Connect with us

Rupa-rupa

Sinergi Telkomsel dan Ruangguru Respon Situasi COVID-19, Belajar Online Bebas Kuota

Published

on

JAKARTA – Ruangguru, aplikasi belajar terbesar di Asia Tenggara bersinergi bersama PT. Telkomsel dalam merespon situasi Covid-19, yang berdampak pada penutupan sementara sekolah-sekolah di nusantara.

Hari ini, Ruangguru mengumumkan kerjasama dengan Telkomsel. Para para pelajar, orang tua, maupun guru yang menggunakan Telkomsel di ponselnya kini bisa mengakses seluruh materi belajar di aplikasi Ruangguru bebas kuota hingga 30 GB.

Hal ini merupakan upaya bersama Ruangguru dan PT. Telkomsel dalam menjawab tantangan belajar yang dihadapi siswa-siswi di Indonesia, akibat maraknya penutupan aktivitas belajar di sekolah selama situasi darurat kesehatan penyakit COVID-19.

Untuk memanfaatkan kesempatan ini, pengguna nomor prabayar dan pasca bayar Telkomsel dapat mengaktifkan paket data Rp0 (nol) melalui aplikasi My Telkomsel. Setelah pengguna memasukkan nomor Telkomsel yang aktif, pengguna akan mendapatkan akses data sebesar 30 GB untuk akses ruang guru selama 30 hari sejak tanggal aktivasi.

Direktur Utama Telkomsel, Setyanto Hantoro mengatakan, sebagai telco digital company, Telkomsel mendukung upaya gotong royong pemerintah dalam penanganan penyebaran COVID-19, dengan berperan sebagai penghubung atau connectivity enabler.

Oleh karena itu, lanjutnya, dalam masa yang penuh tantangan ini, Telkomsel mempererat sinergi dan kolaborasi bersama para pemangku kepentingan, untuk terus bergerak maju bersama-sama membantu seluruh elemen masyarakat, tetap terhubung dan menjaga produktivitasnya di segala sektor kehidupan.

Setyanto menambahkan, pada sektor pendidikan, menyusul langkah Kemendikbud untuk mendorong pembelajaran siswa secara daring, Telkomsel bersama dengan ruang guru menghadirkan inisiatif solidaritas bersama untuk memberikan kebebasan bagi para siswa, untuk mengakses platform pembelajaran online Ruangguru.

“Upaya ini merupakan bentuk kontribusi Telkomel untuk memastikan proses belajar para siswa tetap dapat dilakukan dengan efektif, selama masa penerapan sistem belajar jarak jauh di berbagai daerah,” ungkapnya, Senin (16/3/2020).

Lebih lanjut, Seryanto menjelaskan, sebagai salah satu langkah antisipasi terjadinya lonjakan trafik data, bagian dari dampak pemanfaatan internet untuk mendukung aktivitas pembelajaran jarak jauh, Telkomsel sendiri telah menyiagakan tambahan kapasitas jaringan di sejumlah wilayah yang memberlakukan sistem pembelajaran jarak jauh.

Selain itu, kata dia, Telkomsel juga telah melakukan pengamanan jaringan di wilayah residensial dan titik posko penanggulangan COVID-19, seperti rumah sakit dan kantor pemerintahan terkait.

Informasi lengkap mengenai langkah penanganan Telkomsel terkait COVID-19 dapat diakses di https://www.telkomsel.com/telkomsel-tanggap-covid19.

Pendiri dan Direktur Utama Ruangguru, Belva Devara mengatakan, pihaknya menyadari bahwa kegiatan belajar siswa tidak dapat terganggu di tengah – tengah situasi sekolah diliburkan, untuk mencegah penyebaran virus Corona.

“Meskipun kami sudah menyediakan berbagai layanan belajar alternatif, namun kami menyadari bahwa terkadang koneksi internet bisa menjadi penghalang. Oleh karena itu, kami sangat menyambut positif niat baik dari Telkomsel, untuk ikut serta membantu akses belajar bagi anak-anak Indonesia,” ungkapnya.

 

 

Liputan: Ikas

Rupa-rupa

Anugerah Jurnalistik dan Pameran Foto Koordinatoriat Wartawan Parlemen

Published

on

By

Kepala Biro Pemberitaan Parlemen Indra Pahlevi

JAKARTA, Bursabisnis.id – Biro Pemberitaan Parlemen Setjen DPR RI bekerja sama dengan Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) menggelar Anugerah Jurnalistik (AJ) IV KWP 2024 dan Pameran Foto Warna-Warni Parlemen XIV dengan tema menyongsong DPR Periode Baru 2024-2029.

