Investasi
Indonesia Pertahankan Peringkat Investment Grade di Dunia
JAKARTA, Bursabisnis.id – Kredit rating atau peringkat utang negara menjadi salah satu indikator penting yang kerap menjadi perhatian utama investor internasional. Bagi Indonesia, menjaga dan meningkatkan kualitas kredit rating bukan sekadar pencapaian simbolik, melainkan strategi konkret dalam memperkuat daya saing, menjaring investasi, dan mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
Kredit rating adalah penilaian terhadap kemampuan suatu negara atau entitas untuk membayar utang secara tepat waktu. Penilaian ini dilakukan oleh lembaga pemeringkat global seperti Standard & Poor’s (S&P), Moody’s Investors Service, dan Fitch Ratings. Hasil rating mereka menjadi referensi utama bagi investor, lembaga keuangan, dan pelaku pasar dalam menentukan risiko investasi pada suatu negara.
Secara umum, negara dengan kredit rating tinggi dipersepsikan lebih aman dan stabil secara ekonomi, sehingga mampu menarik lebih banyak investasi, mendapatkan biaya pinjaman lebih murah, dan memiliki akses pasar yang lebih luas.
Hingga pertengahan 2025, Indonesia mempertahankan peringkat investment grade dari sejumlah lembaga pemeringkat utama dunia yakni, Fitch Ratings: BBB (Outlook Stabil) dan Moody’s: Baa2 (Outlook Stabil)
Peringkat investment grade berarti Indonesia dianggap mampuan memenuhi kewajiban finansialnya secara berkelanjutan, meskipun terdapat tekanan global.
Terbaru, lembaga pemeringkat Standard & Poor’s Global Ratings (S&P) dalam pengumuman yang diterima Rabu, 30 Juli 2025 , kembali mempertahankan peringkat kredit Indonesia pada ‘BBB’ dengan outlook stabil.
S&P menilai rating tersebut mencerminkan pertumbuhan ekonomi yang solid, kebijakan ekonomi yang cermat dan kemampuan untuk mengelola beban utang publik secara prudent.
Outlook stabil juga menggambarkan keyakinan S&P akan keberlanjutan disiplin fiskal. S&P memproyeksi defisit fiskal Indonesia akan tetap berada di bawah 3 persen dari PDB selama tiga tahun ke depan. Meskipun terdapat tantangan global yang belum mereda, kebijakan fiskal Indonesia dinilai tetap terukur dan konsisten.
Lebih lanjut S&P memproyeksikan pertumbuhan PDB Indonesia akan tetap tinggi, sekitar 5 persen per tahun dalam beberapa tahun ke depan. Permintaan domestik diyakini akan terus menjadi pendorong utama momentum pertumbuhan.
Seiring dengan itu, pendapatan per kapita Indonesia juga diperkirakan meningkat, mencapai USD 5.000 pada tahun ini. Inovasi pembiayaan pembangunan seperti pembentukan Sovereign Wealth Fund (SWF) Danantara, yang juga dicatat oleh S&P, diharapkan dapat mengakselerasi pembiayaan proyek strategis nasional sehingga berpengaruh positif terhadap pertumbuhan ekonomi.
Selain itu, program pemerintah seperti penyediaan makan bergizi gratis dan pembangunan tiga juta rumah diyakini akan memperkuat daya beli masyarakat, meningkatkan kualitas hidup, dan menjaga momentum pertumbuhan domestik.
Stabilitasi atas faktor – faktor eksternal yang mempengaruhi PDB Indonesia juga dinilai akan tetap terjaga, didukung oleh kebijakan hilirisasi industri berbasis komoditas yang secara konsisten didorong oleh Pemerintah.
Investasi pada sektor hilir, seperti pembangunan smelter nikel baru dan pabrik baterai kendaraan listrik yang akan segera beroperasi, diyakini akan mendukung kinerja eksternal di tengah ketidakpastian global yang meningkat.
S&P mencatat adanya potensi peningkatan peringkat kredit Indonesia di masa mendatang apabila Pemerintah melakukan upaya penguatan stabilitas faktor eksternal tersebut.
