Connect with us

Entrepreneur

Ayo Berkunjung ke Wisata Kuliner Kendari, Banyak Menu Menarik Ditawarkan

Published

on

Tenan Soimah turut meramaikan wisata kuliner KUMKM di PLUT.

KENDARI, Bursabisnis, id – Satu lagi wisata kuliner hadir di Kendari, Ibukota Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) yang recommended dikunjungi bersama keluarga, sahabat ataupun kerabat dekat. Berbagai menu kuliner dengan harga yang sangat terjangkau dapat dicoba.

Letak lokasi wisata kuliner ini mudah dijangkau, dilalui angkutan dalam kota (angkot) atau jasa transportasi lainnya dari berbagai arah Kota Kendari. Lokasinya berada di wilayah Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia, Kota Kendari.

Kawasan wisata kuliner terbaru ini berada di kawasan Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (KUMKM) milik Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sultra yang berada di Jalan Sao-sao, tepatnya depan area Taman Budaya Sultra atau sekitar 100 meter arah selatan Alun-alun eks MTQ Kendari.

Grand Opening Wisata Kuliner Kendari kawasan PLUT KUMKM ini berlangsung sekira pukul 20.15 Wita, Senin (9/9/2019) malam. Peresmian kawasan wisata kuliner terkini ini dihadiri sejumlah pejabat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra, pejabat Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari, pelaku usaha kuliner, komunitas Kendari Kreatif (KK), perbankan dan sejumlah jurnalis.

Menurut panitia Grand Opening Pusat Kuliner, Jhony, ada 28 tenan yang( ambil bagian di kawasan PLUT KUMKM. Menu menarik yang ditawarkan ke pengunjung sekira 300 varian, dengan harga terbilang murah.

Pusat kuliner ini mulai beroperasi pada pukul 11.00 sampai 22.00 Wita, setiap hari. “Mulai siang sampai malam, pusat wisata kuliner di kawasan PLUT KUMKM dibuka, ” ujarnya.

Kehadiran kawasan pusat kuliner ini digagas Komunitas Kuliner Kendari atau lebih lasim disebut Tripelka, bersama Komunitas Crafter Sultra (KCS), Indonesia Chef Association (ICA) Kendari, dan Pahlawan Darah Kendari.

Sebelum pusat kuliner diresmikan oleh Asisten I Setda Provinsi Sultra, Sarifuddin Safaa, panitia terlebih dulu menggelar kegiatan sosial dan lomba. Kegiatan dimaksud, yakni donor darah tanggal 28 Agustus 2019, Jumat berbagi dengan Pondok Pesantren Darussalam dan Sekolah Luar Biasa (SLB) Kusuma Bangsa pada tanggal 30 Agustus 2019.

Kemudian ada kegiatan lomba mewarnai tingkat Taman Kanak-kanak (TK) dan lomba koki cilik pada tanggal 1 September 2019. Lalu workshop crafter digelar 3 September dan lomba rangking satu pada 5 September 2019.

 

Laporan : Rustam Dj

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Entrepreneur

Pekerja Event di 11 Daerah Dapat Pelatihan dari Kemenparekraf

Published

on

By

JAKARTA, bursabisnis.id  – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) menggelar pelatihan daring atau Webinar bagi Event Management di 11 daerah untuk meningkatkan kemampuan dan skill pekerja event daerah yang terdampak COVID-19.

Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggaraan Kegiatan (Event) Kemenparekraf/Baparekraf Rizki Handayani saat pembukaan Webinar Event Management, menjelaskan saat ini banyak event yang ditunda bahkan dibatalkan sehingga berpengaruh terhadap kegiatan para pegiat event di seluruh Indonesia.

Menyikapi hal tersebut, Kemenparekraf berkolaborasi dengan penyelenggara event  untuk menghasilkan suatu kegiatan yang potensial menarik minat wisatawan mancanegara (wisman) dan wisatawan nusantara (wisnus).

