Investasi
Perumda Utama Sultra dan PT Medco Infrastruktur Indonesia Teken Kerjasama Investasi SPAM, Nilainya Capai Rp 5,5 Triliun
KENDARI, Bursabisnis.id – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Utama Sulawesi Tenggara (Sultra) dengan PT Medco Infrastruktur Indonesia melakukan penandatangan kerjasama investasi dibidang Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Provinsi Sultra.
Penandatangan kerjasama ini dilakukan Direktur Utama PT Perumda Utama Sultra, Ir Eko Prasetyo dengan Project Director PT Medco Infrastruktur Indonesia, Yan Kuryana Wiriadipura di salah satu hotel di Kota Kendari pada Kamis, 8 Agustus 2024.
Penandatanganan kerjasama tersebut disaksikan Plh Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Sultra, Jany, ST,MT dan sejumlah pimpinan BUMD Air Minum seSultra serta unsur pimpinan OPD di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra.
Menurut Eko Prasetyo dalam sambutannya, mengatakan Provinsi Sultra kaya akan Sumber Daya Alam (SDA). Namun disisi lain, masih tertinggal dari infrastruktur penyediaan air bersih.
Menurut data Kementerian PUPR dalam buku kinerja BUMD Air Minum tahun 2023, khusus Provinsi Sultra untuk cakupan pelayanan rata-rata sekitar 30,3 persen, efisiensi produksi rata-rata sekitar 46,2 persen dan Tingkat Kehilangan Air (TKA) rata-rata 46,8 persen.
“Berdasarkan hal tersebut, maka diperlukan upaya-upaya percepatan pemenuhan dan peningkatan infrastruktur penyediaan air bersih,” kata Eko Prasetyo.
Namun mengingat keterbatasan anggaran kota dan kabupaten, maka diperlukan upaya-upaya lain, semisal mengundang investor untuk bekerjasama dalam pembangunan dan pengelolaan SPAM. Sehingga tingkat pelayanan dan akses masyarakat terhadap air minum dapat ditingkatkan dalam waktu yang tidak terlalu lama.

Plh Kepala DPMPTSP Provinsi Sultra, Jany ST,MT.
Terkait dengan hal ini, Perumda Utama Sultra kemudian menjalin kerjasama dengan PT Medco Infrastruktur Indonesia, untuk melakukan investasi pembangunan dan pengelolaan sarana dan prasarana SPAM di 17 kabupaten/kota seSultra.
Dengan kerjasama tersebut, akan membantu pemerintah dalam pelayanan umum dan mendorong kegiatan pertumbuhan ekonomi daerah.
Secara teknis Eko menjelaskan, kerjasama antara Perumda Utama Sultra dengan PT Medco Infrastruktur Indonesia nantinya akan dilakukan kegiatan investasi dalam hal pembangunan dan pengelolaan SPAM.
Kemudian nantinya akan ditindaklanjuti dengan bekerjasama lagi dengan BUMD Air Minum Kabupaten/Kota seSultra, melalui skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (PKBU).
Disebutkan bahwa investasi pembangunan dan peningkatan infrastruktur SPAM akan dilakukan dari hulu sampai hilir atau disebut source to tap dengan output air minum di sambungan pelanggan dengan kualitas siap minum, sesuai standar Permenkes Nomor 2 Tahun 2023.

Direktur Perumda Utama Sultra, Ir Eko Prasetyo.
“Sedangkan total investasi diperkirakan Rp 5,5 Triliun dalam jangka waktu dua hingga lima tahun,” ungkap Eko Prasetyo.
Eko juga mengungkapkan, setelah masa konsesi yang disepakati berakhir. maka seluruh aset dan pengelolaan SPAM akan diserahkan dan menjadi milik BUMD Air Minum Kota/Kabupaten atau dikenal dengan skema Build Operate Transfer (BOT).
Sementara itu, Plh Kepala DPMPTSP Provinsi Sultra, Jany ST,MT saat memberikan sambutan di hadapan para undangan kerjasama ini menjelaskan, pembangunan yang hanya mengharapkan dana anggaran belanja negara, tentu tidak dapat berjalan sendiri. Sehingga kehadiran investasi dalam pembangunan negara sangat diharapkan.
“Dengan keterbatasan anggaran pemerintah, maka diperlukan adanya perubahan pola pikir untuk mengurangi ketergantungan pendanaan pemerintah dan melakukan pendanaan non publik dalam pembiayaan,” jelas Jany.