Target Invstasi
Sepanjang semester I-2025, realisasi investasi mencapai Rp 942,9 triliun atau mencapai 49,5 persen dari target. Secara tahunan (Year-on-Year/YoY) perolehan tersebut naik 13,6 persen.
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani optimistis investasi 2025 mencapai target Rp 1.905,6 triliun. Diproyeksikan trennya akan lebih positif dibandingkan dengan capaian 6 bulan pertama 2025.
Keyakinannya itu diperkuat adanya arus investasi di Indonesia cenderung meningkat. Kondisi ini terlihat dari peningkatan aliran barang modal yang masuk rentang Juni-Juli 2025.
Dengan tercapainya realisasi investasi RI di semester I tahun 2025 tersebut di atas, maka masih ada sisa target 50,5 persen lagi yang harus dipenuhi.
Sejauh ini, realisasi Penanaman Modal Asing (PMA) kuartal II 2025 mencapai Rp 202,2 triliun atau berkontribusi 42,3 persen pada realisasi investasi keseluruhan. Realisasi penanaman modal dalam negeri (PMDN) sebesar Rp275,5 triliun atau berkontribusi sebesar 57,7 persen pada realisasi investasi keseluruhan.
“Ke depan, Pemerintah bersama Bank Indonesia akan terus waspada terhadap dinamika dan risiko eksternal, seperti yang telah berhasil dilalui pada tahun-tahun sebelumnya. Prioritas akan tetap difokuskan pada pengendalian inflasi, menjaga daya beli masyarakat, serta mempertahankan momentum pemulihan ekonomi nasional yang solid,” kata Menteri Keuangan Sri mulyani Indrawati di Jakarta.
Pengadaan Bersih Dorong Investasi
Transparansi dan integritas dalam sistem pengadaan barang dan jasa (PBJ) bukan sekadar isu tata kelola, melainkan pilar penting untuk menciptakan iklim usaha yang sehat dan menarik bagi investor. Di tengah upaya pemerintah Indonesia untuk meningkatkan daya saing dan menjaring investasi, reformasi di sektor pengadaan menjadi langkah strategis dalam membangun kepercayaan pasar.
Pengadaan barang dan jasa oleh pemerintah menggerakkan lebih dari 33 persen APBN dan APBD, menyangkut anggaran triliunan rupiah tiap tahun.
Dalam skala ini, PBJ tidak hanya menjadi sarana belanja negara, tetapi juga menjadi sebuah instrumen pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik. PBJ juga menggerakkan ekonomi daerah dan nasional serta menjadi pintu masuk bagi pelaku usaha, termasuk UMKM dan investor swasta
Namun, jika sistem pengadaan tidak transparan, rawan korupsi, atau penuh praktik rente, maka investor enggan berpartisipasi, karena proses tidak fair dan biaya ekonomi tinggi. Ditambah lagi adanya biaya proyek yang membengkak, hasil tidak optimal sehingga mengakibatkan kepercayaan publik dan dunia usaha menurun
Sebaliknya, pengadaan yang bersih dan efisien akan menciptakan ekosistem investasi yang sehat, memacu pertumbuhan ekonomi, dan menumbuhkan reputasi positif di mata global.
Sejak 2010-an, Indonesia telah menjalankan reformasi pengadaan secara sistematis. Transformasi ini salah satunya mencakup digitalisasi Lewat e-Procurement.
Layanan pengadaan secara elektronik melalui LPSE (Layanan Pengadaan Secara Elektronik) dan SPSE (Sistem Pengadaan Secara Elektronik) memungkinkan proses lelang yang lebih transparan, efisien, dan akuntabel. Investor dapat mengakses informasi tender, jadwal, hingga pemenang secara terbuka.
Reformasi pengadaan barang dan jasa di Indonesia tidak dapat dilepaskan dari peran berbagai lembaga dan kerangka regulasi yang saling bersinergi.
Beberapa institusi kunci antara lain Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP). Lembaga ini sebagai motor utama reformasi pengadaan, LKPP telah mengembangkan platform digital seperti e-katalog, SPSE, dan SIRUP, serta menyediakan pelatihan, sertifikasi, dan pengawasan teknis terhadap pelaksanaan PBJ di seluruh instansi.
Keberadaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga berperan dalam penguatan integritas dan pencegahan korupsi di sektor pengadaan melalui sistem Monitoring Center for Prevention (MCP) dan koordinasi supervisi di tingkat daerah.
BPKP dan APIP (Aparat Pengawasan Intern Pemerintah) menjadi lembaga yang menjalankan audit kinerja dan pemantauan atas efektivitas pelaksanaan pengadaan di kementerian, lembaga, dan pemda.
Ada juga Kementerian Keuangan, berperan dalam penganggaran dan penyaluran anggaran belanja barang dan jasa agar tepat waktu dan sesuai kebutuhan prioritas nasional.
Harmonisasi peran antarlembaga inilah yang menjadi jaminan sistemik bagi para investor bahwa ekosistem pengadaan nasional dikelola secara akuntabel.
Di era digital saat ini, akses terhadap informasi merupakan kunci. Pemerintah melalui LKPP dan Kementerian PANRB terus mendorong integrasi data dan keterbukaan informasi publik, antara lain dengan: Publikasi data real-time melalui Dashboard Pengadaan Nasional; Interkoneksi antara sistem pengadaan, sistem perencanaan (e-Monev), dan sistem keuangan (Sakti); Publikasi blacklist penyedia nakal untuk mencegah kerugian negara berulang; Penilaian kinerja penyedia berbasis rekam jejak dan data objektif.
Langkah-langkah ini membuat proses pengadaan lebih dapat diaudit publik dan dunia usaha, serta menurunkan praktik mark-up, konflik kepentingan, dan kongkalikong.
Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa pemerintah (LKPP) telah menerbitkan Surat Edaran Kepala LKPP Nomor 9 Tahun 2024 yang mewajibkan seluruh proses pengadaan barang/jasa pemerintah menggunakan Katalog Elektronik Versi 6 (V6) mulai 1 Januari 2025.
Sistem katalog terbaru ini telah terintegrasi penuh dengan Sistem Aplikasi Keuangan Tingkat Instansi (SAKTI) milik Kementerian Keuangan dan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD RI) milik Kementerian Dalam Negeri. Integrasi ini ditujukan untuk mempercepat proses pengadaan yang terhubung, transparan, akuntabel, serta memperluas partisipasi UMKM.
Penerapan sistem ini membuka peluang besar dalam mendorong efisiensi belanja negara dan transparansi proses pengadaan. Namun demikian, sejumlah tantangan masih dihadapi, seperti kesiapan penyedia untuk memigrasikan produk ke sistem baru, peningkatan literasi digital pelaku usaha di daerah, serta harmonisasi dengan sistem keuangan pusat dan daerah.
Belanja pemerintah melalui sistem e-Katalog LKPP terus menunjukkan tren pertumbuhan yang signifikan dari tahun ke tahun. Nilai transaksi e-Katalog meningkat dari Rp83,6 triliun pada 2022, melonjak menjadi Rp196,7 triliun pada 2023, dan terus menanjak hingga Rp223,81 triliun pada kuartal ketiga 2024.
Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) juga mencatat pencapaian penting dalam implementasi Katalog Elektronik Versi 6 (V6), yang kini memuat lebih dari 3,5 juta produk—terdiri atas 2,9 juta produk termigrasi dan 615 ribu produk hasil kurasi hingga akhir 2024.
Dengan sistem pengadaan yang bersih, pemerintah memberikan kepastian hukum atas proyek-proyek strategis, keadilan dalam kompetisi tender tanpa diskriminasi.
Pengadaan yang bersih juga memberikan jaminan bahwa keputusan bersifat profesional, bukan politis serta meminimkan risiko reputasi, karena pelanggaran PBJ berdampak pada reputasi global perusahaan.
Investasi yang masuk ke sektor-sektor seperti infrastruktur, energi, layanan publik, dan pengadaan barang strategis sangat dipengaruhi oleh kualitas PBJ.
Semakin bersih dan kredibel sistem PBJ, semakin mudah Indonesia menarik masuk dana investasi, terutama dari mitra multinasional yang tunduk pada prinsip-prinsip anti-korupsi internasional seperti FCPA (AS) atau UK Bribery Act.
