Connect with us

Ekonomi Mikro

HIPWI Harapkan Kadin Jadi Wadah Pengembangan UMKM

Published

on

KENDARI, BursaBisnis.id – Suksesi pemilihan ketua Kamar Dagang dan IndustrI (KADIN) Provinsi Sulawesi Tenggara, kini tengah digelar. Sejumlah calon kandidat telah mendaftarkan diri untuk berkompetisi.

Meski demikian, beberapa lembaga seperti Himpunan Pengusaha dan Wiraswasta (HIPWI) Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan TNI Polri (FKPPI) Sulawesi Tenggara (Sultra), mengapresiasi tahapan pemilihan ketua Kadin berjalan dengan baik.

Ketua HIPWI Sultra, Rusmin Abdul Gani (RAG) mengatakan, keterlibatan para pengusaha dalam suksesi pemilihan ketua Kadin tentunya menjadi hal yang sangat baik di era demokrasi saat ini, sehingga nantinya iklim usaha searah dengan program kadin dan pemerintah.

“Dinamika pemilihan ketua Kadin sangat baik. Banyak teman-teman pengusaha yang merespon pemilihan tersebut. Ini menunjukkan betapa rindunya para pengusaha untuk difasilitasi kemudahan untuk bantuan permodalan, kemudahan informasi dan akses pasar, sehingga para pelaku usaha dapat mengembangkan usahanya”, ucapnya.

Tidak hanya itu, calon ketua Kadin terpilih nantinya diharapkan dapat mengakomodir dan menjadikan Kadin sebagai wadah bagi para pelaku usaha untuk bernaung mengembangkan usahanya.

“Sebagai pengurus Hipwi, kita harapkan Kadin dapat menjadi tempat bernaung bagi para pelaku usaha mikro kecil menengah yang ada di Sultra” tutur Rusmin Abdul Gani, selasa (05/01/2021), saat dihubungi melalui pesan whatsapp.

Laporan : Rustam

Continue Reading

Ekonomi Mikro

Honda Makassar Culinary Night 2026 Berlangsung Meriah, Hadirkan 85 Tenant dengan Konsep Go Green Festival

Published

on

By

Honda Makassar Culinary Night. -foto:ist-

MAKASSAR, Bursabisnis. Id — Gelaran Honda Makassar Culinary Night (MCN) 2026 berlangsung meriah dengan menghadirkan 85 tenant kuliner favorit masyarakat Kota Makassar.

Event tahunan ini digelar selama tiga hari, mulai Jumat, 17 April hingga Minggu, 19 April 2026, bertempat di kawasan ikonik Benteng Rotterdam.

Mengusung tema Go Green Festival, MCN 2026 tidak hanya menjadi surga bagi pecinta kuliner, tetapi juga membawa pesan kuat tentang pentingnya menjaga lingkungan. Seluruh rangkaian acara dirancang dengan konsep ramah lingkungan, termasuk pembatasan penggunaan plastik sekali pakai serta pengelolaan sampah yang diawasi secara ketat selama acara berlangsung.

Sebagai salah satu event kuliner terbesar di Makassar yang telah berlangsung lebih dari satu dekade, MCN terus berinovasi dengan menghadirkan konsep yang relevan dengan isu terkini. Tahun ini, pendekatan green culture menjadi langkah nyata untuk mengajak masyarakat menikmati hiburan sekaligus meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya keberlanjutan lingkungan.

Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) sebagai main dealer sepeda motor Honda untuk wilayah Sulawesi Selatan, Barat, Tenggara, dan Ambon turut ambil bagian dalam mendukung gelaran ini. Dukungan tersebut sejalan dengan komitmen perusahaan dalam menjaga lingkungan, termasuk melalui kampanye kendaraan ramah lingkungan seperti motor listrik Honda.

Kehadiran Asmo Sulsel di MCN 2026 juga menjadi bentuk upaya untuk lebih dekat dengan masyarakat, khususnya melalui kegiatan yang sesuai dengan gaya hidup urban. Selain menikmati kuliner, pengunjung juga dapat mengenal lebih jauh inovasi dan program yang dihadirkan oleh Honda.

Marketing Manager Asmo Sulsel, Kresna Murti Dewanto, menyampaikan bahwa partisipasi dalam MCN merupakan bagian dari kepedulian perusahaan untuk terus hadir di tengah masyarakat.

