Investasi
6 Keuntungan Investor Setelah Potensi dan Peluang Investasi Dipetakan di Wilayah Sulawesi Tenggara
KENDARI, Bursabisnis.id – Ketersediaan dan keanekaragaman Sumber Daya Alam (SDA) yang dimiliki Provinsi Sulawesi Tenggara, menjadi modal berharga dalam meningkatkan pengembangan ekonomi dari pemanfaatan sektor dibidang SDA.
Keanekaragamn SDA yang berpeluang menjadi basis utama pengembangan wilayah di Sulawesi Tenggara, meliputi komoditas pertanian, peternakan, perkebunan, perikanan, pertambangan, pariwisata dan ekonomi kreatif.
“Komoditas yang dimiliki ini dapat menjadi pemicu terjadinya multi plier effect bagi sektor-sektor ekonomi lainnya di wilayah Sulawesi Tenggara,” kata Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Sultra, Parinringi SE,M.Si.
Olehnya itu, informasi terkait dengan potensi wilayah secara spesifik, dapat menjadi modal bagi para investor untuk menentukan pilihannya dalam berinvestasi di wilayah Sultra.
Adapun secara lebih jelas potensi dan peluang investasi di wilayah Sulawesi Tenggara adalah sebagai berikut.
1.Potensi dan peluang investasi unggulan Kabupaten Kolaka
Pertambangan
1. Nikel, Emas, Marmer
2. Bijih Besi, Batu bara
3. Onix, Magnesit,Pasir
Pertanian/Perkebunan/Hutan
1. Padi, jagung, dan ubi, Bawang, Cabai,
2. Kacang, kedelai
Perikanan
1. Budidaya karamba, jaring apung
2. Rumput laut
Pariwisata
1. Wisata Alam
2. Wisata agro
3. Wisata Pulau
Industri Pengolahan
1. Ekonomi kreatif
2. Potensi dan peluang investasi unggulan Kabupaten Konawe
Pertambangan
1. Nikel, Emas
2. Batu Gamping
Pertanian/Perkebunan/Hutan
1. Kakao, Jambu Mete
2. Kelapa, Cengke, Kopi, Panili, Sagu
Perikanan
1. Budidaya mutiara
2. Rumput laut
3. Ikan kerapu, Udang
Pariwisata
1. Wisata Bahari
Industri Pengolahan
3. Potensi dan peluang investasi unggulan Kabupaten Bombana
Pertambangan
1. Emas
Pertanian/Perkebunan/Hutan
1. Kelapa,
2. Pertanian pangan (Ubi Kayu, Jagung)
Perikanan
1. Rumput laut
2. Budidaya karamba
Pariwisata
1. Wisata Bahari
Industri Pengolahan
1. Hasil perikanan

Kapal ikan milik nelayan di Kota Baubau. -foto:ist-
4. Potensi dan peluang investasi unggulan Kabupaten Kota Kendari
Pertambangan
1. Pasir
Pertanian/Perkebunan/Hutan
1. Padi, Kedelai
2. Bawang, Cabai
3. Kacang, Wortel, Ubi
Perikanan
1. Budidaya karamba, jaring apung
Pariwisata
1. Wisata agro
2. Wisata Sejarah
Industri Pengolahan
1. Hasil perikanan
5.Potensi dan peluang investasi unggulan Kabupaten Kabupaten Konawe Utara
Pertambangan
1. Nikel
Pertanian/Perkebunan/Hutan
1. Padi, Kedelai
2. Bawang, Cabai
Perikanan
1. Rumput laut
2. Budidaya karamba
Pariwisata
1. Wisata Bahari
2. Wisata Alam
Industri Pengolahan
1. Hasil perikanan
2. Hasil tambang
6.Potensi dan peluang investasi unggulan Kabupaten Konawe Selatan
Pertambangan
1. Nikel
Pertanian/Perkebunan/Hutan
1. Padi, Kedelai