Pengadaan barang dan jasa yang bersih adalah wajah dari tata kelola pemerintahan yang modern dan terbuka. Lebih dari sekadar alat belanja negara, sistem PBJ adalah fondasi dari kepercayaan investor terhadap kualitas birokrasi dan iklim usaha Indonesia.
Dengan memperkuat reformasi pengadaan, meminimalkan celah korupsi, dan mendukung partisipasi luas pelaku usaha, Indonesia tidak hanya hemat anggaran, tetapi juga menyusun panggung yang kredibel bagi investasi jangka panjang.
Sumber : indonesia.go.id
Laporan : Tam
OTOMOTIF
Asmo Sulsel Gelar Night Ride Bersama HASCI Makassar Chapter
MAKASSAR, Bursabisnis. Id – Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) kembali menghadirkan aktivitas seru bagi komunitas dan pecinta sepeda motor Honda melalui kegiatan night ride bersama komunitas Honda Stylo, yakni Honda Stylo Club Indonesia (HASCI) Makassar Chapter.
Kegiatan yang digelar pada Kamis, 18 Juni 2026 ini diikuti oleh lebih dari 40 pengendara yang menikmati pengalaman berkendara malam hari sambil mengeksplorasi sejumlah ikon Kota Makassar.
Kegiatan dimulai dari kawasan Trans Studio Mall Makassar. Sebelum memulai perjalanan, seluruh peserta terlebih dahulu mengikuti edukasi safety riding yang dipandu oleh Wanny selaku instruktur safety riding Asmo Sulsel di Astra Motor Experience Center (AMEC), Trans Studio Mall Makassar.
Dalam sesi tersebut, peserta diingatkan mengenai pentingnya mempersiapkan kondisi diri dan kendaraan, menggunakan perlengkapan berkendara yang lengkap, serta menjaga fokus selama perjalanan.
Tidak hanya itu, para peserta juga turut menikmati fasilitas parking exclusive di Trans Studio Mall yang dihadirkan Asmo Sulsel sebagai bentuk apresiasi dan upaya untuk memberikan kenyamanan lebih bagi konsumen Honda.
Setelah sesi edukasi selesai, rombongan kemudian memulai night ride menuju kawasan Centre Point of Indonesia (CPI) sebelum mengakhiri perjalanan di kawasan Lego-Lego.
Suasana kebersamaan terasa sepanjang perjalanan, di mana para peserta dapat menikmati keindahan Kota Makassar pada malam hari sekaligus mempererat hubungan antar sesama anggota komunitas dan pecinta Honda Stylo.
Safety Riding & Community Supervisor Asmo Sulsel, Habib Permadi, mengatakan bahwa kegiatan komunitas seperti ini menjadi salah satu upaya Asmo Sulsel untuk terus membangun hubungan yang baik dan berkelanjutan dengan para pengguna sepeda motor Honda.
“Kami percaya bahwa komunitas memiliki peran yang sangat penting dalam ekosistem Honda. Karena itu, kami berkomitmen untuk terus menjaga hubungan baik dengan para anggota komunitas melalui berbagai aktivitas yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga memberikan manfaat. Melalui kegiatan seperti night ride ini, kami ingin menghadirkan ruang bagi para anggota komunitas untuk saling terhubung dan berbagi pengalaman,” ujar Habib.
Marketing Manager Asmo Sulsel, Antofany Yusticia Ahmadi, mengatakan bahwa kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya Asmo Sulsel dalam menghadirkan pengalaman yang lebih dekat dengan gaya hidup konsumen saat ini.
“Bagi kami, sepeda motor bukan sekadar alat transportasi, tetapi juga menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat. Karena itu, kami ingin terus menghadirkan berbagai aktivitas yang dapat dinikmati bersama oleh para konsumen Honda, termasuk komunitas Honda Stylo yang terus berkembang di Makassar. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan pengalaman yang berkesan sekaligus mempererat hubungan antara Honda dan para konsumennya,” ujar Yusticia.
