Connect with us

Ekonomi Mikro

Bea Cukai Dorong Ekspor UMKM Lewat Business Matching

Published

on

SIDOARJO, bursabisnis.id – Sinergi antara Bea Cukai dengan instansi pemerintah daerah dalam menumbuhkan perekonomian nasional, salah satunya dilakukan dengan mendorong UMKM mengekspor produknya di luar negeri. Kegiatan asistensi terus dilakukan, baik dari segi pengenalan aturan kepabeanan di bidang ekspor, maupun business matching untuk menemukan pasar di luar negeri.

Bea Cukai Sidoarjo bekerja sama dengan Kantor Wilayah Bea Cukai Jawa Timur I dan Bea Cukai Madura menggelar kegiatan business matching pada Rabu (07/07/2021) sebagaimana dilansir dari laman Bisnis.com.

“Kegiatan business matching ini dilakukan untuk mempertemukan UMKM di Indonesia dengan pasar di Hongkong. UMKM yang diundang kali ini berasal dari Kabupaten Sidoarjo, Mojokerto, dan Madura,” ungkap Pantjoro Agoeng, Kepala Kantor Bea Cukai Sidoarjo.

Kegiatan yang dilakukan secara virtual tersebut memaparkan produk unggulan berupa makanan dan minuman dari UMKM yang hadir. “Lewat business matching kali ini diharapkan dapat membuka peluang bagi para IKM/UMKM untuk ekspor sehingga dapat menambah devisa negara dan dapat mewujudkan program pemerintah dalam rangka pemulihan ekonomi nasional,” tambah Pantjoro.

Di wilayah Maluku, Bea Cukai Ambon juga melaksanakan asistensi ekspor dalam kegiatan focus group discussion optimalisasi ekspor daerah melalui perjanjian perdagangan. Lewat kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Maluku dan dihadiri secara terbatas mengingat pandemic Covid-19, Bea Cukai memberikan pengenalan terkait pemanfaatan dokumen keterangan asal.

Dokumen keterangan asal atau lebih dikenal dengan SKA atau COO (Certificate of Origin) merupakan peluang dan tantangan dalam peningkatan ekspor Maluku.

“Karena dengan SKA ini bagi pangsa pasar negara-negara yang ada Kerjasama FTA (Free Trade Agreement) dengan Indonesia, tentunya akan meningkatkan daya saing produk ekspor, karena harga barang yang akan dimasukkan ke negara tujuan ekspor akan lebih kompetitif dengan harga yang lebih bersaing,” ungkap Saut Mulia, Kepala Kantor Bea Cukai Ambon.

Laporan : Ibing

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

UKM

Kemenparekraf Gelar Temu Bisnis Perbankan Konvensional Bersama Pelaku UMKM

Published

on

By

Temu bisnis

JAKARTA, bursabisnis.id – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) menggelar Temu Bisnis Perbankan Konvensional di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Temu bisnis itu dihadiri para pelaku UMKM sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf).

Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenparekraf/Baparekraf Hengky Hotma Parlindungan Manurung dalam keterangannya, mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan oleh Direktorat Akses Pembiayaan Kemenparekraf/Baparekraf ini bertujuan untuk mempertemukan pihak perbankan dan pelaku usaha sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dalam upaya memperluas akses permodalan bagi pelaku parekraf.

“Kegiatan ini dilaksanakan agar para pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif mendapatkan informasi program KUR (Kredit Usaha Rakyat) sekaligus bisa memanfaatkan program pembiayaan perbankan tersebut melalui temu bisnis perbankan konvensional agar kembali bangkit berproduksi dan tumbuh,” kata Henky sebagaimana dilansir dari laman kemenparekraf.go.id.

Kegiatan ini juga bertujuan untuk memberikan wawasan terkait pembiayaan program KUR dan memfasilitasi implementasi program pembiayaan perbankan kepada pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif.

Henky menjelaskan kinerja UMKM sektor parekraf pada triwulan I mencapai Rp312.759,18 miliar dan meningkat pada triwulan II dengan performansi mencapai Rp326.635,45 miliar atau dengan kata lain kontribusinya terhadap ekonomi nasional TWI 6,93 persen dan TWII 6,64 persen.

“Namun, dengan segala potensi yang ada itu permodalan masih menjadi salah satu kendala besar bagi UMKM sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Mayoritas (92,37 persen) pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif hanya mengandalkan modal sendiri atau pinjaman dari keluarga untuk menopang usahanya,” katanya.

Kegiatan yang dilaksanakan di Primebiz Hotel Cikarang ini diisi dengan sesi panel paparan pengantar kebijakan KUR dan Sosialisasi KUR Sektor Parekraf serta sesi audiensi dengan ketua Komisi X DPR RI, Syaiful Huda, dengan pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif secara offline.

