Connect with us

Investasi

BPJS Ketenagakerjaan Jelaskan Perkembangan Program Jaminan Kehilangan Pekerjaan

Published

on

JAKARTA, bursabisnis.id – BPJS Ketenagakerjaan mengungkapkan perkembangan program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) yang merupakan program jaminan sosial baru bagi korban PHK.

Direktur Perencanaan Strategis dan Teknologi Informasi BPJS Ketenagakerjaan Pramudya Iriawan Buntoro menuturkan pihaknya tengah mempersiapkan aspek regulasi teknis JKP di level menteri, yang merupakan turunan dari PP Nomor 37 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan JKP.

“Kami sedang melakukan koordinasi regulasi dengan K/L untuk mendapatkan aturan operasional yang lebih teknis lagi pada level aturan menteri,” ujarnya dalam konferensi pers Laporan Keuangan dan Laporan Pengelolaan Program (Audit) BPJS Ketenagakerjaan 2020, Senin (31/5/2021) sebagaimana dilansir dari laman CNNIndonesia.com.

Saat ini, aturan teknis yang sudah diselesaikan adalah Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 7 Tahun 2021 tentang Tata Cara Pendaftaran Peserta dan Pelaksanaan Rekomposisi Iuran dalam Program JKP.

Sementara itu, pihaknya tengah mempersiapkan sinergi regulasi dengan Kementerian keuangan. “Saat ini kami sedang koordinasi intensif dengan Kementerian keuangan untuk membahas mengenai aturan Menteri Keuangan sebagai landasan operasional ini, itu dari sisi regulasi,” imbuhnya.

Sejalan dengan itu, BPJS Ketenagakerjaan juga mempersiapkan infrastruktur operasional dari sisi internal, termasuk Standar Operasional Prosedur (SOP), sistem, maupun regulasi internal. Salah satunya, integrasi data dengan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan.

“Integrasi data dengan BPJS Kesehatan untuk program JKN ini pun masih on progress prosesnya. Harapannya nanti di Juni ini kami bisa sama-sama memastikannya, karena salah satu kriteria yang eligible menerima JKP adalah mengikuti program JKN,” imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Zainudin mengungkapkan ada empat tantangan program JKP. Pertama, meningkatkan jumlah peserta JKP lantaran program anyar ini lahir di tengah tren penurunan kepesertaan akibat pandemi covid-19.

“Tantangannya adalah bagaimana akselerasi jumlah peserta agar banyak orang yang bisa menikmati JKP, karena JKP dilahirkan sebagai satu insentif bagi peserta,” ujarnya.

Kedua, tantangan dari sisi kepatuhan lantaran syarat mendapatkan fasilitas JKP adalah membayar iuran paling sedikit 12 bulan dalam 24 bulan. Mereka juga wajib membayar iuran selama enam bulan berturut-turut sebelum terkena PHK.

Selain itu, untuk pemberi kerja atau perusahaan skala menengah besar wajib mendaftarkan pekerja dalam empat program jaminan sosial di BPJS Ketenagakerjaan meliputi Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Pensiun (JP), dan Jaminan Kematian (JKM). Selain itu, pekerja juga wajib terdaftar sebagai peserta JKN yang yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan.

Sedangkan, pekerja untuk usaha kecil dan mikro wajib diikutsertakan sekurang-kurangnya dalam program JKK, JHT, dan JKM oleh BPJS Ketenagakerjaan serta JKN oleh BPJS Kesehatan.

“Bagi yang patuh nanti otomatis tanpa tambahan iuran, jadi perusahaan akan bayar seperti biasa, tapi oleh pemerintah ditambahkan iuran 0,22 persen dan sebagian iuran JKK dan JKM yang dibayarkan seperti biasanya akan dilakukan rekomposisi iuran,” ujarnya.

Ketiga, integrasi dengan data JKN. Keempat, tantangan hubungan kerja karena sebagian besar pekerja merupakan tenaga kontrak atau outsourcing.

