Connect with us

KOMUNITAS

Wujudkan Pemimpin yang Loyal dan Berkualitas, KPMM Gelar Mubes

Published

on

KENDARI, Bursabisnis.id – Wujudkan regenerasi yang loyal dan berkualitas, Kesatuan Pemuda Mahasiswa Maperaha (KPMM) selenggarakan Musyawarah Besar (Mubes) yang ke VII bertempat di Gedung Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Halu Oleo (UHO) pada Minggu, 7 Juli 2024 di Kendari.

Kegiatan ini mengangkat tema Mewujudkan Regenerasi Yang Loyalitas dan Berkualitas Menuju Organisasi Kreatif, Inovatif dan Informatif.

Tema ini diangkat untuk menciptakan kepemimpinan yang lebih kreatifitas dalam pengembangan organisasi, agar apa yang menjadi harapan bersama untuk perubahan bisa lebih maksimal.

Dalam sambutannya, Ketua KPMM, Faisal mengapresiasi kerja sama dan solidaritas yang dilakukan kader dalam masa kepengurusan pada periode 2023-2024.

“Terlepas dari capaian dan progres yang kami lakukan selama ini, banyak kekurangan juga yang tidak sempat kami selenggarakan. Tentunya ini menjadi harapan besar untuk pengurus selanjutnya dalam mengevaluasi serta melanjutkan program yang sempat dicanangkan,” tegasnya.

Ia menitipkan pesan, agar regenerasi dan kader-kader selanjutnya bisa lebih kreatif dalam menjalankan segala program yang ada. Tentunya solidaritas dan gotong-royong harus tetap dijunjung tinggi, karena tanpa itu pengurus tak akan bisa melakukan apa-apa.

Sementara Senior KPMM yang juga Eks Ketua KPMM periode 2019-2020, Rasmin Jaya mengatakan, Mubes KPMM adalah musyawarah tertinggi untuk regenerasi kepengurusan sebelumnya dan melanjutkan estafet kepengurusan selanjutnya.

Ia juga menekankan, anggota dan kader KPMM memiliki banyak potensi untuk kemudian bersaingan diberbagai kelembagaan internal kampus maupun eksternal kampus.

Sehingga proses pematangan kaderisasi harus dilakukan dalam setiap penerimaan mahasiswa baru, untuk mempersiapkan kualitas dan kapasitas anggota.

“Ini harus menjadi perhatian bersama, khususnya pengurus KPMM untuk menyampaikan regenerasi,” tegasnya.

Terakhir dewan senior sekaligus pembina KPMM, Iwan Haridi mengatakan hadirnya lembaga ini menjadi jawaban atas keresahan mahasiswa, pemuda dan masyarakat untuk menjemput momentum terbentuknya daerah otonomi baru, Muna Barat pada tahun 2014 sebelumnya.

Ia juga menegaskan, KPMM harus bisa menjadi corong pembentukan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas, berdaya saing serta perubahan Desa Maperaha yang lebih baik lagi ke depan.

Apa lagi beberapa kader-kader KPMM sudah banyak terdistribusi di beberapa instansi untuk mengabdi kepada masyarakat, daerah, nusa dan bangsa.

Terakhir, Iwan Haridi sedikit memaparkan sejarah perjalanan KPMM dalam setiap regenerasi dan periode kepengurusan agar menjadi motivasi dan spirit untuk generasi selanjutnya.

“Kami berpesan, agar pemuda dan mahasiswa terus mendorong potensi di setiap bidang keilmuan serta terus memperhatikan daerah kita. Karena saya yakin dan percaya, hadirnya Sumber Daya Manusia bisa menjadi pendongkrak perubahan Desa Maperaha yang lebih baik lagi,” jelasnya.

Penulis : Icha
Editor : Tam

Continue Reading

KOMUNITAS

Asmo Sulsel Bagikan Tips Mudik Aman Dengan Motor

Published

on

By

Tips aman naik motor. -foto:ist-

MAKASSAR, Bursabisnis. Id — Memasuki musim mudik menjelang Hari Raya, banyak masyarakat yang memilih menggunakan sepeda motor sebagai sarana perjalanan menuju kampung halaman.

Melihat tingginya mobilitas pengendara roda dua pada periode ini, Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) mengingatkan pentingnya mempersiapkan perjalanan dengan baik, agar mudik tetap aman dan nyaman dengan menerapkan prinsip #Cari_Aman.

Mudik menggunakan sepeda motor memang menjadi pilihan praktis bagi sebagian masyarakat. Namun perjalanan jarak jauh membutuhkan persiapan yang matang, baik dari kondisi kendaraan maupun kesiapan pengendaranya. Oleh karena itu, Asmo Sulsel membagikan beberapa tips berkendara aman yang dapat diterapkan oleh para pemudik yang menggunakan sepeda motor Honda.

Tips Mudik Aman dengan Sepeda Motor:

1. Lakukan Safety Check Sebelum Berangkat

Pastikan sepeda motor dalam kondisi prima sebelum digunakan untuk perjalanan jauh. Periksa komponen penting seperti rem, lampu, tekanan ban, oli mesin, hingga bahan bakar. Apabila perlu, lakukan servis terlebih dahulu di bengkel resmi AHASS untuk memastikan kendaraan siap digunakan.

