Connect with us

Ekonomi Mikro

Selama PPKM, Distribusi Pangan ke Semua Daerah Berjalan Lancar

Published

on

Menteri Perdagangan Muh Lutfi

JAKARTA, bursabisnis.id – Kondisi stok dan harga pangan selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat dan PPKM Level 4 periode 3–25 Juli 2021 di wilayah Jawa–Bali sangat  stabil dan terkendali.

Distribusi pangan ke semua daerah berjalan lancar tanpa gangguan berarti. Demikian ditegaskan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi saat konferensi pers hasil evaluasi dan pemantauan Kementerian Perdagangan selama penerapan PPKM Darurat dan PPKM Level 4 periode 3–25 Juli 2021 di bidang perdagangan, Senin (26/7/2021) yang berlangsung secara virtual.

Sebagaimana dilansir dari laman Kemendag.go.id, Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan tetap berkomitmen penuh untuk memastikan kecukupan stok dan kelancaran distribusi barang kebutuhan pokok (bapok) bagi masyarakat, baik  selama masa PPKM di wilayah Jawa–Bali maupun PPKM di semua level di wilayah-wilayah  Indonesia.

Ketersediaan stok dan stabilitas harga bapok ini, lanjut Mendag Lutfi, merupakan hasil koordinasi yang baik antar instansi terutama antara pemerintah daerah, badan usaha milik negara (BUMN), Polri, dan Kementerian Perhubungan berjalan sangat baik.

“Kami akan terus bersinergi bersama kementerian dan lembaga pemerintah lainnya, pemerintah daerah, serta pelaku usaha untuk berusaha menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bapok bagi masyarakat,” imbuh Mendag Lutfi. Komitmen untuk tetap memenuhi kebutuhan pangan dengan harga yang tetap stabil juga terus  diupayakan selama masa perpanjangan PPKM Level 4 hingga 2 Agustus 2021 secara nasional.

Sebelumnya PPKM Darurat ditetapkan pada 3–20 Juli 2021, kemudian diubah menjadi PPKM Level  4 yang diperpanjang hingga 25 Juli 2021.

“Kondisi saat ini, secara umum stok pangan cukup tersedia dengan ketahanan untuk satu sampai dua bulan ke depan, baik untuk komoditas beras, gula, daging sapi, dan komoditas bapok lainnya, ” tegas Mendag Lutfi.

Mendag Lutfi juga mengungkapkan, hasil pantauan Kemendag berkoordinasi dengan BUMN dan pelaku usaha menunjukkan kondisi stabil dan aman.

Beras memiliki ketahanan stok satu sampai sembilan bulan ke depan, ditambah dengan panen di beberapa sentra produksi. Sedangkan gula, minyak goreng, daging sapi, daging ayam, telur ayam, bawang merah, dan bawang putih memiliki ketahanan stok lebih dari satu bulan ke depan.

Sementara itu, pasokan cabai cukup hingga satu bulan ke depan, ditambah dengan mulainya panen cabai di beberapa daerah sentra produksi seperti Banyuwangi di Jawa Timur dan di Jawa Tengah.

Keamanan stok membuat harga bapok khususnya di Jawa–Bali relatif stabil. Berdasarkan laporan  dinas yang membidangi perdagangan di tiap provinsi, harga bapok secara nasional maupun wilayah Jawa–Bali per 23 Juli 2021 untuk komoditas beras, gula, minyak goreng, kedelai, daging sapi, daging ayam, telur ayam, bawang putih, dan cabai rawit merah cenderung stabil dibandingkan seminggu  sebelumnya.

Komoditas yang harganya naik hanya cabai keriting, cabai merah besar, dan bawang  merah. Untuk wilayah Jawa–Bali dibanding pekan lalu, harga rata-rata cabai merah keriting naik 12,6 persen  menjadi Rp27.000/kg dengan harga tertinggi di DKI Jakarta (Rp35.200/kg) dan terendah di Jawa
Tengah (Rp21.700/kg).

Sementara harga rata-rata cabai merah besar naik 12,3 persen menjadi  Rp26.300/kg dengan harga tertinggi di DKI Jakarta (Rp37.100/kg) dan terendah di Bali (Rp14.400/kg).