Kepala Biro Pemberitaan Parlemen Indra Pahlevi menilai kegiatan ini bisa menjadi momentum flashback perjalanan DPR satu tahun terakhir, sekaligus juga penyampaian harapan untuk Anggota DPR periode 2024-2029 yang akan datang.

“Ini tentu momentum juga bagi kita semua untuk melihat bagaimana perjalanan DPR minimal setahun terakhir dan juga tentu akan menjadi kenangan untuk periode 2019-2024. Sehingga harapan kita di DPR periode 2024-2029 dengan semangat baru, tentu terobosannya juga baru dan akan semakin dicintai oleh rakyat,” kata Indra Pahlevi sebagaimana dilansir dari laman dpr.go.id pada Sabtu, 13 Juli 2024.

Dalam kesempatan yang sama, Indra juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasihnya kepada KWP yang dengan rutin mengadakan kegiatan tersebut, sebagai fungsinya mengabarkan pada masyarakat terkait kerja-kerja DPR.

“Terima kasih kepada segenap pengurus KWP, di bawah kepemimpinan Mas Ariawan dan juga seluruh panitia yang secara reguler, secara periodik melakukan kegiatan ini. Sehingga membantu DPR secara keseluruhan untuk bisa mengabarkan kepada masyarakat apa yang dilakukan oleh DPR tentang tugas, fungsi, dan kinerjanya kepada Masyarakat. Terima kasih sekali lagi Semoga kedepannya KWP semakin sukses dan juga DPR juga semakin dicintai oleh rakyatnya,” pungkasnya.

Sumber : dpr.go.id
Penulis : Icha
Editor : Tam

 

Continue Reading

Rupa-rupa

Politisi PDIP Nirna Lachmuddin Hadiri Jalan Santai Gemoynya Kendari

Published

on

By

KENDARI, Bursabisnis.id – Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Nirna Lachmuddin menghadiri jalan santai Gemoynya Kendari, di pelataran eks MTQ Kendari, Sabtu 6 Juli 2024.

Pantauan media ini, kebersamaan Yudhianto Mahardika dan Nirna Lachmuddin berlangsung hingga jalan santai tersebut berakhir.

Kehadiran Nirna Lachmuddin di kegiatan tersebut menunjukkan sinyal politik akan bersama di Pilwali Kendari, yang akan digelar pada November 2024 mendatang.

Dalam sambutannya, Nirna Lachmuddin mengatakan, bahwa kehadiran dirinya di kegiatan Gemoynya Kendari tentu akan menimbulkan pertanyaan publik.

“Pasti banyak yang bertanya, kenapa saya hadir di kegiatan ini. Tentu menghadiri undangan Bapak Anton Timbang dan Yudhianto Mahardika, ujar istri Ishak Ismail itu.

Lebih lanjut, mantan anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara itu menyebutkan, bahwa kehadiran dirinya didampingi oleh suaminya yang merupakan Ketua DPC PDIP Kota Kendari, bersama sejumlah politisi PDIP.

“Ada juga mantan pacar saya (Ishak Ismail, red),” katanya, disambut meriah peserta jalan santai.

Nirna Lachmuddin menambahkan, kebersamaan dirinya dan Yudhianto Mahardika akan terus berlanjut untuk masyarakat Kota Kendari.

“Sabar ya. Tunggu saja kabar baiknya,” tambahnya.

Penulis : Icha
Editor : Tam

Continue Reading

opini

Burhanuddin Bukan Kaleng-kaleng

Published

on

By

BENAR, Burhanuddin bukan kaleng-kalang. Publik terpana karena kinerja selama 15 bulan memimpin Bombana. Dia maju di pilkada karena penerimaan masyarakat begitu signifikan.

Pada survei, tingkat penerimaan disebut akseptabilitas. Bisa juga dimaknai dengan tingkat kesukaaan. Dari semua survei akseptabilitas Burhanuddin jauh di atas lawan-lawannya. Selisih dengan urutan kedua sampai 2 digit.

Dari segi ini, tingkat penerimaan Burhanuddin benar-benar bukan kaleng-kaleng, apalagi klaim-klaim. Di pihak lain, ada klaim raihan suaranya bukan kaleng-kaleng namun ironisnya gagal ke Senayan.

