Connect with us

KOMUNITAS

KOMA Youth Canangkan Kampung Pelangi Daerah Pesisir

Published

on

MAKASSAR, BursaBisnis.com – KOMA Youth Collaboration dalam kiprahnya sebagai organisasi pemuda terus berinovasi dalam berbagai bidang, salah satunya pencanangan kampung pelangi di daerah pesisir Sulawesi Selatan. Hal itu diutarakan langsung oleh Andika Isma sebagai Project Manager “Rainbow Project” saat di temui di KOMA Learning Center, Perumahan Bukit Baruga, Kawasan Java 1, Jln Brantas V No. 14 Makassar seusai rapat berlangsung, Kamis 5 Oktober 2017.

“Sesuai rapat besar KOMA Youth Collaboration, maka dalam waktu dekat kami akan membuat kampung pelangi yang bertajuk Rainbow Project,” ujarnya kepada awak media.

Melalui rapat tersebut, pihaknya memutuskan akan berkolaborasi minimal 50 komunitas yang ada di Sulawesi Selatan untuk Rainbow Project.

Andika juga memberikan gambaran, bahwa selain akan berkolaborasi dengan Komunitas, Rainbow Project, juga akan bekerjasama langsung dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Pemda Takalar sebagai lokasi tujuan. Adapun tema yang diangkat yakni berkaitan dengan maritim, sebagai komitmen pembangunan nasional menuju poros maritim dunia.

“Masyarakat juga akan kami ajak berkreasi bersama komunitas se-kreatif mungkin, dalam pengoptimalan potensi daerah tujuan” ucap pria yang masih berstatus sebagai mahasiswa jurusan pendidikan ekonomi Universitas Negeri Makassar ini.

Dikesempatan yang sama, M. Dadang Wardana Mas Bakar, sebagai Koordinator Mentor KOMA Youth Collaboration memberikan dukungan penuh untuk pencanangan kampung pelangi dengan konsep maritim.

“Saya pribadi sangat mendukung, apalagi ini hal positif, kalau perlu kita masukkan laporan di Kementrian agar lebih mudah dalam proses pelaksanaannya nanti” Cetus Dadang. (Titahtimur/Red)

Continue Reading
Advertisement

KOMUNITAS

Wujudkan Pemimpin yang Loyal dan Berkualitas, KPMM Gelar Mubes

Published

on

By

KENDARI, Bursabisnis.id – Wujudkan regenerasi yang loyal dan berkualitas, Kesatuan Pemuda Mahasiswa Maperaha (KPMM) selenggarakan Musyawarah Besar (Mubes) yang ke VII bertempat di Gedung Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Halu Oleo (UHO) pada Minggu, 7 Juli 2024 di Kendari.

Kegiatan ini mengangkat tema Mewujudkan Regenerasi Yang Loyalitas dan Berkualitas Menuju Organisasi Kreatif, Inovatif dan Informatif.

Tema ini diangkat untuk menciptakan kepemimpinan yang lebih kreatifitas dalam pengembangan organisasi, agar apa yang menjadi harapan bersama untuk perubahan bisa lebih maksimal.

Dalam sambutannya, Ketua KPMM, Faisal mengapresiasi kerja sama dan solidaritas yang dilakukan kader dalam masa kepengurusan pada periode 2023-2024.

“Terlepas dari capaian dan progres yang kami lakukan selama ini, banyak kekurangan juga yang tidak sempat kami selenggarakan. Tentunya ini menjadi harapan besar untuk pengurus selanjutnya dalam mengevaluasi serta melanjutkan program yang sempat dicanangkan,” tegasnya.

Ia menitipkan pesan, agar regenerasi dan kader-kader selanjutnya bisa lebih kreatif dalam menjalankan segala program yang ada. Tentunya solidaritas dan gotong-royong harus tetap dijunjung tinggi, karena tanpa itu pengurus tak akan bisa melakukan apa-apa.

Sementara Senior KPMM yang juga Eks Ketua KPMM periode 2019-2020, Rasmin Jaya mengatakan, Mubes KPMM adalah musyawarah tertinggi untuk regenerasi kepengurusan sebelumnya dan melanjutkan estafet kepengurusan selanjutnya.

