Connect with us

KEBIJAKAN EKONOMI DAERAH

PUPR Konkep Alokasikan Anggaran Infrastruktur Jalan Capai Rp 19,5 M

Published

on

KONAWE KEPULAUAN, bursabisnis.id – Tahun ini Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), memaksimalkan pembangunan infrastruktur jalan di 6 ruas jalan.

Kepala Dinas PUPR Konkep, Israwan Sulfa mengatakan, pengaspalan yang digenjot di tahun ini sebanyak enam ruas jalan, yakni sambungan pengaspalan Tombaone ke Lansilowo, sambungan Mata Dimba ke Lebo, terusan simpang Kantor Bupati Konkep di Lamoluo ke simpang Tiga Batumea.

Selanjutnya, pengaspalan dalam Lampeapi, lanjutan pengaspalan Roko-roko ke Lawei dan Wawouso ke Bobolio. “Rata-rata pagu anggarannya itu diturunkan menjadi Rp 2,5 miliar,” kata Israwan.

Lebih lanjut, kata dia, pagu anggaran pengaspalan di empat ruas jalan yakni Tombaone menuju ke Lansilowo, Mata Dimba ke Lebo, Lampeapi Dalam dan Wawouso menuju Bobolio anggarannya sama, yang sebelumnya Rp 3,5 miliar menjadi Rp 2,5 miliar setelah dilakukan pemotongan.

“Jadi yang berbeda cuma Roko-roko sama Lamoluo, Roko-roko ke Lawei Rp 3 miiliar. Yang agak besar ini, Lamoluo simpang tiga Batumea tetap Rp 6,5 miliar pagunya,” terangnya.

Selain itu, kata dia, total panjang keseluruhan enam ruas jalan yang akan diaspal tahun ini berkisar 7-8 kilo meter, akan tetapi tergantung hasil dari MC 0, karena masih akan di sesuaikan dengan anggaran yang dimiliki.

“Tergantung hasil MC 0-nya mereka nanti ini, kan kontraknya unit praise, tidak bisa kita pastikan panjang, sesuai dengan kebutuhan anggaran kita ini,” ungkapnya.

Saat ditanya kapan mulai pekerjaan pengaspalan itu, dirinya mengatakan, kalau kontrak tersebut sudah mulai berjalan, terlebih lagi dia beserta Kepala Bidang Bina Marga telah melakukan rapat pra pelaksanaan kontrak.

“Kontraknya sudah mulai jalan, saya kasi target yah paling tinggi 3 minggu untuk mengevaluasi kembali volume kontrak dengan soft drawing MC 0, dipastikan harusnya berdasarkan aturan bulan depan ini sudah ada action lapangan. Tetapi masih ada masa perhitungan MC 0 kan,” tutupnya.

Laporan: Ivhan

 

Continue Reading

Ekonomi Makro

Libatkan Generasi Milenial, KPw BI Sultra Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Keuangan Syariah

Published

on

By

KENDARI, bursabisnis.id – Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulawesi Tenggara (Sultra) terus mendorong pertumbuhan ekonomi dan keuangan syariah di Bumi Anoa.

Untuk mendorong ekonomi dan keuangan syariah tumbuh menjadi ekonomi yang inklusif, BI Perwakilan Sultra melibatkan generasi milenial yang tergabung dalam Generasi Baru Indonesia (GenBI), sebagai penggerak sosialisasi sistem ekonomi bernafaskan islam tersebut di kalangan masyarakat.

Digelar di Aula Wakatobi KPwBI Sultra, ratusan anggota GenBI dari tiga komisariat, yakni Universitas Halu Oleo (UHO), STIE 66 dan IAIN diedukasi tentang ekonomi dan keuangan syariah.

Melalui sosialisasi tersebut, diharapkan dapat memperkuat literasi dan pemahaman anak-anak muda tentang ekonomi syariah, serta dapat menjadi agen penyebar informasi kepada keluarga, teman hingga masyarakat luas.

