Connect with us

Fokus

RS Bahteramas Dapat Bantuan Dua Unit Ventilator dari Antam

Published

on

KENDARI, bursabisnis.id – PT Antam Tbk memberikan bantuan fasilitas kesehatan berupa ventilator atau alat bantu pernafasan kepada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bahteramas pada Rabu (18/11/2021).

Fasilitas kesehatan berupa ventilator sebanyak dua unit itu diserahkan secara simbolis di rumah jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Sultra, yang dilakukan oleh General Manager PT Antam Tbk UBPN Konawe Utara, Hendra Wijayanto kepada Direktur RSUD Bahteramas Provinsi Sultra dr.H.Hasmudin dan disaksikan Sekretaris Daerah Provinsi Sultra, DR. Hj. Nur Endang Abbas.

Turut hadir dalam kunjungan tersebut Vice President CSR, Human Capital & Finance Muhammad Rusdan dan Manager CSR, ER & GA, H. Umar Yahya.

DR. Hj. Nur Endang Abbas mengatakan, pemerintah daerah mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada PT. Antam Tbk atas bantuan dua unit ventilator.

“Alat ini akan digunakan untuk pelayanan medis di RSUD Bahteramas, sehingga akan memberikan manfaat terhadap peningkatan pelayanan di RSUD Bahteramas,” katanya.

Senada dengan itu, Direktur RSUD Bahteramas Provinsi Sultra, dr. Hasmuddin, menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan CSR dari PT Antam Tbk Unit Bisnis Pertambangan Nikel Konawe Utara.

“Ini sangat berguna sekali bagi masyarakat, secara umum di Sulawesi Tenggara, yang dapat dimanfaatkan bagi pasien yang masuk di RSU Bahteramas, baik pasien Covid maupun non Covid.

General Manager PT Antam Tbk UBPN Konawe Utara, Hendra Wijayanto, mengatakan, pemberian bantuan ventilator kepada Pemprov Sulawesi Tenggara melalui RSUD Bahteramas merupakan salah satu wujud kepedulian perusahan plat merah tersebut di bidang kesehatan.

“Ini merupakan wujud kepedulian PT Antam Tbk untuk membantu pemerintah daerah dalam memberikan layanan medis, sehingga peningkatan pelayanan kesehatan akan semakin baik,” pungkas Hendra.

Laporan : Leesya

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Fokus

Secara Aklamasi,  Anton Timbang  Ditunjuk Ketua IMI Sultra

Published

on

By

KENDARI, bursabisnis.id –  Luar biasa. Anton Timbang terpilih kembali sebagai Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sulawesi Tenggara periode 2021 – 2025 mendatang. 

Anton terpilih secara aklamasi dalam forum Musyawarah Provinsi IMI Sultra ke-6 pada Minggu, 19 September 2021.

Lima belas dari enam belas klub pemilik suara serta pengurus kabupaten dan kota mendaulat Ketua Kadin Sultra ini untuk kembali menahkodai IMI Sultra.

Usai terpilih, Anton memastikan pihaknya akan memberikan bonus bagi atlet balap Sultra yang berhasil meraih emas di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua.

“Kita sudah siapkan bonus. Rp100 juta peraih emas, Rp75 juta untuk perak, dan Rp50 juta untuk perunggu,” ungkap Anton.

Ia juga memastikan IMI Sultra di bawah kendalinya akan terus mengawal pembangunan sirkuit balap motor di Nangananga yang saat ini sedang dalam tahap pengerjaan.

“Sirkuit on progress. Kita akan kawal terus. Insyaallah selesai 2022 itu sudah bisa kita pakai,” jelas Anton.

Untuk diketahui, dalam PON XX Papua, Sulawesi Tenggara mengirimkan empat atlet balap motornya. Mereka akan berebut medali di dua nomor yakni senior perseorangan putera dan junior perseorangan putera.

Laporan : Rustam

Continue Reading

Fokus

Ketua MPR Minta Pemerintah Lebih Cermat Lihat PPKM Level IV

Published

on

By

JAKARTA, bursabisnis.id – Pemerintah akan memutuskan keberlanjutan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level IV karena tenggat kebijakan berakhir hari ini, Senin (2/8/2021) sebagaimana dilansir dari laman Bisnis.com.

Dalam mengambil kebijakan, Negara diminta lebih melihat berbagai aspek. “Meminta pemerintah lebih cermat dalam mempertimbangkan dasar untuk menentukan perpanjangan kebijakan PPKM di setiap wilayah,” kata Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Bambang Soesatyo melalui pesan instan.

Bambang menjelaskan bahwa ini karena kebijakan PPKM masih belum tersinkronisasi secara baik dengan pemberian bantuan sosial ataupun bantuan subsidi upah kepada masyarakat.

Selain itu, kondisi perkembangan Covid-19 di setiap daerah berbeda-beda. Pemerintah juga harus mempertimbangkan aspek kesehatan, ekonomi, dan dinamika sosial dalam menentukan level keberlanjutan PPKM di setiap daerah.