2. Bawang, Cabai
Perikanan
1. Budidaya karamba, jaring apung
Pariwisata
1. Wisata Bahari
2. Wisata Alam
Industri Pengolahan
1. Hasil perikanan
7. Potensi dan peluang investasi unggulan Kabupaten Konawe Kepulauan
Pertambangan
1. Nikel
Pertanian/Perkebunan/Hutan
1. Kelapa
Perikanan
1. Budidaya karamba, jaring apung
Pariwisata
1. Wisata Bahari
2. Wisata Alam
Industri Pengolahan
1. Hasil perikanan
8.Potensi dan peluang investasi unggulan Kabupaten Buton
Pertambangan
1. Aspal, Nikel,
2. Mangan, Mutiara
Pertanian/Perkebunan/Hutan
1. Padi, Kedelai
2. Bawang, Cabai
3. Kacang, Wortel, Ubi
Perikanan
1. Sentra Produksi Perikanan
2. Budidaya ikan ikan kerapu, tuna, cakalang, Layang
Pariwisata
1. Wisata Bahari
2. Wisata Alam
3. Wisata Budaya
Industri Pengolahan
1. Hasil perikanan
9.Potensi dan peluang investasi unggulan Kabupaten Wakatobi
Pertambangan
Tidak ada
Pertanian/Perkebunan/Hutan
1. Pertanian pangan (Ubi Kayu, Jagung)
2. Kelapa
Perikanan
1. Perikanan tangkap ikan pelagis, dsb
2. Gurita
3. Budidaya karamba
4. Terumbu karang
Pariwisata
1. Wisata Bahari
2. Wisata Alam
Industri Pengolahan
1. Hasil perikanan
10.Potensi dan peluang investasi unggulan Kota Bau- bau
Pertambangan
1. Nikel
Pertanian/Perkebunan/Hutan
1. Padi, Kedelai
2. Bawang, Cabai
3. Kacang, Wortel, Ubi
Perikanan
1. Perikanan tangkap Ikan pelagis, dsb
Pariwisata
1. Wisata Bahari
2. Wisata Alam
3. Wisata Budaya
4. Sejarah
Industri Pengolahan
1. Hasil Pertanian
2. Hasil perikanan
11.Potensi dan peluang investasi unggulan Kabupaten Muna
Pertambangan
1. Batu Kapur
Pertanian/Perkebunan/Hutan
1. Pohon Jati
2. Padi, jagung, dan ubi, Bawang, Cabai,
3. Kacang, kedelai
Perikanan
1. Kerapu, tuna, cakalang,
2. Ikan Air Tawar
Pariwisata
1. Wisata Bahari
2. Wisata Budaya
3. Wisata Kuliner lokal
Industri Pengolahan
1. Hasil Pertanian
2. Hasil Perikanan
12.Potensi dan peluang investasi unggulan Kabupaten Buton Selatan
Pertambangan
1. Aspal
2. Batu Gamping
Pertanian/Perkebunan/Hutan
1. Pohon Jati
2. Padi, jagung, dan ubi
3. Bawang, Cabai,
4. Jambu mete, dan kelapa
Perikanan
1. Sentra Produksi Perikanan
2. Budidaya ikan ikan kerapu, tuna, cakalang
Pariwisata
1. Teluk Sampulawa dan Lapandewa
2. Wisata Religi
Industri Pengolahan
1. Hasil hutan
2. Hasil perikanan
13.Potensi dan peluang investasi unggulan Kabupaten Kolaka Utara
Pertambangan
1. Nikel
Pertanian/Perkebunan/Hutan
1. Kakao
2. Padi ladang, jagung,
3. Ubi Jalar, Ubi Kayu
Perikanan
1. Kerapu, tuna, cakalang,
2. Ikan Air Tawar
Pariwisata
1. Wisata Bahari
2. Wisata Budaya
Industri Pengolahan
1. Hasil perikanan
14.Potensi dan peluang investasi unggulan Kabupaten Buton Utara
Pertambangan
1. Aspal
Pertanian/Perkebunan/Hutan
1. Jati
2. Rotan
Perikanan
1. Budidaya ikan kerapu, tuna,
2. Cakalang
Pariwisata
1. Wisata Bahari
2. Wisata Budaya
3. Wisata Kuliner lokal