Melalui kegiatan ini, Asmo Sulsel berharap dapat terus memperkuat budaya berkendara yang aman, nyaman, dan menyenangkan, sekaligus membangun komunitas Honda yang semakin solid dan aktif menghadirkan berbagai aktivitas positif di tengah masyarakat.
Laporan : Kas
Editor : Tam
OTOMOTIF
PT Toyota Astra Motor Lanjutkan Kampanye Ramah Lingkungan, Ekspedisi 40 Hari Bersama Veloz Hybrid EV
Provider
Indosat, Kemnaker dan Wadhwani Foundation Teken MoU, Kolaborasi Penguatan Ekosistem Ketenagakerjaan Nasional
JAKARTA, Bursabisnis. Id – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH), Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker RI), dan Wadhwani Foundation menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) tentang Kolaborasi Penguatan Ekosistem Ketenagakerjaan Nasional di Jakarta.
Kolaborasi ini menjadi langkah strategis untuk memperluas akses pelatihan kecerdasan artifisial (AI), keterampilan digital, dan kewirausahaan bagi tenaga kerja Indonesia melalui integrasi ekosistem SIAPKerja, platform pembelajaran Wadhwani Foundation, serta dukungan konektivitas dan ekosistem teknologi Indosat.
Melalui kolaborasi ini, pelatihan akan diperluas ke jaringan 24 Balai Latihan Kerja (BLK) Kemnaker RI melalui integrasi platform AI milik Wadhwani Foundation, yaitu JobReady dan Genie AI, ke dalam ekosistem SIAPKerja Kemnaker RI.
Integrasi ini akan memperkuat kesiapan kerja peserta melalui career guidance yang lebih personal, pembelajaran adaptif berbasis AI, serta modul skilling yang dirancang sesuai dengan kebutuhan industri terkini.
Selain mendukung pencari kerja, inisiatif ini juga mendorong pengembangan kewirausahaan digital sebagai bagian dari upaya mempercepat realisasi komitmen Indosat dan Wadhwani Foundation dalam memberdayakan 1 juta talenta digital dan 100 ribu wirausahawan Indonesia melalui pelatihan berbasis teknologi.
Aspek inklusivitas menjadi salah satu pilar utama dalam MoU ini. Ketiga pihak berkomitmen untuk menyediakan aksesibilitas dan akomodasi yang layak bagi tenaga kerja penyandang disabilitas di seluruh BLK Kemnaker RI, dengan modul pelatihan yang dapat disesuaikan berdasarkan ragam disabilitas peserta. Indosat bertanggung jawab atas dukungan aksesibilitas digital, sementara Wadhwani Foundation menyiapkan modul berbasis plug-and-play yang adaptif.
Menteri Ketenagakerjaan RI, Yassierli, menyebut bahwa dunia kerja saat ini tengah mengalami transformasi yang sangat cepat akibat disrupsi teknologi, digitalisasi, dan perubahan kebutuhan industri yang menciptakan kesenjangan antara kompetensi tenaga kerja dan kebutuhan pasar kerja. Ia menambahkan bahwa meskipun Indonesia memiliki bonus demografi yang besar, tanpa intervensi yang tepat potensi tersebut dapat berubah menjadi beban, sehingga kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam menjawab tantangan tersebut. Oleh karena itu, kesepahaman bersama yang ditandatangani merupakan langkah konkret untuk memperkuat ekosistem ketenagakerjaan nasional melalui pendekatan yang terintegrasi, adaptif, dan berbasis teknologi.
Vikram Sinha, President Director & CEO Indosat Ooredoo Hutchison, menyatakan kolaborasi ini merupakan wujud nyata dari komitmennya dalam memastikan demokratisasi AI di Indonesia.
“Di Indosat, kami percaya teknologi harus terus berkembang untuk memberikan pengalaman yang lebih baik bagi masyarakat. AI bukan hanya tentang inovasi, tetapi tentang bagaimana teknologi dapat membuka lebih banyak peluang, menghadirkan pengalaman yang lebih relevan, dan menciptakan manfaat nyata bagi pelanggan serta generasi muda Indonesia. Semangat #LebihBaikIndosat mendorong kami untuk terus berevolusi, meningkatkan pengalaman pelanggan, dan membangun hubungan yang lebih erat dengan para pelanggan,” ujarnya.