Ia juga menekankan, anggota dan kader KPMM memiliki banyak potensi untuk kemudian bersaingan diberbagai kelembagaan internal kampus maupun eksternal kampus.

Sehingga proses pematangan kaderisasi harus dilakukan dalam setiap penerimaan mahasiswa baru, untuk mempersiapkan kualitas dan kapasitas anggota.

“Ini harus menjadi perhatian bersama, khususnya pengurus KPMM untuk menyampaikan regenerasi,” tegasnya.

Terakhir dewan senior sekaligus pembina KPMM, Iwan Haridi mengatakan hadirnya lembaga ini menjadi jawaban atas keresahan mahasiswa, pemuda dan masyarakat untuk menjemput momentum terbentuknya daerah otonomi baru, Muna Barat pada tahun 2014 sebelumnya.

Ia juga menegaskan, KPMM harus bisa menjadi corong pembentukan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas, berdaya saing serta perubahan Desa Maperaha yang lebih baik lagi ke depan.

Apa lagi beberapa kader-kader KPMM sudah banyak terdistribusi di beberapa instansi untuk mengabdi kepada masyarakat, daerah, nusa dan bangsa.

Terakhir, Iwan Haridi sedikit memaparkan sejarah perjalanan KPMM dalam setiap regenerasi dan periode kepengurusan agar menjadi motivasi dan spirit untuk generasi selanjutnya.

“Kami berpesan, agar pemuda dan mahasiswa terus mendorong potensi di setiap bidang keilmuan serta terus memperhatikan daerah kita. Karena saya yakin dan percaya, hadirnya Sumber Daya Manusia bisa menjadi pendongkrak perubahan Desa Maperaha yang lebih baik lagi,” jelasnya.

Penulis : Icha
Editor : Tam

Continue Reading

KOMUNITAS

Secara Aklamasi, Rujuwati Harun Diamanahkan Pimpin PW IPEMI Sultra

Published

on

By

Musyawarah Wilayah PW IPEMI Sultra

KENDARI, bursabisnis.id – Musyawarah Wilayah (Muswil) Ke 1 Pengurus Wilayah (PW) Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) telah menghasilkan kepengurusan yang baru.

Adalah Hj Rujuwati Harun SE, Dip.,Ciptac terpilih secara aklamasi sebagai Ketua PW IPEMI Provinsi Sultra untuk periode 2022-2027 di Gedung Center Dachtraco Raya Kota Kendari pada Kamis, 6 Oktober 2022 .

“Alhamdulillah Musyawarah Wilayah PW IPEMI Sultra sudah selesai dilaksanakan dengan baik. Jalannya Muswil diikuti pengurus dan anggota, termasuk dari pengurus DPP IPEMI,” ujar Rujuwati.

Sebelumnya, Rujuwati Harun diberi amanah memimpin PW IPEMI Sultra untuk masa kepengurusan 2017-2022. Saat dilantik sebagai ketua PW IPEMI pada tanggal 26 Oktober 2017, Rujuwati menggandeng Dra.Hj. Megawati Mahmud,M.Pd sebagai sekretaris.

Namun melalui forum Muswil tahun ini, Rujuwati bersama mid formatur lainnya sepakat mengamanahkan Hawaera, S.Pd sebagai sekretaris PW IPEMI Sultra periode 2022-2027. Hawaera menggantikan posisi Megawati Mahmud.

“Insya Allah bersama pengurus PW IPEMI Sultra dan PD IPEMI yang sudah terbentuk di kota dan kabupaten seSultra, akan terus bekerjasama dengan pemerintah dan semua pihak dalam memberdayakan pelaku UMKM dibawah binaan IPEMI,” ujar Rujuwati.

Dalam forum Muswil yang dibuka secara resmi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Provinsi Sultra Sitti Saleha, PW IPEMI Sultra juga memberikan penghargaan kepada pelaku UMKM binaan IPEMI.

