Connect with us

Investasi

DPMPTSP Sultra Buka Pelayanan Perizinan di Area Pameran Halo Sultra

Published

on

DPMPTSP Provinsi Sultra membukan pelayanan perizinan di area pameran Halo Sultra sebagai rangkaian HUT Sultra ke-60 tahun 2024.-foto:istimewa-

KENDARI, Bursabisnis.id – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) yang ke -60 tahun 2024, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sultra membuka pelayanan perizinan di lokasi kegiatan Pameran Halo Sultra.

Pameran Halo Sultra yang digelar di Pelataran Alun-alun Tugu Religi Kota Kendari atau populer disebut Tugu Eks MTQ.

Layanan perizinan yang dibuka DPMPTSP Sultra di lokasi pameran Halo Sultra tahun 2024, merupakan langkah positif. Karena dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat Sultra khususnya.

Menurut Kepala DPMPTSP Sultra, Parinringi SE, M.Si, memberikan layanan kemudahan perizinan bagi seluruh lapisan masyarakat, merupakan komitmen kuat DPMPTSP.

Kepala Bidang Penyelenggaraan Pelayanan Perizinan dan Non Perizinan, DPMPTSP Sultra, Isra Alnur. -foto:istimewa-

“DPMPTSP Sultra selalu hadir untuk memberikan kemudahan layanan perizinan bagi masyarakat. Ini komitmen kami,” kata Parinringi yang juga pernah menjabat Pj Bupati Kolaka Utara (Kolut).

Secara rinci, Kepala Bidang Penyelenggaraan Pelayanan Perizinan dan Non Perizinan, DPMPTSP Sultra, Isra Alnur menjelaskan, DPMPTSP membuka pelayanan perizinan, termasuk konsultasi terkait pelayanan Online Single Submission (OSS) selama pameran HUT Sultra ke-60.

“Jadi mungkin bapak ibu yang belum memiliki NIB, bagi pelaku usaha, kemudian ada juga yang mungkin lupa pasword, ataupun ada kendala dalam mengurus izin di OSS, kami membuka layanan di sini,” ujar Isra Alnur saat ditemui di stand pameran DPMPTSP Halo Sultra pada Sabtu 27 April 2024 malam.

Isra Alnur juga mengungkapkan, layanan perizinan tersebut langsung ditangani oleh helpdesk profesional dibidangnya.

Jadi \pengunjung pameran Halo Sultra yang membutuhkan informasi, terkait perizinan akan dilayani secara gratis alias tidak bayar.

“Sudah ada beberapa pegawai atau operator yang kita siapkan, guna melayani terkait keluhan ataupun butuh informasi. Misalnya keluhan terkait persoalan akun, pasword ataupun lainnya. Dan tentunya layanan ini diberikan tidak dipungut biaya,” jelasnya.

Isra Alnur menyebutkan, pihaknya tidak menargetkan capaian perizinan dari layanan yang dibuka selama event pameran Halo Sultra digelar. Yang ada yakni hanya target investasi, namun hal itu kewenangan Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal dan Informasi.

Kehadiran DPMPTSP di Halo Sultra tidak ada target perizinan. Kecuali target investasi. Tapi jelas siapapun masyarakat yang datang berurusan kami layani, baik Penanaman Modal Asing (PMA), Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) untuk terkait OSS ini,” terangnya.
Isra Alnur menambahkan, bahwa selama dibuka pelayanan di lokasi pameran Halo Sultra, untuk masyarakat yang melakukan konsultasi, belum terlalu signifikan jumlahnya, apa lagi kegiatan ini baru saja di buka oleh Pj Gubernur Sultra.

(Advertorial/Pariwara)

Continue Reading

PROPERTY

Konsisten Berprestasi, Swarna Dwipa Property Sabet TOP Nomor 1 Subsidized Housing Development Q3 2026

