Connect with us

Entrepreneur

Demi Lindungi Konsumen, Tokopedia Seret Penjual Produk Kesehatan Palsu ke Polisi

Published

on

JAKARTA, bursabisnis.id – Tokopedia menyatakan akan mengambil langkah hukum terhadap penjual di platformnya, yang memperdagangkan produk kesehatan seperti vitamin, obat-obatan dan oximeter palsu, dengan melaporkan kepada aparat penegak hukum.

Seperti dilansir dari laman Bisnis.com, Tokopedia juga konsisten berkolaborasi dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) dalam melakukan pengawasan terhadap peredaran, pengiriman, promosi, serta iklan penjualan obat dan makanan di platform Tokopedia dengan lebih intensif, demi memperkuat perlindungan konsumen.

Tokopedia dan BPOM RI sudah sejak lama sepakat untuk juga bersama-sama mengedukasi masyarakat agar lebih cerdas dan teliti dalam bertransaksi karena literasi masyarakat adalah benteng terdepan dalam memerangi peredaran obat-obatan ilegal.

“Tidak hanya ditutup tokonya, penjual yang terbukti melanggar bisa dikenakan sanksi sesuai hukum yang berlaku. Kami terus bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk memproses penjual-penjual seperti ini,” ujar VP of Legal Tokopedia, Trisula Dewantara.

Selain itu, masyarakat diimbau mempelajari secara seksama ulasan pembeli-pembeli sebelumnya saat ingin bertransaksi  atau mengunjungi Tokopedia Peduli Sehat untuk mendapatkan produk-produk kesehatan yang sudah terkurasi. Jika sudah melakukan pembelian, namun pesanan yang sampai ternyata tidak sesuai, pengguna Tokopedia bisa melakukan retur produk.

“Jangan klik tombol ‘Selesai’ jika produk yang diperoleh tidak sesuai atau terindikasi palsu. Segera laporkan transaksi tersebut dengan klik ‘Komplain’ dan sertakan bukti seperti foto atau video ketika barang diterima. Tim kami akan membantu menindaklanjutinya sesuai prosedur,” jelas Trisula.

Trisula menambahkan, “Upaya bersama ini sangat dibutuhkan demi menjaga akses terhadap produk kesehatan yang lebih aman terutama di tengah situasi darurat seperti ini. Penanganan pandemi COVID-19 adalah tanggung jawab semua elemen masyarakat.”

Tokopedia pun diketahui telah menetapkan kebijakan pengendalian harga dan menindak tegas penjual yang memasang harga produk di atas kewajaran. Ini sejalan pula dengan keputusan Menkes nomor HK.1.7/Menkes/4826 tahun 2021 tentang harga eceran tertinggi (HET) 11 obat yang banyak digunakan selama pandemi.

Walau marketplace Tokopedia bersifat user generated content (UGC) – di mana setiap pihak dapat melakukan pengunggahan produk di Tokopedia secara mandiri – aksi kooperatif pun terus dilakukan agar setiap aktivitas dalam platform Tokopedia tetap sesuai dengan hukum yang berlaku.

 

Laporan : Leesya

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Entrepreneur

Gapensi Sultra Akui Kenaikan BBM, Berdampak Terhadap Semua Sektor Jasa

Published

on

By

Ketua BPD Gapensi Sultra, Hasdar SE

KENDARI, bursabisnis.id – Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) sejak 3 September 2022 lalu, sangat dirasakan oleh semua sektor usaha jasa yang ada di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Baik itu usaha jasa yang menggunakan BBM harga industri, maupun BBM subsidi, sangat dirasakan dan saling mempengaruhi. “Sangat terasa sekali dampaknya bagi kami pelaku usaha jasa konstruksi,” kata Hasdar SE Ketua Badan Pengurus Daerah Gabungan Pengusaha Konstruksi Nasional Indonesia ( BPD Gapensi) Provinsi Sultra pada Senin, 19 September 2022.