Industri Pengolahan
1. Hasil perikanan
15.Potensi dan peluang investasi unggulan Kabupaten Muna Barat
Pertambangan
1. Batu Kapur
Pertanian/Perkebunan/Hutan
1.Pohon Jati
2.Padi, jagung, dan ubi, Bawang, Cabai,
3.Kacang, kedelai
Perikanan
1. Kerapu, tuna, cakalang,
2. Ikan air tawar
Pariwisata
1. Wisata Bahari
2. Wisata Budaya
3. Wisata Kuliner lokal
Industri Pengolahan
1. Hasil Pertanian
2. Hasil perikanan
16.Potensi dan peluang investasi unggulan Kabupaten Buton Tengah
Pertambangan
1. Batu Kapur
Pertanian/Perkebunan/Hutan
1.Padi ladang, jagung,
2.Ubi jalar, ubi kayu
Perikanan
1.Kerapu, tuna, cakalang,
2.Ikan air tawar
Pariwisata
1. Wisata Bahari
2. Wisata Budaya
3. Wisata Kuliner lokal
Industri Pengolahan
1. Hasil perikanan

Kepala DPMPTSP Provinsi Sultra, Parinringi SE,M.Si
17.Potensi dan peluang investasi unggulan Kabupaten Kolaka Timur
Pertambangan
1. Nikel
2. Batu Bara
Pertanian/Perkebunan/Hutan
1. Coklat/Kakao
2. Padi, jagung, dan ubi
3. Kacang, kedelai
Perikanan
1. Ikan air tawar
Pariwisata
1. Wisata alam
Industri Pengolahan
Tidak ada
Sumber data : Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Sulawesi Tenggara, Tahun 2023
Berdasarkan data DPMPTSP Provinsi Sultra tahun 2023, maka dapat diketahui bahwa potensi wilayah dan peluang investasi di Sulawesi Tenggara kondisinya cukup beragam.
” Informasi terkait potensi dan peluang investasi unggulan menjadi penting karena memiliki keuntungan utamanya bagi daerah dan investor,” terang Parinringi mantan Pj Bupati Kolaka Utara (Kolut) ini.
Dalam hal ini, beberapa keuntungan yang dapat diperoleh dengan adanya pemetaan potensi dan peluang investasi unggul di Sulawesi Tenggara, yaitu :
1. Memberikan kemudahan dalam pembuatan business plan baik visi, misi, model bisnis, target pasar, dan startegis pemasaran.
2. Meningkatka daya saing wilayah dari sektor ekonomi wilayah, sehingga hal ini dapat memberikan dampak bagi kesejahteraan wilayah maupun kesejahteraan penduduk.
3. Adanya potensi unggulan wilayah yang jelas memberi kemudahan bagi investor untuk menentukan pilihan investasi.
4. Minimalkan risiko kerugian yaitu Dengan melakukan pemetaan potensi investasi, investor dapat memilih jenis investasi yang memiliki risiko kerugian yang rendah. Hal ini dapat meminimalkan kemungkinan kerugian dalam jangka panjang.
5. Maksimalkan Keuntungan yaitu investor dapat memilih jenis investasi yang memiliki potensi keuntungan yang tinggi. Dengan demikian, investor dapat memaksimalkan keuntungan dalam jangka panjang.
6. Lebih Fokus yaitu Dengan mengetahui jenis investasi yang tepat untuk ditanamkan, investor dapat fokus untuk mengembangkan investasi tersebut.
” Hal ini tentu dapat meningkatkan peluang keberhasilan investasi di wilayah Sulawesi Tenggara,” ujar Parinringi mantan Wakil Bupati Konawe ini.
