Ekonomi Mikro
Wings Air Buka Destinasi Baru di Bumi Rafflesia
MUKOMUKO – Wings Air (kode penerbangan IW) member of Lion Air Group hari ini meresmikan rute baru intra Bengkulu yang menghubungkan Kota Bengkulu dengan Mukomuko, merupakan kabupaten terjauh di propinsi ini, berlokasi sangat strategis yang berbatasan langsung Bengkulu Utara; Kabupaten Kerinci, Jambi dan Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat.
Peresmian penerbangan perdana dilakukan oleh Kepala Dinas Perhubungan Propinsi Bengkulu, Budi Jatmiko, Bupati Mukomuko, Choirul Huda, Danrem Bengkulu, Kolonel Irnaldo, Danlanal Bengkulu, Letkol Andry Wahyu, Kepala Otoritas Bandar Udara Wilayah IV, Agus Subagio, Kepala Sub Direktorat Angkutan Udara Niaga Berjadwal, Tri Danarsih, Kepala Bandar Udara Fatmawati Soekarno Bengkulu, Anies Wardhana, Kepala Bandar Udara Mukomuko, Irpansyah Putra Rahman, sesaat setelah pesawat Wings Air bercorak khusus (special livery) mendarat dengan sempurna di Bandar Udara Mukomuko. Momentum terbaik ini menjadikan Wings Air sebagai maskapai satu-satunya yang menerbangi secara regular.
Wings Air lepas landas tepat waktu (on time) dari Bandar Udara Fatmawati Soekarno, Bengkulu (BKS) pukul 10.40 WIB, menggunakan nomor IW-1134 dan pesawat tiba di Bandar Udara Mukomuko, terletak di Desa Bandar Ratu, Kabupaten Mukomuko, Bengkulu (MPC) pada 11.20 WIB. Untuk penerbangan sebaliknya, Wings Air bernomor IW-1135 berangkat dari Mukomuko pada 11.40 WIB, kemudian mendarat di Fatmawati Seokarno pukul 12.20 WIB.

Peresmian pembukaan rute baru Wings Air. Foto: Lion Air Group for Bursabisnis.id.
Pembukaan jaringan terbaru dilayani dengan frekuensi terbang satu kali setiap hari pergi pulang (PP). Inaugural flight mencatatkan tingkat isian penumpang (load factor) 65%. Selanjutnya akan ditargetkan mengalami peningkatan lebih dari 80%. Wings Air akan terus melakukan evaluasi pasar, jika segmen rute ini berada pada level positif, maka tidak menutup kemungkinan untuk menambah frekuensi atau membuka jaringan yang terhubung ke destinasi lain.
Seiring tren minat traveling di era kekinian, Wings Air akan menambah pengalaman perjalanan lebih terkesan bagi setiap pengusaha serta pelancong dengan terbang bersama ATR 72-500 dan ATR 72-600, pesawat asal Prancis. Armada dapat membawa 72 penumpang yang berkonfigurasi kursi yaitu 2-2. Perjalanan terasa nyaman karena layaknya pesawat bisnis, bisa untuk kerja, santai dipadukan interior kabin terbaik. Selain itu, pesawat ini sangat handal dikelasnya, cocok menerbangi rute pendek.
Operations Director of Wings Air, Capt. Redi Irawan menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak dan kru yang terlibat dalam kesuksesan peluncuran rute baru Kota Bengkulu ke Mukomuko. Perluasan jaringan tersebut menjadi bukti nyata dari langkah strategis Wings Air dalam menyediakan kemudahan akses melalui transportasi udara.
“Salah satunya yaitu menghubungkan wilayah setingkat kabupaten dengan kota yang tetap mengedepankan faktor keselamatan, keamanan dan kenyamanan,” ujarnya, Jumat 26 Oktober 2018.