‎Deputi Kepala KPwBI Sultra, Rahardian Triaji mengatakan, edukasi ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi syariah di Sulawesi Tenggara.

Saat ini, kata pria yang populer dengan sapaan Aji, ekonomi syariah menjadi salah satu pondasi pertumbuhan ekonomi nasional, yang sejalan dengan visi pemerintah pusat yang tercantum dalam program strategis nasional.

“Oleh karena itu, BI turut mendukung pengembangan ini melalui kegiatan literasi seperti yang kami laksanakan hari ini,” kata Aji, saat diwawancarai awak media, Selasa 14 Oktober 2025.

 

 

 

 


Editor: Ikas

Continue Reading

KEBIJAKAN EKONOMI DAERAH

‎Pengembangan Potensi Daerah Muna Barat Dinilai Strategis Dorong Kemajuan Ekonomi

Published

on

By

Rasmin Jaya

KENDARI, Bursabisnis. Id – Bupati Muna Barat (Mubar) La Ode Darwin, dinilai tanggap dan gesit dalam memaksimalkan dan mendorong pembangunan sektor-sektor strategis dan ini sejalan dengan visi misi dan janji politik yang disampaikan sebelumnya.

‎”Kami melihat gerak cepat Pemda Mubar dalam pengembangan sektor krusial dan strategis di Muna Barat cukup maksimal, sehingga perlu ada kesinambungan yang terus menerus guna mendorong perekonomian dan pembangunan daerah yang sangat bersentuhan dengan masyarakat pertanian, perikanan, peternakan dan pariwisata,” tegas Rasmin Jaya tokoh pemuda Muna Barat.

‎Apa lagi letak geografis wilayah Muna Barat yang sangat strategis menjadikan 3 sektor tersebut sebagai bidang unggulan untuk di kelola dengan baik, serta di distribusi di beberapa daerah khususnya di Wilayah Sulawesi Tenggara.

‎Gerak cepat Bupati Muna Barat yang sangat potensial dan strategis salah satu strategi menuju tagline Liwu Mokesa. Karena dengan itu bisa memberikan jaminan kesejahteraan masyarakat serta pembangunan yang sangat merata misalkan perkantoran, jalan, pelabuhan, bandara dan masih banyak lagi untuk mendorong Pendapatan Asli Daerah (PAD).

‎“Kita tahu, Muna Barat memiliki 3 Wilayah Besar, Lawa Raya, Tiworo Raya dan Kusambi Raya. Sehingga dari wilayah tersebut perlu ada pemetaan potensi dan berkosentrasi di bidangnya masing-masing. Tugas pemerintah kedepan bagaimana tinggal menyediakan bibit-bibit unggulan yang sesuai dengan sektor prioritas, fasilitas sarana dan prasarana serta ruang pemasaran untuk mendistribusikan hasil produksi,” bebernya.

‎Menjadi tugas bersama, sebagai masyarakat untuk mendukung secara seksama program yang akan dilaksanakan kedepan. Apa lagi jauh sebelum itu, La Ode Darwin telah banyak memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat.

‎Terbaru ini, program 100 hari kerja Bupati Muna Barat (Mubar), La Ode Darwin, membuahkan hasil positif. Produksi telur ayam di wilayah ini mencapai 12 ribu butir per hari, didukung oleh penyaluran 20.000 ekor ayam petelur kepada 23 kelompok tani.

‎Bupati Mubar, La Ode Darwin menegaskan bahwa bantuan ini adalah bagian dari komitmennya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani dan peternak. Program ini juga merupakan realisasi janji kampanye serta bagian dari program 100 hari kerja bersama Wakil Bupati Ali Basa.

‎“Kelompok yang menerima bantuan ini telah melalui proses verifikasi ketat. Mereka harus memiliki kandang dan lahan pakan yang memadai. Jika tidak, bantuan tidak akan disalurkan,” tegasnya.