“Itu minimal empat tantangan yang dihadapi JKP, namun kami optimis dengan program baru ini akan men-trigger kepatuhan kepesertaan jaminan sosial, bukan hanya di BPJS Ketenagakerjaan tapi juga JKN, karena yang mau diciptakan JKP ini adalah ekosistem jaminan sosial yang baik,” ujarnya.

Seperti diketahui, iuran JKP sebesar 0,46 persen dari upah pekerja/buruh per bulan. Total iuran itu bersumber dari iuran pemerintah sebesar 0,22 persen dan rekomposisi iuran sebesar 0,24 persen. Detailnya, rekomposisi iuran Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) sebesar 0,14 persen dan rekomposisi iuran Jaminan Kematian (JKM) sebesar 0,10 persen.

Sedangkan, manfaat yang diterima peserta JKP meliputi uang tunai, akses informasi pasar kerja, dan pelatihan kerja. Manfaat dalam bentuk uang tunai diberikan sebesar 45 persen dari upah untuk tiga bulan pertama dan 25 persen dari upah untuk tiga bulan berikutnya. Namun, pemerintah membatasi jangka waktu pemberian manfaat uang tunai selama enam bulan.

Laporan : Leesya

Continue Reading

Provider

Kalimantan Kontributor Pelanggan dan Trafik Terbesar Indosat di Circle Kalisumapa

Published

on

By

JAKARTA, Bursabisnis. Id –
Trafik Data Tumbuh 27,6%, Indosat Region Kalimantan Perluas Pengalaman AI dan 5G bagi Jutaan Pelanggan

Indosat Region Kalimantan terus menunjukkan kinerja positif pada paruh pertama 2026 dengan mencatatkan pertumbuhan trafik data sebesar 27,6% YoY.

Peningkatan aktivitas digital tersebut
juga diiringi pertumbuhan jumlah pelanggan sebesar 2,2% YoY pada kuartal II 2026, menjadikan Kalimantan sebagai kontributor pelanggan dan trafik terbesar di Circle Kalisumapa.

Untuk memenuhi kebutuhan digital masyarakat yang terus berkembang, Indosat memperkuat infrastrukturnya melalui pengoperasian lebih dari 19.500 BTS 4G serta perluasan jaringan
hingga lebih dari 340 BTS 5G pada akhir kuartal II 2026.

Penguatan jaringan ini turut ditandai dengan kehadiran Indosat 5G di Pontianak untuk mendukung aktivitas masyarakat, mulai dari gaming, streaming, pembuatan konten, produktivitas, hingga pemanfaatan Artificial Intelligence
(AI).

Membawa semangat “Lebih Baik Indosat”, manfaat teknologi tersebut juga diperluas melalui SheHacks 2026 di Singkawang, yang membekali perempuan pelaku UMKM dengan keterampilan digital dan AI untuk memperkuat promosi, mengembangkan bisnis, serta
meningkatkan daya saing produk lokal.

REGION SULAWESI

Pemanfaatan Layanan Digital Meningkat, Trafik Data Indosat Region Sulawesi Tumbuh 29,5% YoY

Indosat Region Sulawesi mencatatkan pertumbuhan trafik data sebesar 29,5% YoY pada paruh pertama 2026. Capaian ini mencerminkan semakin tingginya pemanfaatan layanan digital oleh
masyarakat untuk memenuhi berbagai kebutuhan sehari-hari, mulai dari komunikasi, hiburan, pembelajaran, produktivitas, hingga pengembangan usaha.

Mengakomodasi peningkatan kebutuhan tersebut, Indosat terus memperkuat kualitas dan kapasitas jaringan melalui pengoperasian lebih dari 15.500 BTS 4G serta perluasan jaringan hingga lebih dari 120 BTS 5G pada akhir kuartal II 2026.

Membawa semangat “Lebih Baik
Indosat”, penguatan infrastruktur ini menjadi fondasi untuk menghadirkan pengalaman digital yang semakin andal sekaligus membuka peluang pemanfaatan teknologi, termasuk Artificial
Intelligence (AI), bagi masyarakat dan pelaku usaha di berbagai kota strategis di Sulawesi.