2. Gunakan Perlengkapan Berkendara yang Lengkap

Keselamatan pengendara sangat dipengaruhi oleh perlengkapan yang digunakan. Gunakan helm berstandar SNI, jaket, sarung tangan, celana panjang, dan sepatu agar tubuh terlindungi selama perjalanan.

3. Istirahat Secara Berkala

Perjalanan jauh dapat membuat tubuh cepat lelah. Disarankan untuk beristirahat setiap 2 jam sekali agar kondisi tubuh tetap prima dan konsentrasi saat berkendara tetap terjaga.

4. Hindari Membawa Barang Berlebihan

Pastikan barang bawaan tidak terlalu banyak atau melebihi kapasitas sepeda motor. Barang yang terlalu berat dapat mengganggu keseimbangan kendaraan dan meningkatkan risiko kecelakaan.

5. Tetap Fokus dan Patuhi Aturan Lalu Lintas

Selalu berkendara dengan penuh konsentrasi, jaga jarak aman dengan kendaraan lain, serta patuhi rambu lalu lintas. Hindari menggunakan ponsel saat berkendara dan jangan memaksakan diri apabila kondisi tubuh sudah lelah.

Safety Riding & Community Supervisor Asmo Sulsel, Habib Permadi, menekankan bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama bagi para pemudik yang menggunakan sepeda motor.

“Perjalanan mudik biasanya menempuh jarak yang cukup jauh, sehingga persiapan menjadi hal yang sangat penting. Pastikan kondisi kendaraan sudah dicek dengan baik, gunakan perlengkapan berkendara yang lengkap, serta jangan memaksakan diri jika sudah merasa lelah. Dengan menerapkan prinsip #Cari_Aman, perjalanan mudik dapat berlangsung lebih aman dan nyaman,” ujar Habib.

Sementara itu, Marketing Manager Asmo Sulsel, Kresna Murti Dewanto, menyampaikan bahwa Honda tidak hanya menghadirkan produk sepeda motor yang andal, tetapi juga terus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya keselamatan berkendara.

“Kami ingin masyarakat dapat menikmati perjalanan mudik dengan aman dan nyaman. Oleh karena itu, melalui berbagai edukasi keselamatan berkendara, kami terus mengajak masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan saat berada di jalan. Dengan semangat #Cari_Aman, kami berharap perjalanan mudik dapat menjadi momen yang menyenangkan bagi semua orang,” ungkap Kresna.

Melalui tips ini, Asmo Sulsel berharap para pemudik yang menggunakan sepeda motor dapat mempersiapkan perjalanan dengan lebih baik sehingga perjalanan menuju kampung halaman dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan penuh kebahagiaan.

Laporan : Kas
Editor : Tam

Continue Reading

KOMUNITAS

ASPIKOM Sultra Akan Gelar Silatwil dan Seminar Komunikasi Digital Bulan April di Kendari

Published

on

By

Rapat panitia pembentukan SC dan OC silatwil. - foto:ist-

KENDARI, Bursabisnis. Id – Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi (ASPIKOM) Sulawesi Tenggara (Sultra) akan menggelar Silaturahmi Wilayah (Silatwil) pada 7 April 2026 di Kampus Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK).

Kegiatan ini menjadi forum strategis bagi perguruan tinggi penyelenggara Program Studi Ilmu Komunikasi di Sulawesi Tenggara untuk melakukan konsolidasi organisasi sekaligus memilih kepengurusan baru ASPIKOM Sultra.

Silatwil tersebut direncanakan dihadiri oleh Sekretaris Jenderal ASPIKOM Pusat bersama pengurus nasional lainnya.

Forum ini juga menjadi momentum memperkuat sinergi antarprogram studi dalam meningkatkan kualitas pendidikan, riset, serta pengembangan keilmuan komunikasi di wilayah Sulawesi Tenggara.

ASPIKOM Sultra saat ini beranggotakan enam Program Studi Ilmu Komunikasi dari berbagai perguruan tinggi di Sulawesi Tenggara, ditambah Program Studi Jurnalistik Universitas Halu Oleo (UHO) yang turut aktif dalam pengembangan akademik dan jejaring keilmuan komunikasi di daerah tersebut.

Untuk menyukseskan agenda tersebut, panitia telah membentuk Steering Committee (SC) dan Organizing Committee (OC) yang terdiri dari dosen Ilmu Komunikasi dari sejumlah perguruan tinggi, yakni Universitas Halu Oleo (UHO), Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK), dan Universitas Nahdlatul Ulama Sulawesi Tenggara (Unusra) dan Universitas Muhammadiyah Buton (UMB).

Pembentukan kepanitiaan itu dibahas dalam rapat persiapan pada Sabtu (7 Maret 2026) yang turut dihadiri oleh pengurus ASPIKOM Pusat, Prof. Dr. H. Muh Najib Husein, serta Koordinator Wilayah (Korwil) ASPIKOM Sultra, Dr. Jumrana.