Selanjutnya, harga rata-rata bawang merah naik 8,2 persen menjadi Rp32.900/kg dengan harga tertinggi di DKI Jakarta (Rp37.500/kg) dan terendah di DI Yogyakarta (Rp28.750/kg).

Secara nasional, kondisinya juga hampir sama. Harga rata-rata cabai keriting naik 5,5 persen menjadi Rp38.500/kg, cabai merah besar naik 9,7 persen menjadi Rp37.300/kg, dan bawang merah naik 3,7 persen menjadi Rp33.300/kg. Kenaikan harga cabai disebabkan oleh cuaca ekstrem di beberapa sentra produksi seperti di Jawa Timur.

Dalam tiga minggu terakhir, panas yang cukup tinggi merontokkan bunga cabai sehingga menyebabkan masa panen tertunda. Menurut Asosiasi Agribisnis Cabai Indonesia (AACI) Wilayah Jawa Timur, pasokan cabai akan kembali normal pada Agustus 2021 mendatang.

Sedangkan untuk bawang merah, kenaikan harga terjadi akibat tertundanya musim tanam di daerah sentra produksi. Asosiasi Bawang Merah Indonesia (ABMI) memperkirakan pada Agustus 2021 harga akan mulai kembali turun karena adanya potensi panen di beberapa sentra produksi seperti Brebes, Solok, Bima, Probolinggo, dan Nganjuk.

“Hasil pantauan kami di 216 pasar pada 90 kabupaten/kota di 34 provinsi melalui koordinasi dengan dinas provinsi dan dinas kabupaten/kota yang membidangi perdagangan menunjukkan secara umum bapok tersedia secara cukup bagi masyarakat dengan harga relatif terkendali. Harga cabai
dan bawang merah cenderung naik, namun dengan mulai meningkatnya panen dari sentra produksi pada Agustus mendatang diharapkan bisa meredam kenaikan harga tersebut,” kata Mendag Lutfi.

Mendag Lutfi menambahkan, distribusi bapok ke masyarakat selama PPKM terpantau terkendali, meskipun berdasarkan laporan dari Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO) terdapat kurang lebih 2.000 ritel modern yang tutup sementara selama pelaksanaan PPKM tahun 2020–2021.

Untuk meminimalisasi gangguan distribusi akibat penutupan sementara ritel modern tersebut, Mendag  Lutfi telah mengeluarkan Surat Edaran Menteri Perdagangan Nomor 542/M-DAG/SD/01/2021 tanggal 16 Juli 2021 yang ditujukan kepada para gubernur, bupati, dan walikota di seluruh Indonesia.

Isi surat edaran antara lain terkait pembukaan akses pengantaran dan distribusi bapok dan barang penting, semua jenis obat-obatan, suplemen dan alat-alat kesehatan yang dibutuhkan masyarakat, atau barang-barang kebutuhan masyarakat lainnya; serta pengaturan jam kerja pasar rakyat dan
toko modern.

Kemendag bersama Kemenhub dan Polri juga berkomitmen mengawal pergerakan angkutan barang, khususnya bapok baik di wilayah yang menerapkan PPKM Level 4 maupun akses ke wilayah lainnya agar berjalan lancar.

“Kami telah berkoordinasi dengan para gubernur, bupati, dan walikota di seluruh Indonesia serta kementerian dan lembaga terkait seperti Kemenhub dan Polri untuk memastikan tidak ada hambatan distribusi bapok dan barang keperluan medis di daerah-daerah,” ujar Mendag Lutfi.

Pembukaan Bertahap Operasional Perdagangan

Di PPKM Level 4 perpanjangan yang dimulai pada 26 Juli 2021 ini, pemerintah memutuskan membuka bertahap kegiatan operasional perdagangan di pasar rakyat dan kegiatan perdagangan lainnya untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional.

“Mulai hari ini (26/7) pemerintah akan membuka bertahap aktivitas perdagangan dengan tetap mempertimbangkan langkah-langkah pencegahan penyebaran Covid-19,” ujar Mendag Lutfi.

