ADVETORIAL/PARIWARA
Sinergi Membangun Daerah: Ketua DPRD Konawe Nyatakan Dukungan Penuh terhadap Pemerintahan Yusran-Syamsul
Konawe, Bursabisnis.id-Ketua DPRD Kabupaten Konawe, I Made Asmaya, S.Pd., MM, menyatakan dukungan penuh terhadap program-program yang akan direalisasikan oleh Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, S.T., dan Wakil Bupati, H. Syamsul Ibrahim, S.E., M.Si.
Penegasan ini disampaikan I Made Asmaya saat menghadiri acara ramah tamah Bupati dan Wakil Bupati Konawe, di Hotel Lumire, Jakarta Pusat, Kamis, 20 Februari 2025.
I Made Asmaya menyambut positif seruan Bupati dan Wakil Bupati, untuk bergandengan tangan dalam membangun Konawe, serta meninggalkan perbedaan pandangan politik yang sempat muncul selama Pilkada serentak pada 27 November 2024.

Wakil Ketua II DPRD Konawe, Nasrullah Faizal, SH/Foto: Istimewa.
Politisi PDI Perjuangan ini pun menegaskan komitmennya untuk bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mewujudkan kebijakan yang berpihak kepada kesejahteraan rakyat.
“Kami di DPRD Kabupaten Konawe siap memberikan dukungan penuh kepada Bupati dan Wakil Bupati dalam menjalankan kebijakan yang bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat. Ke depannya, kami berharap sinergi antara legislatif dan eksekutif semakin erat guna membangun Konawe yang lebih maju,” ujar I Made Asmaya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa DPRD Konawe juga akan mengawal implementasi program “Asta Cita” dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai bagian dari visi Indonesia Emas 2045.

“Dengan semangat kebersamaan dan kerja sama yang solid, diharapkan Konawe dapat terus berkembang menjadi daerah yang lebih sejahtera dan berdaya saing,” kata I Made Asmaya.
Senada dengan Ketua DPRD, Wakil Ketua II, Nasrullah Faizal, SH, juga menyampaikan dukungannya terhadap program-program Bupati dan Wakil Bupati yang pro-rakyat. Nasrullah meyakini bahwa pasangan yang akrab disapa Ya-Syam ini memiliki orientasi kuat pada peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Konawe, yang dikenal sebagai lumbung padi terbesar di Sulawesi Tenggara.
Politisi Partai Nasional Demokrat (NasDem) ini mengungkapkan bahwa komunikasi politik antara legislatif dan eksekutif sejauh ini berjalan sangat baik. Oleh karena itu, NasDem Konawe siap mengawal setiap program yang telah dituangkan dalam Buku Visi dan Misi Ya-Syam agar terealisasi demi kemajuan daerah.
“NasDem berkomitmen untuk bergandengan tangan dengan eksekutif, dalam hal ini Bupati dan Wakil Bupati Konawe, agar program-program yang telah disusun dalam visi dan misi dapat terealisasi dengan baik,” ujar Nasrullah Faizal, Sekretaris DPD NasDem Konawe, Rabu, 19 Februari 2025.

Pria yang akrab disapa Aco ini menegaskan bahwa sebagai salah satu pimpinan DPRD yang mengemban fungsi anggaran, pengawasan, dan legislasi, Fraksi NasDem akan memberikan dukungan penuh mewujudkan janji politik Ya-Syam.
Ia menegaskan bahwa Fraksi NasDem selalu terbuka untuk menyelaraskan persepsi demi kelancaran roda pemerintahan, meskipun NasDem bukan merupakan partai pengusung pasangan tersebut pada Pilkada lalu.
“Berdasarkan amanat Partai, NasDem selalu berdiri bersama semua elemen untuk membangun daerah dalam segala aspek. Oleh karena itu, siapapun Bupati dan Wakil Bupati yang terpilih, selama visi dan misinya untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat, NasDem akan selalu mendukung,” ujarnya.
Nasrullah mengimbau seluruh masyarakat Konawe untuk menanggalkan perbedaan yang muncul selama masa kompetisi politik.
“Kini bukan lagi saatnya untuk berkompetisi, tetapi saatnya untuk bergandengan tangan membangun Kabupaten Konawe agar lebih maju lagi,” ujarnya.(Adv)
ADVETORIAL/PARIWARA
Hari Amal Bhakti ke-79 Kemenag, DPRD Konawe Tegaskan Pentingnya Harmonisasi Umat Beragama
Konawe, Bursabisnis.id-Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe, I Made Asmaya, S.Pd, M.Pd, menegaskan pentingnya harmonisasi dan toleransi antarumat beragama.
Penegasan ini disampaikan I Made Asmaya saat menghadiri peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) ke-79 Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Konawe, Jumat, 3 Januari 2025.
“Kementerian Agama telah menunjukkan peran yang luar biasa dalam membimbing umat dan menjaga moderasi beragama. Kami dari legislatif sangat mengapresiasi sinergi yang telah terbangun selama ini,” kata I Made Asmaya.