“Kami melihat MCN bukan hanya sekadar event kuliner, tetapi juga ruang interaksi yang positif bagi masyarakat. Melalui tema Go Green Festival ini, kami juga ingin menunjukkan bahwa Honda turut mendukung gaya hidup yang lebih peduli lingkungan,” ujarnya.

Dengan antusiasme tinggi dari masyarakat serta konsep yang semakin inovatif, Honda Makassar Culinary Night 2026 diharapkan dapat terus menjadi salah satu event unggulan di Kota Makassar, sekaligus menginspirasi masyarakat untuk menikmati hiburan dengan cara yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan.

Laporan : Kas
Editor : Tam

Continue Reading

Ekonomi Mikro

Anton Timbang Bertemu Gubernur Sultra, Bahas Dukungan Kadin Terhadap Program Ketahanan Pangan

Published

on

By

Gubernur Sultra Andi Sumangerukka bersama Ketua Kadin Sultra Anton Timbang

KENDARI, Bursabisnis. Id – ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tenggara (Sultra) Anton Timbang, bertemu dengan Gubernur Sultra Andi Sumangerukka di kantor gubernur Bumi Praja pada Selasa, 10 Februari 2026.

Dalam pertemuan itu, Anton Timbang yang akrab disapa Bang AT menegaskan komitmennya untuk berdiri seiring sejalan dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra dalam memperkuat ekonomi daerah.

Komitmen ini diwujudkan melalui dukungan penuh terhadap seluruh program unggulan Gubernur Sultra, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, khususnya dalam sektor ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi kerakyatan.

Ketua Kadin Sultra, Anton Timbang, menyatakan bahwa sinergi ini bukan sekadar koordinasi di atas kertas, melainkan aksi nyata di lapangan. Salah satu langkah terdekat adalah peluncuran Gerakan Pasar Murah (GPM) yang akan dimulai pada 14 Februari mendatang.

Sinergi Tanpa Batas: Kadin dan Pemerintah Provinsi

Usai melakukan audiensi dengan Gubernur, Anton Timbang menegaskan bahwa Kadin siap menjadi mesin penggerak dalam menyukseskan visi Gubernur Sultra.

“Kami mendukung penuh program Pak Gubernur yang mendorong ekonomi daerah lebih mandiri dan kompetitif. GPM ini adalah salah satu bentuk nyata kolaborasi antara dunia usaha dan pemerintah,” tegas Anton pada Selasa, 10 Februari 2026.

Fokus dukungan Kadin Sultra terhadap program Gubernur mencakup tiga pilar utama:

Penguatan Ekonomi Daerah: Melakukan intervensi pasar di wilayah dengan inflasi tinggi seperti Kolaka, Baubau, dan Wakatobi.

Pemberdayaan UMKM: Membina ribuan UMKM hingga 3.000 di antaranya resmi berstatus PT Perorangan agar mampu bersaing secara profesional.

Ketahanan Pangan: Terlibat aktif dalam pemetaan lahan pertanian produktif serta hilirisasi sumber daya lokal guna menjaga stabilitas harga jangka panjang.

Mengawal Visi Gubernur Melalui Intervensi Pasar

Kadin Sultra memposisikan diri sebagai mitra strategis dalam mengendalikan inflasi, terutama di titik kritis seperti Kolaka yang mencatat angka inflasi 6,75%. Dengan menjalankan instruksi dan arah kebijakan Gubernur, Kadin memastikan ketersediaan stok pangan seperti beras, telur, dan minyak goreng tetap terjaga menjelang bulan suci Ramadhan.

Uji Coba Distribusi Skala Provinsi

Lebih jauh, Anton menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari “uji coba” sistem distribusi besar yang dicanangkan pemerintah. Dengan melibatkan UMKM binaan Kadin dalam rantai pasok GPM, potensi lokal dapat terserap maksimal sesuai dengan target Gubernur untuk menciptakan kemandirian ekonomi bagi masyarakat Sultra.

“Sinergi ini mencakup koordinasi harga, ketersediaan stok, hingga penyediaan infrastruktur bagi UMKM. Kami siap memastikan masyarakat terbantu dan pangan tetap terjangkau,” tutup Anton.

Laporan : Tam

Continue Reading

KOMODITI

Badan Kerja Sama Antar Parlemen Dorong Penguatan Perdagangan Komoditas Kopi Dengan Aljazair

Published

on

By

Komoditas kopi. -foto:ist-

JAKARTA, Bursabisnis. id – Negara Indonesia dikenal sebagai penghasil kopi terbaik di dunia. Komoditas ini sangat berpotensi diekspor ke Aljazair dan kawasan Arab.