Sebagaimana diketahui Per 3 September 2022, pemerintah resmi menaikkan harga BBM jenis Solar, Pertalite dan Pertamax.

Masing-masing menjadi Rp 6,800 per liter untuk Solar, Rp 10.000 per liter untuk Pertalite dan Rp 16,500 per liter untuk Pertamax.

Mengapa bisa saling mempengaruhi antara usaha jasa yang menggunakan BBM harga industri dengan BBM subsidi? Menurut Hasdar banyak faktor yang saling mempengaruhi.

Misalnya, pengusaha jasa konstruksi dalam mengoperasikan alat berat menggunakan BBM industri. Tetapi di lain sisi, material yang dibutuhkan menggunakan jasa angkutan menggunakan BBM subsidi.

“Seperti kita butuh pasokan material pasir, semen atau besi di suatu lokasi. Kadang pasokan material dari toko bahan bangunan membutuhkan dua sampai tiga hari baru didrop. Demikian juga truk pengangkut pasir atau batu, telat mengangkut material,” beber Hasdar.

Penyebab terjadinya keterlambatan pasokan material dari toko ke lokasi proyek, karena mobil toko bahan bangunan antri di SPBU untuk mengisi BBM. Kondisi yang sama juga dialami penyedia material pasir atau batu.

Mantan Ketua BPC Gapensi Kota Kendari ini, menyarankan agar kenaikan BBM tidak terlalu berpengaruh di semua usaha sektor jasa, pemerintah harus menyediakan stok BBM yang memadai di seluruh SPBU.

“Bagi kami, tak mengapa harga dinaikkan asalkan stoknya cukup tersedia di SPBU. Nah persoalannya sekarang, harga BBM sudah naik tapi orang masih antri membeli di SPBU. Nah inilah yang saling mempengaruhi semua sektor usaha jasa,” jelasnya.

Laporan : Leesya

Continue Reading

Entrepreneur

Lindungi Pengusaha, Kadin Kerjasama Kemenkumham Sultra

Published

on

By

KENDARI, bursabisnis.id – Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Sultra bersama Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Sultra, melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU).

Penandatanganan kerjasama tersebut terkait, fasilitasi pendaftaran kekayaan intelektual dan perseroan perorangan, bertempat disalah satu hotel di Kota Kendari, Senin, 8 Agustus 2022.

Ketua Kadin Sultra, Anton Timbang mengatakan bahwa kegiatan  tersebut merupakan hal yang membahagiakan baginya, sebab pemerintah melalui Kemenkumham telah mengajak pihaknya untuk lebih memahami dan memfasilitasi layanan hukum pendaftaran hak kekayaan intelektual dan Perseroan Perorangan.

Ia menyampaikan, bahwa hak kekayaan intelektual merupakan bentuk penghargaan, pengakuan dan perlindungan negara terhadap hak cipta dan karya masyarakat.

“Yang tanpa disadari, saat ini untuk mengurus izin usaha dengan mencantumkan nama dan logo perusahaan sebagai identitas perusahaan, kita memiliki hak yang tidak dapat digunakan oleh pihak lain untuk mengambil keuntungan diluar kewenangannya,” jelasnya.

Demikian pula dengan produk yang dihasilkan dengan merek yang telah didaftarkan secara resmi, kata dia tentu akan ada mekanisme yang harus dilakukan.

“Sehingga kegiatan ini menjadi sangat penting untuk dipahami,” ucapnya.

Kadin Sultra juga mengapresiasi terobosan Kemenkumham dalam UU nomor 11 tahun 2020 tentang cipta kerja, konsep perseorangan, yang memungkinkan UMKM melakukan scale up usaha, akses pembiayaan perbankan dan keringanan pajak dengan pembiayaan dengan waktu tertentu.

Lanjut, ia membeberkan bahwa sejauh ini Kadin Sultra telah melakukan penandatanganan kerjasama dengan berbagai pihak, meliputi bidang usaha di sektor perbankan, asuransi, pasar modal, media, perhotelan, pelayanan kesehatan pendidikan dan pelatihan tenaga kerja.

