Connect with us

Rupa-rupa

LAM-PTKes Nyatakan Prodi Kesmas FKM Unidayan Raih Akreditasi B

Published

on

BAUBAU – Berdasarkan Surat Keputusan hasil akreditasi dengan Nomor 0743/LAM-PTKes/Akr/Sar/X/2018, yang dikeluarkan oleh LAM-PTKes melalui portalnya (lamptkes.org), Prodi Kesmas, Fakukultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Unidayan mencetak sejarah baru dengan meningkatnya perolehan akreditasi menjadi peringkat B, setelah  Assesment Lapangan yang dilakukan oleh tim asesor dari LAM-PTKes pada tanggal 15 – 18 Oktober 2018.

Pencapaian Program Studi Kesmas Fakultas Kesmas  Universitas Dayanu Ikhsanuddin ini dapat dipastikan diawali dengan persiapan yang matang.

Hasil ini menjadi angin segar bagi Civitas Akademika  FKM dan Unidayan secara institusi. Betapa tidak, dalam waktu dekat Unidayan akan menjalani akreditasi institusi. Pencapaian ini tentu akan menambah value atau menjadi poin tambahan dalam kriteria penilaian.

Dekan FKM Unidayan, Irwan Amar, SKM., M.Kes dalam sambungan telepon mengucapkan syukur atas pencapaian ini. Dikatakannya, hasil tersebut merupakan buah dari hasil kerjasama dan soliditas Civitas Akademika FKM dalam persiapan awal akreditasi.

“Alhamdulillah, akreditasi kita bisa menjadi B, pencapaian ini adalah hasil kerjasama dan soliditas kita semua dalam mengerjakan atau menyiapkan dokumen akreditasi dan kebutuhan lainnya,” ungkap Irwan, Senin 5 November 2018.

Irwan Amar memgaku, salah satu misi utamanya sebelum menjadi Dekan FKM Unidayan adalah meningkatkan peringkat akreditasi FKM yang waktu itu masih C menjadi B dapat direalisasikannya. Irwan juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang ikut berkontribusi, mulai dari persiapan sampai pada hari pelaksanaan assesment lapangan oleh tim asesor dari LAM-PTKes.

“Suatu kesyukuran besar bagi saya dapat merealisasikan komitmen ini, sebelum di angkat menjadi Dekan di depan bapak Rektor kala itu, saya menyampaikan misi utama saya adalah akan meningkatkan akreditasi Prodi menjadi B. Saya ucapkan terima kasih setinggi-tingginya kepada semua pihak yang ikut berperan aktif, mulai dari pihak Rektorat, rekan-rekan dosen, mahasiswa dan alumni dalam mensukseskan kegiatan akreditasi kemarin. Semoga pencapaian ini dapat mengantar FKM Unidayan lebih sukses lagi untuk ke depannya,” pungkas Irwan Amar. (dmr/ikas)

Rupa-rupa

Dua Profesor Dari Jakarta Titip Harapan Terhadap Ir Burhanuddin

Published

on

By

BOMBANA, Bursabisnis.id — Dua profesor dari Jakarta menaruh harapan besar kepada Ir H Burhanuddin MSi untuk memimpin Kabupaten Bombana. Kedua guru besar itu menitipkan Bombana kepada Burhanuddin.

Kedua guru besar itu adalah Profesor Dr. Herlina Usman Sira, SPd dan Profesor Dr Noldi, SPd. Keduanya menggelar silaturahmi Idul Adha bersama aktivis FKPPI di kediamannya pada Senin,17 Juni 2024 malam.

Hadir dalam acara silaturahmi itu calon bupati Bombana Ir H Burhanuddin, MSi dan istri Hj Fatmawati Kasim Marewa S.Sos. Hadir pula tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh agama, dan aktivis FKPPI Bombana.

Dua guru besar di salah satu perguruan tinggi di Jakarta itu lahir di Kasipute, SD, SMP di Bombana. Kuliah di Sultra, kemudian merantau ke Jakarta.

Profesor Noldi menjadi guru besar pada 2017, sedangkan Profesor Herlina pada 2019. Keduanya mengaku dirinya bisa jadi guru besar dan banyak ke luar negeri karena berani merantau.

“Tahun 2017 saya terakhir pulang ke Bombana. Sudah sering ada niat pulang untuk syukuran profesor, namun baru saat ini sempat,” kata satu-satunya guru besar perempuan asal Kasipute Bombana ini.

Pada kesempatan silaturahmi itu,
Herlina menceritakan bagaimana Bombana di masa kecilnya dulu. Untuk pergi ke sekolah harus merambah alang-alang, menerobos banjir, naik perahu basah semua baru sampai sekolah.

