Connect with us

OTOMOTIF

Tahun 2023, Industri Otomotif Sumbang Rp 311 Triliun

Published

on

Industri otomotif mengalami pertumbuhan sangat baik di Indonesia. foto: kemenkopukm.go.id

JAKARTA, Bursabisnis.id – Menteri Koperasi dan UKM (MenKopUKM) Teten Masduki meminta pelaku industri otomotif di Indonesia agar meningkatkan kemitraan dengan UMKM untuk mewujudkan program hilirisasi industri komponen sebagai bagian dari industrialisasi sektor otomotif yang memiliki peran besar bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

“Saya mengajak industri otomotif untuk ikut mengembangkan UMKM otomotif melalui kemitraan agar bisa naik kelas,” kata MenKopUKM Teten Masduki dalam FGD bertema Hilirisasi Industri Melalui UKM/IKM dan Koperasi Khususnya dalam Industri Komponen Otomotif R2/R3 EV sebagaimana dilansir dari laman kemenkopukm.go.id pada Sabtu, 16 Maret 2024.

Berdasarkan data BPS, di tahun 2023 industri otomotif menyumbang Rp311 triliun atau sekitar 9 persen dari total PDB Industri pengolahan non migas. Sedangkan pertumbuhan industri otomotif selama 5 tahun terakhir (2018-2023) sebesar 4,1 persen.

Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menyebutkan tahun 2023 produksi otomotif roda 4 sebanyak 1,395 juta unit. Sedangkan ASEAN Automotive Federation (AAF) jumlah produksi sepeda motor/roda 2 sebanyak 5,2 juta unit.

MenKopUKM menegaskan bahwa kemampuan UKM industri otomotif sangat baik, dimana telah mampu memasok 65 persen komponen kendaraan dan alat berat. Oleh sebab itu keberadaan UMKM penyedia komponen otomotif ini tidak bisa dianggap enteng, terlebih saat ini sedang dibangun ekosistem kendaraan listrik (electrical vehicle/ EV).

“Tren industri EV juga memberi peluang lebih besar bagi UMKM untuk menjalin kemitraan sebagai rantai pasok bagi industri assembling kendaraan,” katanya.

Demi mendorong UMKM produsen komponen otomotif, kata MenKopUKM, pemerintah telah mengeluarkan Peraturan Pemerintah Nomor 10 Tahun 2021 tentang Bidang Penanaman Modal. Dalam aturan ini Industri Besar Bidang Komponen (KBLI 129300) diwajibkan bermitra dengan UKM Komponen.

Dari sisi Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM), saat ini telah dibangun rumah produksi bersama (RBP) untuk mendorong pengembangan ekosistem industri otomotif yang inklusif. Dengan adanya RBP ini diharapkan ke depan dapat mendukung inovasi, desain, hingga memudahkan akses pembiayaan.

“Melalui kolaborasi, inovasi dan kemitraan yang kuat kita pastikan bahwa UMKM di Indonesia tidak hanya tumbuh dan berkembang, tetapi juga berkontribusi pada ekonomi nasional dan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan,” kata MenKopUKM.

Di tempat yang sama Deputi Bidang UKM KemenKopUKM Hanung Harimba Rachman menambahkan. pihaknya siap memfasilitasi pelaku industri otomotif dan UMKM penyedia komponen otomotif untuk pengadaan alat dan mesin pertanian (alsintan) yang menjadi salah satu program lintas kementerian.

Diakui bahwa permintaan terhadap produk alsintan khususnya di pedesaan cukup tinggi sehingga menjadi peluang untuk perluasan akses pasar.

“Peluang kita adalah alat pertanian, ini perlu sesegera mungkin kita diskusikan dengan Kementerian Pertanian atau Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi agar pemerintah desa bisa belanja barang tertentu ini ke UMKM,” kata Hanung.

Sementara itu dari sisi pembiayaan, Hanung berharap UMKM produsen komponen otomotif membentuk koperasi agar dapat mengakses pembiayaan dari Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) KUMKM. Selain itu KemenKopUKM juga siap mengadvokasi permasalahan hukum yang saat ini sedang dialami oleh UMKM produsen knalpot yang kerap terkena razia oleh aparat kepolisian.

