Connect with us

Investasi

Indonesia Pertahankan Peringkat Investment Grade di Dunia

Published

on

Investasi perusahaan PT Ceria Nugraha Indotama di Kabupaten Kolaka. -foto:dok.cni-

JAKARTA, Bursabisnis.id – Kredit rating atau peringkat utang negara menjadi salah satu indikator penting yang kerap menjadi perhatian utama investor internasional. Bagi Indonesia, menjaga dan meningkatkan kualitas kredit rating bukan sekadar pencapaian simbolik, melainkan strategi konkret dalam memperkuat daya saing, menjaring investasi, dan mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Kredit rating adalah penilaian terhadap kemampuan suatu negara atau entitas untuk membayar utang secara tepat waktu. Penilaian ini dilakukan oleh lembaga pemeringkat global seperti Standard & Poor’s (S&P), Moody’s Investors Service, dan Fitch Ratings. Hasil rating mereka menjadi referensi utama bagi investor, lembaga keuangan, dan pelaku pasar dalam menentukan risiko investasi pada suatu negara.

Secara umum, negara dengan kredit rating tinggi dipersepsikan lebih aman dan stabil secara ekonomi, sehingga mampu menarik lebih banyak investasi, mendapatkan biaya pinjaman lebih murah, dan memiliki akses pasar yang lebih luas.

Hingga pertengahan 2025, Indonesia mempertahankan peringkat investment grade dari sejumlah lembaga pemeringkat utama dunia yakni, Fitch Ratings: BBB (Outlook Stabil) dan Moody’s: Baa2 (Outlook Stabil)

Peringkat investment grade berarti Indonesia dianggap mampuan memenuhi kewajiban finansialnya secara berkelanjutan, meskipun terdapat tekanan global.

Terbaru, lembaga pemeringkat Standard & Poor’s Global Ratings (S&P) dalam pengumuman yang diterima Rabu, 30 Juli 2025 , kembali mempertahankan peringkat kredit Indonesia pada ‘BBB’ dengan outlook stabil.

S&P menilai rating tersebut mencerminkan pertumbuhan ekonomi yang solid, kebijakan ekonomi yang cermat dan kemampuan untuk mengelola beban utang publik secara prudent.

Outlook stabil juga menggambarkan keyakinan S&P akan keberlanjutan disiplin fiskal. S&P memproyeksi defisit fiskal Indonesia akan tetap berada di bawah 3 persen dari PDB selama tiga tahun ke depan. Meskipun terdapat tantangan global yang belum mereda, kebijakan fiskal Indonesia dinilai tetap terukur dan konsisten.

Lebih lanjut S&P memproyeksikan pertumbuhan PDB Indonesia akan tetap tinggi, sekitar 5 persen per tahun dalam beberapa tahun ke depan. Permintaan domestik diyakini akan terus menjadi pendorong utama momentum pertumbuhan.

Seiring dengan itu, pendapatan per kapita Indonesia juga diperkirakan meningkat, mencapai USD 5.000 pada tahun ini. Inovasi pembiayaan pembangunan seperti pembentukan Sovereign Wealth Fund (SWF) Danantara, yang juga dicatat oleh S&P, diharapkan dapat mengakselerasi pembiayaan proyek strategis nasional sehingga berpengaruh positif terhadap pertumbuhan ekonomi.

Selain itu, program pemerintah seperti penyediaan makan bergizi gratis dan pembangunan tiga juta rumah diyakini akan memperkuat daya beli masyarakat, meningkatkan kualitas hidup, dan menjaga momentum pertumbuhan domestik.

Stabilitasi atas faktor – faktor eksternal yang mempengaruhi PDB Indonesia juga dinilai akan tetap terjaga, didukung oleh kebijakan hilirisasi industri berbasis komoditas yang secara konsisten didorong oleh Pemerintah.

Investasi pada sektor hilir, seperti pembangunan smelter nikel baru dan pabrik baterai kendaraan listrik yang akan segera beroperasi, diyakini akan mendukung kinerja eksternal di tengah ketidakpastian global yang meningkat.