REGION MALUKU–PAPUA

Trafik Data Melonjak 47,9% YoY, Indosat Region Maluku–Papua Berdayakan UMKM
Perempuan melalui Pemanfaatan AI

Indosat Region Maluku–Papua mencatatkan pertumbuhan trafik data paling pesat di Circle Kalisumapa pada paruh pertama 2026, dengan lonjakan sebesar 47,9% YoY.

Pertumbuhan aktivitas digital ini juga diiringi peningkatan jumlah pelanggan sebesar 16% YoY pada kuartal II
2026. Capaian tersebut mencerminkan semakin luasnya pemanfaatan layanan digital oleh masyarakat di wilayah kepulauan dan kawasan timur Indonesia.

Peningkatan tersebut didukung oleh penguatan lebih dari 4.300 BTS 4G yang membantu memenuhi kebutuhan komunikasi, pendidikan, produktivitas, dan pengembangan usaha masyarakat di wilayah dengan karakter geografis yang luas dan beragam.

Melalui semangat “Lebih Baik Indosat”, manfaat konektivitas ini turut diterjemahkan melalui SheHacks 2026 di
Ternate, yang membekali perempuan pelaku UMKM dengan keterampilan digital dan Artificial Intelligence (AI) untuk mengembangkan ide konten, memperkuat promosi, serta meningkatkan
daya saing produk lokal.

Inisiatif ini menjadi bagian dari komitmen Indosat dalam menghadirkan teknologi yang inklusif sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal di Maluku dan Papua.

Laporan : Kas

Continue Reading

OTOMOTIF

Asmo Sulsel Gelar Night Ride Bersama HASCI Makassar Chapter

Published

on

By

Night ride bersama komunitas Honda Stylo di Kota Makassar. -foto:ist-

MAKASSAR, Bursabisnis. Id – Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) kembali menghadirkan aktivitas seru bagi komunitas dan pecinta sepeda motor Honda melalui kegiatan night ride bersama komunitas Honda Stylo, yakni Honda Stylo Club Indonesia (HASCI) Makassar Chapter.

Kegiatan yang digelar pada Kamis, 18 Juni 2026 ini diikuti oleh lebih dari 40 pengendara yang menikmati pengalaman berkendara malam hari sambil mengeksplorasi sejumlah ikon Kota Makassar.

Kegiatan dimulai dari kawasan Trans Studio Mall Makassar. Sebelum memulai perjalanan, seluruh peserta terlebih dahulu mengikuti edukasi safety riding yang dipandu oleh Wanny selaku instruktur safety riding Asmo Sulsel di Astra Motor Experience Center (AMEC), Trans Studio Mall Makassar.

Dalam sesi tersebut, peserta diingatkan mengenai pentingnya mempersiapkan kondisi diri dan kendaraan, menggunakan perlengkapan berkendara yang lengkap, serta menjaga fokus selama perjalanan.

Tidak hanya itu, para peserta juga turut menikmati fasilitas parking exclusive di Trans Studio Mall yang dihadirkan Asmo Sulsel sebagai bentuk apresiasi dan upaya untuk memberikan kenyamanan lebih bagi konsumen Honda.

Setelah sesi edukasi selesai, rombongan kemudian memulai night ride menuju kawasan Centre Point of Indonesia (CPI) sebelum mengakhiri perjalanan di kawasan Lego-Lego.

Suasana kebersamaan terasa sepanjang perjalanan, di mana para peserta dapat menikmati keindahan Kota Makassar pada malam hari sekaligus mempererat hubungan antar sesama anggota komunitas dan pecinta Honda Stylo.

Safety Riding & Community Supervisor Asmo Sulsel, Habib Permadi, mengatakan bahwa kegiatan komunitas seperti ini menjadi salah satu upaya Asmo Sulsel untuk terus membangun hubungan yang baik dan berkelanjutan dengan para pengguna sepeda motor Honda.

“Kami percaya bahwa komunitas memiliki peran yang sangat penting dalam ekosistem Honda. Karena itu, kami berkomitmen untuk terus menjaga hubungan baik dengan para anggota komunitas melalui berbagai aktivitas yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga memberikan manfaat. Melalui kegiatan seperti night ride ini, kami ingin menghadirkan ruang bagi para anggota komunitas untuk saling terhubung dan berbagi pengalaman,” ujar Habib.

