Connect with us

Fokus

Pelajar Se-Kota Kendari Deklarasi Anti Tawuran dan Kekerasan

Published

on

Kendari, bursabisnis.id- Ratusan pelajar se-Kota Kendari deklarasi anti tawuran dan kekerasan.

Deklarasi yang diinisiasi Wali Kota Kota Kendari dan jajaran pejabat se-Kota Kendari ini dilaksanakan Rabu, 25 Januari 2023, serta dihadiri pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Madrasah Aliyah (MA) se-Kota Kendari.

Pj Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu mengatakan, kasus tawuran dan tindak kekerasan antarpelajar berimbas negatid pada lembaga pendidikan, sehingga Ahmad Tosepu mengajak stakholder terkait untuk menemukan, mengembangkan dan berinovasi mencanangkan program-program penanganan dan pencegahan yang lebih efektif.

Asmawa Tosepu mengungkapkan,  kasus tawuran dan tindak kekerasan mengalami kenaikan dari waktu ke waktu hingga tahun  2022.

Kondisi tersebut  dipastikan menimbulkan keresahan di tengah-tengah masyarakat Kota Kendari.

“Kalau kita cermati akhir-akhir ini frekuensi kasus tawuran antar pelajar di Wilayah Kota Kendari pada tahun 2022 cenderung memperlihatkan gejala-gejala peningkatan dari waktu ke waktu, sehingga menimbulkan keprihatinan dan keresahan di tengah-tengah masyarakat Kota Kendari,” ungkapnya.

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Kendari, mengaku akan mengambil sikap dengan menempuh langkah pencegahan dan penanganan (mitigasi), guna meminimalisir angka kasus tawuran yang berpotensi terjadi di waktu yang tak terduga.

Menyikapi hal itu,  Asmawa kemudian menekankan pentingnya solidaritas dan sinergitas antarpemangku kewenangan di dunia pendidkan di Kendari.

Asmawa Tosepu juga mengapresiasi kinerja aparat keamanan yang telah berupaya mengatasi persoalan tersebut dengan maksimal.

Asmawa kembali menegaskan bahwa deklarasi ini menjadi titik awal mewujudkan program kendari begerak, bersih, gesit, ramah, asri dan kondusif.

“Mari menciptakan situasi Kota Kendari yang Kondusif dengan cara memantapkan dan meningkatkan toleransi kerukunan umat beragama, menjamin Komunikasi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda),” pungkasnya.

 

 

Penulis: Mery Oktavia

Fokus

Harga TBS Sawit Kalbar Periode I-Januari 2024 Ditetapkan Tertinggi Rp 2.370,62/Kg

Published

on

By

Hasil panen petani sawit di Desa Toluwonua, Kabupaten Konawe Selatan, Provinsi Sultra. -foto:rustam-

PONTIANAK, Bursabisnis.id – Merujuk hasil dari Tim Penetapan Harga Tandan Buah Segar (TBS) Sawit Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar), telah menetapkan untuk periode I-Januari 2024, harga sawit umur 10 – 20 tahun ditetapkan Rp 2.370,62/Kg.

Berikut harga sawit Provinsi Kalbar berdasarkan penelusuran InfoSAWIT dari Dinas Perkebunan dan Perternakan Kalbar, sawit umur 3 tahun Rp 1.766/Kg; sawit umur 4 tahun Rp 1.894,34/Kg; sawit umur 5 tahun Rp 2.028,03/Kg; sawit umur 6 tahun Rp 2.091,72/Kg; sawit umur 7 tahun Rp 2.166,64/Kg; sawit umur 8 tahun Rp 2.237,54 /Kg. Sawit umur 9 tahun Rp 2.276,72/Kg; sawit umur 10-20 tahun Rp 2.370,62/Kg.

Lantas sawit umur 21 tahun 2.325,85,/Kg; sawit umur 22 tahun Rp 2.314,41/Kg; sawit umur 23 tahun Rp 2.255,85/Kg; sawit umur 24 tahun Rp 2.175,45/Kg dan sawit umur 25 tahun Rp 2.100,02/Kg. Minyak sawit mentah (CPO) ditetapkan Rp 10.967,58/Kg, Kernel (inti sawit) Rp 5.201,00/Kg, serta Indeks K 90,50%.

Penulis : Rustam

Sumber : infosawit.com

Continue Reading

Fokus

Masyarakat  Berharap Ir Burhanuddin Pimpin Bombana ke Depan

Published

on

By

Masyarakat Bombana menemui Ir Burhanuddin. -foto: tam

BOMBANA, Bursabisnis.id  – Masa kepemimpinan Ir H Burhanuddin M.Si sebagai Pi Bupati Bombana hanya berlangsung sekitar 15 bulan lamanya. Tetapi  masyarakat Bombana sangat merasakan dampak pembangunan yang sudah dilakukan.