S&P mencatat adanya potensi peningkatan peringkat kredit Indonesia di masa mendatang apabila Pemerintah melakukan upaya penguatan stabilitas faktor eksternal tersebut.

Target Invstasi

Sepanjang semester I-2025, realisasi investasi mencapai Rp 942,9 triliun atau mencapai 49,5 persen dari target. Secara tahunan (Year-on-Year/YoY) perolehan tersebut naik 13,6 persen.

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani optimistis investasi 2025 mencapai target Rp 1.905,6 triliun. Diproyeksikan trennya akan lebih positif dibandingkan dengan capaian 6 bulan pertama 2025.

Keyakinannya itu diperkuat adanya arus investasi di Indonesia cenderung meningkat. Kondisi ini terlihat dari peningkatan aliran barang modal yang masuk rentang Juni-Juli 2025.

Dengan tercapainya realisasi investasi RI di semester I tahun 2025 tersebut di atas, maka masih ada sisa target 50,5 persen lagi yang harus dipenuhi.

Sejauh ini, realisasi Penanaman Modal Asing (PMA) kuartal II 2025 mencapai Rp 202,2 triliun atau berkontribusi 42,3 persen pada realisasi investasi keseluruhan. Realisasi penanaman modal dalam negeri (PMDN) sebesar Rp275,5 triliun atau berkontribusi sebesar 57,7 persen pada realisasi investasi keseluruhan.

“Ke depan, Pemerintah bersama Bank Indonesia akan terus waspada terhadap dinamika dan risiko eksternal, seperti yang telah berhasil dilalui pada tahun-tahun sebelumnya. Prioritas akan tetap difokuskan pada pengendalian inflasi, menjaga daya beli masyarakat, serta mempertahankan momentum pemulihan ekonomi nasional yang solid,” kata Menteri Keuangan Sri mulyani Indrawati di Jakarta.

Pengadaan Bersih Dorong Investasi

Transparansi dan integritas dalam sistem pengadaan barang dan jasa (PBJ) bukan sekadar isu tata kelola, melainkan pilar penting untuk menciptakan iklim usaha yang sehat dan menarik bagi investor. Di tengah upaya pemerintah Indonesia untuk meningkatkan daya saing dan menjaring investasi, reformasi di sektor pengadaan menjadi langkah strategis dalam membangun kepercayaan pasar.

Pengadaan barang dan jasa oleh pemerintah menggerakkan lebih dari 33 persen APBN dan APBD, menyangkut anggaran triliunan rupiah tiap tahun.

Dalam skala ini, PBJ tidak hanya menjadi sarana belanja negara, tetapi juga menjadi sebuah instrumen pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik. PBJ juga menggerakkan ekonomi daerah dan nasional serta menjadi pintu masuk bagi pelaku usaha, termasuk UMKM dan investor swasta

Namun, jika sistem pengadaan tidak transparan, rawan korupsi, atau penuh praktik rente, maka investor enggan berpartisipasi, karena proses tidak fair dan biaya ekonomi tinggi. Ditambah lagi adanya biaya proyek yang membengkak, hasil tidak optimal sehingga mengakibatkan kepercayaan publik dan dunia usaha menurun

Sebaliknya, pengadaan yang bersih dan efisien akan menciptakan ekosistem investasi yang sehat, memacu pertumbuhan ekonomi, dan menumbuhkan reputasi positif di mata global.

Sejak 2010-an, Indonesia telah menjalankan reformasi pengadaan secara sistematis. Transformasi ini salah satunya mencakup digitalisasi Lewat e-Procurement.

Layanan pengadaan secara elektronik melalui LPSE (Layanan Pengadaan Secara Elektronik) dan SPSE (Sistem Pengadaan Secara Elektronik) memungkinkan proses lelang yang lebih transparan, efisien, dan akuntabel. Investor dapat mengakses informasi tender, jadwal, hingga pemenang secara terbuka.

Reformasi pengadaan barang dan jasa di Indonesia tidak dapat dilepaskan dari peran berbagai lembaga dan kerangka regulasi yang saling bersinergi.