Kegiatan yang dipusatkan di halaman kantor Kemenag Konawe ini dihadiri Penjabat (Pj) Bupati Konawe, diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Konawe Dr. Ferdinand Sapan, SP, MH, unsur Forkopimda, serta jajaran pejabat dan pegawai lingkup Kementerian Agama Kabupaten Konawe.
Peringatan HAB ke-79 tahun 2025 kali ini mengusung tema “Membangun Karakter Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045”.
I Made Asmaya mengungkapkan bahwa HAB ke-79 ini menandai momentum refleksi bagi seluruh jajaran Kemenag, untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memperkokoh kerukunan antarumat beragama.

Oplus_131072
Ketua DPRD Konawe I Made Asmaya juga mengungkapkan apresiasinya terhadap dedikasi Kementerian Agama dalam menjaga stabilitas dan harmoni di tengah keberagaman masyarakat, khususnya di Kabupaten Konawe.
“Kementerian Agama telah menunjukkan peran yang luar biasa dalam membimbing umat dan menjaga moderasi beragama. Kami dari legislatif sangat mengapresiasi sinergi yang telah terbangun selama ini,” kata I Made Asmaya.
I Made Asmaya berharap, momentum Hari Amal Bhakti ini menjadi titik balik semangat pengabdian aparatur Kementerian Agama, sejalan dengan misi transformasi layanan yang diinisiasi pemerintah pusat.
“Semoga di usia ke-79 ini, Kementerian Agama terus bertransformasi menjadi lembaga yang semakin inovatif dan dicintai masyarakat dalam memberikan pelayanan di bidang keagamaan,” ujar I Made Asmaya.(Adv)
ADVETORIAL/PARIWARA
HUT Konawe ke-65: Harmoni Ritual Mosehe Wonua dan Gemerlap Pawai Budaya Memukau Ribuan Warga
Konawe, Bursabisnis.id-Puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Konawe ke-65 diwarnai pawai budaya, tarian tradisional Tolaki, hingga ritual adat Mosehe Wonua. Ritual sakral dan pawai budaya ini membawa suasana khidmat, menghipnotis ribuan pasang mata.
HUT kali ini mengusung tema “Menjaga Kearifan Lokal Menuju Konawe Bersahaja”, dilaksanakan pada Jumat, 16 Mei 2025,
Rute yang membentang dari Inolobunggadue Central Park (ICP) hingga Laika Mbu’u seolah menjadi panggung terbuka bagi kekayaan budaya Tolaki. Masyarakat mengular memadati jalanan demi menyaksikan barisan demi barisan yang memamerkan keindahan busana adat serta ritual-ritual yang sarat akan makna filosofis.

Diantara barisan peserta, kehadiran perwakilan dari Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe menjadi sorotan utama. Mereka dengan anggun mempersembahkan tarian Wulele Sanggula, sebuah representasi visual yang menggambarkan keelokan perempuan Tolaki di Bumi Konawe.
Gerakan lemah gemulai para penari yang berpadu dengan busana adat tradisional menciptakan daya tarik tersendiri bagi penonton.

Sekretaris DPRD (Sekwan) Konawe, Sumanti, S.Sos, M.AP, menegaskan bahwa partisipasi pihaknya dalam menampilkan tarian legendaris ini merupakan wujud nyata kepedulian untuk menjaga warisan leluhur.
“Budaya adalah identitas kita. Kita wajib menjaga dan merawatnya agar tidak lekang tergerus arus digitalisasi yang semakin pesat,” tegas Sumanti.
Tidak hanya tarian, barisan Sekretariat DPRD Konawe juga membawa spanduk Kalosara, simbol pemersatu yang paling luhur di tanah Tolaki. Kehadiran simbol ini melambangkan semangat persatuan dalam keberagaman yang ada di DPRD Konawe. Meskipun berasal dari latar belakang etnis yang berbeda, seluruh elemen bersatu di bawah filosofi “Medulu Mepokoaso”.

