Wisata
Rumah Makan Padang Jadi Daya Tarik MATTA FAIR 2025 di Kuala Lumpur
JAKARTA, Bursabisnis.id – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) berpartisipasi dalam consumer fair pariwisata terbesar di Malaysia, MATTA Fair 2025 di Kuala Lumpur, pada awal September 2025 dengan menghadirkan Rumah Makan Padang khas Indonesia sebagai salah satu daya tarik bagi pengunjung.
Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata, Ni Made Ayu Marthini, dalam keterangannya di Jakarta, mengatakan Kementerian Pariwisata menampilkan Paviliun Wonderful Indonesia pada MATTA Fair KL 2025, dengan mengangkat tema “Wonderful Short Escape” dan focal point etalase rumah makan Padang dalam suasana pop culture, serta urban lifestyle khas Indonesia.
“Kedua hal ini diangkat mempertimbangkan karakteristik wisatawan Malaysia yang berkunjung ke Indonesia pada saat akhir pekan (weekenders) dan kecintaannya pada masakan khas Minang,” kata Made Ayu Marthini sebagaimana dilansir dari laman kemenpar.go.id.
Sebanyak 19 industri pariwisata Indonesia terdiri atas 8 akomodasi dan 11 TA/TO mengisi Paviliun Wonderful Indonesia seluas 144 m2, yang terletak di MITEC KL, Level 3 No. 3U01. Peserta berasal dari wilayah Aceh, Riau, Kepulauan Riau, Jakarta, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Barat.
Paviliun Wonderful Indonesia turut mengampanyekan #GoBeyondOrdinary. Kampanye ini mengajak wisatawan tidak hanya menjelajahi berbagai destinasi, tetapi juga merasakan kekayaan budaya masyarakat Indonesia yang unik dan beragam.
Kampanye ini menonjolkan pada tiga pilar Quality Tourism mencakup Wellness, Marine, and Gastronomy dengan fokus pada keberlanjutan, pengalaman autentik, serta interaksi mendalam antara wisatawan, alam, dan budaya.
Untuk memperkaya pengalaman pengunjung, Paviliun Wonderful Indonesia juga menyajikan berbagai macam games interactive yang berhubungan dengan gaya hidup urban Indonesia, seperti tebak kata “gaul” Indonesia, yang dapat diikuti oleh para pengunjung.
Selain itu, tersedia pula coffee corner yang menyajikan kopi khas Nusantara oleh Saturdays Coffee dan promosi jamu tradisional Indonesia dengan kemasan modern hasil kolaborasi dengan Acaraki.
Pengunjung Paviliun Wonderful Indonesia yang melakukan transaksi pembelian paket wisata juga berhak untuk memutar wheels of fortune dan berkesempatan memenangkan berbagai macam voucher potongan harga yang telah disiapkan oleh brand partner, yaitu Saturdays, Rumah Atsiri, Stuja Coffee, Acaraki, Saff & Co, dan PIK Tourism.
Made menjelaskan aktivasi di Paviliun “Wonderful Indonesia dipilih dengan mempertimbangkan profil pelaku wisata ke luar negeri pasar Malaysia yang berusia 22 – 40 tahun, dan menikmati kegiatan seputar kuliner dan gaya hidup.
Made berharap partisipasi pada MATTA Fair 2025 dapat semakin mempromosikan 10 Destinasi Super Prioritas maupun 3 Destinasi Regeneratif kepada masyarakat Malaysia melalui penjualan paket wisata ke destinasi-destinasi tersebut dan pemutaran video promosi 10 DPP di Paviliun Indonesia.
Made menjelaskan berdasarkan data hingga Juni 2025, jumlah kunjungan wisatawan asal Malaysia ke Indonesia tercatat mencapai lebih dari 1,2 juta orang, atau mencapai sekitar 47,7 persen dari total target.
Capaian ini mencerminkan masih tingginya minat wisatawan Malaysia terhadap destinasi Indonesia yang semakin beragam, berkualitas, dan sesuai tren kebutuhan berwisata.
“Meskipun demikian, angka kunjungan wisman Malaysia ke Indonesia masih di bawah Thailand sebagai tujuan outbound utama warga Malaysia,” kata Made.
Oleh karena itu, menurut Made, tetap diperlukan upaya yang lebih keras untuk mempromosikan dan mendekatkan destinasi pariwisata Indonesia kepada pasar Malaysia. “Dengan harapan masyarakat Malaysia terinspirasi dan perlahan menambah masa tinggalnya di Indonesia, tidak hanya pada saat libur akhir pekan,” kata Made.