Beberapa institusi kunci antara lain Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP). Lembaga ini sebagai motor utama reformasi pengadaan, LKPP telah mengembangkan platform digital seperti e-katalog, SPSE, dan SIRUP, serta menyediakan pelatihan, sertifikasi, dan pengawasan teknis terhadap pelaksanaan PBJ di seluruh instansi.

Keberadaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga berperan dalam penguatan integritas dan pencegahan korupsi di sektor pengadaan melalui sistem Monitoring Center for Prevention (MCP) dan koordinasi supervisi di tingkat daerah.

BPKP dan APIP (Aparat Pengawasan Intern Pemerintah) menjadi lembaga yang menjalankan audit kinerja dan pemantauan atas efektivitas pelaksanaan pengadaan di kementerian, lembaga, dan pemda.

Ada juga Kementerian Keuangan, berperan dalam penganggaran dan penyaluran anggaran belanja barang dan jasa agar tepat waktu dan sesuai kebutuhan prioritas nasional.

Harmonisasi peran antarlembaga inilah yang menjadi jaminan sistemik bagi para investor bahwa ekosistem pengadaan nasional dikelola secara akuntabel.

Di era digital saat ini, akses terhadap informasi merupakan kunci. Pemerintah melalui LKPP dan Kementerian PANRB terus mendorong integrasi data dan keterbukaan informasi publik, antara lain dengan: Publikasi data real-time melalui Dashboard Pengadaan Nasional; Interkoneksi antara sistem pengadaan, sistem perencanaan (e-Monev), dan sistem keuangan (Sakti); Publikasi blacklist penyedia nakal untuk mencegah kerugian negara berulang; Penilaian kinerja penyedia berbasis rekam jejak dan data objektif.

Langkah-langkah ini membuat proses pengadaan lebih dapat diaudit publik dan dunia usaha, serta menurunkan praktik mark-up, konflik kepentingan, dan kongkalikong.

Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa pemerintah (LKPP) telah menerbitkan Surat Edaran Kepala LKPP Nomor 9 Tahun 2024 yang mewajibkan seluruh proses pengadaan barang/jasa pemerintah menggunakan Katalog Elektronik Versi 6 (V6) mulai 1 Januari 2025.

Sistem katalog terbaru ini telah terintegrasi penuh dengan Sistem Aplikasi Keuangan Tingkat Instansi (SAKTI) milik Kementerian Keuangan dan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD RI) milik Kementerian Dalam Negeri. Integrasi ini ditujukan untuk mempercepat proses pengadaan yang terhubung, transparan, akuntabel, serta memperluas partisipasi UMKM.

Penerapan sistem ini membuka peluang besar dalam mendorong efisiensi belanja negara dan transparansi proses pengadaan. Namun demikian, sejumlah tantangan masih dihadapi, seperti kesiapan penyedia untuk memigrasikan produk ke sistem baru, peningkatan literasi digital pelaku usaha di daerah, serta harmonisasi dengan sistem keuangan pusat dan daerah.

Belanja pemerintah melalui sistem e-Katalog LKPP terus menunjukkan tren pertumbuhan yang signifikan dari tahun ke tahun. Nilai transaksi e-Katalog meningkat dari Rp83,6 triliun pada 2022, melonjak menjadi Rp196,7 triliun pada 2023, dan terus menanjak hingga Rp223,81 triliun pada kuartal ketiga 2024.

Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) juga mencatat pencapaian penting dalam implementasi Katalog Elektronik Versi 6 (V6), yang kini memuat lebih dari 3,5 juta produk—terdiri atas 2,9 juta produk termigrasi dan 615 ribu produk hasil kurasi hingga akhir 2024.

Dengan sistem pengadaan yang bersih, pemerintah memberikan kepastian hukum atas proyek-proyek strategis, keadilan dalam kompetisi tender tanpa diskriminasi.

Pengadaan yang bersih juga memberikan jaminan bahwa keputusan bersifat profesional, bukan politis serta meminimkan risiko reputasi, karena pelanggaran PBJ berdampak pada reputasi global perusahaan.