Jany juga mengungkapkan bahwa dalam kick off meeting World Water Forum 2024, Presiden Joko Widodo menyampaikan pesan bahwa konservasi air dan ketersediaan air bersih harus menjadi prioritas.
Di tengah isu krisis air dunia, rilis data Kementerian PUPR tahun 2022 menunjukkan tingkat kebocoran air (Non Revenue Water (NRW) di Indonesia sebesar 33,72 persen.
Artinya ada 1,7 miliar meter kubik air terbuang dalam 1 tahun. Dan ini berakibat hilangnya potensi pendapatan sebesar Rp 9,6 Triliun per tahun.
Sedangkan secara kualitas, kebocoran pipa membuka potensi kontaminasi mikrobilogi dan fisik masuk ke pipa pelanggan.
“Untuk itu, saat pembangunan nantinya agar memperhatikan kualitas pipa dan sarana lain, agar dapat mencegah kebocoran air yang akan merugikan kita semua,” harap Jany.
Dengan adanya kerjasama antara Perumda Utama Sultra dengan PT Medco Infrastruktur Indonesia, menurut Jany, ini tentu menjadi kabar gembira bagi masyarakat Sultra. Sebab air merupakan kebutuhan utama dalam kehidupan sehari-hari bagi manusia.
Sementara Project Director PT Medco Infrastruktur Indonesia, Yan Kuryana menegaskan, investasi SPAM di Sultra akan dilakukan jika semua syarat-syarat investasi dapat dipenuhi.
Syarat-syarat yang dimaksud, yakni syarat teknis SPAM dan syarat parameter finansial. “Agar proses investasi SPAM ini segera berjalan, maka akan dilakukan studi kelayakan. Kami akan meping seluruh potensi yang terdapat di 17 kabupaten dan kota di Sultra,” kata Yan Kuryana.
Advetorial/Pariwara
OTOMOTIF
Asmo Sulsel Gelar Night Ride Bersama HASCI Makassar Chapter
MAKASSAR, Bursabisnis. Id – Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) kembali menghadirkan aktivitas seru bagi komunitas dan pecinta sepeda motor Honda melalui kegiatan night ride bersama komunitas Honda Stylo, yakni Honda Stylo Club Indonesia (HASCI) Makassar Chapter.
Kegiatan yang digelar pada Kamis, 18 Juni 2026 ini diikuti oleh lebih dari 40 pengendara yang menikmati pengalaman berkendara malam hari sambil mengeksplorasi sejumlah ikon Kota Makassar.
Kegiatan dimulai dari kawasan Trans Studio Mall Makassar. Sebelum memulai perjalanan, seluruh peserta terlebih dahulu mengikuti edukasi safety riding yang dipandu oleh Wanny selaku instruktur safety riding Asmo Sulsel di Astra Motor Experience Center (AMEC), Trans Studio Mall Makassar.
Dalam sesi tersebut, peserta diingatkan mengenai pentingnya mempersiapkan kondisi diri dan kendaraan, menggunakan perlengkapan berkendara yang lengkap, serta menjaga fokus selama perjalanan.
Tidak hanya itu, para peserta juga turut menikmati fasilitas parking exclusive di Trans Studio Mall yang dihadirkan Asmo Sulsel sebagai bentuk apresiasi dan upaya untuk memberikan kenyamanan lebih bagi konsumen Honda.
Setelah sesi edukasi selesai, rombongan kemudian memulai night ride menuju kawasan Centre Point of Indonesia (CPI) sebelum mengakhiri perjalanan di kawasan Lego-Lego.
Suasana kebersamaan terasa sepanjang perjalanan, di mana para peserta dapat menikmati keindahan Kota Makassar pada malam hari sekaligus mempererat hubungan antar sesama anggota komunitas dan pecinta Honda Stylo.
Safety Riding & Community Supervisor Asmo Sulsel, Habib Permadi, mengatakan bahwa kegiatan komunitas seperti ini menjadi salah satu upaya Asmo Sulsel untuk terus membangun hubungan yang baik dan berkelanjutan dengan para pengguna sepeda motor Honda.
“Kami percaya bahwa komunitas memiliki peran yang sangat penting dalam ekosistem Honda. Karena itu, kami berkomitmen untuk terus menjaga hubungan baik dengan para anggota komunitas melalui berbagai aktivitas yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga memberikan manfaat. Melalui kegiatan seperti night ride ini, kami ingin menghadirkan ruang bagi para anggota komunitas untuk saling terhubung dan berbagi pengalaman,” ujar Habib.