“Kerjasama-kerjasama tersebut telah kami tindaklanjuti dengan berbagai kegiatan konkret,” pungkasnya.

Tempat sama, Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sultra, Silvester Sili Laba mengatakan bahwa, penandatanganan naskah nota kesepahaman dengan Kadin Sultra terkait Fasilitas pendaftaran kekayaan intelektual dan Perseroan Perorangan.

Ia mengungkapkan, bahwa MoU yang dilakukan bukan hanya dengan pihak Kadin Sultra saja, tetapi juga dengan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota yang ada di Sultra, tentang layanan hukum dan Hak Asasi Manusia.

“Yang salah satu lingkupnya tentang kekayaan intelektual,” ucapnya.

Kemudian kepada DPRD tentang pembentukan peraturan daerah. Lalu kepada Pemerintah Provinsi Sultra, Kejaksaan Tinggi dan Kepolisian Daerah tentang penyuluhan hukum terpadu.

Sementara itu, Gubernur Sultra, Ali Mazi berharap giat tersebut dapat memberikan sumbangsih positif bagi pembangunan ekonomi kreatif di Provinsi Sultra.

“Serta, perlindungan khazanah tradisi budaya masyarakat Provinsi Sultra,” ujarnya.

“Kita patut bersyukur dan berbangga menjadi warga masyarakat Sultra karena kita mewarisi khazanah intelektual dan Sumber Daya Alam yang banyak,” tutupnya.

Laporan : Leesya

Continue Reading

Entrepreneur

Kadin Sultra Undang 150 Yatim Piatu Buka Puasa

Published

on

By

Ketua Kadin Sultra, Anton Timbang memberikan keterangan pers

KENDARI, bursabisnis.id – Pengurus Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mengundang 150 orang anak yatim piatu buka puasa bersama di alun-alun Tugu Religi Kota Kendari, Sabtu 23 April 2022.

Kegiatan sosial dibingkai dengan tema “Ramadhan Kadin Berbagi Bersama Anak Yatim” dengan mendatangkan ratusan anak yatim dari berbagai Panti Asuhan dan Pesantren di Kota Kendari.

Ketua Umum Kadin Sultra, Anton Timbang mengatakan kali ini pihaknya mengundang anak yatim piatu dari Pesantren Al Fithrah Punggolaka dan Panti Asuhan Al-Askar Baruga yang ada di wilayah Kota Kendari.

“Hari ini kita berbagi untuk 150 orang anak yatim dan anak pesantren,” ungkapnya, Sabtu, 23 April 2022.

Lebih lanjut, diadakan kegiatan seperti ini adalah untuk menjaga hubungan silaturahmi sesama pengurus Kadin Sultra serta menjaga kemesraan antara satu dengan yang lain.

“Kegiatan ini dalam rangka berbagi dengan anak Yatim, dan ini akan menjadi agenda tetap untuk Kadin Sulawesi Tenggara,” lanjutnya.

Aksi sosial ini untuk berbagi kebahagiaan di bulan Ramadhan. Selain, berbagi kepada anak yatim, Anton menambahkan bahwa anak yatim dan juga masyarakat sekitar yang hadir begitu antusias mengikuti giat buka bersama.

“Teman-teman panitia mengundang 2 pesantren. Mudah-mudahan bisa bermanfaat bagi anak-anak kita ini,” tambahnya.

Selain itu juga, dalam waktu dekat ini, Kadin Sultra bakal melaksanakan pasar murah termasuk minyak goreng sebelum lebaran Idul Fitri 2022.

“Kita juga akan melakukan pasar mudah sebelum lebaran,” pungkasnya.

Laporan: Leesya

Continue Reading

Trending

Copyright © 2017 PT. Tenggara Media Perkasa - Bursabisnis.ID Developer by Green Tech Studio.