Investasi yang masuk ke sektor-sektor seperti infrastruktur, energi, layanan publik, dan pengadaan barang strategis sangat dipengaruhi oleh kualitas PBJ.

Semakin bersih dan kredibel sistem PBJ, semakin mudah Indonesia menarik masuk dana investasi, terutama dari mitra multinasional yang tunduk pada prinsip-prinsip anti-korupsi internasional seperti FCPA (AS) atau UK Bribery Act.

Pengadaan barang dan jasa yang bersih adalah wajah dari tata kelola pemerintahan yang modern dan terbuka. Lebih dari sekadar alat belanja negara, sistem PBJ adalah fondasi dari kepercayaan investor terhadap kualitas birokrasi dan iklim usaha Indonesia.

Dengan memperkuat reformasi pengadaan, meminimalkan celah korupsi, dan mendukung partisipasi luas pelaku usaha, Indonesia tidak hanya hemat anggaran, tetapi juga menyusun panggung yang kredibel bagi investasi jangka panjang.

 

Sumber : indonesia.go.id

Laporan : Tam

Continue Reading

OTOMOTIF

Toyota Diesel Pilihan Para Sultan, Tetap Melaju Ditengah Isu Kenaikan Harga BBM

Published

on

By

Toyota Diesel

KENDARI, Bursabisnis. Id – Di tengah fluktuasi harga bahan bakar minyak (BBM) yang menjadi perbincangan hangat
masyarakat, fenomena menarik muncul di pasar otomotif. Meski harga BBM jenis Solar mengalami kenaikan signifikan, antusiasme pelanggan terhadap unit Toyota bermesin diesel justru tetap tinggi.

Dinamika harga pasar rupanya tidak menyurutkan minat konsumen yang tetap memburu kendaraan diesel sebagai pilihan utama mobilitas mereka.

Kalla Toyota mencatat tren positif pada angka pemesanan kendaraan di segmen diesel, terutama untuk model unggulan seperti Toyota Hilux Double Cabin, Innova Diesel, dan Fortuner.

Kondisi pasar saat ini menunjukkan bahwa loyalitas pelanggan terhadap model-model tersebut tetap kokoh di
tengah fluktuasi harga bahan bakar.

Fenomena ini membuktikan bahwa nilai guna, durabilitas, serta prestise yang ditawarkan jauh melampaui pertimbangan biaya operasional harian bagi para
penggunanya.

“Kami melihat bahwa pelanggan setia Kalla Toyota sangat memahami kualitas. Bagi mereka Toyota Hilux Double Cabin, Innova Diesel, dan Fortuner bukan sekadar alat transportasi, melainkan partner dalam menjalankan usaha dan pendukung gaya hidup. Itulah mengapa kenaikan harga Solar tidak menyurutkan minat beli, karena ketangguhan, performa, dan durabilitas unit yang tetap menjadi prioritas utama,” ujar Suliadin selaku Marketing General Manager Kalla Toyota.

Hingga saat ini, 3 line up andalan Toyota Diesel tetap menjadi kendaraan yang paling diandalkan dan menjadi idaman oleh masyarakat Indonesia.

Suliadin menambahkan, hingga pertengahan April 2026, pemesanan unit diesel secara total meningkat hingga 40%. Tercatat Fortuner meningkat
hingga 5%, selanjutnya Hilux Double Cabin yang peningkatannya berada diangka 25%, serta yang
paling signifikan ada Innova Diesel yang meningkat hingga 140%.

Perpaduan desain yang elegan dan fungsionalitas yang mumpuni membuat ketiga model ini memiliki nilai jual kembali yang stabil, menjadikannya investasi cerdas bagi pemiliknya.
Menargetkan segmen masyarakat mapan serta pelaku usaha, kendaraan ini diposisikan bukan sekadar alat transportasi, melainkan aset produktif sekaligus simbol keberhasilan.