“Persoalan knalpot ini, rencananya pada 14 Maret 2024 akan ada diskusi dengan pihak kepolisian untuk melihat kembali ketentuan-ketentuan yang berlaku. Jadi kita bantu juga dari aspek hukum,” katanya.

President dan Chairman Institut Otomotif Indonesia (IOI) I Made Dana Tangkas menyatakan bahwa pihaknya berencana untuk meningkatkan produksi otomotif khusus roda 2 dan 3 berbasis EV. IOI juga berencana akan membangun ekosistem EV dari hulu ke hilir seiring dengan tren peningkatan kendaraan yang ramah lingkungan.

“Jadi kami ingin membumikan produk otomotif ini tidak hanya body dan interiornya saja tetapi bicara hingga ke baterai. Kami ingin mengembangkan usaha baru dan koperasi baru,” kata Made.

IOI juga berkomitmen untuk menggandeng UMKM produsen komponen otomotif untuk mewujudkan berbagai rencana strategis tersebut. Dia percaya bahwa UMKM Indonesia cukup mampu untuk mendukung peningkatan produksi otomotif roda 2 dan 3.

“Harapannya nanti UMKM bisa menyediakan bahan baku atau bahan setengah jadi. Saya kira ini sesuai arahan Menteri (Teten Masduki) terkait bagaimana kita bisa belajar dari China, Jepang, dan Korea dalam rantai pasok industri,” katanya.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Rudolf Saut menegaskan komitmennya untuk mendukung terciptanya program hilirisasi atau industrialisasi sektor otomotif. Untuk mewujudkannya APINDO mengusulkan empat poin penting yang perlu menjadi perhatian semua pemangku kepentingan.

Pertama, pemerintah dan dunia usaha termasuk UMKM perlu membuat roadmap pengembangan industri manufaktur yang mampu memberikan nilai tambah.

Kedua program hilirisasi harus dilakukan dengan meningkatkan kemampuan pelaku industri dengan UMKM dan koperasi.

“Hilirisasi ini juga perlu memperhatikan pengembangan SDM dan teknologi yang terintegrasi dari hulu ke hilir serta perlunya peningkatan profesionalisme dalam mewujudkan industri yang berkelanjutan,” kata Rudolf.

Sumber : kemenkopukm.go.id

Penulis : Mery
Editor : Rustam

Continue Reading

OTOMOTIF

Asmo Sulsel Gelar Night Ride Bersama HASCI Makassar Chapter

Published

on

By

Night ride bersama komunitas Honda Stylo di Kota Makassar. -foto:ist-

MAKASSAR, Bursabisnis. Id – Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) kembali menghadirkan aktivitas seru bagi komunitas dan pecinta sepeda motor Honda melalui kegiatan night ride bersama komunitas Honda Stylo, yakni Honda Stylo Club Indonesia (HASCI) Makassar Chapter.

Kegiatan yang digelar pada Kamis, 18 Juni 2026 ini diikuti oleh lebih dari 40 pengendara yang menikmati pengalaman berkendara malam hari sambil mengeksplorasi sejumlah ikon Kota Makassar.

Kegiatan dimulai dari kawasan Trans Studio Mall Makassar. Sebelum memulai perjalanan, seluruh peserta terlebih dahulu mengikuti edukasi safety riding yang dipandu oleh Wanny selaku instruktur safety riding Asmo Sulsel di Astra Motor Experience Center (AMEC), Trans Studio Mall Makassar.

Dalam sesi tersebut, peserta diingatkan mengenai pentingnya mempersiapkan kondisi diri dan kendaraan, menggunakan perlengkapan berkendara yang lengkap, serta menjaga fokus selama perjalanan.

Tidak hanya itu, para peserta juga turut menikmati fasilitas parking exclusive di Trans Studio Mall yang dihadirkan Asmo Sulsel sebagai bentuk apresiasi dan upaya untuk memberikan kenyamanan lebih bagi konsumen Honda.

Setelah sesi edukasi selesai, rombongan kemudian memulai night ride menuju kawasan Centre Point of Indonesia (CPI) sebelum mengakhiri perjalanan di kawasan Lego-Lego.

