Connect with us

Fokus

13 Pejabat Wilayah Kemenkumham Sultra Resmi Dilantik, Berikut Ini Daftarnya 

Published

on

Kendari, Bursabisnis.id- 13 Pejabat administrasi dan pejabat fungsional Imigrasi resmi dilantik Kepala Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Sulawesi Tenggara (Sultra) Silvester Sili Laba, Selasa 24 Januari 2023.

Adapun pejabat yang dilantik yaitu 7 pejabat administrasi dan 6 pejabat fungsional, diantaranya:

Adapun para pejabat yang dilantik adalah sebagai berikut:

1. Teguh Santoso, dari Kepala Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Baubau menjadi Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Baubau.

2. Henry Santoso, sebelumnya merupakan Kepala Seksi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian pada Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Karawang, menjadi Kepala Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Wakatobi.

3. Octaveri, yang sebelumnya menjabat Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat, Reformasi Birokrasi dan Teknologi Informasi pada Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Kepulauan Riau, menjadi Kepala Seksi Izin Tinggal dan Status Keimigrasian pada Kantor Imigrasi Kelas I TPI Kendari.

4. Indra Kusuma Atmaja, sebelumnya  Kepala Subseksi Pemeriksa Keimigrasian pada Kantor Imigrasi Kelas I TPI Ternate, menjadi Kepala Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian pada Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Baubau.

5. Prasetya Wiratama Jaladri Sakti, sebelumnya merupakan Kepala Subseksi Pelayanan dan Verifikasi Dokumen Keimigrasian pada Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Baubau, menjadi Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian pada Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Baubau.

6. Lingga Permana, sebelumnya merupakan Kepala Subseksi Teknologi Informasi, Intelijen dan Penindakan Keimigrasian

pada Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Baubau, menjadi Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian pada Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Baubau.

7. Yuswanto Ruslan, sebelumnya sebagai Pelaksana pada Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno Hatta, menjadi Kepala Subseksi Dokumen Perjalanan pada Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Baubau.

8. Muh. Hidayatul Firdaus, sebelumnya  Analis Keimigrasian Ahli Pertama Pada Kantor Imigrasi Kelas I TPI Kendari, menjadi Analis Keimigrasian Ahli Muda Pada Kantor Imigrasi Kelas I TPI Kendari.

9. La Inchy Ramli, daro jabatan Analis Keimigrasian Ahli Pertama Pada Kantor Imigrasi Kelas I TPI Kendari, menjadi Analis Keimigrasian Ahli Muda Pada Kantor Imigrasi Kelas I TPI Kendari.

10. Eko Irmayansyah, dari jabatan Analis Keimigrasian Ahli Pertama Pada Kantor Imigrasi Kelas I TPI Kendari, menjadi Analis Keimigrasian Ahli Muda Pada Kantor Wilayah Kemenkumham Sulawesi Tenggara.

11. Zul Fahrid Said, dari jabatan Analis Keimigrasian Ahli Pertama Pada Kantor Imigrasi Kelas I TPI Kendari, menjadi Analis Keimigrasian Ahli Muda Pada Kantor Wilayah Kemenkumham Sulawesi Tenggara.

12. Diandra Ayu Sepryarini, sebelumnya merupakan Pengelola Pengadaan Barang/jasa Pada Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Sulawesi Tenggara, menjadi Pengelola Pengadaan Barang/jasa Ahli Pertama Pada Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Sulawesi Tenggara.

13. Arif Ramadhan, sebelumnya merupakan Pengelola Pengadaan Barang/jasa Pada Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Sulawesi Tenggara, menjadi Pengelola Pengadaan Barang/jasa Ahli Pertama Pada Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Sulawesi Tenggara.

Sivester Sili Laba meminta kepada jajaran yang dilantik untuk meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat, serta tidak melupakan fungsi pengawasan, penegakan hukum, security dan fasilitator pembangunan.

Lebih lanjut, Silvester juga menjelaskan bahwa pemimpin hendaknya memiliki karakter yang dapat menjaga marwah suatu jabatan yang melekat.

Disamping itu, dia juga menegaskan kepada para pejabat yang berwenang untuk selalu melakukan kontrol kepada jajarannya.

“Untuk para pejabat, lakukan kontrol secara berjenjang pada pada anggota, imigrasi baru untuk Indonesia lebih maju,” ujarnya.

 

 

Penulis: Mery Oktavia

 

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Fokus

Harga TBS Sawit Kalbar Periode I-Januari 2024 Ditetapkan Tertinggi Rp 2.370,62/Kg

Published

on

By

Hasil panen petani sawit di Desa Toluwonua, Kabupaten Konawe Selatan, Provinsi Sultra. -foto:rustam-

PONTIANAK, Bursabisnis.id – Merujuk hasil dari Tim Penetapan Harga Tandan Buah Segar (TBS) Sawit Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar), telah menetapkan untuk periode I-Januari 2024, harga sawit umur 10 – 20 tahun ditetapkan Rp 2.370,62/Kg.

Berikut harga sawit Provinsi Kalbar berdasarkan penelusuran InfoSAWIT dari Dinas Perkebunan dan Perternakan Kalbar, sawit umur 3 tahun Rp 1.766/Kg; sawit umur 4 tahun Rp 1.894,34/Kg; sawit umur 5 tahun Rp 2.028,03/Kg; sawit umur 6 tahun Rp 2.091,72/Kg; sawit umur 7 tahun Rp 2.166,64/Kg; sawit umur 8 tahun Rp 2.237,54 /Kg. Sawit umur 9 tahun Rp 2.276,72/Kg; sawit umur 10-20 tahun Rp 2.370,62/Kg.