Capt. Redi menambahkan, bahwa kehadiran Wings Air di Mukomuko diharapkan mampu menjawab dari tingginya permintaan pengusaha, masyarakat dan wisatawan terkait kebutuhan penerbangan. Pihaknya optimis, kesungguhan Wings Air untuk mengembangkan Bengkulu dengan didukung inisiasi maupun program dari berbagai pihak menjadi solusi terbaik, sejalan mempermudah lalu lintas orang dan membantu percepatan distribusi barang ataupun logistik.
Dia juga menambahkan, penerbangan Wings Air dari Kota Bengkulu ke Mukomuko telah memberikan nilai lebih kepada kalangan pebisnis dan wisatawan, antara lain melengkapi moda angkutan yang sudah ada, alternatif baru bagi penduduk lokal dalam bepergian serta efektivitas perjalanan, dengan durasi lebih efektif berkisar 30 menit dibandingkan waktu tempuh darat sekitar 6-7 jam (247 KM).
Kini, lanjutnya, konektivitas masyarakat Mukomuko dan sekitar memiliki pilihan tepat ketika melanjutkan penerbangan seperti kota tujuan Jakarta (Soekarno-Hatta dan Halim Perdanakusuma), Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Semarang, Denpasar, Medan, Pekanbaru, Jambi, Padang, Tanjung Pinang, Anambas, Dumai, Tanjung Karang, Palembang, Pangkalpinang, Pontianak, Makassar serta destinasi favorit lainnya.
“Tonggak penting ini sekaligus menghidupkan kembali suasana Mukomuko sebagai destinasi baru dalam menciptakan petualangan seru tak terlupakan. Mukomuko adalah kota tujuan Wings Air ke-5 setelah Batam, Palembang, Padang, Lampung yang dilayanai dari Bengkulu. Wings Air menawarkan Kota Bengkulu dan Mukomuko menjadi bagian dari rencana daftar perjalanan yang harus segera dijelajahi,” tambahnya.
Mukomuko ialah pintu masuk ke Bengkulu bagian utara, yang menyimpan sumber daya bisnis, jasa, perdagangan, argoindustri, industri kreatif, pariwisata dan lainnya sebagai kawasan ekonomi baru. Bagi kalangan travelers, Kota Bengkulu dan sekitarnya sangat popular berjuluk Bumi Raflesia yang semakin terkenal sebagai salah satu spot instagenic.
- Menambah Frekuensi Terbang Kupang ke Atambua
Bersamaan pembukaan rute Kota Bengkulu – Mukomuko, Wings Air menambah jadwal frekuensi terbang untuk destinasi di Pulau Timor. Kupang ada di bagian paling barat, sedangkan Atambua berlokasi strategis di tengah pulau. Kupang dan Atambua semakin ramai dikunjungi.
Penambahan jadwal terbang satu kali setiap hari yang dilayani pergi pulang (PP) secara regular. Dari Kupang melalui Bandar Udara Internasional El Tari (KOE) menuju Bandar Udara A. A. Bere Tallo (ABU) yang berada di Kelurahan Manumutin, Kota Atambua, NTT.
Untuk rute Kupang ke Atambua sekarang menjadi tiga kali dalam sehari. Wings Air menawarkan waktu keberangkatan terbaru dari Kupang pada 13.10 WITA bernomor IW-1955 dan jadwal kedatangan di Atambua pukul 13.55 WITA. Untuk rute sebaliknya, dari Atambua menuju Kupang IW-1954 akan berangkat pukul 14.15 WITA, kemudian tiba pukul 15.00 WITA dengan estimasi jarak tempuh 45 menit.
Sampai saat ini, Wings Air telah terbang ke 117 destinasi dalam dan luar negeri. Untuk jaringan regional, sudah melayani ke Kuching, Malaysia. Wings Air memiliki frekuensi yang mencapai lebih dari 350 penerbangan perhari dengan didukung 61 armada ATR 72-500/ 600. (red)
UKM
Kopi Senja, Kopi Untuk Semua Kalangan
KENDARI, Bursabisnis. Id – Industri Rumah Tangga (IRT) Kopi Senja yang beralamat di Lingkungan RW 07 Kelurahan Anawai, Kecamatan Wua-wua, telah merambah pasar dalam Kota Kendari.
