OTOMOTIF
Pemerintah Indonesia Kolaborasi Dengan Toyota Hasilkan Inovasi Kendaraan Rendah Karbon
JAKARTA, Bursabisnis.id – Pemerintah Indonesia bersama pelaku industri dan akademisi kompak melakukan berbagai upaya untuk mencapai target net zero emission dengan energi terbarukan. Pada sektor otomotif, industri Kendaraan Bermotor (KBM) menunjukkan peningkatan angka penjualan kendaraan jenis xEV (Hybrid, PHEV dan BEV) di tahun 2024, yaitu sebesar 60% dari tahun sebelumnya, membuktikan adanya pertumbuhan minat dan kesadaran masyarakat terhadap kendaraan ramah lingkungan.
“Strategi dekarbonisasi melalui inovasi teknologi dan konsep industri hijau menjadi hal yang mutlak saat ini. Tidak hanya industri hijau, tetapi potensi-potensi untuk melakukan carbon neutrality dan net zero karbon juga dapat kita lakukan saat ini,” ujar Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronik (ILMATE) Kementerian Perindustrian, Setia Diarta pada pembukaan kegiatan bertajuk “Beyond Zero: Carbon Neutrality (CN) Mobility Event” di Jakarta.
Salah satu perusahaan otomotif yang telah meluncurkan program netralisasi karbon adalah Toyota Indonesia. Melalui acara bertajuk “Beyond Zero: Carbon Neutrality (CN) Mobility Event” tersebut, Toyota memperlihatkan usaha transisi industri otomotif Indonesia menuju netralitas karbon, yang harapannya bisa membantu mengurangi dampak negatif karbon terhadap lingkungan industri maupun masyarakat di Indonesia.
Pemerintah Indonesia mengapresiasi langkah Toyota dalam mendukung upaya penurunan emisi melalui penyelenggaraan acara tersebut. Acara tersebut menjadi bukti bahwa Toyota tidak hanya berfokus pada aspek bisnis, tetapi juga memiliki komitmen yang kuat dalam membangun ekosistem industri yang berkelanjutan dan berdaya saing global.
“Kami berharap Toyota akan dapat memperkenalkan teknologi-teknologi baru dalam cara berproduksi, tentunya teknologi yang kita harapkan yaitu menghasilkan emisi rendah. Kami juga berharap Toyota Indonesia terus ikut melakukan inovasi ke depannya, tidak hanya pada netralitas karbon saja,” kata Setia sebagaimana dilansir dari laman kemenperin.go.id.
Chief Executive Officer Toyota for Asia Region, Masahiko Maeda menyampaikan, Toyota akan terus berusaha untuk mendukung pertumbuhan negara Indonesia dengan memainkan peran aktif khususnya dalam industri otomotif serta pengembangan rantai pasoknya melalui investasi, pembukaan lapangan kerja, memberi positive trade balance, juga meningkatkan local content ratio (LCR) selama lebih dari 50 tahun.
“Tetapi, progres ekonomi harus berjalan beriringan dengan tanggung jawab lingkungan. Itulah mengapa dengan kolaborasi triple-helix bersama pemangku kebijakan seperti pemerintah, industri, dan akademisi, dengan bangga kami memperkenalkan acara yang mengilustrasikan strategi teknologi multi-pathway, selaras dengan beragam sumber daya energi dan infrastruktur,” ujarnya.
Dalam ajang tersebut, Maeda juga mengajak berbagai pemangku kebijakan untuk berkolaborasi, bertukar pengalaman, dan berkontribusi untuk membangun ekosistem yang mendukung usaha Indonesia untuk dekarbonisasi.
“Beyond Zero: Carbon Neutrality (CN) Mobility Event” berlangsung selama empat hari pada 12 -15 Februari 2025 di Gambir Expo, Jakarta Pusat. Para pengunjung dapat mencoba mengendarai berbagai pilihan kendaraan ramah lingkungan secara langsung, yang menerapkan konsep multiple-pathway, termasuk kendaraan beremisi rendah dan berteknologi tinggi yang menggunakan bahan bakar ramah lingkungan.
“Dari biofuel and flexy-fuel technology, hingga hybrid electric vehicles, battery electric vehicles, dan hydrogen fuel cell technology, konsep Beyond Zero memperlihatkan komitmen Toyota untuk mendorong batasan dalam inovasi, sekaligus mendorong pendekatan pragmatis dan holistik menuju ekosistem hijau dan rendah karbon bagi seluruh warga negara Indonesia,” kata Maeda.