Published

on

By

KENDARI, bursabisnis.id — Konsistensi dan reputasi PT Swarna Dwipa Property (SDP), sebagai salah satu pengembang perumahan terkemuka dan berprestasi kembali mendapat pengakuan baik di daerah maupun di kancah nasional
Perusahaan properti tersebut kembali berhasil meraih penghargaan TOP Nomor 1 Subsidized Housing Development Q3 2026,dalam ajang Appreciation Award Bank BTN 202 Sultra, Rabu 4 November 2026.
Capaian ini sekaligus memperpanjang catatan prestasi PT Swarna Dwipa Property Sulawesi Tenggara sebagai pengembang terbaik pertama selama enam tahun berturut-turut di tingkat daerah hingga di kanca nasional.
Penghargaan tersebut menjadi bukti konsistensi PT Swarna Dwipa Property dalam mengembangkan sektor perumahan bersubsidi dan komersil sekaligus memperkuat eksistensinya di tengah persaingan industri properti nasional
Prestasi enam tahun berturut-turut bukan sekadar pencapaian seremonial.
Raihan tersebut mencerminkan keberlanjutan kinerja perusahaan, kapasitas pengembangan usaha, serta komitmen dalam mendukung penyediaan hunian layak dan terjangkau bagi masyarakat.
Direktur PT Swarna Dwipa Property, Dian Agus Fathurohman, mengatakan penghargaan tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran perusahaan, didukung kepercayaan konsumen serta kemitraan strategis dengan Bank BTN.
“Ini merupakan kebanggaan sekaligus tanggung jawab besar bagi kami. Mempertahankan posisi terbaik selama enam tahun berturut-turut tentu bukan perkara mudah. Ada kerja keras, konsistensi, dan komitmen seluruh tim yang menjadi fondasi pencapaian ini,” ujar Dian.
Menurutnya, penghargaan tersebut tidak boleh membuat perusahaan berpuas diri. Sebaliknya, capaian itu harus menjadi dorongan untuk terus meningkatkan standar pembangunan, kualitas hunian, dan pelayanan kepada konsumen.
Dian menegaskan, PT Swarna Dwipa Property ingin terus tumbuh sebagai pengembang yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian bisnis, tetapi juga menghadirkan kontribusi nyata terhadap kebutuhan hunian masyarakat.
“Prinsip kami adalah menjaga kepercayaan. Pengembangan perumahan harus dibarengi kualitas bangunan, kepastian proses, dan pelayanan yang baik. Kami ingin masyarakat mendapatkan hunian yang layak, dan terjangkau,” tegasnya.
Ia juga menilai sektor perumahan bersubsidi memiliki posisi strategis dalam mendukung agenda pemerintah memperluas akses kepemilikan rumah, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Karena itu, perusahaan berkomitmen memperkuat kontribusinya melalui pengembangan proyek-proyek perumahan yang mengedepankan kualitas dan keberlanjutan.
Dian turut menyampaikan apresiasi kepada Bank BTN atas dukungan dan kepercayaan yang selama ini menjadi bagian penting dalam perjalanan perusahaan mengembangkan sektor perumahan bersubsidi.
“Terima kasih kepada Bank BTN atas kemitraan dan kepercayaan yang telah terbangun. Ke depan, kami ingin terus bertumbuh, mempertahankan prestasi, dan mengambil bagian lebih besar dalam mendukung program penyediaan rumah bagi masyarakat Indonesia,” tutupnya.
Dengan raihan TOP 1 Subsidized Housing Development Q3 2026, serta rekam jejak enam tahun berturut-turut sebagai yang terbaik pertama untuk berbagai kategori mulai penataan kawasan dan perumahan serta perushaan yang paling diminati masyarakat Sultra Group PT Swarna Dwipa Property Sulawesi Tenggara semakin mempertegas reputasinya sebagai pengembang properti berprestasi yang memiliki kontribusi dalam industri perumahan nasional.
Continue Reading

Provider

Kemkomdigi, Indosat, NVIDIA, dan UGM Resmi Buka UGM Indosat NVIDIA AI Technology Center untuk Memajukan Riset dan Pendidikan Nasional

Published

on

By

JOGJAKARTA, Bursabisnis. Id – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH), NVIDIA, dan Universitas Gadjah Mada (UGM) hari ini resmi meluncurkan UGM Indosat NVIDIA AI Technology Center (NVAITC).

Peluncuran ini menandai berdirinya pusat teknologi kecerdasan buatan (AI) berbasis universitas pertama di Indonesia yang didedikasikan untuk memajukan penelitian, inovasi, dan pengembangan talenta di bidang digital.