Pelanggannya tersebar di mana-mana, mulai kalangan bawah, menengah bahkan elitpun menyukai cita rasa Kopi Senja yang diracik untuk menghilangkan rasa dahaga dengan tetap mempertahankan aroma kopi.
Kopi Senja yang dijual dengan sistem keliling Kota Kendari, memakai sepeda listrik dengan didesain khusus, menjadi perhatian banyak orang.
Kopi Senja dipastikan berada di beberapa titik pusat keramaian, baik di seputaran alun-alun eks MTQ ataupun di sudut-sudut jalan lainnya.
Kopi Senja ini diproduksi secara rumahan yang dikelola oleh Al Malik.
“Terima kasih kepada semua pelanggan setia Kopi Senja. Kami akan selalu memberikan yang terbaik, ” katanya.
Salah satu perusahaan yang suka berbagi Kopi Senja adalah PT. Ayuspin Jaya Perkasa.
Perusahaan ini sering membeli produk Kopi Senja dalam partai besar, lalu membagikan jamaah mesjid usai sholat Jumat.
” Jumat Berkah, PT Ayuspin Jaya Perkasa paling sering berbagi Kopi Senja. Terima kasih sudah mempercayakan kepada kami untuk berbagi, ” ujarnya.
Mengapa Kopi Senja banyak penikmatnya? Tentu saja karena racikan kopinya terasa segar di tenggorokan. Terasa dingin dengan tetap cita rasa dan aroma kopinya masih dominan.
Soal harga? Sudah pasti terjangkau dengan semua kalangan. Masih penasaran? Tunggu apalagi, ayo coba Kopi Senja.
Laporan : Tam
KOPERASI
Prioritaskan Mutu Bangunan, 105 Unit Koperasi Merah Putih di Muna Siap Menggerakkan Ekonomi Lokal
BURSABISNIS : MUNA – Pembangunan infrastruktur Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, kini menjadi sorotan positif. Tidak hanya mengejar target kuantitas, proyek strategis ini dinilai berhasil mengedepankan kualitas konstruksi yang kokoh, material bermutu tinggi, serta estetika bangunan yang memadai.
Ketua DPC Partai Demokrat Muna, Awal Jaya Bolombo (AJB), memberikan apresiasi tinggi terhadap komitmen pemerintah daerah dalam menjaga standar pembangunan gedung koperasi tersebut. Menurutnya, penggunaan material pilihan yang dipadukan dengan keahlian tukang lokal profesional telah menghasilkan bangunan yang tidak hanya kuat, tetapi juga estetik.
“Kami sangat mengapresiasi langkah ini. Pembangunan gedung KDKMP benar-benar memprioritaskan mutu dan kualitas. Hasilnya bukan sekedar bangunan fisik, tapi struktur yang estetik dan representatif untuk kegiatan ekonomi masyarakat,” ujar AJB, Selasa (19/5/2026).
AJB, yang juga merupakan mantan anggota DPRD Muna, mendorong agar sisa pembangunan gedung terus dipacu penyelesaiannya. Ia berharap fasilitas ini segera dioptimalkan agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat desa dan kelurahan di seluruh Kabupaten Muna.
Terpisah, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Muna, Hajar Sosi, memaparkan bahwa pemerintah menargetkan pembangunan 150 unit gedung koperasi yang tersebar di 22 kecamatan.
“Hingga saat ini, sebanyak 83 unit gedung permanen telah berdiri dengan kualitas yang sangat terjaga. Sementara itu, 67 unit sisanya masih dalam penyesuaian teknis, mengingat lokasi yang berada di kawasan pesisir membutuhkan spesifikasi struktur khusus karena kendala luas lahan yang di bawah 100 meter persegi,” jelas Hajar.