Pengaturan pembukaan aktivitas perdagangan secara bertahap adalah sebagai berikut:

1. Pasar rakyat yang menjual barang kebutuhan pokok sehari-hari diizinkan buka sampai pukul 20.00 dengan kapasitas pengunjung maksimal 50 persen;

2. Pasar rakyat selain yang menjual barang kebutuhan pokok sehari-hari diizinkan buka sampai pukul 15.00 dengan kapasitas pengunjung maksimal 50 persen;

3. Pedagang kaki lima, toko kelontong, agen/outlet voucher, pangkas rambut, laundry, pedagang asongan, bengkel kecil, cucian kendaraan, dan usaha kecil lain yang sejenis diizinkan buka sampai pukul 21.00;

4. Warung makan, pedagang kaki lima, lapak jajanan dan sejenisnya yang memiliki tempat usaha di ruang terbuka diizinkan buka sampai pukul 20.00 dan maksimum waktu makan untuk setiap pengunjung 20 menit;

5. Kegiatan operasional perdagangan tersebut dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat yang pengaturan teknisnya ditetapkan oleh pemerintah daerah.

“Pembukaan aktivitas perdagangan secara bertahap dilakukan di pasar rakyat, baik untuk yang menjual bapok maupun barang lainnya, serta bagi pedagang kaki lima, toko kelontong, warung makan, dan usaha kecil lainnya yang sejenis, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan ketat
yang akan diatur secara teknis oleh masing-masing pemerintah daerah. Untuk itu, Kemendag bekerja sama dengan pemerintah daerah tengah menyiapkan langkah-langkah operasionalisasi pasar tradisional sesuai acuan penyesuaian PPKM Level 4 tersebut,” pungkas Mendag Lutfi.

Laporan : Leesya

Continue Reading

Ekonomi Mikro

Honda Makassar Culinary Night 2026 Berlangsung Meriah, Hadirkan 85 Tenant dengan Konsep Go Green Festival

Published

on

By

Honda Makassar Culinary Night. -foto:ist-

MAKASSAR, Bursabisnis. Id — Gelaran Honda Makassar Culinary Night (MCN) 2026 berlangsung meriah dengan menghadirkan 85 tenant kuliner favorit masyarakat Kota Makassar.

Event tahunan ini digelar selama tiga hari, mulai Jumat, 17 April hingga Minggu, 19 April 2026, bertempat di kawasan ikonik Benteng Rotterdam.

Mengusung tema Go Green Festival, MCN 2026 tidak hanya menjadi surga bagi pecinta kuliner, tetapi juga membawa pesan kuat tentang pentingnya menjaga lingkungan. Seluruh rangkaian acara dirancang dengan konsep ramah lingkungan, termasuk pembatasan penggunaan plastik sekali pakai serta pengelolaan sampah yang diawasi secara ketat selama acara berlangsung.

Sebagai salah satu event kuliner terbesar di Makassar yang telah berlangsung lebih dari satu dekade, MCN terus berinovasi dengan menghadirkan konsep yang relevan dengan isu terkini. Tahun ini, pendekatan green culture menjadi langkah nyata untuk mengajak masyarakat menikmati hiburan sekaligus meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya keberlanjutan lingkungan.

Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) sebagai main dealer sepeda motor Honda untuk wilayah Sulawesi Selatan, Barat, Tenggara, dan Ambon turut ambil bagian dalam mendukung gelaran ini. Dukungan tersebut sejalan dengan komitmen perusahaan dalam menjaga lingkungan, termasuk melalui kampanye kendaraan ramah lingkungan seperti motor listrik Honda.

Kehadiran Asmo Sulsel di MCN 2026 juga menjadi bentuk upaya untuk lebih dekat dengan masyarakat, khususnya melalui kegiatan yang sesuai dengan gaya hidup urban. Selain menikmati kuliner, pengunjung juga dapat mengenal lebih jauh inovasi dan program yang dihadirkan oleh Honda.

Marketing Manager Asmo Sulsel, Kresna Murti Dewanto, menyampaikan bahwa partisipasi dalam MCN merupakan bagian dari kepedulian perusahaan untuk terus hadir di tengah masyarakat.

“Kami melihat MCN bukan hanya sekadar event kuliner, tetapi juga ruang interaksi yang positif bagi masyarakat. Melalui tema Go Green Festival ini, kami juga ingin menunjukkan bahwa Honda turut mendukung gaya hidup yang lebih peduli lingkungan,” ujarnya.