Meetul B. Patel, President Wadhwani Entrepreneurship, menekankan pentingnya relevansi kurikulum dengan kebutuhan pasar kerja nyata. “Dengan integrasi ke SIAPKerja dan dukungan 24 BLK Kemnaker, kami bisa menjangkau jutaan anak muda di seluruh penjuru Indonesia secara terukur. Keterampilan yang dilatih adalah keterampilan yang benar-benar dicari dunia industri saat ini, bukan tren kemarin,” katanya.
Secara implementatif, ketiga pihak akan menjalankan peran yang saling melengkapi untuk memastikan program dapat berjalan terukur dan berkelanjutan. Kemnaker RI akan memperkuat pelaksanaan melalui dukungan kebijakan, ekosistem ketenagakerjaan nasional, serta pemanfaatan jaringan 24 Balai Latihan Kerja (BLK).
Wadhwani Foundation akan mendukung dari sisi kurikulum, Learning Management System (LMS), serta platform JobReady dan Genie AI. Indosat akan memperkuat program melalui dukungan konektivitas, ekosistem teknologi, serta pengembangan kapasitas digital dan inkubasi bisnis bagi Tenaga Kerja Mandiri (TKM), mulai dari TKM Pemula hingga TKM Lanjutan.
Kolaborasi ini langsung diimplementasikan melalui Workshop Kewirausahaan berbasis AI yang berlangsung secara daring pada 10–14 Mei 2026. Sebanyak 8.744 peserta dari lebih dari 20 daerah di Indonesia mengikuti pelatihan dan melahirkan lebih dari 1.200 ide usaha baru yang siap dikembangkan menjadi bisnis nyata dan berkelanjutan.
Dari inisiatif tersebut, diproyeksikan akan tercipta sekitar 3.000 hingga 5.000 lapangan kerja baru dalam beberapa tahun ke depan sebagai kontribusi nyata terhadap penguatan ekonomi dan kewirausahaan nasional. Sebagai bentuk pengakuan kompetensi, peserta yang menyelesaikan seluruh rangkaian pelatihan akan memperoleh sertifikat kolaboratif dari Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Indosat Ooredoo Hutchison, dan Wadhwani Foundation yang diakui secara nasional maupun global.
Pelatihan AI dan kecerdasan digital dalam program ini tidak hanya ditujukan bagi pencari kerja dan calon wirausahawan, tetapi juga bagi pegawai Kemnaker RI sebagai bagian dari penguatan kapasitas internal dalam menghadapi transformasi dunia kerja. Pelaksanaan program akan dievaluasi secara berkala setiap enam bulan oleh ketiga pihak melalui pendekatan berbasis data. MoU ini berlaku sejak 5 Mei 2026 hingga 2029, dengan kemungkinan perpanjangan berdasarkan kesepakatan bersama.
Laporan : Kas
Editor : Tam
-
ENTERTAINMENT7 years agoInul Vista Tawarkan Promo Karaoke Hemat Bagi Pelajar dan Mahasiswa
-
Rupa-rupa7 years agoDihadiri 4000 Peserta, Esku UHO dan Inklusi Keuangan OJK Sukses Digelar
-
PASAR7 years agoJelang HPS 2019, TPID: Harga Kebutuhan Pokok Relatif Stabil
-
Entrepreneur7 years agoRumah Kreatif Hj Nirna Sediakan Oleh-oleh Khas Sultra
-
Fokus7 years agoTenaga Pendamping BPNT Dinilai Tidak Transparan, Penerima Manfaat Bingung Saldo Nol Rupiah
-
Fokus1 year agoUsai Harumkan Nama Wakatobi, Pelatih Atlit Peraih Medali Emas Jual Hp Untuk Ongkos Pulang
-
FINANCE7 years agoOJK Sultra Imbau Entrepreneur Muda Identifikasi Pinjol Ilegal Melalui 2L
-
PERTAMBANGAN9 months ago25 Perusahaan Tambang di Sultra Dihentikan Sementara Operasinya