Meski pembangunan gedung permanen terus berproses, Hajar memastikan bahwa roda organisasi koperasi tidak terhambat. Saat ini, sebanyak 105 unit koperasi telah beroperasi secara aktif meskipun menggunakan bangunan sementara. Seluruh unit tersebut bahkan telah berhasil melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) sebagai bentuk kepatuhan terhadap tata kelola koperasi yang sehat.
Kehadiran gedung-gedung KDKMP yang berkualitas ini diharapkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di tingkat akar rumput, sekaligus menjadi bukti komitmen Pemkab Muna dalam memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan melalui sarana prasarana yang layak dan bermutu tinggi. (Py)
UKM
Dukung Program MBG, Kadin Akan Luncurkan Sufana Sari Kedelai
KENDARI, Bursabisnis. Id – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) bersama pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) akan meluncurkan produk minuman bergizi berbasis nabati, Sufana Sari Kedelai di Kabupaten Konawe.
Produk Sufana Sari Kedelai ini nantinya dapat mendukung pemenuhan gizi, melalui program Presiden Prabowo Subianto Makan Bergizi Gratis (MBG)
Kegiatan yang diinisiasi oleh Ketua Umum Kadin Sulawesi Tenggara ini dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 6 Mei 2026, mulai pukul 09.00 WITA hingga selesai, bertempat di SD Islam Terpadu, Kelurahan Wawonggole.
Direktur Eksekutif Kadin Sultra, Budi Amin, membenarkan agenda tersebut.
Ia menyebutkan bahwa peluncuran produk ini mendapat dukungan penuh dari Ketua Umum Kadin Sultra, Anton Timbang.
“Benar, kegiatan ini akan dilaksanakan Rabu pagi dan didukung langsung oleh Ketua Umum Kadin Sultra, Bapak Anton Timbang,” ujar Budi Amin.
Ia menjelaskan, Sufana Sari Kedelai merupakan minuman alternatif pengganti susu berbahan dasar nabati yang diolah dari sari kedelai murni dan kaya akan protein.
“Produk ini hadir sebagai solusi pengganti susu berbahan hewani, dengan kandungan nutrisi yang tetap tinggi karena berasal dari bahan nabati,” jelasnya.
Lebih lanjut, Budi menegaskan bahwa Kadin Sultra terus mendorong kolaborasi antara pelaku usaha, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan guna menciptakan ekosistem usaha yang sehat dan berkelanjutan.
Selain peluncuran produk, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat, khususnya pelajar, mengenai pentingnya konsumsi makanan bergizi seimbang sejak usia dini. Hal ini dinilai penting dalam upaya membentuk generasi Indonesia yang sehat dan berkualitas.
Kadin Sultra optimistis inovasi produk lokal seperti Sufana Sari Kedelai dapat menjadi solusi dalam mendukung keberhasilan program MBG, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kerakyatan.
Budi Amin berharap, kehadiran produk tersebut dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan gizi, terutama asupan protein, dengan harga yang lebih terjangkau.
Laporan : Tam
-
ENTERTAINMENT7 years agoInul Vista Tawarkan Promo Karaoke Hemat Bagi Pelajar dan Mahasiswa
-
Rupa-rupa7 years agoDihadiri 4000 Peserta, Esku UHO dan Inklusi Keuangan OJK Sukses Digelar
-
PASAR7 years agoJelang HPS 2019, TPID: Harga Kebutuhan Pokok Relatif Stabil
-
Entrepreneur7 years agoRumah Kreatif Hj Nirna Sediakan Oleh-oleh Khas Sultra
-
Fokus7 years agoTenaga Pendamping BPNT Dinilai Tidak Transparan, Penerima Manfaat Bingung Saldo Nol Rupiah
-
Fokus1 year agoUsai Harumkan Nama Wakatobi, Pelatih Atlit Peraih Medali Emas Jual Hp Untuk Ongkos Pulang
-
FINANCE7 years agoOJK Sultra Imbau Entrepreneur Muda Identifikasi Pinjol Ilegal Melalui 2L
-
PERTAMBANGAN9 months ago25 Perusahaan Tambang di Sultra Dihentikan Sementara Operasinya