“Pada 2020 untuk pertama kalinya kami berinisasi bersama Ivendo dan Backstagers sebagai Asosiasi serta Komunitas Events di Indonesia menyelenggarakan pelatihan secara online atau webinar dengan lingkup nasional di 11 daerah dan diikuti 1800 peserta,” kata Rizki Handayani sebagaimana dilansir di situs kemenparekraf.go.id.

Rizki menjelaskan, tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang event dan juga untuk saling sharing pengalaman dari para praktisi event.

“Kami yakin teman-teman semua di lapangan mempunyai hal-hal menarik untuk dikomunikasikan. Sehingga bisa menguatkan satu sama lain, dengan harapan agar pandemi ini segera berlalu dan kita semua dapat segera berkarya dan berkreasi lagi di lapangan,” katanya.

Ia berharap kegiatan event di Indonesia dapat bergairah kembali untuk meningkatkan sektor pariwisata. “Saya harap teman-teman tetap bersemangat dan jangan lupa tetap mematuhi protokol kesehatan, jaga jarak, pakai masker, dan satu lagi kita harus jaga Indonesia dan bangga buatan Indonesia,” katanya.

Kegiatan Webinar Event Management ini akan resmi dibuka pada 3-5 Juni di Jakarta, kemudian berlanjut ke Jawa Barat 15-17 Juni, Kepri 24-26 Juni, Bali 8-10 Juli, Sumatera Utara 24-9 Juli, Jawa Tengah 28-30 Juli, Jawa Timur 5-7 Agustus, Yogyakarta 12-14 Agustus, Nusa Tenggara Barat 24-26 Agustus, Sulawesi Selatan 26-28 Agustus, dan Sumatera Barat 2-4 September 2020.

 

Laporan : Rustam

Continue Reading

Entrepreneur

Pelaku UMKM Terdampak Covid Bisa Konsultasi Hukum Secara Online

Published

on

By

JAKARTA, bursabisnis.id – Kementerian  Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop dan UKM) bekerja sama dengan Hukumonline Group menyediakan layanan konsultasi hukum gratis, bagi pelaku koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (KUMKM) yang usahanya terdampak pandemi Covid-19, melalui platform digital yang disediakan oleh Justika.com.

Penandatanganan kerja sama Kemenkop dan UKM  dengan Hukum Online dan Justika.com melalui video conference di Jakarta pertengahan Mei 2020. Informasi ini dikutip dari situs berita depkop.go.id.

Saat penandatanganan, Menkop dan UKM, Teten Masduki  menjelaskan, akibat pandemi Covid-19, banyak koperasi dan pelaku UMKM yang usahanya mengalami kesulitan ekonomi dan berpotensi terjerat masalah hukum dengan pihak ketiga.

Oleh karena itu, pihak Kemenkop dan UKM bermaksud untuk memfasilitasi koperasi dan pelaku UMKM dengan layanan konsultasi hukum gratis yang akan disediakan oleh Hukum Online dan Justika.com.

“Pada situasi pandemi Covid-19 ini, UMKM dan koperasi sebagai penyokong ekonomi nasional juga terdampak. Masalah yang dihadapi bisa merembet ke masalah hukum, mulai dari kredit macet, pegawai yang dirumahkan, pembatalan kontrak, yang dampaknya juga dapat berpengaruh pada kehidupan keluarga pelaku usaha,” kata Teten.

Teten mengatakan bahwa kementeriannya telah sepakat bekerja sama dengan Hukumonline dan Justika untuk melindungi koperasi dan UKM dalam bidang hukum.

“Kami tidak mengeluarkan anggaran sama sekali untuk kerja sama ini. Terima kasih kepada Hukumonline dan Justika yang telah bersedia membantu koperasi dan UKM untuk layanan hukum,” katanya.

Laporan : Rustam Dj

Continue Reading

Entrepreneur

UMKM Harus Cepat Beradaptasi di Tengah Pandemi Corona

Published

on

By

JAKARTA, bursabisnis.id – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mendorong para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) untuk bisa bertahan dan lebih cepat beradaptasi di tengah wabah pandemi COVID-19.

Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf, Nia Niscaya saat acara Ngobrol Santai Blibli Seller Eps.40 “Beli Kreatif Lokal #BanggaBuatanIndonesia melalui akun instagram @kemenparekraf.ri bersama VP Galeri Indonesia Blibli Andreas Ardian Pramaditya, Senin 18 Mei 2020 menjelaskan, di tengah pandemi COVID-19, Kemenparekraf memiliki prinsip yang bisa diterapkan bagi UMKM untuk segera beradaptasi di situasi saat ini yaitu Accept, Adapt, Digital, dan Creative Collaboration (AADC).

“’Accept’ yang dimaksud adalah kita harus menerima kondisi saat ini untuk dihadapi bersama-sama. Lalu berikutnya adalah ‘Adapt’, kita harus menyesuaikan dan cepat beradaptasi dengan kondisi saat ini. ‘Digital’, saat ini adalah suatu keniscayaan, UMKM juga segera bertransformasi dan terima kasih Blibli yang sudah memberikan tempat kepada UMKM. Dan yang terakhir adalah ‘Creative Collaboration’,” kata Nia Niscaya sebagaimana dilansir di situs kemenparekraf.go.id.

Nia juga mendorong masyarakat untuk saling bahu-membahu menjadi pahlawan bagi produk lokal dengan cara ikut berkontribusi dalam program #BeliKreatiflokal dan #BanggaBuatanIndonesia.

Program tersebut, jadi cara untuk mendukung pelaku ekonomi kreatif subsektor kuliner, fashion, dan kriya agar mampu meningkatkan omzet penjualannya dengan optimasi promosi melalui platform e-commerce secara terintegrasi.

Ia juga menjelaskan, pihaknya memberikan tempat bagi 500 pelaku ekonomi kreatif (ekraf) terpilih yang produknya bisa dipasarkan secara cuma-cuma. Namun, lanjut Nia, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh para pelaku ekraf. Seperti, lokasi usahanya harus berada di sekitar Jabodetabek, akun sosial media tidak boleh di mode private. Pengikut (followers) dari akun pendaftar program ini tidak lebih 10.000 followers. Dan program ini diperuntukkan khusus untuk pelaku ekonomi kreatif bidang kuliner, fashion, dan kriya.

“Saat ini sudah ada 4.000 yang mendaftar dan 900 yang mengisi form. Nantinya akan dikurasi menjadi 500 UMKM. Mereka akan diberikan pendampingan oleh mentor-mentor profesional mulai dari pengemasan, produk, hingga promosi. Tidak hanya itu, kami juga menyediakan konsultasi gratis dari ahli hukum terkait HKI yang akan diberikan pada 100 pelaku ekraf terpilih, ” katanya.

Pada kesempatan yang sama, VP Galeri Indonesia Blibli Andreas Ardian Pramaditya juga menjelaskan, perekonomian Indonesia sedang diuji, berbagai sektor terdampak COVID-19. Blibli.com sebagai e-commerce mendukung UMKM untuk bertahan di tengah pandemi dengan tidak mengambil komisi dari tiap transaksi.

“Kami terus mencari dan memberikan yang terbaik bagi merchant UMKM kami. Di tengah pandemi ini, kami memberi margin nol persen, semuanya kami kembalikan kepada para mereka di tengah pandemi ini,” katanya.

Andreas menjelaskan di Blibli saat ini memiliki kanal khusus yaitu Galeri Indonesia yang sengaja disediakan untuk para seller UMKM yang telah dikurasi produk-produknya.

“Untuk itu kami butuh komitmen yang kuat dari para seller terhadap produknya. Agar kepercayaan masyarakat akan produk lokal bisa terjaga. Sehingga masyarakat juga bisa bangga pada produk buatan Indonesia,” ujarnya.

Laporan : Rustam Dj

Continue Reading

Trending

Copyright © 2017 PT. Tenggara Media Perkasa - Bursabisnis.ID Developer by Green Tech Studio.