‎Atas hal itu, Rasmin Jaya mengharapkan Pemerintah Daerah jangan ada henti-hentinya berbenah demi kemajuan daerah dan percepatan perputaran ekonomi serta untuk memaksimalkan potensi-potensi yang sangat strategis dah krusial.

‎Tak hanya itu, pembangunan kantor Pemerintah Daerah di Muna Barat harus terus dilanjutkan dan menjadi semangat baru dan angin segar untuk memaksimalkan pelayanan publik kepada masyarakat secara merata.

‎”Demi kebaikan daerah, masyarakat dan proses pembangunan yang berkesinambungan tentu apapun itu kita akan kawal dan dukung secara bersama-sama sebagai generasi muda,” tegasnya.

‎Ia juga mengajak kepada seluruh elemen masyarakat, pemuda dan mahasiswa Mubar menyatukan tekad mendukung dan mengawal proses pembangunan yang berkelanjutan menuju Liwu Mokesa.

‎“Kita sudah melegitimasi pemimpin Muna Barat yang lahir dari produk pilkada, yang dipilih langsung oleh rakyat. Sekarang saatnya kita bergandengan tangan agar orientasi kebijakan bisa pro rakyat dengan segala sektor dan potensi daerah yang di miliki” tegasnya.

‎Sebelumnya program La Ode Darwin dan Ali Basa dalam pengembangan 3 sektor yang di kemas dalam visi misi pada Pilkada 2024 dinilai sangat mengakomodir kepentingan dan kebutuhan masyarakat Muna Barat.

Dimana La Ode Darwin dan Ali Basa ingin memajukan potensi Perikanan, Peternakan dan Pertanian yang ada di Muna Barat agar bisa maju, mandiri dan berdaya saing dengan daerah-daerah yang lain.

‎Ia juga mendorong agar pengembangan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui peningkatan mutu pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan sosial dengan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, berintegritas menjadi hal yang utama dan prioritas.

‎“Sebab dengan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) beberapa potensi dan sektor tersebut dapat terkelola dengan baik,”

‎Di samping itu juga perlu ada peningkatan pembangunan sarana dan prasarana daerah yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang mandiri dan berkelanjutan.

Laporan : Tam

Continue Reading

KEBIJAKAN EKONOMI DAERAH

Menkeu dan Asosiasi Pemerintah Provinsi Bahas Kebijakan TKD dan DBH

Published

on

By

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa

JAKARTA, Bursabisnis.id – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menerima jajaran Gubernur yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta.

Pertemuan ini membahas berbagai isu aktual mengenai kebijakan Transfer ke Daerah (TKD), Dana Bagi Hasil (DBH), dan sinergi fiskal pusat–daerah dalam mendukung pembangunan nasional.

Dalam diskusi tersebut, para kepala daerah menyampaikan berbagai aspirasi terkait dinamika kebijakan fiskal, terutama dampak penyesuaian TKD terhadap pelaksanaan program prioritas dan layanan publik di daerah. Menkeu menegaskan bahwa pemerintah akan menampung seluruh masukan dari para Gubernur untuk menjadi bahan evaluasi dan penyempurnaan kebijakan ke depan.

“Saya berterima kasih atas masukan dari seluruh Gubernur. Diskusi hari ini sangat konstruktif dan membuka banyak perspektif nyata dari daerah,” ujar Menkeu Purbaya.

Menkeu juga menegaskan komitmennya untuk memperkuat koordinasi antara Kementerian Keuangan dan pemerintah daerah agar kebijakan fiskal lebih adaptif terhadap karakteristik masing-masing wilayah. Beberapa usulan terkait afirmasi bagi provinsi kepulauan dan daerah pemekaran baru juga akan dikaji bersama kementerian terkait.

Pertemuan ditutup dengan komitmen bersama untuk terus memperkuat sinergi antara pusat dan daerah dalam menjaga kesinambungan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh Indonesia.

Sumber : kemenkeu.go.id
Laporan : Icha
Editor : Tam

Continue Reading

Trending