Korwil ASPIKOM Sultra, Dr. Jumrana, menjelaskan bahwa Silatwil menjadi agenda penting untuk memperkuat koordinasi antarprogram studi komunikasi di Sulawesi Tenggara sekaligus menentukan arah organisasi ke depan melalui pemilihan pengurus baru.

“Kegiatan Silatwil ASPIKOM Sultra akan dilaksanakan di Kampus UMK pada 7 April 2026 dan direncanakan dihadiri oleh Sekretaris Jenderal ASPIKOM Pusat,” ujar Jumrana.

Sementara itu, pengurus ASPIKOM Pusat Prof. Dr. H. Muh Najib Husein menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan Silatwil tidak hanya berfokus pada agenda organisasi, tetapi juga menghadirkan kegiatan akademik berupa bedah buku dan seminar nasional.

Menurutnya, seminar tersebut akan mengangkat tema perkembangan komunikasi digital dalam dunia industri dan pendidikan, yang saat ini mengalami transformasi sangat cepat seiring kemajuan teknologi informasi.

“Selain agenda Silatwil, kegiatan ini juga akan dirangkai dengan bedah buku dan seminar yang membahas perkembangan komunikasi digital, khususnya bagaimana teknologi digital mengubah praktik komunikasi di dunia industri sekaligus menuntut penyesuaian kurikulum dan metode pembelajaran di dunia pendidikan,” jelas Najib.

Ia menambahkan, perkembangan media digital, platform komunikasi daring, hingga kecerdasan buatan (AI) telah mengubah pola produksi, distribusi, dan konsumsi informasi. Kondisi tersebut menuntut dunia pendidikan di segala level, termasuk perguruan tinggi, khususnya program studi ilmu komunikasi, untuk terus memperbarui pendekatan akademik agar relevan dengan kebutuhan industri dan perkembangan masyarakat digital.

Melalui seminar tersebut, ASPIKOM diharapkan dapat menjadi ruang diskusi akademik bagi dosen, peneliti, dan praktisi komunikasi untuk bertukar gagasan mengenai tantangan dan peluang komunikasi digital, sekaligus memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri media.

Laporan : Tam

Continue Reading

KOMUNITAS

DPC GMNI Kendari Resmi Bentuk DPK Caretaker Kesehatan

Published

on

By

Penyerahan SK Caretaker DPK Caretaker Kesehatan. -foto:ist-

‎KENDARI, Bursabisnis. Id – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kendari terus menunjukkan komitmennya dalam melakukan ekspansi dan penguatan akar rumput.

Hal ini dibuktikan dengan peresmian Dewan Pimpinan Komisariat (DPK) GMNI Kesehatan Kota Kendari melalui penyerahan Surat Keputusan (SK) Caretaker secara resmi pada Jumat 6 Maret 2026.

‎Momentum penyerahan SK Caretaker tersebut menunjukan langkah strategis organisasi dalam melakukan konsolidasi dan memperkuat basis ideologi Marhaenisme di lingkungan mahasiswa kesehatan se-Kota Kendari.

‎Ketua DPC GMNI Kendari Awaludin menyampaikan bahwa pembentukan DPK Kesehatan merupakan bagian dari konsolidasi organisasi untuk menciptakan basis massa yang lebih spesifik dan terorganisir. Dengan adanya komisariat khusus di sektor kesehatan, GMNI diharapkan mampu merespons isu-isu kesehatan kerakyatan dengan lebih tajam.

‎”Pembentukan DPK Caretaker Kesehatan ini adalah bentuk nyata dari upaya kami untuk terus melakukan penguatan basis di tingkat bawah. Kami ingin GMNI hadir di setiap lini disiplin ilmu, termasuk kesehatan, agar semangat perjuangan ini tetap relevan dan menyentuh seluruh lapisan mahasiswa,” ujar Awaludin dalam keterangannya.

‎Langkah ini juga dipandang sebagai upaya penyegaran organisasi. Dengan hadirnya DPK Kesehatan, GMNI Kendari optimis akan lahir inovasi dan semangat juang baru yang dapat mewarnai dinamika gerakan mahasiswa di Sulawesi Tenggara.

‎Tugas utama dari DPK Caretaker ini adalah menjalankan fungsi-fungsi organisasi di masa transisi, termasuk melakukan kaderisasi awal dan mempersiapkan Musyawarah Komisariat (Muskom) untuk memilih kepengurusan definitif di masa mendatang.

‎Melalui penguatan basis ini, DPC GMNI Kendari berharap seluruh kader yang tergabung dalam DPK Kesehatan mampu menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan hak-hak kesehatan masyarakat kecil, selaras dengan nafas perjuangan GMNI.

‎”Kami berharap DPK Kesehatan tidak hanya menjadi simbol administratif, tetapi menjadi kawah candradimuka yang melahirkan intelektual organik yang peduli pada realitas sosial,” tutup pernyataan tersebut.

Laporan : Tam

Continue Reading

Trending