Kolaborasi dengan Kemenperin
Kegiatan ini merupakan kolaborasi positif antara Kementerian Perindustrian dan Toyota Indonesia, sebagai jembatan bagi pelaksanaan Annual Indonesia Green Industry Summit (AIGIS) 2025, sebuah momentum untuk mendorong transformasi industri hijau yang digagas dan diselenggarakan oleh Kemenperin pada 20-22 Agustus 2025 mendatang di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta. Pada tahun 2024, Kemenperin menyelenggarakan AIGIS perdana yang berhasil menarik lebih dari 1.000 pengunjung dari berbagai sektor, khususnya berkaitan dengan pengembangan Industri Hijau.
Kepala Pusat Industri Hijau Kementerian Perindustrian, Apit Pria Nugraha menjelaskan, AIGIS sendiri merupakan acara netralitas karbon pertama yang diselenggarakan oleh pemerintah, dengan pembahasan mengenai penggunaan energi. “Berangkat dari keberhasilan meraih antusiasme publik melalui acara tersebut, Kemenperin akan melanjutkan AIGIS sebagai platform tahunan yang berfokus pada isu lingkungan berkelanjutan, baik tingkat nasional maupun global,” ujar Apit.
Kemenperin telah melakukan kick-off AIGIS 2025 pada 18 Desember 2024 lalu. AIGIS 2025 membuka ruang untuk kolaborasi strategis antara pemerintah, industri, mitra strategis, hingga organisasi internasional dalam memperkuat komitmen Kemenperin terkait dekarbonisasi industri nasional.
Sumber : kemenperin.go.id
Penulis : Icha
Editor : Tam
OTOMOTIF
Akhir 2025, Waktu Terbaik Beli Mobil, Januari 2026 Harga Naik
KENDARI, Bursabisnis. Id – Kalla Toyota kembali menegaskan posisinya sebagai pemimpin pasar otomotif di wilayah Sulawesi (Sulsel, Sulbar, Sulteng, dan Sultra) dengan pencapaian market share 39,6% hingga November 2025.
Sepanjang November 2025, Kalla Toyota mencatatkan penjualan tertinggi tahun ini dengan total 1.900 unit, serta akumulasi penjualan 18.200 unit sepanjang Januari–November 2025.
Pencapaian ini semakin mengukuhkan Toyota sebagai pilihan utama keluarga Indonesia di tengah persaingan industri otomotif yang semakin kompetitif.
Di tengah pencapaian ini, Kalla Toyota memberikan himbauan penting bagi calon pelanggan yang berencana memiliki kendaraan Toyota impian. Periode Desember 2025 merupakan momentum terakhir bagi masyarakat untuk menikmati harga kendaraan dengan skema subsidi pemerintah saat ini.
Suliadin selaku Marketing Manager Kalla Toyota, mengaku memahami bahwa penyesuaian harga di awal tahun 2026 ini mungkin mengejutkan sebagian pelanggan.
” Namun, kami memastikan komitmen Kalla Toyota tidak akan luntur. Kami akan tetap hadir dengan program dan promo menarik sepanjang tahun 2025 untuk mempermudah masyarakat memiliki unit Toyota terbaik,” jelas Suliadin.
Kebijakan Pemerintah yang mendasari penyesuaian harga ini tertuang dalam Keputusan Gubernur tentang Pemberian Keringanan Pengenaan Pajak Kendaraan Bermotor, Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor, Opsi Pajak Kendaraan Bermotor, dan Opsi Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor.
Berdasarkan surat keputusan yang beredar, terdapat penyesuaian ketentuan salah satunya adalah Perpanjangan Masa Berlaku Keringanan (Diktum KEEMPAT): Masa berlaku pemberian keringanan tersebut diperpanjang hanya sampai dengan tanggal 31 Desember 2025.
Dengan berakhirnya masa perpanjangan keringanan pajak dan BBN pada 31 Desember 2025, maka per 1 Januari 2026, tarif pengurusan kendaraan akan kembali ke tarif normal yang berlaku. Hal ini secara langsung akan berdampak pada kenaikan harga jual unit kendaraan Toyota.
“Meskipun demikian, saya tegaskan, kesempatan untuk mendapatkan harga termurah dan terbaik ada saat ini! Karena penyesuaian tarif pajak dan BBN secara resmi berakhir pada 31 Desember 2025. Jadi, jika Anda ingin memaksimalkan keuntungan dan menghindari kenaikan harga di Januari 2026, lakukan pemesanan sebelum akhir tahun ini. Ini adalah waktu krusial bagi calon pembeli cerdas, ” katanya.