“Sejak tahun 69 ampai sekarang Bombana tidak pernah ada perubahan di pelabuhan sana. Kalau ke pasar saya membayangkan kapan pasar bisa harum. Maka, Pak Bur, saya titipkan Bombana kepada bapak,” kata Herlina yang disambut aplaus hadirin.

Dia mengatakan, Bombana kaya dengan alamnya. Pernah booming emas, namun entah kemana hasilnya itu. Harapannya pun dititipkan kepada Ir H Burhanuddin MSi.

“Kalau kemarin kita banyak emas, tapi hasilnya untuk pembangunan nyaris tidak ada. Berikutnya kita harapkan Bombana lebih baik lagi,” ujarnya.

Herlina mengaku bangga dengan kampung halamannya. Mungkin dia satunya orang Bombana pernah naik ke atas patung Liberty di AS yang meneriakkan nama kampungnya.

“Saya ingin menulis buku From Kasipute To New York. Saya pernah naik ke kepala patung liberty di AS dan berteriak I’am Herlina from Kasipute!! Bule tanya what you said? I’m Herlina from Kasipute,” kata Prof Herlina.

Dia mengatakan, tidak bisa ke berbagai negara kalau tidak sekolah. Kenangan susahnya saat sekolah dulu, berangkat dari homebase ke Kasipute begitu susah.

“Kalau musim panas kita seperti ikan kering, kalau musim hujan kita berenang di sawah. Ke selolah kita merambah alang-alang. Itulah kenangan dan apa yang diperjuangkan dulu inilah hasilnya,” kenang Prof Herlina.

Prof Noldi yang juga menyampaikan sambutannya mengatakan Bombana ini dengan alamnya. Daratan, lautan, dan tanah sangat kaya sumber kehidupan.

“Kekayaan ini jika diolah untuk pembangunan, tentu akan menambah kemakmuran masyarakat. Pertanyaannya siap yang bisa mengelola sumberdaya ini,” ujarnya.

Terkait itu, Guru Besar di Universitas Negeri Jakarta ini mengaku telah melihat sepanjang jalan di Bombana begitu banyak baliho calon bupati Bombana.

“Saya kemudian bertanya, dari semua calon-calon itu, siapa yang paling cocok memimpin Bombana. Saya tercengang dengan jawabannya. Katanya yang paling diinginkan itu adalah Pak Burhanuddin,” katanya disambut tepuk tangan juga.

Namun begitu, Prof Noldi menitip kriteria siapa wakil bupati yang akan mendanpinginya. Dia mengusulkan pilihlah figur yang banyak memberangkatkan masyarakat naik haji.

“Saya tidak perlu sebut siapa namanya, tapi harapan saya pilihlah orang yang memberangkatkan berhaji,” kata Prof Noldi.

Ir H Burhanuddin MSi yang mendapat dukungan dan saran itu terlihat tersenyum. Mantan pj bupati di tiga kabupaten berbeda di Sultra ini menyampaikan respek dan rasa hormatnya pada dua profesor putra-putri Bombana itu.

“Saya merasa terhornat bisa berbicara di depan Pak Prof dan Ibu Prof yang luar biasa ini. Hari ini saya merasa sedang ujian desertasi karena ada harapan-harapan dari profesor,” kata Burhanuddin dalam sambutannya.

Mantan Pj Bupati Buton Utara dan Konawe Kepulauan ini menceritakan diriinya ada di Bombana sejak ditunjuk jadi penjabat bupati selama satu tahun tiga bulan tahun 2022. Namun jauh sebelumnya sudah mengelilingi Bombana.

“Tetapi saya mengenal Bombana sejak saya menjadi pegawai negeri, dulu namanya departemen pertambangan. Tahun 1995 saya hampir dua bulan keliling Bombana, Pak Prof, mulai dari Poleang Barat sampai Konawe Selatan untuk mengetahui isi bumi Bombana,” katanya.

Dengan pengetahuannya itu, Burhanuddin memberi harapan isi bumi Bombana harusnya dikelola untuk membuat rakyat makmur sejahtera.

“Mudah-mudahan isi bumi Bombana tidak pergi kemana-mana, karena sebagian besar saya sudah mengetahuinya,” katanya.

Mantan Kepala Dinas ESDM Sultra ini menjelaskan, sumberdaya alam yang lengkap ini mutlak untuk kesejahteraan rakyat Bombana. Program untuk mengelolanya adalah program hilirisasi.

“Saya bawa program hilirisasi sumberdaya alam. Kenapa? Agar hasil alam kita ada nilai tambah. Diolah dulu agar nilainya tinggi sebelum keluar,” katanya.