“Semangat kebersamaan dan persatuan dalam bingkai Kalosara inilah yang menjadi modal utama kita untuk membangun Konawe yang lebih baik,” kata Sumanti.
Momentum HUT ke-65 ini menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat bahwa dibalik kemajuan zaman, kekuatan identitas lokal tetap menjadi fondasi utama dalam mewujudkan visi Konawe yang Bersahaja.(Adv)
ADVETORIAL/PARIWARA
Kawal Aspirasi Hingga ke Jawa Tengah, DPRD Konawe Tuntaskan Sengkarut Lahan Bendungan Ameroro
Konawe, Bursabisnis.id-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Konawe kembali menunjukkan dedikasi nyata mengawal hak-hak masyarakat. Setelah melalui proses panjang, perjuangan untuk menyelesaikan dampak sosial pembangunan Bendungan Ameroro akhirnya membuahkan hasil yang menggembirakan.
Kabar baik ini dikonfirmasi langsung oleh Ketua DPRD Konawe, I Made Asmaya, S.Pd, MM, pada Selasa, 6 Mei 2025. Melalui keterangan tertulisnya, politisi PDI Perjuangan ini menegaskan bahwa segala kendala yang sebelumnya menghambat proses ganti rugi, terutama terkait penilaian tanaman tumbuh, telah dituntaskan.
“Penyelesaian permasalahan dampak sosial Bendungan Ameroro clear,” kata Made Asmaya.
Sebelumnya, sejumlah warga sempat menyampaikan keberatan terhadap hasil penilaian tim appraisal mengenai ganti rugi tanaman tumbuh di area proyek. Namun, melalui serangkaian pertemuan konstruktif yang diinisiasi oleh lembaga legislatif, masyarakat kini menyatakan kesediaan untuk menerima hasil perhitungan yang telah ditetapkan.

Proses mediasi yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan ini menjadi kunci tercapainya titik temu yang adil bagi warga terdampak.
“Sekarang perwakilan masyarakat sudah menerima setelah rapat bersama DPRD Konawe, Pabung 1417 Kendari, Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi IV, dan tim appraisal,” ujarnya.
Kesepakatan krusial ini lahir dari rapat penting yang digelar di Banjarnegara, Jawa Tengah. Kehadiran pimpinan dewan, termasuk Ketua DPRD I Made Asmaya dan Ketua Komisi II Eko Saputra Jaya, SH, beserta anggota DPRD lainnya, menjadi bukti kuat komitmen parlemen dalam mengawal langsung aspirasi rakyat hingga ke tingkat teknis.

Pertemuan tersebut juga mendapatkan dukungan penuh dengan kehadiran Perwira Penghubung (Pabung) 1417 Kendari, Letkol Inf. Azwar Dinata, SH.
Dengan berakhirnya silang pendapat mengenai dampak sosial ini, DPRD Konawe berharap proses pembangunan Bendungan Ameroro dapat berjalan lancar tanpa ganjalan sosial di masa mendatang.
Lembaga legislatif memastikan akan terus mengawasi agar hak-hak masyarakat terpenuhi secara adil dan transparan sesuai regulasi yang berlaku.(Adv)
-
ENTERTAINMENT6 years agoInul Vista Tawarkan Promo Karaoke Hemat Bagi Pelajar dan Mahasiswa
-
Rupa-rupa7 years agoDihadiri 4000 Peserta, Esku UHO dan Inklusi Keuangan OJK Sukses Digelar
-
PASAR6 years agoJelang HPS 2019, TPID: Harga Kebutuhan Pokok Relatif Stabil
-
Entrepreneur6 years agoRumah Kreatif Hj Nirna Sediakan Oleh-oleh Khas Sultra
-
Fokus7 years agoTenaga Pendamping BPNT Dinilai Tidak Transparan, Penerima Manfaat Bingung Saldo Nol Rupiah
-
Fokus10 months agoUsai Harumkan Nama Wakatobi, Pelatih Atlit Peraih Medali Emas Jual Hp Untuk Ongkos Pulang
-
FINANCE7 years agoOJK Sultra Imbau Entrepreneur Muda Identifikasi Pinjol Ilegal Melalui 2L
-
PERTAMBANGAN7 months ago25 Perusahaan Tambang di Sultra Dihentikan Sementara Operasinya