Sebagai bagian dari inisiatif Indonesia AI Center of Excellence (AI CoE), UGM Indosat NVAITC menjadi wadah bagi pemerintah, pemimpin teknologi global, industri, dan akademisi untuk mengakselerasi penelitian AI terapan pada berbagai sektor prioritas di Indonesia.

Meutya Hafid, Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, mengatakan, “Indonesia AI Center of Excellence mencerminkan visi jangka panjang untuk menempatkan Indonesia sebagai bangsa yang tak hanya mengadopsi AI, tetapi juga mampu mengembangkan dan menyumbangkan inovasi AI ke dunia. Pusat teknologi ini menjadi pijakan penting dalam mewujudkan visi tersebut melalui penguatan kapasitas riset, pengembangan talenta, dan inovasi teknologi. Melalui inisiatif ini, kita sedang meletakkan fondasi kedaulatan AI Indonesia sekaligus memastikan bahwa AI menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi, daya saing nasional, dan solusi atas berbagai tantangan utama bangsa.”

Ditenagai platform AI full-stack milik NVIDIA dan GPU Merdeka, platform sovereign GPU-as-a-Service dari Indosat, UGM Indosat NVAITC akan menyediakan kapabilitas AI secara menyeluruh bagi para peneliti dan mahasiswa di UGM.

Kapabilitas ini mencakup accelerated computing kelas enterprise, software AI, pretrained models, development frameworks, bimbingan teknis, pelatihan, hingga kolaborasi industri. Pusat teknologi ini juga akan menghubungkan para peneliti Indonesia dengan jaringan para ahli global guna mendorong kolaborasi internasional, berbagi pengetahuan, serta pengembangan solusi AI yang berdampak nyata.

Vikram Sinha, President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison, mengatakan, “Di Indosat, kami percaya bahwa tidak boleh ada satu pun masyarakat Indonesia yang tertinggal di era AI. Melalui UGM Indosat NVAITC, kami menghadirkan teknologi dan keahlian AI global terbaik ke Indonesia, sekaligus memperluas akses bagi ekosistem peneliti, mahasiswa, startup, dan inovator di seluruh pelosok negeri. Dengan memperkuat kesiapan AI dan memberdayakan talenta lokal, kami berkomitmen untuk mendukung visi pemerintah di bidang AI, serta membantu menempatkan Indonesia tidak hanya sebagai pengguna teknologi AI, melainkan sebagai bangsa yang menciptakan dan menyumbangkan inovasi AI bagi dunia.”

“Indonesia adalah rumah bagi komunitas peneliti, pengembang, dan inovator luar biasa yang berpotensi membentuk masa depan AI,” kata Marc Hamilton, Vice President of Solutions Architecture and Engineering NVIDIA. “Mulai dari sektor kesehatan dan pertanian hingga penanggulangan bencana, peluang bagi AI untuk membawa perubahan nyata sangatlah besar. Melalui UGM Indosat NVIDIA AI Technology Center, NVIDIA berkomitmen untuk membekali talenta Indonesia dengan model terbuka dan keahlian terdepan di dunia guna mengubah potensi tersebut menjadi inovasi yang berdampak, baik di tingkat lokal maupun global,” lanjutnya.

Berbekal kemampuan riset multidisiplin UGM, himpunan data lokal, serta regenerasi talenta peneliti dan mahasiswa, UGM Indosat NVAITC akan berfungsi sebagai pusat riset untuk mengembangkan solusi AI terapan. Di tahap awal, fokus riset akan diarahkan pada berbagai bidang strategis yang sejalan dengan prioritas nasional Indonesia.

Salah satu proyek awal dari pusat riset ini adalah eNose-TB, yaitu teknologi screening berbasis AI yang dirancang untuk mendukung penanggulangan tuberkulosis di Indonesia. UGM Indosat NVAITC juga akan mengembangkan SmartAgri yang memanfaatkan multimodal AI, edge computing, dan teknologi pertanian presisi untuk meningkatkan produktivitas dan ketahanan pertanian di iklim tropis. Proyek yang tak kalah penting adalah pengembangan Tech4Disaster, sebuah platform AI geospasial yang memperkuat kemampuan prediksi, mitigasi, dan penanganan bencana.

Prof. dr. Ova Emilia, Ph.D., Rektor Universitas Gadjah Mada, menambahkan, “UGM berkomitmen penuh mendukung ambisi AI Indonesia melalui pendidikan, riset, dan inovasi yang berdampak nyata bagi masyarakat.