Penulis : Tam

Continue Reading

Rupa-rupa

Perkemi Sultra Berkurban di Hari Raya Idul Adha

Published

on

By

KENDARI,Bursabisnis.id – Persatuan Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (Perkemi) Sulawesi Tenggara (Sultra) dibawah kepemimpinan Yudhianto Mahardika berkurban di Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriah/2024 Masehi.

Humas Perkemi Sultra, Suparman mengungkapkan, pelaksanaan kurban tahun ini merupakan bentuk dukungan Ketua Perkemi Sultra Yudhianto Mahardika terhadap pelaksanaan Hari Raya Kurban.

Selain itu, kata Suparman, pelaksanaan kurban tahun ini juga sebagai ungkapan rasa syukur Pengurus Perkemi Sultra karena berhasil meloloskan 14 Atlit pada 9 kelas (nomor) pertandingan Kempo di ajang Pekan Olah Raga Nasional (PON) XXI di Aceh – Sumatera Utara (Sumut) pada September 2024 mendatang.

“Alhamdulillah Pak Ketua Yudhianto Mahardika berbaik hati dengan menyalurkan kurban. Daging kurban ini akan kita salurkan kepada masyarakat sekitar yang membutuhkan. Tahun ini pengurus menyembelih satu ekor sapi,” ungkap Suparman pada Senin,17 Juni 2024.

Terpisah, Ketua Perkemi Sultra, Yudhianto Mahardika mengatakan, penyaluran hewan kurban merupakan bentuk rasa syukur seluruh pengurus karena Perkemi sudah berkontribusi terhadap kemajuan olahraga daerah khususnya olahraga Kempo.

“Saya mengajak semua pihak untuk bahu membahu membesarkan olahraga ini. Saya yakin Sulawesi Tenggara bisa berjaya dipentas nasional lewat Kempo,” pungkasnya.

Penulis : Tam

Continue Reading

Rupa-rupa

Menko Luhut Bahas Usulan Tiga Arah Kerja Sama bersama Menteri Luar Negeri Tiongkok

Published

on

By

Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut B. Pandjaitan melaksanakan pertemuan bilateral dengan H.E. Wang Yi, Menteri Luar Negeri Tiongkok. -foto:maritim.go.id-

BEIJING, Bursabisnis.id – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut B. Pandjaitan melaksanakan pertemuan bilateral bersama H.E. Wang Yi, Menteri Luar Negeri Tiongkok di kawasan Geopark ChangBai Shan pekan lalu.

Pertemuan ini membicarakan beberapa hal terkait usulan tiga arah kerja sama yang disepakati pada pertemuan HDCM ke-4 di Labuan Bajo Indonesia beberapa bulan lalu.

“Saya menekankan dua langkah penting yaitu: pertama, pembentukan task force untuk mendorong kerja sama ketahanan pangan dan kesehatan. Kedua, tiga bidang kerja sama pembangunan hijau, pembangunan digital, dan kesejahteraan rakyat diarahkan untuk implementasi berbagai MoU G2G yang telah ditandatangani pada 2023 lalu, untuk bidang kerja sama ekonomi digital, transisi energi dan hilirisasi,” ungkap Menko Luhut sebagaimana dilansir dari laman maritim.go.id pada Senin, 17 Juni 2024.

Dalam kesempatan tersebut, Menko Luhut juga menyampaikan agar perusahaan-perusahaan Tiongkok yang telah bekerjasama dengan Indonesia dalam investasi energi hijau, turut mengundang suppliernya untuk berinvestasi di tanah air. Khususnya industri baterai berbasis nikel untuk menggunakan produksi nikel di Indonesia.

Terkait besarnya potensi tenaga surya yang kami miliki yakni sebesar 3000GW, serta permintaan signifikan dari negara tetangga seperti Singapura sebesar 11GW hingga tahun 2035, maka saya juga mendorong produsen tenaga surya dan supply chain tiongkok untuk mendirikan pabrik di Indonesia.

“Perihal peningkatan kualitas udara, kami juga meminta dukungan “technical assistance untuk penurunan polusi dari PLTU di Indonesia. Saya juga mengundang pemerintah Tiongkok untuk berpartisipasi dalam Indonesia International Sustainability Forum yang sekiranya akan digelar pada 5-6 September 2024 mendatang,” ujarnya.

Sumber : maritim.go.id
Penulis : Icha
Editor : Tam

Continue Reading

Trending

Copyright © 2017 PT. Tenggara Media Perkasa - Bursabisnis.ID Developer by Green Tech Studio.