Suasana kebersamaan terasa sepanjang perjalanan, di mana para peserta dapat menikmati keindahan Kota Makassar pada malam hari sekaligus mempererat hubungan antar sesama anggota komunitas dan pecinta Honda Stylo.

Safety Riding & Community Supervisor Asmo Sulsel, Habib Permadi, mengatakan bahwa kegiatan komunitas seperti ini menjadi salah satu upaya Asmo Sulsel untuk terus membangun hubungan yang baik dan berkelanjutan dengan para pengguna sepeda motor Honda.

“Kami percaya bahwa komunitas memiliki peran yang sangat penting dalam ekosistem Honda. Karena itu, kami berkomitmen untuk terus menjaga hubungan baik dengan para anggota komunitas melalui berbagai aktivitas yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga memberikan manfaat. Melalui kegiatan seperti night ride ini, kami ingin menghadirkan ruang bagi para anggota komunitas untuk saling terhubung dan berbagi pengalaman,” ujar Habib.

Marketing Manager Asmo Sulsel, Antofany Yusticia Ahmadi, mengatakan bahwa kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya Asmo Sulsel dalam menghadirkan pengalaman yang lebih dekat dengan gaya hidup konsumen saat ini.

“Bagi kami, sepeda motor bukan sekadar alat transportasi, tetapi juga menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat. Karena itu, kami ingin terus menghadirkan berbagai aktivitas yang dapat dinikmati bersama oleh para konsumen Honda, termasuk komunitas Honda Stylo yang terus berkembang di Makassar. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan pengalaman yang berkesan sekaligus mempererat hubungan antara Honda dan para konsumennya,” ujar Yusticia.

Melalui kegiatan ini, Asmo Sulsel berharap dapat terus memperkuat budaya berkendara yang aman, nyaman, dan menyenangkan, sekaligus membangun komunitas Honda yang semakin solid dan aktif menghadirkan berbagai aktivitas positif di tengah masyarakat.

Laporan : Kas
Editor : Tam

Continue Reading

OTOMOTIF

PT Toyota Astra Motor Lanjutkan Kampanye Ramah Lingkungan, Ekspedisi 40 Hari Bersama Veloz Hybrid EV