Dengan antusiasme tinggi dari masyarakat serta konsep yang semakin inovatif, Honda Makassar Culinary Night 2026 diharapkan dapat terus menjadi salah satu event unggulan di Kota Makassar, sekaligus menginspirasi masyarakat untuk menikmati hiburan dengan cara yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan.

Laporan : Kas
Editor : Tam

Continue Reading

Ekonomi Mikro

Anton Timbang Bertemu Gubernur Sultra, Bahas Dukungan Kadin Terhadap Program Ketahanan Pangan

Published

on

By

Gubernur Sultra Andi Sumangerukka bersama Ketua Kadin Sultra Anton Timbang

KENDARI, Bursabisnis. Id – ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tenggara (Sultra) Anton Timbang, bertemu dengan Gubernur Sultra Andi Sumangerukka di kantor gubernur Bumi Praja pada Selasa, 10 Februari 2026.

Dalam pertemuan itu, Anton Timbang yang akrab disapa Bang AT menegaskan komitmennya untuk berdiri seiring sejalan dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra dalam memperkuat ekonomi daerah.

Komitmen ini diwujudkan melalui dukungan penuh terhadap seluruh program unggulan Gubernur Sultra, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, khususnya dalam sektor ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi kerakyatan.

Ketua Kadin Sultra, Anton Timbang, menyatakan bahwa sinergi ini bukan sekadar koordinasi di atas kertas, melainkan aksi nyata di lapangan. Salah satu langkah terdekat adalah peluncuran Gerakan Pasar Murah (GPM) yang akan dimulai pada 14 Februari mendatang.

Sinergi Tanpa Batas: Kadin dan Pemerintah Provinsi

Usai melakukan audiensi dengan Gubernur, Anton Timbang menegaskan bahwa Kadin siap menjadi mesin penggerak dalam menyukseskan visi Gubernur Sultra.

“Kami mendukung penuh program Pak Gubernur yang mendorong ekonomi daerah lebih mandiri dan kompetitif. GPM ini adalah salah satu bentuk nyata kolaborasi antara dunia usaha dan pemerintah,” tegas Anton pada Selasa, 10 Februari 2026.

Fokus dukungan Kadin Sultra terhadap program Gubernur mencakup tiga pilar utama:

Penguatan Ekonomi Daerah: Melakukan intervensi pasar di wilayah dengan inflasi tinggi seperti Kolaka, Baubau, dan Wakatobi.

Pemberdayaan UMKM: Membina ribuan UMKM hingga 3.000 di antaranya resmi berstatus PT Perorangan agar mampu bersaing secara profesional.

Ketahanan Pangan: Terlibat aktif dalam pemetaan lahan pertanian produktif serta hilirisasi sumber daya lokal guna menjaga stabilitas harga jangka panjang.

Mengawal Visi Gubernur Melalui Intervensi Pasar

Kadin Sultra memposisikan diri sebagai mitra strategis dalam mengendalikan inflasi, terutama di titik kritis seperti Kolaka yang mencatat angka inflasi 6,75%. Dengan menjalankan instruksi dan arah kebijakan Gubernur, Kadin memastikan ketersediaan stok pangan seperti beras, telur, dan minyak goreng tetap terjaga menjelang bulan suci Ramadhan.

Uji Coba Distribusi Skala Provinsi

Lebih jauh, Anton menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari “uji coba” sistem distribusi besar yang dicanangkan pemerintah. Dengan melibatkan UMKM binaan Kadin dalam rantai pasok GPM, potensi lokal dapat terserap maksimal sesuai dengan target Gubernur untuk menciptakan kemandirian ekonomi bagi masyarakat Sultra.

“Sinergi ini mencakup koordinasi harga, ketersediaan stok, hingga penyediaan infrastruktur bagi UMKM. Kami siap memastikan masyarakat terbantu dan pangan tetap terjangkau,” tutup Anton.

Laporan : Tam

Continue Reading

KOMODITI

Badan Kerja Sama Antar Parlemen Dorong Penguatan Perdagangan Komoditas Kopi Dengan Aljazair

Published

on

By

Komoditas kopi. -foto:ist-

JAKARTA, Bursabisnis. id – Negara Indonesia dikenal sebagai penghasil kopi terbaik di dunia. Komoditas ini sangat berpotensi diekspor ke Aljazair dan kawasan Arab.