Sumber : kemenpar.go.id
Laporan : Ibi
Editor : Tam
BAHARI
Kapal Penumpang KM. Napoleon Rugikan Daerah Karena Bongkar Muat di Pelabuhan Ilegal
WAKATOBI, Bursabisnis. Id – Kapal Penumpang KM. Napoleon dengan Trayek Kendari – Wd. Buri – Wanci dan sebaliknya, dinilai melakukan kesalahan oleh pihak Dinas Perhubungan Kabupaten Wakatobi.
Pasalnya, KM. Napoleon melakukan penurunan penumpang dan pembongkaran muatan di pelabuhan yang tidak resmi dan tidak memiliki izin operasi kepelabuhanan.
Kepala Dinas Perhubungan melalui Bidang Kepelabuhanan dan Angkutan Pelayaran Rustam mengungkapkan, pembongkaran dan penurunan penumpang diluar pelabuhan resmi yang dilakukan pihak KM. Napoleon itu sudah salah.
” Nyatanya mereka melanggar kenapa dia tiba-tiba pindah disitu, kami sudah sampaikan keagenya, mereka itu tidak sesuai aturan dan sudah melenceng dari kesepakatan bersama, ” ungkap Kabid Kepelabuhan dan Angkutan Pelayaran Rustam. Senin, 13 April 2026.
Ia juga menegaskan kepada pihak KM. Napoleon tidak boleh melakukan tindakan seperti itu, sebab selain pelabuhan daerah yang tersedia ada juga Pelabuhan Pengulubelo yang berstatus sebagai pelabuhan Nasional yang bisa di lakukan bongkar muat dan penurunan penumpang.
Selain itu, aktifitas penurunan penumpang di pelabuhan yang tidak resmi itu sudah merugikan daerah, sebab tak ada lagi penarikan Retribusi PAD yang masuk kedaerah.
“Tidak bisa di pungut restribusi, kan pelabuhanya tidak memenuhi syarat belum ada juga perizinanya dari pihak-pihak terkait,” ujar Rustam.
Laporan : Ful
Editor : Tam
KOMUNITAS
Jangan Sampai Lengah! Ini Tips Cari Aman Saat Berkendara di Bulan Puasa
MAKASSAR, Bursabisnis. Id – Memasuki bulan suci Ramadhan, pola aktivitas masyarakat mengalami perubahan, mulai dari waktu istirahat hingga jam mobilitas di jalan raya. Kondisi tubuh yang sedang berpuasa, ditambah perubahan ritme harian, berpotensi menurunkan konsentrasi saat berkendara.
Melihat hal tersebut, Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) membagikan sejumlah tips berkendara aman agar masyarakat tetap nyaman dan selamat selama menjalani ibadah puasa.
Safety Riding & Community Supervisor Asmo Sulsel, Habib Permadi, mengingatkan bahwa kondisi fisik saat berpuasa membutuhkan perhatian ekstra, khususnya bagi pengendara sepeda motor yang memiliki mobilitas tinggi setiap hari.
Berikut beberapa tips berkendara aman saat bulan puasa:
1. Pastikan tubuh tetap fit dan fokus saat berkendara
Kurang tidur akibat bangun sahur atau aktivitas malam hari dapat menurunkan konsentrasi. Pastikan waktu istirahat cukup agar tetap fokus di jalan. Jika merasa lelah atau mengantuk, sebaiknya menepi dan beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan.
2. Hindari berkendara terburu-buru menjelang waktu berbuka
Salah satu momen rawan kecelakaan adalah saat menjelang magrib, ketika banyak pengendara ingin segera sampai tujuan untuk berbuka puasa. Jangan memacu kendaraan secara berlebihan atau melanggar aturan lalu lintas demi mengejar waktu. Keselamatan harus tetap menjadi prioritas utama.
3. Gunakan helm berwarna cerah saat berkendara malam atau subuh
Mobilitas saat bulan puasa sering terjadi di waktu malam atau dini hari ketika sahur. Penggunaan helm berwarna cerah dapat membantu meningkatkan visibilitas pengendara sehingga lebih mudah terlihat oleh pengguna jalan lain.
4. Lakukan safety check sebelum berangkat
Pastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima dengan memeriksa rem, lampu, tekanan ban, dan bahan bakar. Safety check sederhana dapat mencegah risiko gangguan teknis di tengah perjalanan.