Lantas sawit umur 21 tahun 2.325,85,/Kg; sawit umur 22 tahun Rp 2.314,41/Kg; sawit umur 23 tahun Rp 2.255,85/Kg; sawit umur 24 tahun Rp 2.175,45/Kg dan sawit umur 25 tahun Rp 2.100,02/Kg. Minyak sawit mentah (CPO) ditetapkan Rp 10.967,58/Kg, Kernel (inti sawit) Rp 5.201,00/Kg, serta Indeks K 90,50%.

Penulis : Rustam

Sumber : infosawit.com

Continue Reading

Fokus

Masyarakat  Berharap Ir Burhanuddin Pimpin Bombana ke Depan

Published

on

By

Masyarakat Bombana menemui Ir Burhanuddin. -foto: tam

BOMBANA, Bursabisnis.id  – Masa kepemimpinan Ir H Burhanuddin M.Si sebagai Pi Bupati Bombana hanya berlangsung sekitar 15 bulan lamanya. Tetapi  masyarakat Bombana sangat merasakan dampak pembangunan yang sudah dilakukan.

Bahkan ada yang membandingkan waktu kepemimpinan 10 tahun dengan 15 bulan, lebih dirasakan dampaknya  kepemimpinan Burhanuddin.

” Masa kepemimpinan Pak Burhanuddin sebagai penjabat Bupati Bombana terbilang singkat, hanya sekitar 15 bulan, tapi programnya sangat menyentuh masyarakat Bombana,” kata Andi Hardi, tokoh masyarakat Kassipute, Bombana pada Sabtu, 16 Desember 2023.

Program yang menyentuh masyarakat yang dimaksud Hardi, diantaranya membenahi jalan yang rusak menuju wilayah Kecamatan Mataoleo. Walaupun jalan dicor jaraknya sekitar 2 Kilometer, namun ini sangat dirasakan dampaknya.

” Setelah ada perbaikan jalan di Mataoleo, langsung dirasakan betul masyarakat setempat,” ujarnya.

Kemudian Burhanuddin memperhatikan kebutuhan listrik masyarakat yang mendiami Pulau Kabaena.

” Sejak Indonesia merdeka, nanti masa jabatan Pj Burhanuddin listrik di Kabaena menyala 24 jam. Sebelumnya kan belum ada yang memperhatikan listrik di Kabaena menyala 1 kali 24 jam,” ungkap Andi Hardi.

Selain berhasil melakukan percepatan pembangunan, Burhanuddin yang juga pernah menjabat sebagai Pj Bupati Konawe Kepulauan (Konkep) dikenal sangat dekat dengan masyarakat.

Seperti saat Burhanuddin berkunjung ke Pasar Tadoha Mapacing. Para pedagang berebutan berjabat tangan.

Para pedagang mengaku, baru Pj Bupati Bombana Burhanuddin yang bisa berjabat tangan langsung.

” Jabat tangan langsung dengan Pj Bupati ternyata  sangat menyentuh hati masyarakat,” jelas Hardi.

Melihat hasil pembangunan dalam kurun waktu 15 bulan dan pendekatan kemasyarakatan yang sangat menyentuh, kini masyarakat Bombana mengharapkan Burhanuddin kembali memimpin Bombana.

” Masyarakat Bombana sangat berharap ke depan Pak Burhanuddin dapat memimpin Bombana,”  harap Andi Hardi..

Laporan : Rustam

Continue Reading

Fokus

Aksi Solidaritas : Forbes Wartawan Kendari Geruduk Kantor Bank Sultra

Published

on

By

KENDARI, bursabisnis.id Puluhan wartawan yang tergabung dalam Forum Bersama (Forbes) Wartawan Kendari berunjuk rasa di Kantor BPD Sulawesi Tenggara (Sultra) alias Bank Sultra, Kamis 9 November 2023.

Kedatangan awak media itu untuk memprotes kebijakan bank milik Pemda Sultra tersebut, yang dinilai bagian dari upaya menghalang-halangi kerja-kerja jurnalistik.

Pantai awak media, aksi demontrasi tersebut sempat diwarnai aksi saling dorong antar pengunjuk rasa dan pihak pengamanan.

Adapun kebijakan Bank Sultra yang dinilai bagaian dari upaya membatasi ruang kerja wartawan dalam peliputan adalah pengisian form khusus yang telah disiapkan.

Menurut massa aksi, kebijakan tersebut tak lazim dan pihak Bank Sultra tak memiliki kewenangan untuk mengambilalih tugas Dewan Pers (verifikasi).

Koordinator Aksi, La Ode Kasman Angkosono mengatakan, demonstrasi yang dilakukan Forbes Jurnalis Kendari untuk mendesak Pj Gubernur Sultra segera mencopot Direktur Bank Sultra.

“Sebagai pemegang saham pengendali (PSP) di Bank Sultra, seharusnya bisa langsung mencopot Abdul Latif hari ini juga. Itu desakan kami, tapi kami hanya ditemui oleh Sekda. Padahal Sekda bukan pengambil kebijakan, sehingga kami menolak berdialog,” kata Kasman usai demonstrasi.

Kasman meminta Mendagri Tito Karnavian, untuk mencopot Pj Gubernur Sultra, karena tak bisa bersikap atas dugaan korupsi besar-besaran yang terjadi di Bank Sultra.***

Continue Reading

Trending

Copyright © 2017 PT. Tenggara Media Perkasa - Bursabisnis.ID Developer by Green Tech Studio.