Marketing Manager Asmo Sulsel, Antofany Yusticia Ahmadi, mengatakan bahwa kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya Asmo Sulsel dalam menghadirkan pengalaman yang lebih dekat dengan gaya hidup konsumen saat ini.

“Bagi kami, sepeda motor bukan sekadar alat transportasi, tetapi juga menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat. Karena itu, kami ingin terus menghadirkan berbagai aktivitas yang dapat dinikmati bersama oleh para konsumen Honda, termasuk komunitas Honda Stylo yang terus berkembang di Makassar. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan pengalaman yang berkesan sekaligus mempererat hubungan antara Honda dan para konsumennya,” ujar Yusticia.

Melalui kegiatan ini, Asmo Sulsel berharap dapat terus memperkuat budaya berkendara yang aman, nyaman, dan menyenangkan, sekaligus membangun komunitas Honda yang semakin solid dan aktif menghadirkan berbagai aktivitas positif di tengah masyarakat.

Laporan : Kas
Editor : Tam

Continue Reading

OTOMOTIF

PT Toyota Astra Motor Lanjutkan Kampanye Ramah Lingkungan, Ekspedisi 40 Hari Bersama Veloz Hybrid EV

Published

on

By

KENDARI, bursabisnis.id – PT Toyota-Astra Motor (TAM) melanjutkan komitmennya dalam mengampanyekan kendaraan ramah lingkungan melalui ekspedisi jarak jauh.
Dengan mengangkat tema “Veloz Hybrid EV Lintas Nusa 2.0: Jelajah Sulawesi”, perjalanan kali ini dirancang untuk mengitari seluruh wilayah Pulau Sulawesi, dimulai dari titik awal di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, dan dijadwalkan berakhir di Manado, Sulawesi Utara.
Dalam ekspedisi ketahanan ini, sejumlah media nasional akan mengendarai satu unit Veloz Hybrid EV Q TSS Modellista secara estafet.
Perjalanan lintas pulau ini direncanakan membelah lima provinsi yang terbagi ke dalam tujuh etape strategis. Langkah ini diambil Toyota untuk mempertegas posisi Veloz Hybrid EV yang baru saja dinobatkan sebagai Car of the Year 2026 pada ajang Otomotif Award, sebagai kendaraan MPV Hybrid 7-seater yang relevan dan adaptif terhadap karakteristik infrastruktur jalan di berbagai wilayah Indonesia.
Di sisi lain, agenda ini juga menjadi pembuktian kesiapan ekosistem layanan purnajual Toyota yang luas dalam mendukung mobilitas masyarakat tanpa batas geografis.
“Setelah sukses dengan perjalanan serupa tahun lalu, kini kami melanjutkan ekspedisi Veloz Hybrid EV Lintas Nusa 2.0: Jelajah Sulawesi. Sejalan semangat Toyota Ada untuk Indonesia, kami ingin memperlihatkan Quality, Durability, dan Reliability (QDR) MPV Hybrid ini melintasi berbagai kondisi jalanan di Indonesia. Sulawesi dipilih karena mampu merepresentasikan karakter jalan yang beragam, lengkap dengan panorama indah serta medan yang menantang,” ujari Vice President Director PT Toyota-Astra Motor (TAM), Jap Ernando Demily dihadapan awak media, Minggu 7 Juni 2026.
Sebagai informasi, Veloz Hybrid EV merupakan produk rakitan lokal yang menandai debut global (World Premiere) sekitar enam bulan lalu pada ajang GJAW 2025. Kehadiran model ini menjadi tonggak penting bagi Toyota untuk memperluas penetrasi kendaraan elektrifikasi di segmen pasar yang lebih massal.
Berbekal teknologi Hybrid EV generasi terbaru, MPV keluarga ini diklaim mampu menawarkan efisiensi bahan bakar yang lebih tinggi serta pengalaman berkendara yang halus, namun tetap responsif.