Sementara itu, seluruh lapisan masyarakat diminta untuk mendukung penuh kebijakan PPKM yang diterapkan di wilayah masing-masing. Dukungan dari seluruh elemen menciptakan tren perbaikan dalam pengendalian pandemi.

“Namun, MPR meminta masyarakat tetap berhati-hati dan selalu waspada dalam menghadapi tren perbaikan ini dan tetap mematuhi protokol kesehatan, terutama terkait varian delta yang sangat menular,” jelasnya.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di depan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada rapat kerja memaparkan PPKM darurat yang kini menjadi level IV bisa berlangsung hingga 13 Agustus. “PPKM darurat selama 4 sampai 6 minggu dijalankan untuk menahan penyebaran kasus. Mobilitas masyarakat diharapkan menurun signifikan,” katanya pada materi pemaparan, Senin (12/7/2021).

Laporan : Leesya

Continue Reading

Fokus

Menparekraf Siapkan Kalender Event Nusantara

Published

on

By

JAKARTA, bursabisnis.id – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, SandiagaSalahuddin Uno, memaparkan sejumlah strategi atau kebijakan Kemenparekraf/Baparekraf dalam memulihkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif pascapandemi COVID-19.

Sebagaimana dilansir dari laman Kemenparekraf.go.id, Menparekraf Sandiaga, saat menjadi keynote speaker dalam acara KKP II Sespim Lemdiklat Polri, secara daring, di Jakarta, mengatakan sesuai dengan arahan Presiden dan Wakil Presiden, Kemenparekraf/Baparekraf bergerak untuk memulihkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dengan fokus pada pembangunan infrastruktur di lima destinasi super prioritas, yaitu Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, Danau Toba, dan Likupang.

Kemudian, penyiapan calender of events yang saat ini disebut Kalender Event Nusantara (KEN), dalam pola penyiapan 360 derajat. Selanjutnya, implementasi aspek kesehatan dan keselamatan pada setiap destinasi wisata dan sentra ekonomi kreatif juga diperketat dan diperluas, melalui sertifikasi CHSE, agar wisatawan merasa aman dan nyaman dalam berwisata.

Dan terakhir, sektor ekonomi kreatif yang diharapkan mampu menjadi lokomotif untuk menciptakan lapangan pekerjaan. “Di masa pandemi ini ternyata ada beberapa subsektor ekonomi kreatif yang mampu bertumbuh secara siginifikan akibat transformasi digital,” ujarnya.

Turut mendampingi Menparekraf dalam acara KKP II Sespim Lemdiklat Polri, yaitu Sekretaris Kemenparekraf/Sekretaris Utama Baparekraf, Ni Wayan Giri Adnyani, dan Kepala Biro Sumber Daya Manusia dan Organisasi Kemenparekraf/Baparekraf, Cecep Rukendi.

Lebih lanjut, Menparekraf menyampaikan dalam melakukan strategi pemulihan tersebut, Kemenparekraf/Baparekraf mengusung budaya kerja 4as, yakni kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas, dan kerja ikhlas. Dengan penerapan 3G, yaitu gercep (gerak cepat), geber (gerak bersama), dan gaspol (garap semua potensi lapangan kerja).

“Hal tersebut perlu dilakukan, karena ada 34 juta masyarakat yang menggantungkan hidupnya di sektor ini dan dampak pandemi juga sudah dirasakan oleh masyarakat lebih dari satu setengah tahun,” katanya.

Dikatakan Menparekraf, dampak tersebut terlihat dari data yang menunjukkan kunjungan wisatawan mancanegara turun 75 persen, pertumbuhan jumlah wisatawan mancanegara pada Januari 2021 turun 89 persen, devisa turun hampir 80 persen, sedangkan pertumbuhan ekonomi tahun 2020 minus 2 persen, dan ekonomi kreatif yang biasanya bertumbuh antara 5 – 7 persen juga harus terkontraksi sampai minus 2,39 persen.

“Ini adalah tantangan tersendiri yang harus kita hadapi,” ujar Menparekraf.

Oleh karena itu, Menparekraf berharap adanya kolaborasi yang berkesinambungan antara Kemenparekraf dengan pemangku kepentingan khususnya Kepolisian RI. Dengan semangat inovasi, adaptasi, dan kolaborasi, Menparekraf meyakini bahwa semua mampu memulihkan ekonomi tanah air dan juga kebangkitan sektor parekraf.

“Jika kita menjalankan peran ini dengan hati, maka akan berdampak besar bagi pemulihan ekonomi kita dan tentunya kesejahteraan masyarakat. Seperti kegiatan penertiban yang kemarin saya lihat di instagram Bapak Gubernur NTB, dimana Bapak Jenderal Iqbal, Kapolda, dengan begitu humble-_nya mengingatkan kepada masyarakat untuk mematuhi PPKM Level 4 dan memberikan bantuan. Saya melihat ini adalah contoh _leadership yang menginspirasi dan patut kita contoh,” katanya.

Laporan : Leesya

Continue Reading

Trending

Copyright © 2017 PT. Tenggara Media Perkasa - Bursabisnis.ID Developer by Green Tech Studio.