Bahkan ada yang membandingkan waktu kepemimpinan 10 tahun dengan 15 bulan, lebih dirasakan dampaknya  kepemimpinan Burhanuddin.

” Masa kepemimpinan Pak Burhanuddin sebagai penjabat Bupati Bombana terbilang singkat, hanya sekitar 15 bulan, tapi programnya sangat menyentuh masyarakat Bombana,” kata Andi Hardi, tokoh masyarakat Kassipute, Bombana pada Sabtu, 16 Desember 2023.

Program yang menyentuh masyarakat yang dimaksud Hardi, diantaranya membenahi jalan yang rusak menuju wilayah Kecamatan Mataoleo. Walaupun jalan dicor jaraknya sekitar 2 Kilometer, namun ini sangat dirasakan dampaknya.

” Setelah ada perbaikan jalan di Mataoleo, langsung dirasakan betul masyarakat setempat,” ujarnya.

Kemudian Burhanuddin memperhatikan kebutuhan listrik masyarakat yang mendiami Pulau Kabaena.

” Sejak Indonesia merdeka, nanti masa jabatan Pj Burhanuddin listrik di Kabaena menyala 24 jam. Sebelumnya kan belum ada yang memperhatikan listrik di Kabaena menyala 1 kali 24 jam,” ungkap Andi Hardi.

Selain berhasil melakukan percepatan pembangunan, Burhanuddin yang juga pernah menjabat sebagai Pj Bupati Konawe Kepulauan (Konkep) dikenal sangat dekat dengan masyarakat.

Seperti saat Burhanuddin berkunjung ke Pasar Tadoha Mapacing. Para pedagang berebutan berjabat tangan.

Para pedagang mengaku, baru Pj Bupati Bombana Burhanuddin yang bisa berjabat tangan langsung.

” Jabat tangan langsung dengan Pj Bupati ternyata  sangat menyentuh hati masyarakat,” jelas Hardi.

Melihat hasil pembangunan dalam kurun waktu 15 bulan dan pendekatan kemasyarakatan yang sangat menyentuh, kini masyarakat Bombana mengharapkan Burhanuddin kembali memimpin Bombana.

” Masyarakat Bombana sangat berharap ke depan Pak Burhanuddin dapat memimpin Bombana,”  harap Andi Hardi..

Laporan : Rustam

Continue Reading

Fokus

Aksi Solidaritas : Forbes Wartawan Kendari Geruduk Kantor Bank Sultra

Published

on

By

KENDARI, bursabisnis.id Puluhan wartawan yang tergabung dalam Forum Bersama (Forbes) Wartawan Kendari berunjuk rasa di Kantor BPD Sulawesi Tenggara (Sultra) alias Bank Sultra, Kamis 9 November 2023.

Kedatangan awak media itu untuk memprotes kebijakan bank milik Pemda Sultra tersebut, yang dinilai bagian dari upaya menghalang-halangi kerja-kerja jurnalistik.

Pantai awak media, aksi demontrasi tersebut sempat diwarnai aksi saling dorong antar pengunjuk rasa dan pihak pengamanan.

Adapun kebijakan Bank Sultra yang dinilai bagaian dari upaya membatasi ruang kerja wartawan dalam peliputan adalah pengisian form khusus yang telah disiapkan.

Menurut massa aksi, kebijakan tersebut tak lazim dan pihak Bank Sultra tak memiliki kewenangan untuk mengambilalih tugas Dewan Pers (verifikasi).

Koordinator Aksi, La Ode Kasman Angkosono mengatakan, demonstrasi yang dilakukan Forbes Jurnalis Kendari untuk mendesak Pj Gubernur Sultra segera mencopot Direktur Bank Sultra.

“Sebagai pemegang saham pengendali (PSP) di Bank Sultra, seharusnya bisa langsung mencopot Abdul Latif hari ini juga. Itu desakan kami, tapi kami hanya ditemui oleh Sekda. Padahal Sekda bukan pengambil kebijakan, sehingga kami menolak berdialog,” kata Kasman usai demonstrasi.

Kasman meminta Mendagri Tito Karnavian, untuk mencopot Pj Gubernur Sultra, karena tak bisa bersikap atas dugaan korupsi besar-besaran yang terjadi di Bank Sultra.***

Continue Reading

Trending

Copyright © 2017 PT. Tenggara Media Perkasa - Bursabisnis.ID Developer by Green Tech Studio.