Dari sisi nilai ekonomis, kendaraan ini dipasarkan dengan rentang harga yang kompetitif, mulai dari Rp 313 juta untuk Tipe V yang masuk dalam Program Hybrid EV Untuk Semua, hingga Rp 399 juta untuk varian tertinggi Tipe Q TSS Modellista (skema harga On The Road untuk wilayah Sulselbar dan Sultra).
Skema harga yang menjangkau pasar luas ini berdampak langsung pada performa penjualan. Hingga akhir Mei 2026, total pemesanan (demand) di tingkat nasional telah melampaui angka 12.000 unit hanya dalam kurun waktu setengah tahun sejak peluncurannya.
Tren positif ini juga terlihat jelas di pasar regional, khususnya di wilayah kerja Kalla Toyota yang mencakup Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Tengah. Masyarakat setempat menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap teknologi elektrifikasi kelas menengah ini.
“Khusus di wilayah Kalla Toyota, Veloz Hybrid EV mendapat sambutan yang sangat positif dari masyarakat. Hingga hari ini, pemesanan tembus diangka 900 unit. Agenda Veloz Hybrid EV Lintas Nusa 2.0 : Jelajah Sulawesi, tentunya akan menjadi momen yang sangat special karena akan di lakukan di wilayah Kalla Toyota. Sehingga, kedepannya bisa membuat masyarakat lebih yakin lagi menentukan pilihannya ke Toyota Hybrid, khususnya Veloz Hybrid EV,“ ungkap Suliadin, Marketing General Manager Kalla Toyota.
Catatan rekam jejak menunjukkan, PT TAM sebelumnya telah sukses menggelar ajang serupa pada periode 2 Desember 2025 hingga 17 Januari 2026. Melanjutkan keberhasilan tersebut, pabrikan kembali menggandeng jurnalis dari media nasional serta media lokal di Sulawesi untuk menguji langsung performa Veloz Hybrid EV Q TSS Modellista.
Ekspedisi berskala besar ini diperkirakan memakan waktu hingga 40 hari perjalanan nonstop. Melalui durasi yang panjang tersebut, Toyota ingin membuktikan secara empiris bahwa aspek Quality, Durability, dan Reliability (QDR) tetap menjadi standar utama pada jajaran lini produk elektrifikasi mereka.
Jalur luar Pulau Sulawesi dipilih secara sengaja karena menawarkan tantangan medan yang sangat variatif. Tim ekspedisi akan dihadapkan pada rute antarkota yang membelah kawasan pegunungan, tikungan tajam, serta jalur pesisir pantai dengan rintangan tak terduga.
Rute lengkap Veloz Hybrid EV Lintas Nusa 2.0 ini akan menyisir destinasi-destinasi utama dengan lanskap geografis yang menantang, meliputi Kendari, Morowali, Palopo, Makassar, Tana Toraja, Palu, Luwuk, Ou, Tolitoli, Gorontalo, dan berakhir di Manado.
Sepanjang perjalanan, tim tidak hanya menguji performa mesin dan efisiensi bahan bakar, tetapi juga mengagendakan eksplorasi potensi wisata alam, kekayaan kuliner, serta interaksi sosial untuk melihat bagaimana kontribusi kendaraan Toyota dalam mendukung aktivitas ekonomi dan gaya hidup masyarakat lokal.
“Ekspedisi Veloz Hybrid EV Lintas Nusa siap menjawab pertanyaan sebagian orang atas kemampuan teknologi Hybrid Toyota beradaptasi di lingkungan menantang Pulau Sulawesi. Melalui pengujian langsung oleh rekan media nasional, kami berharap hasil perjalanan ini dapat tersampaikan secara organik dan sejalan dengan pengalaman nyata para pelanggan. Melalui perjalanan lintas Sulawesi ini, turut memperlihatkan ekosistem Hybrid Toyota sanggup mendukung mobilitas pelanggan sampai pelosok wilayah tanpa perlu mengubah kebiasaan sehari-hari,” kata Marketing Director PT Toyota-Astra Motor, Bansar Maduma.

Sumber: Rilis
Editor: Mirkas
Continue Reading

Trending