Advetorial/Pariwara
OTOMOTIF
Asmo Sulsel Gelar Night Ride Bersama HASCI Makassar Chapter
MAKASSAR, Bursabisnis. Id – Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) kembali menghadirkan aktivitas seru bagi komunitas dan pecinta sepeda motor Honda melalui kegiatan night ride bersama komunitas Honda Stylo, yakni Honda Stylo Club Indonesia (HASCI) Makassar Chapter.
Kegiatan yang digelar pada Kamis, 18 Juni 2026 ini diikuti oleh lebih dari 40 pengendara yang menikmati pengalaman berkendara malam hari sambil mengeksplorasi sejumlah ikon Kota Makassar.
Kegiatan dimulai dari kawasan Trans Studio Mall Makassar. Sebelum memulai perjalanan, seluruh peserta terlebih dahulu mengikuti edukasi safety riding yang dipandu oleh Wanny selaku instruktur safety riding Asmo Sulsel di Astra Motor Experience Center (AMEC), Trans Studio Mall Makassar.
Dalam sesi tersebut, peserta diingatkan mengenai pentingnya mempersiapkan kondisi diri dan kendaraan, menggunakan perlengkapan berkendara yang lengkap, serta menjaga fokus selama perjalanan.
Tidak hanya itu, para peserta juga turut menikmati fasilitas parking exclusive di Trans Studio Mall yang dihadirkan Asmo Sulsel sebagai bentuk apresiasi dan upaya untuk memberikan kenyamanan lebih bagi konsumen Honda.
Setelah sesi edukasi selesai, rombongan kemudian memulai night ride menuju kawasan Centre Point of Indonesia (CPI) sebelum mengakhiri perjalanan di kawasan Lego-Lego.
Suasana kebersamaan terasa sepanjang perjalanan, di mana para peserta dapat menikmati keindahan Kota Makassar pada malam hari sekaligus mempererat hubungan antar sesama anggota komunitas dan pecinta Honda Stylo.
Safety Riding & Community Supervisor Asmo Sulsel, Habib Permadi, mengatakan bahwa kegiatan komunitas seperti ini menjadi salah satu upaya Asmo Sulsel untuk terus membangun hubungan yang baik dan berkelanjutan dengan para pengguna sepeda motor Honda.
“Kami percaya bahwa komunitas memiliki peran yang sangat penting dalam ekosistem Honda. Karena itu, kami berkomitmen untuk terus menjaga hubungan baik dengan para anggota komunitas melalui berbagai aktivitas yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga memberikan manfaat. Melalui kegiatan seperti night ride ini, kami ingin menghadirkan ruang bagi para anggota komunitas untuk saling terhubung dan berbagi pengalaman,” ujar Habib.
Marketing Manager Asmo Sulsel, Antofany Yusticia Ahmadi, mengatakan bahwa kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya Asmo Sulsel dalam menghadirkan pengalaman yang lebih dekat dengan gaya hidup konsumen saat ini.
“Bagi kami, sepeda motor bukan sekadar alat transportasi, tetapi juga menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat. Karena itu, kami ingin terus menghadirkan berbagai aktivitas yang dapat dinikmati bersama oleh para konsumen Honda, termasuk komunitas Honda Stylo yang terus berkembang di Makassar. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan pengalaman yang berkesan sekaligus mempererat hubungan antara Honda dan para konsumennya,” ujar Yusticia.
Melalui kegiatan ini, Asmo Sulsel berharap dapat terus memperkuat budaya berkendara yang aman, nyaman, dan menyenangkan, sekaligus membangun komunitas Honda yang semakin solid dan aktif menghadirkan berbagai aktivitas positif di tengah masyarakat.