Di tingkat elektabilitas atau keterpilihan, Burhanuddin lagi-lagi bukan kaleng-kaleng. Di banding urutan kedua, mantan Pj bupati di tiga kabupaten berbeda di Sultra ini jauh di atas. Poltracking menyebut Burhanuddin 43,5 persen. Sementara di bawannya 20,3 persen.

Jika head to head dengan dua nama. Misalnya Burhanuddin vs Andi Nirwana, hasilnya, 57,6 persen banding 34,6 persen. Selisih yang cukup signifikan.

Yang bisa menandingi angka Burhanuddin hanyalah tingkat popularitas alias tingkat keterkenalan. Bedanya hanya 2 point lebih sedikit dari Nirwana.

Namun inilah yang ingin saya jelaskan mengapa popularitas Nirwana hanya selisih 2 poin di atas Burhanuddin. Begini, kalau seorang figur yang sudah 10 sampai 14 tahun beredar di Bombana sudah barang tentu sangat dikenal.
Angka Nirwana 75,3 persen.

Bandingkan dengan Burhanuddin yang baru 1 tahun 3 bulan di Bombana meraih 73,2 persen. Kalau ditambah sampai 2 tahun saja, bisa-bisa mantan Pj bupati Bombana ini melampui popularitas anggota DPD RI itu. Bahkan selisihnya bisa 2 digit. Bedakan dua point dengan dua digit ya.

Sepuluh tahun mendampingi suami sebagai bupati sudah cukup jika Nirwana 75 persen dikenal. Namun satu tahun 3 bulan Burhanuddin di Bombana dengan angka popularitasnya 73 persen, jelas bukan kaleng-kaleng. Ini sulit dibantah.

Tingkat popularitas biasanya diikuti dengan tingkat kedisukaan atau akseptabilitas tadi. Cukup dikenal belum tentu disukai. Meski popularitasnya dua poin di bawah, namun tingkat kedisukaan Burhanuddin jauh lebih tinggi dari Nirwana dan calon lainnya.

Mengapa Burhanuddin disukai? Banyak faktor. Kinerja dan program terutama. Hanya dalam 1 tahun 3 bulan, Bombana berubah. Yang paling nyata, spektakuler, dan banyak dibicarakana orang adalah janjinya untuk menerangi Pulau Kabaena selama 24 jam langsung dibuktikan.

Selama 20 tahun Bombana mekar dari Buton, barulah di kepemimpinan Burhanuddin yang mampu melistriki Pulau Kabaena menyala 24 jam. Inilah yang terutama mengangkat tingkat popularitasnya yang luar biasa.

Bukan itu saja. Infrastruktur jalan dan jembatan di Kabaena yang selalu dinomortigakan pemimpin sebelumnya juga diperbaiki. Burhanuddin melobi ke pusat, dapat tambahan 60 miliar, jalan di Kabaena yang penting langsung diaspal. Ratingnya pun naik.

Di Rumbia yang nota bene ibu kota kabupaten apalagi. Betul-betul dibuat menjadi wajah ibukota kabupaten yang sebenar-benarnya. Kalau sebelumnya Rumbia berwajah desa, kini sudah berubah menjadi wajah kota. Ada traffict light, lampu jalan, ada perintisan transportasi umum, dan dibuat alun-alun dengan tugu lampu di tengahnya dengan running teks “Jangan Lupa Bahagia”.

Burhanuddin bukan kaleng-kaleng dalam pengalaman membangun kabupaten. Mantan Kepala Dinas ESDM Sultra itu sudah makan asam garamnya memimpin 3 kabupaten berbeda. Di Konawe Kepulauan, misalnya, Wowonii diubah manjadi daerah sepi menjadi ramai. Saat selesai, tangisan mengiringi lambaian tangan warga saat melepas pulang ke Kendari.

Lalu setahun menjabat bupati di Buton Utara, dan Plt Sekda di sana, kabupaten itu diantarnya berubah cukup pesat. Cerita-cerita mengenai kepemimpinan Burhanuddin yang baik di Butur itu cukup banyak kita dengar.

Sukses memimpin tiga kabupaten berbeda, tentu bukan kaleng-kaleng. Hanya figur kuat yang berpengalaman yang bisa mengimbanginya. Siapa kira-kira? Nirwana? Haekal? Arsyad? Silakan berpendapat.

Oleh: Syahrir Lantoni
(BUR Center)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2017 PT. Tenggara Media Perkasa - Bursabisnis.ID Developer by Green Tech Studio.