Published

on

By

KENDARI, bursabisnis.id – PT Toyota-Astra Motor (TAM) melanjutkan komitmennya dalam mengampanyekan kendaraan ramah lingkungan melalui ekspedisi jarak jauh.
Dengan mengangkat tema “Veloz Hybrid EV Lintas Nusa 2.0: Jelajah Sulawesi”, perjalanan kali ini dirancang untuk mengitari seluruh wilayah Pulau Sulawesi, dimulai dari titik awal di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, dan dijadwalkan berakhir di Manado, Sulawesi Utara.
Dalam ekspedisi ketahanan ini, sejumlah media nasional akan mengendarai satu unit Veloz Hybrid EV Q TSS Modellista secara estafet.
Perjalanan lintas pulau ini direncanakan membelah lima provinsi yang terbagi ke dalam tujuh etape strategis. Langkah ini diambil Toyota untuk mempertegas posisi Veloz Hybrid EV yang baru saja dinobatkan sebagai Car of the Year 2026 pada ajang Otomotif Award, sebagai kendaraan MPV Hybrid 7-seater yang relevan dan adaptif terhadap karakteristik infrastruktur jalan di berbagai wilayah Indonesia.
Di sisi lain, agenda ini juga menjadi pembuktian kesiapan ekosistem layanan purnajual Toyota yang luas dalam mendukung mobilitas masyarakat tanpa batas geografis.
“Setelah sukses dengan perjalanan serupa tahun lalu, kini kami melanjutkan ekspedisi Veloz Hybrid EV Lintas Nusa 2.0: Jelajah Sulawesi. Sejalan semangat Toyota Ada untuk Indonesia, kami ingin memperlihatkan Quality, Durability, dan Reliability (QDR) MPV Hybrid ini melintasi berbagai kondisi jalanan di Indonesia. Sulawesi dipilih karena mampu merepresentasikan karakter jalan yang beragam, lengkap dengan panorama indah serta medan yang menantang,” ujari Vice President Director PT Toyota-Astra Motor (TAM), Jap Ernando Demily dihadapan awak media, Minggu 7 Juni 2026.
Sebagai informasi, Veloz Hybrid EV merupakan produk rakitan lokal yang menandai debut global (World Premiere) sekitar enam bulan lalu pada ajang GJAW 2025. Kehadiran model ini menjadi tonggak penting bagi Toyota untuk memperluas penetrasi kendaraan elektrifikasi di segmen pasar yang lebih massal.
Berbekal teknologi Hybrid EV generasi terbaru, MPV keluarga ini diklaim mampu menawarkan efisiensi bahan bakar yang lebih tinggi serta pengalaman berkendara yang halus, namun tetap responsif.
Dari sisi nilai ekonomis, kendaraan ini dipasarkan dengan rentang harga yang kompetitif, mulai dari Rp 313 juta untuk Tipe V yang masuk dalam Program Hybrid EV Untuk Semua, hingga Rp 399 juta untuk varian tertinggi Tipe Q TSS Modellista (skema harga On The Road untuk wilayah Sulselbar dan Sultra).
Skema harga yang menjangkau pasar luas ini berdampak langsung pada performa penjualan. Hingga akhir Mei 2026, total pemesanan (demand) di tingkat nasional telah melampaui angka 12.000 unit hanya dalam kurun waktu setengah tahun sejak peluncurannya.
Tren positif ini juga terlihat jelas di pasar regional, khususnya di wilayah kerja Kalla Toyota yang mencakup Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Tengah. Masyarakat setempat menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap teknologi elektrifikasi kelas menengah ini.
“Khusus di wilayah Kalla Toyota, Veloz Hybrid EV mendapat sambutan yang sangat positif dari masyarakat. Hingga hari ini, pemesanan tembus diangka 900 unit. Agenda Veloz Hybrid EV Lintas Nusa 2.0 : Jelajah Sulawesi, tentunya akan menjadi momen yang sangat special karena akan di lakukan di wilayah Kalla Toyota. Sehingga, kedepannya bisa membuat masyarakat lebih yakin lagi menentukan pilihannya ke Toyota Hybrid, khususnya Veloz Hybrid EV,“ ungkap Suliadin, Marketing General Manager Kalla Toyota.
Catatan rekam jejak menunjukkan, PT TAM sebelumnya telah sukses menggelar ajang serupa pada periode 2 Desember 2025 hingga 17 Januari 2026. Melanjutkan keberhasilan tersebut, pabrikan kembali menggandeng jurnalis dari media nasional serta media lokal di Sulawesi untuk menguji langsung performa Veloz Hybrid EV Q TSS Modellista.
Ekspedisi berskala besar ini diperkirakan memakan waktu hingga 40 hari perjalanan nonstop. Melalui durasi yang panjang tersebut, Toyota ingin membuktikan secara empiris bahwa aspek Quality, Durability, dan Reliability (QDR) tetap menjadi standar utama pada jajaran lini produk elektrifikasi mereka.
Jalur luar Pulau Sulawesi dipilih secara sengaja karena menawarkan tantangan medan yang sangat variatif. Tim ekspedisi akan dihadapkan pada rute antarkota yang membelah kawasan pegunungan, tikungan tajam, serta jalur pesisir pantai dengan rintangan tak terduga.
Rute lengkap Veloz Hybrid EV Lintas Nusa 2.0 ini akan menyisir destinasi-destinasi utama dengan lanskap geografis yang menantang, meliputi Kendari, Morowali, Palopo, Makassar, Tana Toraja, Palu, Luwuk, Ou, Tolitoli, Gorontalo, dan berakhir di Manado.
Sepanjang perjalanan, tim tidak hanya menguji performa mesin dan efisiensi bahan bakar, tetapi juga mengagendakan eksplorasi potensi wisata alam, kekayaan kuliner, serta interaksi sosial untuk melihat bagaimana kontribusi kendaraan Toyota dalam mendukung aktivitas ekonomi dan gaya hidup masyarakat lokal.
“Ekspedisi Veloz Hybrid EV Lintas Nusa siap menjawab pertanyaan sebagian orang atas kemampuan teknologi Hybrid Toyota beradaptasi di lingkungan menantang Pulau Sulawesi. Melalui pengujian langsung oleh rekan media nasional, kami berharap hasil perjalanan ini dapat tersampaikan secara organik dan sejalan dengan pengalaman nyata para pelanggan. Melalui perjalanan lintas Sulawesi ini, turut memperlihatkan ekosistem Hybrid Toyota sanggup mendukung mobilitas pelanggan sampai pelosok wilayah tanpa perlu mengubah kebiasaan sehari-hari,” kata Marketing Director PT Toyota-Astra Motor, Bansar Maduma.

