
Berbekal teknologi Hybrid EV generasi terbaru, MPV keluarga ini diklaim mampu menawarkan efisiensi bahan bakar yang lebih tinggi serta pengalaman berkendara yang halus, namun tetap responsif.
Dari sisi nilai ekonomis, kendaraan ini dipasarkan dengan rentang harga yang kompetitif, mulai dari Rp 313 juta untuk Tipe V yang masuk dalam Program Hybrid EV Untuk Semua, hingga Rp 399 juta untuk varian tertinggi Tipe Q TSS Modellista (skema harga On The Road untuk wilayah Sulselbar dan Sultra).
Skema harga yang menjangkau pasar luas ini berdampak langsung pada performa penjualan. Hingga akhir Mei 2026, total pemesanan (demand) di tingkat nasional telah melampaui angka 12.000 unit hanya dalam kurun waktu setengah tahun sejak peluncurannya.
Tren positif ini juga terlihat jelas di pasar regional, khususnya di wilayah kerja Kalla Toyota yang mencakup Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Tengah. Masyarakat setempat menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap teknologi elektrifikasi kelas menengah ini.
“Khusus di wilayah Kalla Toyota, Veloz Hybrid EV mendapat sambutan yang sangat positif dari masyarakat. Hingga hari ini, pemesanan tembus diangka 900 unit. Agenda Veloz Hybrid EV Lintas Nusa 2.0 : Jelajah Sulawesi, tentunya akan menjadi momen yang sangat special karena akan di lakukan di wilayah Kalla Toyota. Sehingga, kedepannya bisa membuat masyarakat lebih yakin lagi menentukan pilihannya ke Toyota Hybrid, khususnya Veloz Hybrid EV,“ ungkap Suliadin, Marketing General Manager Kalla Toyota.
Catatan rekam jejak menunjukkan, PT TAM sebelumnya telah sukses menggelar ajang serupa pada periode 2 Desember 2025 hingga 17 Januari 2026. Melanjutkan keberhasilan tersebut, pabrikan kembali menggandeng jurnalis dari media nasional serta media lokal di Sulawesi untuk menguji langsung performa Veloz Hybrid EV Q TSS Modellista.
Ekspedisi berskala besar ini diperkirakan memakan waktu hingga 40 hari perjalanan nonstop. Melalui durasi yang panjang tersebut, Toyota ingin membuktikan secara empiris bahwa aspek Quality, Durability, dan Reliability (QDR) tetap menjadi standar utama pada jajaran lini produk elektrifikasi mereka.
Jalur luar Pulau Sulawesi dipilih secara sengaja karena menawarkan tantangan medan yang sangat variatif. Tim ekspedisi akan dihadapkan pada rute antarkota yang membelah kawasan pegunungan, tikungan tajam, serta jalur pesisir pantai dengan rintangan tak terduga.
Rute lengkap Veloz Hybrid EV Lintas Nusa 2.0 ini akan menyisir destinasi-destinasi utama dengan lanskap geografis yang menantang, meliputi Kendari, Morowali, Palopo, Makassar, Tana Toraja, Palu, Luwuk, Ou, Tolitoli, Gorontalo, dan berakhir di Manado.
Sepanjang perjalanan, tim tidak hanya menguji performa mesin dan efisiensi bahan bakar, tetapi juga mengagendakan eksplorasi potensi wisata alam, kekayaan kuliner, serta interaksi sosial untuk melihat bagaimana kontribusi kendaraan Toyota dalam mendukung aktivitas ekonomi dan gaya hidup masyarakat lokal.
“Ekspedisi Veloz Hybrid EV Lintas Nusa siap menjawab pertanyaan sebagian orang atas kemampuan teknologi Hybrid Toyota beradaptasi di lingkungan menantang Pulau Sulawesi. Melalui pengujian langsung oleh rekan media nasional, kami berharap hasil perjalanan ini dapat tersampaikan secara organik dan sejalan dengan pengalaman nyata para pelanggan. Melalui perjalanan lintas Sulawesi ini, turut memperlihatkan ekosistem Hybrid Toyota sanggup mendukung mobilitas pelanggan sampai pelosok wilayah tanpa perlu mengubah kebiasaan sehari-hari,” kata Marketing Director PT Toyota-Astra Motor, Bansar Maduma.

Sumber: Rilis
Editor: Mirkas
Continue Reading

Provider

Indosat, Kemnaker dan Wadhwani Foundation Teken MoU, Kolaborasi Penguatan Ekosistem Ketenagakerjaan Nasional

Published

on

By

Teken MoU. -foto:ist-

JAKARTA, Bursabisnis. Id – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH), Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker RI), dan Wadhwani Foundation menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) tentang Kolaborasi Penguatan Ekosistem Ketenagakerjaan Nasional di Jakarta.

Kolaborasi ini menjadi langkah strategis untuk memperluas akses pelatihan kecerdasan artifisial (AI), keterampilan digital, dan kewirausahaan bagi tenaga kerja Indonesia melalui integrasi ekosistem SIAPKerja, platform pembelajaran Wadhwani Foundation, serta dukungan konektivitas dan ekosistem teknologi Indosat.

Melalui kolaborasi ini, pelatihan akan diperluas ke jaringan 24 Balai Latihan Kerja (BLK) Kemnaker RI melalui integrasi platform AI milik Wadhwani Foundation, yaitu JobReady dan Genie AI, ke dalam ekosistem SIAPKerja Kemnaker RI.