Melihat banyaknya potensi komoditas yang dihasilkan Indonesia, Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI mendorong penguatan kerja sama perdagangan antara Indonesia dan Aljazair melalui ekspor kopi serta berbagai komoditas rempah unggulan Indonesia.

Upaya ini dinilai strategis untuk memperluas pasar produk berbasis masyarakat sekaligus mempererat hubungan bilateral kedua negara.

Ketua BKSAP DPR RI, Syahrul Aidi Maazat, mengatakan bahwa Indonesia memiliki kekayaan hasil pertanian yang berpotensi besar menembus pasar Aljazair dan kawasan Arab. Komoditas seperti kopi, cengkeh, kunyit, serai, dan kayu manis merupakan produk yang dihasilkan langsung oleh masyarakat dan memiliki nilai ekonomi tinggi.

“Indonesia dikenal sebagai salah satu penghasil kopi terbaik di dunia. Sementara itu, negara-negara Arab, termasuk Aljazair, memiliki budaya konsumsi kopi yang kuat. Ini merupakan peluang besar yang perlu dimanfaatkan secara optimal,” ujar Syahrul usai pertemuan dengan delegasi Parlemen Aljazair sebagaimana dilansir dari laman dpr.go.id.

Menurutnya, kerja sama perdagangan Indonesia dengan negara sahabat selama ini masih cenderung berfokus pada komoditas industri. Oleh karena itu, BKSAP mendorong agar kerja sama dagang ke depan juga mengedepankan komoditas berbasis kerakyatan yang dapat memberikan manfaat langsung bagi petani dan pelaku usaha kecil di daerah.

Selain kopi, Syahrul menekankan pentingnya memperkenalkan rempah-rempah Indonesia ke pasar Aljazair dengan identitas asal yang jelas. Ia menilai, selama ini sejumlah rempah Indonesia dikenal di pasar internasional melalui negara perantara, sehingga kontribusi Indonesia sebagai negara asal belum sepenuhnya terlihat.

“Padahal rempah-rempah seperti cengkeh, kunyit, serai, dan kayu manis berasal dari Indonesia dan ditanam oleh masyarakat. Ini perlu diperkenalkan secara langsung agar nilai tambahnya kembali ke rakyat,” katanya.

Dalam pertemuan tersebut, delegasi Parlemen Aljazair juga menyampaikan minat terhadap penguatan kerja sama ekonomi yang saling menguntungkan. Aljazair, lanjut Syahrul, menawarkan komoditas unggulan berupa kurma sebagai bagian dari potensi kerja sama perdagangan bilateral.

Selain membahas perdagangan, pertemuan ini juga menyinggung penguatan hubungan antar parlemen sebagai bagian dari diplomasi Indonesia. Syahrul menyampaikan bahwa hubungan Indonesia dan Aljazair memiliki fondasi sejarah yang kuat sejak Konferensi Asia Afrika 1955, di mana Indonesia berperan aktif mendukung perjuangan kemerdekaan Aljazair.

Ia menilai kesamaan latar belakang sejarah dan prinsip perjuangan tersebut menjadi modal penting untuk memperluas kerja sama di berbagai sektor, tidak hanya ekonomi, tetapi juga pendidikan, sosial, dan budaya.

Di bidang pendidikan, BKSAP DPR RI mendorong pemanfaatan program beasiswa Indonesia bagi warga negara Aljazair, serta membuka peluang bagi pelajar Indonesia untuk menempuh pendidikan di Aljazair, khususnya di bidang hukum Islam.

Lebih lanjut, Syahrul juga menegaskan komitmen Indonesia dan Aljazair untuk terus bekerja sama di forum internasional, terutama dalam isu hak asasi manusia, kemanusiaan, demokrasi, dan kesetaraan gender.

BKSAP DPR RI berharap dorongan ekspor kopi dan rempah ini dapat menjadi pintu masuk bagi penguatan hubungan ekonomi yang lebih luas antara Indonesia dan Aljazair, sekaligus memperkuat peran diplomasi parlemen dalam mendukung kepentingan nasional dan kesejahteraan masyarakat.

Sumber : dpr.go.id
Laporan : Ibi

Continue Reading

Trending