Jangan biarkan kenaikan tarif pajak dan bea balik nama ini membebankan anggaran pelanggan! Amankan harga lama sebelum batas waktu 31 Desember 2025 berakhir.
Kenaikan harga adalah hal yang pasti. Jika pelanggan telah merencanakan pembelian unit Toyota, segera lakukan pemesanan sekarang juga.
Adapun penawaran spesial yang diberikan Kalla Toyota dibulan Desember 2025 ini yakni gebyar akhir tahun.
Program ini menawarkan harga khusus untuk 500 pemesanan pertama untuk unit New Veloz Hybrid EV dan berkesempatan mendapatkan 73 Grand Prize menarik.
Laporan : Kas
Editor : Tam
OTOMOTIF
Toyota Tegaskan Realisasi Multi-Pathway: World Premiere New Veloz Hybrid EV dan Perkuat Produk Elektrifikasi Dalam Negeri di GJAW 2025
JAKARTA, Bursabisnis.id – PT Toyota-Astra Motor (TAM) membuka GAIKINDO Jakarta Auto Week (GJAW) 2025 dengan momentum penting bagi industri otomotif Indonesia – World Premiere New Veloz Hybrid EV yang diproduksi secara lokal di Indonesia.
Di momen ini Toyota juga secara resmi memulai penjualan New bZ4X Battery EV produksi lokal dan New Urban Cruiser Battery EV, yang sebelumnya telah diperkenalkan di GIIAS 2025.
Kehadiran tiga model ini melengkapi lini elektrifikasi Toyota yang semakin luas, memperkuat komitmen Toyota dalam menghadirkan solusi mobilitas inklusif, berkelanjutan, dan relevan bagi masyarakat Indonesia.
“Di Toyota, kami memahami bahwa tidak ada satu produk pun yang dapat memenuhi kebutuhan semua orang dengan cara yang sama. Dengan semangat “Toyota Ada Untuk Indonesia” kami berkomitmen untuk menghadirkan solusi mobilitas yang sesuai dengan kebutuhan setiap masyarakat Indonesia, termasuk pada model elektrifikasi. Karena itu, kami memperluas pilihan elektrifikasi dan mendorong produksi lokal, agar mempermudah akses pelanggan terhadap teknologi ramah lingkungan, sekaligus berkontribusi nyata terhadap pertumbuhan industri otomotif nasional.” ujar President Director PT Toyota-Astra Motor (TAM), Hiroyuki Ueda.
World Premiere New Veloz Hybrid EV Jadi Sorotan di GJAW 2025
Sebagai MPV andalan keluarga Indonesia, New Veloz Hybrid EV kini memasuki era baru elektrifikasi. Diproduksi secara lokal, model ini memadukan efisiensi bahan bakar tinggi dan performa tangguh, menjadikannya pilihan ideal bagi keluarga modern yang ingin bertransisi ke kendaraan ramah lingkungan tanpa perlu mengubah kebiasaan berkendara.
“Dengan sistem self-charging hybrid atau pengisian daya dilakukan secara otomatis saat kendaraan melaju, New Veloz Hybrid EV bukan hanya menawarkan efisiensi bahan bakar dan kemudahan perawatan, tetapi juga pengalaman berkendara yang ramah lingkungan. Sehingga dengan hadirnya model MPV Hybrid baru di segmen yang paling besar di Indonesia, akan lebih menjangkau masyarakat yang lebih luas untuk beralih ke kendaraan elektrifikasi, serta dapat turut berkontribusi dalam pengurangan emisi,” ujar Vice President Director PT Toyota-Astra Motor (TAM), Henry Tanoto.
Di GJAW 2025, Toyota membuka pemesanan indent untuk New Veloz Hybrid EV, dengan harga spesial khusus pemesanan hingga Desember 2025. Dengan performa tangguh di berbagai medan, efisiensi bahan bakar yang maksimal, serta kenyamanan optimal, New Veloz Hybrid EV hadir sebagai pilihan paling ideal bagi keluarga Indonesia.
New bZ4X Battery EV Produksi Lokal dan New Urban Cruiser Battery EV Resmi Dijual di Indonesia
Pada momen GJAW 2025 ini Toyota juga secara resmi memulai penjualan New bZ4X Battery EV Produksi Lokal dan New Urban Cruiser Battery EV. Kedua model ini memperkuat pilihan elektrifikasi. Toyota untuk memenuhi beragam kebutuhan mobilitas masyarakat, serta menjadi bagian dari strategi mewujudkan ekosistem mobilitas ramah lingkungan di Indonesia.