Marketing Manager Asmo Sulsel, Antofany Yusticia Ahmadi, mengatakan bahwa kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya Asmo Sulsel dalam menghadirkan pengalaman yang lebih dekat dengan gaya hidup konsumen saat ini.
“Bagi kami, sepeda motor bukan sekadar alat transportasi, tetapi juga menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat. Karena itu, kami ingin terus menghadirkan berbagai aktivitas yang dapat dinikmati bersama oleh para konsumen Honda, termasuk komunitas Honda Stylo yang terus berkembang di Makassar. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan pengalaman yang berkesan sekaligus mempererat hubungan antara Honda dan para konsumennya,” ujar Yusticia.
Melalui kegiatan ini, Asmo Sulsel berharap dapat terus memperkuat budaya berkendara yang aman, nyaman, dan menyenangkan, sekaligus membangun komunitas Honda yang semakin solid dan aktif menghadirkan berbagai aktivitas positif di tengah masyarakat.
Laporan : Kas
Editor : Tam
OTOMOTIF
PT Toyota Astra Motor Lanjutkan Kampanye Ramah Lingkungan, Ekspedisi 40 Hari Bersama Veloz Hybrid EV
Provider
Indosat, Kemnaker dan Wadhwani Foundation Teken MoU, Kolaborasi Penguatan Ekosistem Ketenagakerjaan Nasional
JAKARTA, Bursabisnis. Id – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH), Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker RI), dan Wadhwani Foundation menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) tentang Kolaborasi Penguatan Ekosistem Ketenagakerjaan Nasional di Jakarta.
Kolaborasi ini menjadi langkah strategis untuk memperluas akses pelatihan kecerdasan artifisial (AI), keterampilan digital, dan kewirausahaan bagi tenaga kerja Indonesia melalui integrasi ekosistem SIAPKerja, platform pembelajaran Wadhwani Foundation, serta dukungan konektivitas dan ekosistem teknologi Indosat.
Melalui kolaborasi ini, pelatihan akan diperluas ke jaringan 24 Balai Latihan Kerja (BLK) Kemnaker RI melalui integrasi platform AI milik Wadhwani Foundation, yaitu JobReady dan Genie AI, ke dalam ekosistem SIAPKerja Kemnaker RI.
Integrasi ini akan memperkuat kesiapan kerja peserta melalui career guidance yang lebih personal, pembelajaran adaptif berbasis AI, serta modul skilling yang dirancang sesuai dengan kebutuhan industri terkini.
Selain mendukung pencari kerja, inisiatif ini juga mendorong pengembangan kewirausahaan digital sebagai bagian dari upaya mempercepat realisasi komitmen Indosat dan Wadhwani Foundation dalam memberdayakan 1 juta talenta digital dan 100 ribu wirausahawan Indonesia melalui pelatihan berbasis teknologi.
Aspek inklusivitas menjadi salah satu pilar utama dalam MoU ini. Ketiga pihak berkomitmen untuk menyediakan aksesibilitas dan akomodasi yang layak bagi tenaga kerja penyandang disabilitas di seluruh BLK Kemnaker RI, dengan modul pelatihan yang dapat disesuaikan berdasarkan ragam disabilitas peserta. Indosat bertanggung jawab atas dukungan aksesibilitas digital, sementara Wadhwani Foundation menyiapkan modul berbasis plug-and-play yang adaptif.
Menteri Ketenagakerjaan RI, Yassierli, menyebut bahwa dunia kerja saat ini tengah mengalami transformasi yang sangat cepat akibat disrupsi teknologi, digitalisasi, dan perubahan kebutuhan industri yang menciptakan kesenjangan antara kompetensi tenaga kerja dan kebutuhan pasar kerja. Ia menambahkan bahwa meskipun Indonesia memiliki bonus demografi yang besar, tanpa intervensi yang tepat potensi tersebut dapat berubah menjadi beban, sehingga kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam menjawab tantangan tersebut. Oleh karena itu, kesepahaman bersama yang ditandatangani merupakan langkah konkret untuk memperkuat ekosistem ketenagakerjaan nasional melalui pendekatan yang terintegrasi, adaptif, dan berbasis teknologi.
Vikram Sinha, President Director & CEO Indosat Ooredoo Hutchison, menyatakan kolaborasi ini merupakan wujud nyata dari komitmennya dalam memastikan demokratisasi AI di Indonesia.