5. Tetap gunakan perlengkapan berkendara lengkap, meski jarak dekat
Perlengkapan berkendara lengkap seperti jaket, sarung tangan, sepatu, dan terutama helm, tetap wajib digunakan walaupun hanya berkendara jarak dekat, misalnya untuk membeli takjil atau menuju masjid terdekat.
Habib Permadi menegaskan bahwa keselamatan berkendara harus menjadi bagian dari komitmen pribadi, terlebih saat kondisi tubuh sedang berpuasa.
“Bulan Ramadhan adalah momen untuk menahan diri, termasuk dalam berkendara. Jangan sampai karena terburu-buru berbuka atau kurang istirahat, kita justru mengabaikan keselamatan. Terapkan selalu prinsip #Cari_Aman agar ibadah tetap lancar dan perjalanan tetap selamat,” ujar Habib.
Melalui tips ini, Asmo Sulsel berharap masyarakat dapat menjalani aktivitas selama bulan puasa dengan lebih aman dan nyaman, serta menjadikan keselamatan sebagai kebiasaan yang konsisten diterapkan setiap hari.
Laporan : Kas
Editor : Tam
Wisata
Imigrasi Wakatobi Sosialisasi Desa Binaan
WAKATOBI, Bursabisnis. Id – Imigrasi Kabupaten Wakatobi menggelar Sosialisasi Desa Binaan di Villa Nadila, Kecamatan Wangi-wangi Kabupaten Wakatobi pada Kamis, 12 Februari 2026.
Kepala Imigrasi Kabupaten Wakatobi Khairil menjelaskan, Program Desa Binaan Imigrasi merupakan salah satu bentuk penguatan fungsi keimigrasian di tengah masyarakat, khususnya dalam aspek pelayanan, pengawasan, serta pencegahan pelanggaran keimigrasian.
Program ini menjadi wujud nyata komitmen Direktorat Jenderal Imigrasi, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, dalam membangun sinergi antara pemerintah dan masyarakat hingga ke tingkat desa.
” Sebagaimana kita ketahui, wilayah Kabupaten Wakatobi memiliki karakteristik strategis, baik dari sisi pariwisata internasional, keberadaan warga negara asing, maupun potensi lalu lintas orang melalui jalur laut, ” jelas Khairil, Kepala Imigrasi Wakatobi.
lanjutnya, Kondisi ini menuntut adanya peran aktif seluruh elemen masyarakat dalam mendukung terciptanya situasi yang aman, tertib, dan kondusif.
Melalui desa binaannya, Imigrasi mendorong peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya dokumen perjalanan dan izin tinggal yang sah, peran aktif dalam melaporkan keberadaan orang asing, Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan Tindak Pidana Penyelundupan Manusia (TPPM), Perlindungan terhadap anak berkewarganegaraan ganda dan isu kewarganegaraan lainnya.
” Kami menyadari bahwa pengawasan keimigrasian tidak dapat dilaksanakan sendiri oleh aparat Imigrasi. Dibutuhkan kolaborasi, partisipasi, dan kepedulian dari pemerintah desa, perangkat desa, serta masyarakat sebagai garda terdepan dalam mendeteksi potensi pelanggaran sejak dini, ” imbuhnya.
Melalui kegiatan sosialisasi tersebut imigrasi berharap adanya pemahaman yang sama, komunikasi yang lebih intensif, serta komitmen bersama untuk menjadikan desa sebagai mitra strategis dalam mendukung tugas dan fungsi keimigrasian.
Laporan : Ful
Editor : Tam
-
ENTERTAINMENT7 years agoInul Vista Tawarkan Promo Karaoke Hemat Bagi Pelajar dan Mahasiswa
-
Rupa-rupa7 years agoDihadiri 4000 Peserta, Esku UHO dan Inklusi Keuangan OJK Sukses Digelar
-
PASAR7 years agoJelang HPS 2019, TPID: Harga Kebutuhan Pokok Relatif Stabil
-
Entrepreneur7 years agoRumah Kreatif Hj Nirna Sediakan Oleh-oleh Khas Sultra
-
Fokus7 years agoTenaga Pendamping BPNT Dinilai Tidak Transparan, Penerima Manfaat Bingung Saldo Nol Rupiah
-
Fokus11 months agoUsai Harumkan Nama Wakatobi, Pelatih Atlit Peraih Medali Emas Jual Hp Untuk Ongkos Pulang
-
FINANCE7 years agoOJK Sultra Imbau Entrepreneur Muda Identifikasi Pinjol Ilegal Melalui 2L
-
PERTAMBANGAN7 months ago25 Perusahaan Tambang di Sultra Dihentikan Sementara Operasinya