Ke 10 yang diberi penghargaan dengan berbagai kategori, yakni :

1. UMKM Inspiratif  : Bakso Uda.

2. UMKM Tangguh  : Abon Nindi

3. UMKM Tertib Administrasi : Aufa

4. UMKM Usia Produktif : Nasi Juara

5. UMKM Inovatif : Superstore Oleh-oleh Bombana

6. UMKM Humanis : Raisya Craft

7. UMKM Ramah Lingkungan : Indo Herbal

8. UMKM Muda : Nasi Kebuli Mba Nada

9. UMKM Kreatif : Eco Print AA Twins

10. UMKM Peduli Sosial : Donat Ayumi

 

Laporan : Rustam

Continue Reading

Ekonomi Mikro

Dorong Gerakan Peduli Pangan Lokal, ISMI Muda Gelar Silabis Bersama Komunitas Sepeda di Kendari

Published

on

By

KENDARI, bursabisnis.id — Ikatan Saudagar Muslim Indonesia (ISMI) dan ISMI Muda Sulawesi Tenggara (Sultra) mengkampanyekan gerakan peduli pangan lokal asli Indonesia menuju kemerdekaan dan ketahanan pangan, dengan pemanfaatan bahan lokal.

Dalam rangka mendorong gerakan tersebut, ISMI dan ISMI Muda Sultra bersama beberapa komunitas sepeda menggelar silaturahmi bisnis (Silabis) menyambut HUT RI ke-76, Minggu (15/8/2021), di Cafe Langit, Jalan Martandu nomor 99, Anduonohu. Dimana pemilik cafe tersebut merupakan salah satu pengurus ISMI Sultra, Rachmi Nurma SP (Owner Angkasa Nikmat).

Agenda tersebut diawali dengan bersepada bersama komunitas sepeda di Kendari. Ketua ISMI Sultra, Hugua nampak hadir dalam Silabis menyambut HUT RI itu.

Ketua ISMI Muda Sultra, Agung Hari Bowo mengatakan, sebagai organisasi yang menaungi pengusaha muslim, ISMI Muda terus bergerak dalam mendorong eksistensi para pelaku usaha.

Lebih lanjut, alumni SMAN 1 Kendari ini menjelaskan, ISMI Muda terus memikirkan dan berupaya mendorong sinergitas antara pengurus dan masyarakat umum, untuk saling mendapatkan pelatihan upgrade produk sehingga mendapatkan nilai lebih yang dapat bersaing dengan produk lain di pasaran.

“Dan tak kalah pentingnya, anggota (pengurus ISMI Muda) dapat sambil belajar bisnis dengan konsep ekonomi Islam untuk menjalankan bisnisnya, sebagai konsep anti krisis dalam segala kondisi. Apalagi saat ini kita semua menghadapi pandemi Covid-19, dimana konsep ini pastinya membawa dampak positif bagi roda perekonomian masyarakat umum,” ujar pria berkaca mata itu, saat ditemui disela-sela kegiatan Silabis.

Agung Hari Bowo juga mengungkapkan, gerakan peduli pangan lokal asli Indonesia menuju kemerdekaan dan ketahanan pangan dengan pemanfaatan bahan lokal merupakan salah satu program yang menjadi andalan kedepannya. Salah satunya yaitu menciptakan produk unggulan mie asli Kendari yang menyehatkan, dan terbuat dari bahan tepung singkong atau sagu.

Untuk menunjang pemasarannya, kata Agung, pihaknya juga merancang pembuatan galeri produk-produk ISMI yang disertai logo ISMI pada setiap tempat yang menjadi usaha anggota.

Co-Founder PT Vision Idea Synergy Kendari ini berharap, ISMI Muda Sultra dapat membawa pengurusnya untuk amanah. Menurutnya, hancurnya sebuah bisnis berawal dari tidak amanah.

“Maka dari itu, mari kita saling mempererat kekeluargaan dengan semangat keagamaan dan menyuburkan keimanan, agar senantiasa diberikan jalan benar dan diridhai Allah SWT dalam menjalankan roda perekonomian di Sultra,” pungkasnya.

 

Liputan : ikas

Continue Reading

Trending

Copyright © 2017 PT. Tenggara Media Perkasa - Bursabisnis.ID Developer by Green Tech Studio.