Melalui UGM Indosat NVAITC, kami memperluas akses terhadap infrastruktur AI canggih dan keahlian global bagi para mahasiswa dan peneliti, sekaligus memperkuat kolaborasi lintas disiplin di bidang strategis seperti kesehatan, pertanian, dan ketahanan bencana. Inisiatif ini mendukung prioritas nasional dalam pendidikan tinggi, hilirisasi riset, serta pengembangan talenta dengan mempercepat adopsi AI dan menyiapkan SDM yang mampu menghadapi masa depan.”

Dr. Dian Kesumapramudya Nurputra, M.Sc., Ph.D., Sp.A., Dosen Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) sekaligus Peneliti Utama Tim Riset eNose-TB UGM, menyampaikan, “Sebagai peneliti, kami percaya bahwa teknologi yang dikembangkan di Indonesia mampu menyelesaikan berbagai tantangan yang ada di dalam negeri.

Melalui pusat teknologi ini, akses ke infrastruktur AI dan keahlian berstandar dunia akan membantu kami mempercepat riset. Langkah ini membawa kami semakin dekat pada mimpi besar untuk menghadirkan teknologi kesehatan yang terjangkau dan mudah diakses, demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat di seluruh Indonesia.”

Peluncuran UGM Indosat NVAITC menandai dimulainya komitmen jangka panjang untuk memajukan riset, pengembangan talenta, dan inovasi AI di Indonesia. Berlandaskan semangat #LebihBaikIndosat, pusat teknologi ini akan terus berperan sebagai wadah bertemunya talenta nasional, keahlian global, dan inovasi lokal yang berdampak nyata bagi masyarakat.

Kolaborasi ini telah melalui sejumlah tahapan penting, mulai dari inisiasi tata kelola organisasi pada Juli 2025, penandatanganan Letter of Intent pada awal 2026, hingga peresmian UGM Indosat NVAITC pada 13 Agustus 2026.

Laporan : Tam

Continue Reading

Investasi

Aspal Buton Didorong Masuk PSN, GMNI: Hilirisasi Harus Beri Nilai Tambah Untuk Sultra

Published

on

By

JAKARTA, Bursabisnis. Id – Ketua Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPP GMNI) Bidang Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Adi Maliano menyatakan dukungan terhadap dorongan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Sulawesi Tenggara agar hilirisasi Aspal Buton masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN)

Usulan tersebut disampaikan Ketua KADIN Sultra Anton Timbang dalam pertemuan jajaran KADIN se-Indonesia dengan Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, pada 31 Juli 2026.

Dalam pertemuan itu, KADIN Sultra juga mendorong agar pengembangan industri hilirisasi tersebut tetap berpusat di Pulau Buton sebagai daerah penghasil.

Ketua DPP GMNI Bidang ESDM Adi Maliano menilai momentum tersebut harus menjadi pintu masuk bagi pemerintah, untuk membangun industri Aspal Buton yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Sulawesi Tenggara.

” DPP GMNI Bidang ESDM mendukung Aspal Buton masuk PSN. Tetapi kami ingin menegaskan bahwa hilirisasi jangan hanya menjadi jargon. Hilirisasi harus menghasilkan nilai tambah, membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan daerah, membangun industri di daerah penghasil dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan rakyat Sulawesi Tenggara,” tegasnya.

Menurut GMNI, Aspal Buton bukan sekadar komoditas tambang, melainkan salah satu kekayaan alam strategis yang dapat menjadi instrumen untuk memperkuat kedaulatan industri nasional

Karena itu, apabila pemerintah serius menjadikan hilirisasi sebagai strategi pembangunan nasional, maka Pulau Buton harus ditempatkan sebagai bagian penting dari rantai industri tersebut.

JANGAN SAMPAI BAHAN BAKUNYA DARI BUTON, NILAI TAMBAHNYA DINIKMATI DAERAH LAIN

GMNI mengingatkan pemerintah agar tidak mengulangi pola lama pengelolaan sumber daya alam, ketika daerah penghasil hanya menjadi tempat eksploitasi bahan mentah, sementara industri, teknologi, keuntungan dan lapangan kerja bernilai tinggi justru berkembang di luar daerah.