“Di Indosat, kami percaya teknologi harus terus berkembang untuk memberikan pengalaman yang lebih baik bagi masyarakat. AI bukan hanya tentang inovasi, tetapi tentang bagaimana teknologi dapat membuka lebih banyak peluang, menghadirkan pengalaman yang lebih relevan, dan menciptakan manfaat nyata bagi pelanggan serta generasi muda Indonesia. Semangat #LebihBaikIndosat mendorong kami untuk terus berevolusi, meningkatkan pengalaman pelanggan, dan membangun hubungan yang lebih erat dengan para pelanggan,” ujarnya.
Meetul B. Patel, President Wadhwani Entrepreneurship, menekankan pentingnya relevansi kurikulum dengan kebutuhan pasar kerja nyata. “Dengan integrasi ke SIAPKerja dan dukungan 24 BLK Kemnaker, kami bisa menjangkau jutaan anak muda di seluruh penjuru Indonesia secara terukur. Keterampilan yang dilatih adalah keterampilan yang benar-benar dicari dunia industri saat ini, bukan tren kemarin,” katanya.
Secara implementatif, ketiga pihak akan menjalankan peran yang saling melengkapi untuk memastikan program dapat berjalan terukur dan berkelanjutan. Kemnaker RI akan memperkuat pelaksanaan melalui dukungan kebijakan, ekosistem ketenagakerjaan nasional, serta pemanfaatan jaringan 24 Balai Latihan Kerja (BLK).
Wadhwani Foundation akan mendukung dari sisi kurikulum, Learning Management System (LMS), serta platform JobReady dan Genie AI. Indosat akan memperkuat program melalui dukungan konektivitas, ekosistem teknologi, serta pengembangan kapasitas digital dan inkubasi bisnis bagi Tenaga Kerja Mandiri (TKM), mulai dari TKM Pemula hingga TKM Lanjutan.
Kolaborasi ini langsung diimplementasikan melalui Workshop Kewirausahaan berbasis AI yang berlangsung secara daring pada 10–14 Mei 2026. Sebanyak 8.744 peserta dari lebih dari 20 daerah di Indonesia mengikuti pelatihan dan melahirkan lebih dari 1.200 ide usaha baru yang siap dikembangkan menjadi bisnis nyata dan berkelanjutan.
Dari inisiatif tersebut, diproyeksikan akan tercipta sekitar 3.000 hingga 5.000 lapangan kerja baru dalam beberapa tahun ke depan sebagai kontribusi nyata terhadap penguatan ekonomi dan kewirausahaan nasional. Sebagai bentuk pengakuan kompetensi, peserta yang menyelesaikan seluruh rangkaian pelatihan akan memperoleh sertifikat kolaboratif dari Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Indosat Ooredoo Hutchison, dan Wadhwani Foundation yang diakui secara nasional maupun global.
Pelatihan AI dan kecerdasan digital dalam program ini tidak hanya ditujukan bagi pencari kerja dan calon wirausahawan, tetapi juga bagi pegawai Kemnaker RI sebagai bagian dari penguatan kapasitas internal dalam menghadapi transformasi dunia kerja. Pelaksanaan program akan dievaluasi secara berkala setiap enam bulan oleh ketiga pihak melalui pendekatan berbasis data. MoU ini berlaku sejak 5 Mei 2026 hingga 2029, dengan kemungkinan perpanjangan berdasarkan kesepakatan bersama.
Laporan : Kas
Editor : Tam
-
ENTERTAINMENT7 years agoInul Vista Tawarkan Promo Karaoke Hemat Bagi Pelajar dan Mahasiswa
-
Rupa-rupa7 years agoDihadiri 4000 Peserta, Esku UHO dan Inklusi Keuangan OJK Sukses Digelar
-
PASAR7 years agoJelang HPS 2019, TPID: Harga Kebutuhan Pokok Relatif Stabil
-
Entrepreneur7 years agoRumah Kreatif Hj Nirna Sediakan Oleh-oleh Khas Sultra
-
Fokus7 years agoTenaga Pendamping BPNT Dinilai Tidak Transparan, Penerima Manfaat Bingung Saldo Nol Rupiah
-
Fokus1 year agoUsai Harumkan Nama Wakatobi, Pelatih Atlit Peraih Medali Emas Jual Hp Untuk Ongkos Pulang
-
FINANCE7 years agoOJK Sultra Imbau Entrepreneur Muda Identifikasi Pinjol Ilegal Melalui 2L
-
PERTAMBANGAN9 months ago25 Perusahaan Tambang di Sultra Dihentikan Sementara Operasinya