Temu Bisnis Konvensional ini diikuti sekitar 100 pelaku usaha parekraf dengan rincian 80 peserta dari binaan pelaku usaha parekraf Ketua Komisi X DPR RI dan 20 peserta binaan Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi yang hadir secara luring.

Laporan : Leesya

Continue Reading

KOMODITI

Dua Perusahaan Binaan Kadin Sultra akan Kirim Kopra ke Jatim Sebanyak 28 Ton

Published

on

By

KENDARI, bursabisnis.id – Dua perusahaan dibawah binaan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tenggara (Sultra) Dijadwalkan   mengirim komoditi  kopra ke Provinsi Jawa Timur (Jatim) pada Minggu, 4 September 2022 mendatang.

Kedua perusahaan binaan Kadin Sultra ini adalah  CV. Indah Mega Utama dan CV. Navyra Nadira IB.

Ketua Kadin Sultra, Anton Timbang melalui Wakil Ketua Kadin Sultra, Sastra Alamsyah mengatakan pada pelepasan impor kali kedua ini, kedua perusahaan akan mengirimkan kopra sebanyak 28 ton, dengan nilai Rp 266 juta.

“Melanjutkan misi dagang antara Kadin Sultra dengan  Kadin Jawa Timur. Perusahaan binaan Kadin Sultra mengirim komoditi unggulan ke Jatim. Sedangkan agen distributor dari Jatim akan mengirim  konstruksi baja dari Surabaya,” ungkapnya, Sabtu, 3 September 2022.

Alamsyah menjelaskan pengiriman komoditas perkebunan merupakan tindak lanjut dari Memorandum of Understanding (MoU) Misi Dagang yang dibangun antara Kadin Sultra dan Kadin Jatim yang telah diteken pada 23 Juni 2022 lalu.

“Pengiriman perdana komoditas ini merupakan permintaan khusus Pemerintah Provinsi Jatim. Sebelumnya pada tahap pertama, telah dilakukan pengiriman sebanyak satu kontainer dengan berat 14 ton,” jelasnya.

Dalam pengiriman komoditas tersebut, dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan ekonomi masyarakat Sultra dan Jatim terkhusus di sektor perkebunan.

“Ke depannya, bukan hanya komoditas perkebunan, pengiriman ini akan meliput berbagai sektor mulai dari perikanan, pertanian dan lainnya,” pungkasnya.

Laporan : Rustam 

Continue Reading

KOMODITI

Kadin Sultra Antarpulaukan Komoditi Kopra ke Jawa Timur

Published

on

By

Kadin Sultra kirim komoditi kopra ke Jawa Timur

KENDARI, bursabisnisKamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mengantarpulaukan komoditi kopra sebanyak 14 ton  ke Kadin Provinsi Jawa Timur (Jatim) pada Rabu, 17 Agustus 2022.

Pengiriman komoditi kopra itu sebagai tindak lanjut kerjasama Kadin Sultra dengan Kadin Jatim yang diteken pada  Jumat, 24 Juni 2022 lalu di Kota Kendari.

Pengiriman perdana itu, merupakan kado  Bangsa Indonesia merayakan HUT RI ke 77 tahun 2022.

Menurut Wakil Ketua Kadin Sultra Bidang Pasar Modal, Sastra Alamsyah,  pengiriman perdana komoditi kopra ini merupakan hasil perkebunan Sultra.

“Hasil komoditi perkebunan yang dikirim yaitu kopra sesuai permintaan dari pemerintah provinsi Jawa Timur,”  ujar Sastra.

Untuk tahap pertama, Kadin Sultra mengantarpulaukan kopra sebanyak 1 kontainer   atau  berat 14 ton.

“Setiap minggu kami akan selalu melakukan pengiriman, ini akan berlanjut secara terus menerus sesuai dengan permintaan dari misi dagang Kadin Jawa Timur,”  jelasnya.

Sementara penanggung jawab dalam proses pengiriman perdana tersebut, yaitu pihak CV. Navya Nadira IB yang merupakan perusahaan dari Konawe Selatan (Konsel) dibawah binaan Kadin Sultra.

Sastra berharap pengiriman perdana tersebut bisa memberikan dampak positif terhadap peningkatan ekonomi masyarakat Sultra dan Jatim.

“Tak hanya perkebunan, kedepannya pengiriman ini akan meliput berbagai sektor mulai dari perikanan, pertanian dan lainnya” harapnya.

Laporan : Rustam 

Continue Reading

Trending

Copyright © 2017 PT. Tenggara Media Perkasa - Bursabisnis.ID Developer by Green Tech Studio.