Sumber: Rilis
Editor: Mirkas
Continue Reading

OTOMOTIF

Toyota Diesel Pilihan Para Sultan, Tetap Melaju Ditengah Isu Kenaikan Harga BBM

Published

on

By

Toyota Diesel

KENDARI, Bursabisnis. Id – Di tengah fluktuasi harga bahan bakar minyak (BBM) yang menjadi perbincangan hangat
masyarakat, fenomena menarik muncul di pasar otomotif. Meski harga BBM jenis Solar mengalami kenaikan signifikan, antusiasme pelanggan terhadap unit Toyota bermesin diesel justru tetap tinggi.

Dinamika harga pasar rupanya tidak menyurutkan minat konsumen yang tetap memburu kendaraan diesel sebagai pilihan utama mobilitas mereka.

Kalla Toyota mencatat tren positif pada angka pemesanan kendaraan di segmen diesel, terutama untuk model unggulan seperti Toyota Hilux Double Cabin, Innova Diesel, dan Fortuner.

Kondisi pasar saat ini menunjukkan bahwa loyalitas pelanggan terhadap model-model tersebut tetap kokoh di
tengah fluktuasi harga bahan bakar.

Fenomena ini membuktikan bahwa nilai guna, durabilitas, serta prestise yang ditawarkan jauh melampaui pertimbangan biaya operasional harian bagi para
penggunanya.

“Kami melihat bahwa pelanggan setia Kalla Toyota sangat memahami kualitas. Bagi mereka Toyota Hilux Double Cabin, Innova Diesel, dan Fortuner bukan sekadar alat transportasi, melainkan partner dalam menjalankan usaha dan pendukung gaya hidup. Itulah mengapa kenaikan harga Solar tidak menyurutkan minat beli, karena ketangguhan, performa, dan durabilitas unit yang tetap menjadi prioritas utama,” ujar Suliadin selaku Marketing General Manager Kalla Toyota.

Hingga saat ini, 3 line up andalan Toyota Diesel tetap menjadi kendaraan yang paling diandalkan dan menjadi idaman oleh masyarakat Indonesia.

Suliadin menambahkan, hingga pertengahan April 2026, pemesanan unit diesel secara total meningkat hingga 40%. Tercatat Fortuner meningkat
hingga 5%, selanjutnya Hilux Double Cabin yang peningkatannya berada diangka 25%, serta yang
paling signifikan ada Innova Diesel yang meningkat hingga 140%.

Perpaduan desain yang elegan dan fungsionalitas yang mumpuni membuat ketiga model ini memiliki nilai jual kembali yang stabil, menjadikannya investasi cerdas bagi pemiliknya.
Menargetkan segmen masyarakat mapan serta pelaku usaha, kendaraan ini diposisikan bukan sekadar alat transportasi, melainkan aset produktif sekaligus simbol keberhasilan.

Menariknya, profil pelanggan Kalla Toyota di segmen premium seperti pemilik Alphard, umumnya juga
melengkapi garasi mereka dengan setidaknya satu unit kendaraan Toyota bermesin diesel sebagai
pendukung mobilitas harian.

Riri, salah satu pengguna mengatakan, kenaikan solar bukan menjadi masalah berarti baginya.

” Saya sebagai pengguna Fortuner Diesel. Karena, memang awal keinginan memiliki mobil ini itu bukan
melihat dari bahan bakarnya. Tapi, lebih ke durability, ketangguhan, performa, dan kebandelan
mesinnya. Apalagi Toyota pasti selalu memberikan yang terbaik dari setiap produk hingga pelayanannya. Tidak hanya Fortuner Diesel ini, di rumah juga ada kok Toyota Alphard”, tutup Riri
dengan ketawa kecilnya.

Laporan : Kas
Editor : Tam

Continue Reading

Trending