Laporan : Kas
Editor : Tam
OTOMOTIF
PT Toyota Astra Motor Lanjutkan Kampanye Ramah Lingkungan, Ekspedisi 40 Hari Bersama Veloz Hybrid EV
Provider
Indosat, Kemnaker dan Wadhwani Foundation Teken MoU, Kolaborasi Penguatan Ekosistem Ketenagakerjaan Nasional
JAKARTA, Bursabisnis. Id – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH), Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker RI), dan Wadhwani Foundation menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) tentang Kolaborasi Penguatan Ekosistem Ketenagakerjaan Nasional di Jakarta.
Kolaborasi ini menjadi langkah strategis untuk memperluas akses pelatihan kecerdasan artifisial (AI), keterampilan digital, dan kewirausahaan bagi tenaga kerja Indonesia melalui integrasi ekosistem SIAPKerja, platform pembelajaran Wadhwani Foundation, serta dukungan konektivitas dan ekosistem teknologi Indosat.
Melalui kolaborasi ini, pelatihan akan diperluas ke jaringan 24 Balai Latihan Kerja (BLK) Kemnaker RI melalui integrasi platform AI milik Wadhwani Foundation, yaitu JobReady dan Genie AI, ke dalam ekosistem SIAPKerja Kemnaker RI.
Integrasi ini akan memperkuat kesiapan kerja peserta melalui career guidance yang lebih personal, pembelajaran adaptif berbasis AI, serta modul skilling yang dirancang sesuai dengan kebutuhan industri terkini.
Selain mendukung pencari kerja, inisiatif ini juga mendorong pengembangan kewirausahaan digital sebagai bagian dari upaya mempercepat realisasi komitmen Indosat dan Wadhwani Foundation dalam memberdayakan 1 juta talenta digital dan 100 ribu wirausahawan Indonesia melalui pelatihan berbasis teknologi.
Aspek inklusivitas menjadi salah satu pilar utama dalam MoU ini. Ketiga pihak berkomitmen untuk menyediakan aksesibilitas dan akomodasi yang layak bagi tenaga kerja penyandang disabilitas di seluruh BLK Kemnaker RI, dengan modul pelatihan yang dapat disesuaikan berdasarkan ragam disabilitas peserta. Indosat bertanggung jawab atas dukungan aksesibilitas digital, sementara Wadhwani Foundation menyiapkan modul berbasis plug-and-play yang adaptif.
Menteri Ketenagakerjaan RI, Yassierli, menyebut bahwa dunia kerja saat ini tengah mengalami transformasi yang sangat cepat akibat disrupsi teknologi, digitalisasi, dan perubahan kebutuhan industri yang menciptakan kesenjangan antara kompetensi tenaga kerja dan kebutuhan pasar kerja. Ia menambahkan bahwa meskipun Indonesia memiliki bonus demografi yang besar, tanpa intervensi yang tepat potensi tersebut dapat berubah menjadi beban, sehingga kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam menjawab tantangan tersebut. Oleh karena itu, kesepahaman bersama yang ditandatangani merupakan langkah konkret untuk memperkuat ekosistem ketenagakerjaan nasional melalui pendekatan yang terintegrasi, adaptif, dan berbasis teknologi.
Vikram Sinha, President Director & CEO Indosat Ooredoo Hutchison, menyatakan kolaborasi ini merupakan wujud nyata dari komitmennya dalam memastikan demokratisasi AI di Indonesia.
“Di Indosat, kami percaya teknologi harus terus berkembang untuk memberikan pengalaman yang lebih baik bagi masyarakat. AI bukan hanya tentang inovasi, tetapi tentang bagaimana teknologi dapat membuka lebih banyak peluang, menghadirkan pengalaman yang lebih relevan, dan menciptakan manfaat nyata bagi pelanggan serta generasi muda Indonesia. Semangat #LebihBaikIndosat mendorong kami untuk terus berevolusi, meningkatkan pengalaman pelanggan, dan membangun hubungan yang lebih erat dengan para pelanggan,” ujarnya.