New bZ4X Battery EV yang kini diproduksi di dalam negeri, hadir dengan sejumlah penyempurnaan signfikan, termasuk peningkatan kapasitas dan performa baterai, yang memungkinkan jarak tempuh lebih jauh, akselerasi yang lebih responsif, serta pembaruan desain eksterior-interior yang terintegrasi penuh dengan New T-Intouch.
“Dengan berbagai peningkatan, New bZ4X Battery EV menjadi pilihan ideal bagi pelanggan yang ingin merasakan pengalaman berkendara listrik sebagai pelengkap kendaraan yang sudah dimilik,” tambah Henry.
Sementara itu, New Urban Cruiser Battery EV menjadi solusi bagi masyarakat Indonesia yang mendambakan kendaraan elektrifikasi yang stylish, dengan performa andal untuk menemani rutinitas harian di berbagai kondisi lalu lintas.
Komitmen Jangka Panjang: Toyota Ada Untuk Indonesia
Sejak awal kehadirannya, Toyota berkomitmen mendukung mobilitas masyarakat Indonesia di setiap tahap kehidupan dan lintas generasi. Selama lebih dari 54 tahun, semangat “Toyota Ada untuk Indonesia” terus berkembang dan menjadi dasar dari setiap langkah Toyota dalam berkontribusi nyata bagi bangsa.
“Komitmen kami untuk berkontribusi dan tumbuh bersama Indonesia tercermin dari investasi lebih dari Rp100 triliun yang kami tanamkan di Indonesia. Investasi tersebut bukan hanya untuk memperkuat ekosistem otomotif nasional yang berdaya saing dan berkelanjutan, serta untuk pengembangan R&D, inovasi lokal, dan pengembangan industri pendukung. Bersama para mitra, kami juga telah menciptakan lebih dari 360.000 lapangan kerja di Indonesia,” kata Ueda.
Beberapa waktu lalu, Toyota Indonesia Group juga merayakan pencapaian penting dengan mencapai volume ekspor tiga juta unit kendaraan dari Indonesia ke lebih dari 100 negara. Pencapaian ini mencerminkan kekuatan dan kemampuan industri otomotif nasional sekaligus menjadi bukti bahwa Indonesia bisa menciptakan kendaraan yang kompetitif di pasar global.
“Keberhasilan ini tidak terlepas dari dukungan dan kepercayaan masyarakat Indonesia, yang menjadi fondasi utama dari semangat “Toyota Ada untuk Indonesia”,” tambah Ueda.
Laporan : Kas
Editor : Tam
OTOMOTIF
Pemerintah Kaji Penggunaan Bensin Campur Etanol Nabati Tahun 2027
JAKARTA, Bursabisnis.id – Pembangunan pabrik etanol yang memanfaatkan bahan baku lokal seperti singkong, jagung, dan tebu dinilai tidak hanya mendukung ketahanan energi tetapi juga membuka lapangan pekerjaan dan menggerakkan ekonomi daerah.
Penggunaan etanol dalam Bahan Bakar Minyak (BBM) merupakan contoh terbaik yang telah diterapkan secara internasional.
Langkah itu sejalan dengan upaya global untuk menekan emisi karbon, meningkatkan kualitas udara, sekaligus mendukung transisi energi yang berkelanjutan.
Untuk mewujudkan transisi energi, pemerintah tengah menyiapkan kebijakan pencampuran bensin dengan etanol nabati 10 persen atau E10 pada 2027.
“Pasti ada insentif. Bisa ada tax holiday, kemudian pasarnya ada,” kata Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia di lansir dari laman indonesia.go.id.
Insentif itu diharapkan dapat memacu iklim investasi di sektor energi terbarukan. Dalam upaya memenuhi kebutuhan bahan baku untuk program E10, pemerintah aktif menjaring investor, termasuk dari Brasil yang telah berpengalaman luas dalam industri bioetanol.
Untuk mendukung program mandatori E10, Indonesia membutuhkan pasokan etanol setidaknya sejumlah 1,4 juta kiloliter (kl) per tahun. Pembangunan pabrik etanol yang memanfaatkan bahan baku lokal seperti singkong, jagung, dan tebu dinilai tidak hanya mendukung ketahanan energi tetapi juga membuka lapangan pekerjaan dan menggerakkan ekonomi daerah.