Menariknya, profil pelanggan Kalla Toyota di segmen premium seperti pemilik Alphard, umumnya juga
melengkapi garasi mereka dengan setidaknya satu unit kendaraan Toyota bermesin diesel sebagai
pendukung mobilitas harian.

Riri, salah satu pengguna mengatakan, kenaikan solar bukan menjadi masalah berarti baginya.

” Saya sebagai pengguna Fortuner Diesel. Karena, memang awal keinginan memiliki mobil ini itu bukan
melihat dari bahan bakarnya. Tapi, lebih ke durability, ketangguhan, performa, dan kebandelan
mesinnya. Apalagi Toyota pasti selalu memberikan yang terbaik dari setiap produk hingga pelayanannya. Tidak hanya Fortuner Diesel ini, di rumah juga ada kok Toyota Alphard”, tutup Riri
dengan ketawa kecilnya.

Laporan : Kas
Editor : Tam

Continue Reading

Provider

Ibadah Haji Tenang dengan Paket RoaMAX Haji Telkomsel

Published

on

By

Telkomsel hadirkan dukungan konektivitas digital bagi jemaah haji Indonesia. -foto:ist-

JAKARTA, Bursabisnis. Id – Menyambut musim Haji 1447 H, Telkomsel menghadirkan dukungan konektivitas digital agar jemaah Indonesia dapat beribadah lebih tenang, tetap terhubung dengan keluarga, dan mendapat bantuan kapan pun dibutuhkan.

Dukungan ini mencakup Paket RoaMAX Haji 2026, akses jaringan 5G di Arab Saudi, GraPARI Makkah, Posko Haji Telkomsel di 17 embarkasi, serta layanan pelanggan 24/7 bebas biaya via Call Center, Asisten Virtual Veronika, fitur Haji Corner di MyTelkomsel.

VP Halo Product Marketing and Engagement Service Telkomsel, Danang Andrianto, mengatakan, semangat Melayani Sepenuh Hati menjadi landasan Telkomsel dalam mendampingi jemaah Haji.

” Melalui RoaMAX Haji 2026, kami menghadirkan kuota lebih besar, akses jaringan roaming yang andal melalui kolaborasi dengan STC, Mobily, dan Zain, serta akses 5G berkecepatan tinggi agar jemaah tetap nyaman berkomunikasi dan dapat fokus jalani ibadah dengan tenang. Urusan sinyal, biar Telkomsel yang jaga,” ujarnya.

Internet Aman agar Kabar Lancar dan Hati Tenang

RoaMAX Haji 2026 dirancang untuk menjawab sejumlah kebutuhan konektivitas utama jemaah, antara lain koneksi internet stabil untuk komunikasi keluarga, akses layanan digital penting, serta dukungan selama perjalanan. Paket ini menawarkan:

Kuota hingga 42 GB dengan masa aktif hingga 60 hari.

Termasuk kuota transit 1 GB yang dapat digunakan di 13 negara (Qatar, UEA, Palestina, Turki, Mesir, Yordania, Oman, Singapura, Malaysia, Australia, India, Sri Lanka).

Termasuk kuota domestik 2 GB, yang dapat digunakan selama proses embarkasi di Indonesia.

Akses jaringan 5G hingga 100 Mbps (cakupan sesuai ketersediaan jaringan setempat).

Dukungan VoLTE untuk kualitas panggilan suara lebih jernih dan stabil.

Bebas biaya langganan aplikasi Qara’a, platform belajar Al Qur’an berbasis AI.

Pilih Paket yang Paling Pas sesuai Durasi Ibadah

Telkomsel menyediakan beberapa pilihan RoaMAX Haji (sudah termasuk pajak):

Internet RoaMAX Haji: kuota 17–42 GB, masa aktif 20–60 hari, mulai Rp500.000.

Combo RoaMAX Haji: kuota 17–42 GB, hingga 150 menit telepon + 150 SMS, mulai Rp610.000.

Talkmania: 15–250 menit telepon, masa aktif 1–45 hari, mulai Rp50.000.