“Jangan sampai Aspal Buton diambil dari tanah Buton, tetapi industri dan nilai tambahnya justru dibangun di luar Sulawesi Tenggara. Kalau itu yang terjadi, maka secara substansi kita belum berbicara tentang hilirisasi yang berkeadilan,” ujarnya.

GMNI menilai hilirisasi yang ideal harus menciptakan rantai nilai ekonomi dari hulu hingga hilir di daerah penghasil.

Mulai dari pengelolaan bahan baku, industri pengolahan, riset dan teknologi, peningkatan kapasitas SDM, tenaga kerja lokal, jasa transportasi, UMKM pendukung, hingga penggunaan produk Asbuton dalam pembangunan infrastruktur nasional harus mampu memberikan efek berganda bagi perekonomian Sulawesi Tenggara.

GMNI DORONG PEMERINTAH SEGERA BENTUK ROADMAP HILIRISASI

DPP GMNI Bidang ESDM meminta pemerintah pusat tidak berhenti pada penetapan Aspal Buton sebagai PSN, tetapi segera menyusun roadmap hilirisasi Aspal Buton yang terukur dan transparan.

GMNI mendorong sedikitnya lima agenda utama.

Pertama, menetapkan Pulau Buton sebagai pusat utama pengembangan industri hilirisasi Aspal Buton.

Kedua, membangun fasilitas pengolahan dan industri turunan Aspal buton di Sulawesi Tenggara sehingga nilai tambah tidak keluar dari daerah penghasil.

Ketiga, memastikan masyarakat lokal menjadi penerima manfaat utama melalui penyerapan tenaga kerja, pengembangan UMKM, peningkatan keterampilan dan transfer teknologi.

Keempat, memperkuat kepastian pasar melalui peningkatan penggunaan Asbuton olahan dalam proyek pembangunan dan preservasi jalan nasional maupun daerah.

Kelima, memastikan tata kelola industri berjalan transparan, berkelanjutan dan memberikan kontribusi nyata terhadap penerimaan negara serta pendapatan daerah.

ASPAL BUTON HARUS MENJADI SIMBOL KEDAULATAN INDUSTRI

GMNI menilai dukungan pemerintah terhadap hilirisasi Aspal Buton seharusnya tidak hanya dilihat dari perspektif bisnis, tetapi juga dari perspektif kedaulatan sumber daya alam dan kepentingan nasional.

Indonesia memiliki kebutuhan infrastruktur jalan yang besar. Di sisi lain, Sulawesi Tenggara memiliki sumber daya Aspal Buton yang selama ini belum mendapatkan optimalisasi nilai tambah secara maksimal.

Kondisi tersebut, menurut GMNI, seharusnya menjadi peluang untuk mempertemukan kebutuhan pembangunan nasional dengan potensi ekonomi daerah.

“Kami ingin Aspal Buton menjadi contoh bahwa kekayaan alam daerah dapat diolah menjadi kekuatan industri nasional. Buton jangan hanya dikenal sebagai daerah penghasil bahan baku, tetapi harus dikenal sebagai pusat industri Aspal Buton Indonesia,” tegasnya.

GMNI juga menilai perjuangan KADIN Sultra membawa isu hilirisasi Aspal Buton langsung kepada Presiden Prabowo merupakan langkah yang patut diapresiasi.

Usulan tersebut menjadi momentum agar pemerintah pusat memberikan kepastian kebijakan dan investasi terhadap pengembangan industri Asbuton.

GMNI: PSN HARUS BERUJUNG PADA KESEJAHTERAAN RAKYAT

DPP GMNI Bidang ESDM Adi Maliano menegaskan, status PSN bukan tujuan akhir. Yang paling penting adalah bagaimana kebijakan tersebut mampu menciptakan nilai tambah dan kesejahteraan bagi masyarakat.

“Kami mendukung PSN Aspal Buton, tetapi kami akan mengawal agar kebijakan ini tidak hanya menguntungkan investor atau korporasi. Negara harus memastikan rakyat Sultra, khususnya masyarakat di wilayah penghasil, menjadi bagian utama dari manfaat hilirisasi,” pungkasnya.

GMNI menegaskan komitmennya untuk terus mengawal agenda hilirisasi sumber daya alam agar berjalan sesuai amanat Pasal 33 UUD 1945, yakni pengelolaan kekayaan alam untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

Laporan : Tam

Continue Reading

Trending