Kebijakan mandatori E10 itu telah mendapat persetujuan dari Presiden RI Prabowo Subianto dan kesiapan penuh dari PT Pertamina. Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, menyatakan kesiapannya untuk menjalankan program pemerintah tersebut guna menjamin ketahanan energi nasional.
Dukungan juga datang dari kalangan pakar, seperti pendapat Dosen Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Wahyudi.
Berdasarkan keterangan resmi, Wahyudi mengungkap keunggulan etanol yang memiliki angka oktan lebih tinggi daripada bensin murni, sehingga mampu menghasilkan pembakaran yang lebih bersih, efisien, dan beremisi rendah.
Meski berprospek cerah, Wahyudi mengingatkan pentingnya uji coba yang komprehensif terhadap performa berbagai merek dan tipe kendaraan sebelum implementasi massal.
Data hasil uji coba itu perlu disosialisasikan kepada masyarakat untuk membangun kepercayaan. Kesiapan pasokan bioetanol dalam negeri juga menjadi kunci sukses program ini.
Wahyudi juga mendorong pemanfaatan bahan baku lokal seperti tebu dan singkong, yang tidak hanya dapat diproduksi oleh industri besar tetapi juga dikelola secara lokal untuk memberdayakan ekonomi masyarakat.
Strategi Global untuk Energi Bersih
Kebijakan E10 itu menempatkan Indonesia pada jalur yang sama dengan negara-negara lain seperti Amerika Serikat yang telah lama menggunakan E10 sebagai standar nasional, sebagai bagian dari strategi global menuju transisi energi bersih.
Brasil menjadi pelopor penggunaan etanol berbasis tebu, dengan implementasi skala nasional hingga mencapai campuran E27 (27 persen etanol) pada bensin, sehingga membuat Brasil dikenal sebagai salah satu negara dengan kendaraan berbahan bakar etanol terbesar di dunia, dan masyarakatnya sudah terbiasa mengisi BBM dengan etanol sejak puluhan tahun lalu.
Uni Eropa juga mengadopsi campuran etanol dalam BBM melalui kebijakan Renewable Energy Directive (RED II), dengan target bauran energi terbarukan di sektor transportasi.
Campuran E10 juga telah menjadi standar di banyak negara Eropa seperti Prancis, Jerman, dan Inggris, sebagai standar untuk mengurangi polusi udara.
Seperti dilansir dari laman Pertamina, etanol merupakan senyawa kimia yang dikenal dengan nama lain etil alkohol atau alkohol.
Senyawa itu memiliki rumus kimia C₂H₅OH yang merupakan salah satu jenis alkohol yang paling umum digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
Ada pula bioetanol, yaitu etanol yang dihasilkan melalui proses fermentasi gula dari bahan alami seperti tebu, jagung, ubi jalar, kentang, atau jerami. Tidak hanya glukosa yang bisa difermentasi, tetapi juga fruktosa dan beberapa jenis gula lain.
Proses fermentasi itu melibatkan pemecahan molekul gula menjadi etanol dengan bantuan energi dari sinar matahari yang diperoleh melalui fotosintesis.
Etanol banyak digunakan sebagai bahan campuran dalam bahan bakar kendaraan bermotor. Campuran itu dikenal dengan istilah gasohol, yaitu gabungan antara bensin (gasoline) dan alkohol (etanol).
Sumber : indonesia.go.id
Laporan : Icha
Editor : Tam
-
ENTERTAINMENT6 years agoInul Vista Tawarkan Promo Karaoke Hemat Bagi Pelajar dan Mahasiswa
-
Rupa-rupa6 years agoDihadiri 4000 Peserta, Esku UHO dan Inklusi Keuangan OJK Sukses Digelar
-
PASAR6 years agoJelang HPS 2019, TPID: Harga Kebutuhan Pokok Relatif Stabil
-
Entrepreneur6 years agoRumah Kreatif Hj Nirna Sediakan Oleh-oleh Khas Sultra
-
Fokus6 years agoTenaga Pendamping BPNT Dinilai Tidak Transparan, Penerima Manfaat Bingung Saldo Nol Rupiah
-
FINANCE6 years agoOJK Sultra Imbau Entrepreneur Muda Identifikasi Pinjol Ilegal Melalui 2L
-
Fokus7 months agoUsai Harumkan Nama Wakatobi, Pelatih Atlit Peraih Medali Emas Jual Hp Untuk Ongkos Pulang
-
PERTAMBANGAN4 months ago25 Perusahaan Tambang di Sultra Dihentikan Sementara Operasinya