Integrasi ini akan memperkuat kesiapan kerja peserta melalui career guidance yang lebih personal, pembelajaran adaptif berbasis AI, serta modul skilling yang dirancang sesuai dengan kebutuhan industri terkini.

Selain mendukung pencari kerja, inisiatif ini juga mendorong pengembangan kewirausahaan digital sebagai bagian dari upaya mempercepat realisasi komitmen Indosat dan Wadhwani Foundation dalam memberdayakan 1 juta talenta digital dan 100 ribu wirausahawan Indonesia melalui pelatihan berbasis teknologi.

Aspek inklusivitas menjadi salah satu pilar utama dalam MoU ini. Ketiga pihak berkomitmen untuk menyediakan aksesibilitas dan akomodasi yang layak bagi tenaga kerja penyandang disabilitas di seluruh BLK Kemnaker RI, dengan modul pelatihan yang dapat disesuaikan berdasarkan ragam disabilitas peserta. Indosat bertanggung jawab atas dukungan aksesibilitas digital, sementara Wadhwani Foundation menyiapkan modul berbasis plug-and-play yang adaptif.

Menteri Ketenagakerjaan RI, Yassierli, menyebut bahwa dunia kerja saat ini tengah mengalami transformasi yang sangat cepat akibat disrupsi teknologi, digitalisasi, dan perubahan kebutuhan industri yang menciptakan kesenjangan antara kompetensi tenaga kerja dan kebutuhan pasar kerja. Ia menambahkan bahwa meskipun Indonesia memiliki bonus demografi yang besar, tanpa intervensi yang tepat potensi tersebut dapat berubah menjadi beban, sehingga kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam menjawab tantangan tersebut. Oleh karena itu, kesepahaman bersama yang ditandatangani merupakan langkah konkret untuk memperkuat ekosistem ketenagakerjaan nasional melalui pendekatan yang terintegrasi, adaptif, dan berbasis teknologi.

Vikram Sinha, President Director & CEO Indosat Ooredoo Hutchison, menyatakan kolaborasi ini merupakan wujud nyata dari komitmennya dalam memastikan demokratisasi AI di Indonesia.

“Di Indosat, kami percaya teknologi harus terus berkembang untuk memberikan pengalaman yang lebih baik bagi masyarakat. AI bukan hanya tentang inovasi, tetapi tentang bagaimana teknologi dapat membuka lebih banyak peluang, menghadirkan pengalaman yang lebih relevan, dan menciptakan manfaat nyata bagi pelanggan serta generasi muda Indonesia. Semangat #LebihBaikIndosat mendorong kami untuk terus berevolusi, meningkatkan pengalaman pelanggan, dan membangun hubungan yang lebih erat dengan para pelanggan,” ujarnya.

Meetul B. Patel, President Wadhwani Entrepreneurship, menekankan pentingnya relevansi kurikulum dengan kebutuhan pasar kerja nyata. “Dengan integrasi ke SIAPKerja dan dukungan 24 BLK Kemnaker, kami bisa menjangkau jutaan anak muda di seluruh penjuru Indonesia secara terukur. Keterampilan yang dilatih adalah keterampilan yang benar-benar dicari dunia industri saat ini, bukan tren kemarin,” katanya.

Secara implementatif, ketiga pihak akan menjalankan peran yang saling melengkapi untuk memastikan program dapat berjalan terukur dan berkelanjutan. Kemnaker RI akan memperkuat pelaksanaan melalui dukungan kebijakan, ekosistem ketenagakerjaan nasional, serta pemanfaatan jaringan 24 Balai Latihan Kerja (BLK).

Wadhwani Foundation akan mendukung dari sisi kurikulum, Learning Management System (LMS), serta platform JobReady dan Genie AI. Indosat akan memperkuat program melalui dukungan konektivitas, ekosistem teknologi, serta pengembangan kapasitas digital dan inkubasi bisnis bagi Tenaga Kerja Mandiri (TKM), mulai dari TKM Pemula hingga TKM Lanjutan.

Kolaborasi ini langsung diimplementasikan melalui Workshop Kewirausahaan berbasis AI yang berlangsung secara daring pada 10–14 Mei 2026. Sebanyak 8.744 peserta dari lebih dari 20 daerah di Indonesia mengikuti pelatihan dan melahirkan lebih dari 1.200 ide usaha baru yang siap dikembangkan menjadi bisnis nyata dan berkelanjutan.

Dari inisiatif tersebut, diproyeksikan akan tercipta sekitar 3.000 hingga 5.000 lapangan kerja baru dalam beberapa tahun ke depan sebagai kontribusi nyata terhadap penguatan ekonomi dan kewirausahaan nasional. Sebagai bentuk pengakuan kompetensi, peserta yang menyelesaikan seluruh rangkaian pelatihan akan memperoleh sertifikat kolaboratif dari Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Indosat Ooredoo Hutchison, dan Wadhwani Foundation yang diakui secara nasional maupun global.

Pelatihan AI dan kecerdasan digital dalam program ini tidak hanya ditujukan bagi pencari kerja dan calon wirausahawan, tetapi juga bagi pegawai Kemnaker RI sebagai bagian dari penguatan kapasitas internal dalam menghadapi transformasi dunia kerja. Pelaksanaan program akan dievaluasi secara berkala setiap enam bulan oleh ketiga pihak melalui pendekatan berbasis data. MoU ini berlaku sejak 5 Mei 2026 hingga 2029, dengan kemungkinan perpanjangan berdasarkan kesepakatan bersama.

Laporan : Kas
Editor : Tam

Continue Reading

Trending