Melihat banyaknya potensi komoditas yang dihasilkan Indonesia, Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI mendorong penguatan kerja sama perdagangan antara Indonesia dan Aljazair melalui ekspor kopi serta berbagai komoditas rempah unggulan Indonesia.

Upaya ini dinilai strategis untuk memperluas pasar produk berbasis masyarakat sekaligus mempererat hubungan bilateral kedua negara.

Ketua BKSAP DPR RI, Syahrul Aidi Maazat, mengatakan bahwa Indonesia memiliki kekayaan hasil pertanian yang berpotensi besar menembus pasar Aljazair dan kawasan Arab. Komoditas seperti kopi, cengkeh, kunyit, serai, dan kayu manis merupakan produk yang dihasilkan langsung oleh masyarakat dan memiliki nilai ekonomi tinggi.

“Indonesia dikenal sebagai salah satu penghasil kopi terbaik di dunia. Sementara itu, negara-negara Arab, termasuk Aljazair, memiliki budaya konsumsi kopi yang kuat. Ini merupakan peluang besar yang perlu dimanfaatkan secara optimal,” ujar Syahrul usai pertemuan dengan delegasi Parlemen Aljazair sebagaimana dilansir dari laman dpr.go.id.

Menurutnya, kerja sama perdagangan Indonesia dengan negara sahabat selama ini masih cenderung berfokus pada komoditas industri. Oleh karena itu, BKSAP mendorong agar kerja sama dagang ke depan juga mengedepankan komoditas berbasis kerakyatan yang dapat memberikan manfaat langsung bagi petani dan pelaku usaha kecil di daerah.

Selain kopi, Syahrul menekankan pentingnya memperkenalkan rempah-rempah Indonesia ke pasar Aljazair dengan identitas asal yang jelas. Ia menilai, selama ini sejumlah rempah Indonesia dikenal di pasar internasional melalui negara perantara, sehingga kontribusi Indonesia sebagai negara asal belum sepenuhnya terlihat.

“Padahal rempah-rempah seperti cengkeh, kunyit, serai, dan kayu manis berasal dari Indonesia dan ditanam oleh masyarakat. Ini perlu diperkenalkan secara langsung agar nilai tambahnya kembali ke rakyat,” katanya.

Dalam pertemuan tersebut, delegasi Parlemen Aljazair juga menyampaikan minat terhadap penguatan kerja sama ekonomi yang saling menguntungkan. Aljazair, lanjut Syahrul, menawarkan komoditas unggulan berupa kurma sebagai bagian dari potensi kerja sama perdagangan bilateral.

Selain membahas perdagangan, pertemuan ini juga menyinggung penguatan hubungan antar parlemen sebagai bagian dari diplomasi Indonesia. Syahrul menyampaikan bahwa hubungan Indonesia dan Aljazair memiliki fondasi sejarah yang kuat sejak Konferensi Asia Afrika 1955, di mana Indonesia berperan aktif mendukung perjuangan kemerdekaan Aljazair.

Ia menilai kesamaan latar belakang sejarah dan prinsip perjuangan tersebut menjadi modal penting untuk memperluas kerja sama di berbagai sektor, tidak hanya ekonomi, tetapi juga pendidikan, sosial, dan budaya.

Di bidang pendidikan, BKSAP DPR RI mendorong pemanfaatan program beasiswa Indonesia bagi warga negara Aljazair, serta membuka peluang bagi pelajar Indonesia untuk menempuh pendidikan di Aljazair, khususnya di bidang hukum Islam.

Lebih lanjut, Syahrul juga menegaskan komitmen Indonesia dan Aljazair untuk terus bekerja sama di forum internasional, terutama dalam isu hak asasi manusia, kemanusiaan, demokrasi, dan kesetaraan gender.

BKSAP DPR RI berharap dorongan ekspor kopi dan rempah ini dapat menjadi pintu masuk bagi penguatan hubungan ekonomi yang lebih luas antara Indonesia dan Aljazair, sekaligus memperkuat peran diplomasi parlemen dalam mendukung kepentingan nasional dan kesejahteraan masyarakat.

Sumber : dpr.go.id
Laporan : Ibi

Continue Reading

Trending