Pastikan pelanggan sudah aktivasi roaming hingga 90 hari sebelum berangkat melalui MyTelkomsel, UMB *266#, situs www.telkomsel.com, mitra e-commerce, mitra outlet, dan GraPARI di Indonesia.

Tetap Terjaga dengan GraPARI dan Posko di Tanah Suci Di Arab Saudi, pelanggan dapat mengakses layanan bantuan dan informasi di:

GraPARI Makkah: Damba Resto, Lantai P4 Abraj Al Bait (Zam-Zam Tower), Makkah (buka setiap hari, 07:00-21:00 WSA).

Posko Haji Telkomsel Makkah: Hotel Al Wahda Al Mutamayyiz, Makkah (buka 10 Mei – 11 Juni 2026, 07:00-17:00 WSA)

Posko Haji Telkomsel Madinah 1: Hotel Karam Al Khair (Gerbang 316 dari Masjid Nabawi), Madinah (buka 21 April – 10 Mei 2026, 07:00-17:00 WSA)

Posko Haji Telkomsel Madinah 2: Hotel Karam Al Madina (Dekat Masjid Al Ghumamah dan Gedung Saudi Post), Madinah (buka 21 April – 10 Mei 2026, 07:00-17:00 WSA).

Sebagai nilai tambah, pelanggan juga dapat menukarkan Telkomsel Poin untuk mendapatkan menu kuliner Nusantara di Damba Resto.

Laporan : Kas
Editor : Tam

Continue Reading

Provider

IndiHome Telkomsel Hadirkan Ultra Mesh Wi‑Fi untuk Rumah Banyak Sekat dan Kamar

Published

on

By

Telkomsel menghadirkan IndiHome Ultra Mesh Wi‑Fi. -foto:ist-

JAKARTA, Bursabisnis. Id – Seiring meningkatnya aktivitas digital di rumah, kebutuhan keluarga akan Wi‑Fi yang nyaman dan merata semakin penting, terutama saat orang tua perlu tetap produktif WFH dari kamar atau ruang kerja, sementara anak aktif belajar atau streaming dari ruang keluarga pada waktu yang sama.

Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Telkomsel menghadirkan IndiHome Ultra Mesh Wi‑Fi, solusi Wi‑Fi berteknologi “mesh” yang membantu memperluas jangkauan Wi‑Fi agar lebih merata di berbagai ruangan, terutama pada hunian dengan banyak sekat dan kamar.

Layanan ini tersedia secara nasional mulai 3 Maret 2026 untuk pelanggan baru maupun pelanggan aktif IndiHome.

IndiHome Ultra Mesh Wi‑Fi dirancang sebagai solusi plug-and-play yang mudah digunakan, dengan satu jaringan Wi‑Fi terpusat (single SSID atau “access point”) yang memungkinkan pelanggan tetap otomatis terhubung secara nyaman saat berpindah dari satu ruangan ke ruangan lain tanpa perlu mengganti “Wi-Fi” secara manual (seamless roaming).

VP Home Broadband & FMC Marketing Telkomsel, Hardika Nugroho, menyampaikan, layanan Wi‑Fi seharusnya tidak rumit.

” Karena itu, IndiHome Ultra Mesh Wi‑Fi kami rancang sebagai solusi praktis yang membantu menghadirkan jangkauan sinyal lebih merata hingga ke berbagai area rumah, termasuk untuk hunian dengan dinding tebal atau bertingkat. Dengan satu jaringan dan perpindahan koneksi otomatis, keluarga dapat beraktivitas digital dengan lebih nyaman dari mana saja di rumah,” katanya.

Berbeda dari router konvensional atau Wi‑Fi extender yang mengharuskan pelanggan berpindah jaringan secara manual saat berganti ruangan, teknologi mesh bekerja dalam satu jaringan terintegrasi.

Dengan demikian, koneksi Wi‑Fi dapat terasa lebih konsisten di berbagai ruangan, serta lebih ideal untuk rumah besar/bertingkat dan keluarga dengan banyak perangkat yang terkoneksi bersamaan.

Laporan : Kas
Editor : Tam

Continue Reading

Trending