Meetul B. Patel, President Wadhwani Entrepreneurship, menekankan pentingnya relevansi kurikulum dengan kebutuhan pasar kerja nyata. “Dengan integrasi ke SIAPKerja dan dukungan 24 BLK Kemnaker, kami bisa menjangkau jutaan anak muda di seluruh penjuru Indonesia secara terukur. Keterampilan yang dilatih adalah keterampilan yang benar-benar dicari dunia industri saat ini, bukan tren kemarin,” katanya.
Secara implementatif, ketiga pihak akan menjalankan peran yang saling melengkapi untuk memastikan program dapat berjalan terukur dan berkelanjutan. Kemnaker RI akan memperkuat pelaksanaan melalui dukungan kebijakan, ekosistem ketenagakerjaan nasional, serta pemanfaatan jaringan 24 Balai Latihan Kerja (BLK).
Wadhwani Foundation akan mendukung dari sisi kurikulum, Learning Management System (LMS), serta platform JobReady dan Genie AI. Indosat akan memperkuat program melalui dukungan konektivitas, ekosistem teknologi, serta pengembangan kapasitas digital dan inkubasi bisnis bagi Tenaga Kerja Mandiri (TKM), mulai dari TKM Pemula hingga TKM Lanjutan.
Kolaborasi ini langsung diimplementasikan melalui Workshop Kewirausahaan berbasis AI yang berlangsung secara daring pada 10–14 Mei 2026. Sebanyak 8.744 peserta dari lebih dari 20 daerah di Indonesia mengikuti pelatihan dan melahirkan lebih dari 1.200 ide usaha baru yang siap dikembangkan menjadi bisnis nyata dan berkelanjutan.
Dari inisiatif tersebut, diproyeksikan akan tercipta sekitar 3.000 hingga 5.000 lapangan kerja baru dalam beberapa tahun ke depan sebagai kontribusi nyata terhadap penguatan ekonomi dan kewirausahaan nasional. Sebagai bentuk pengakuan kompetensi, peserta yang menyelesaikan seluruh rangkaian pelatihan akan memperoleh sertifikat kolaboratif dari Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Indosat Ooredoo Hutchison, dan Wadhwani Foundation yang diakui secara nasional maupun global.
Pelatihan AI dan kecerdasan digital dalam program ini tidak hanya ditujukan bagi pencari kerja dan calon wirausahawan, tetapi juga bagi pegawai Kemnaker RI sebagai bagian dari penguatan kapasitas internal dalam menghadapi transformasi dunia kerja. Pelaksanaan program akan dievaluasi secara berkala setiap enam bulan oleh ketiga pihak melalui pendekatan berbasis data. MoU ini berlaku sejak 5 Mei 2026 hingga 2029, dengan kemungkinan perpanjangan berdasarkan kesepakatan bersama.
Laporan : Kas
Editor : Tam
-
ENTERTAINMENT7 years agoInul Vista Tawarkan Promo Karaoke Hemat Bagi Pelajar dan Mahasiswa
-
Rupa-rupa7 years agoDihadiri 4000 Peserta, Esku UHO dan Inklusi Keuangan OJK Sukses Digelar
-
PASAR7 years agoJelang HPS 2019, TPID: Harga Kebutuhan Pokok Relatif Stabil
-
Entrepreneur7 years agoRumah Kreatif Hj Nirna Sediakan Oleh-oleh Khas Sultra
-
Fokus7 years agoTenaga Pendamping BPNT Dinilai Tidak Transparan, Penerima Manfaat Bingung Saldo Nol Rupiah
-
Fokus1 year agoUsai Harumkan Nama Wakatobi, Pelatih Atlit Peraih Medali Emas Jual Hp Untuk Ongkos Pulang
-
FINANCE7 years agoOJK Sultra Imbau Entrepreneur Muda Identifikasi Pinjol Ilegal Melalui 2L
-
PERTAMBANGAN9 months ago25 Perusahaan Tambang di Sultra Dihentikan Sementara Operasinya
