Connect with us

Entrepreneur

Lindungi Pengusaha, Kadin Kerjasama Kemenkumham Sultra

Published

on

KENDARI, bursabisnis.id – Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Sultra bersama Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Sultra, melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU).

Penandatanganan kerjasama tersebut terkait, fasilitasi pendaftaran kekayaan intelektual dan perseroan perorangan, bertempat disalah satu hotel di Kota Kendari, Senin, 8 Agustus 2022.

Ketua Kadin Sultra, Anton Timbang mengatakan bahwa kegiatan  tersebut merupakan hal yang membahagiakan baginya, sebab pemerintah melalui Kemenkumham telah mengajak pihaknya untuk lebih memahami dan memfasilitasi layanan hukum pendaftaran hak kekayaan intelektual dan Perseroan Perorangan.

Ia menyampaikan, bahwa hak kekayaan intelektual merupakan bentuk penghargaan, pengakuan dan perlindungan negara terhadap hak cipta dan karya masyarakat.

“Yang tanpa disadari, saat ini untuk mengurus izin usaha dengan mencantumkan nama dan logo perusahaan sebagai identitas perusahaan, kita memiliki hak yang tidak dapat digunakan oleh pihak lain untuk mengambil keuntungan diluar kewenangannya,” jelasnya.

Demikian pula dengan produk yang dihasilkan dengan merek yang telah didaftarkan secara resmi, kata dia tentu akan ada mekanisme yang harus dilakukan.

“Sehingga kegiatan ini menjadi sangat penting untuk dipahami,” ucapnya.

Kadin Sultra juga mengapresiasi terobosan Kemenkumham dalam UU nomor 11 tahun 2020 tentang cipta kerja, konsep perseorangan, yang memungkinkan UMKM melakukan scale up usaha, akses pembiayaan perbankan dan keringanan pajak dengan pembiayaan dengan waktu tertentu.

Lanjut, ia membeberkan bahwa sejauh ini Kadin Sultra telah melakukan penandatanganan kerjasama dengan berbagai pihak, meliputi bidang usaha di sektor perbankan, asuransi, pasar modal, media, perhotelan, pelayanan kesehatan pendidikan dan pelatihan tenaga kerja.

“Kerjasama-kerjasama tersebut telah kami tindaklanjuti dengan berbagai kegiatan konkret,” pungkasnya.

Tempat sama, Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sultra, Silvester Sili Laba mengatakan bahwa, penandatanganan naskah nota kesepahaman dengan Kadin Sultra terkait Fasilitas pendaftaran kekayaan intelektual dan Perseroan Perorangan.

Ia mengungkapkan, bahwa MoU yang dilakukan bukan hanya dengan pihak Kadin Sultra saja, tetapi juga dengan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota yang ada di Sultra, tentang layanan hukum dan Hak Asasi Manusia.

“Yang salah satu lingkupnya tentang kekayaan intelektual,” ucapnya.

Kemudian kepada DPRD tentang pembentukan peraturan daerah. Lalu kepada Pemerintah Provinsi Sultra, Kejaksaan Tinggi dan Kepolisian Daerah tentang penyuluhan hukum terpadu.

Sementara itu, Gubernur Sultra, Ali Mazi berharap giat tersebut dapat memberikan sumbangsih positif bagi pembangunan ekonomi kreatif di Provinsi Sultra.

“Serta, perlindungan khazanah tradisi budaya masyarakat Provinsi Sultra,” ujarnya.

“Kita patut bersyukur dan berbangga menjadi warga masyarakat Sultra karena kita mewarisi khazanah intelektual dan Sumber Daya Alam yang banyak,” tutupnya.

Laporan : Leesya

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Entrepreneur

Gapensi Sultra Akui Kenaikan BBM, Berdampak Terhadap Semua Sektor Jasa

Published

on

By

Ketua BPD Gapensi Sultra, Hasdar SE

KENDARI, bursabisnis.id – Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) sejak 3 September 2022 lalu, sangat dirasakan oleh semua sektor usaha jasa yang ada di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Baik itu usaha jasa yang menggunakan BBM harga industri, maupun BBM subsidi, sangat dirasakan dan saling mempengaruhi. “Sangat terasa sekali dampaknya bagi kami pelaku usaha jasa konstruksi,” kata Hasdar SE Ketua Badan Pengurus Daerah Gabungan Pengusaha Konstruksi Nasional Indonesia ( BPD Gapensi) Provinsi Sultra pada Senin, 19 September 2022.

Sebagaimana diketahui Per 3 September 2022, pemerintah resmi menaikkan harga BBM jenis Solar, Pertalite dan Pertamax.

Masing-masing menjadi Rp 6,800 per liter untuk Solar, Rp 10.000 per liter untuk Pertalite dan Rp 16,500 per liter untuk Pertamax.

Mengapa bisa saling mempengaruhi antara usaha jasa yang menggunakan BBM harga industri dengan BBM subsidi? Menurut Hasdar banyak faktor yang saling mempengaruhi.

Misalnya, pengusaha jasa konstruksi dalam mengoperasikan alat berat menggunakan BBM industri. Tetapi di lain sisi, material yang dibutuhkan menggunakan jasa angkutan menggunakan BBM subsidi.

“Seperti kita butuh pasokan material pasir, semen atau besi di suatu lokasi. Kadang pasokan material dari toko bahan bangunan membutuhkan dua sampai tiga hari baru didrop. Demikian juga truk pengangkut pasir atau batu, telat mengangkut material,” beber Hasdar.

Penyebab terjadinya keterlambatan pasokan material dari toko ke lokasi proyek, karena mobil toko bahan bangunan antri di SPBU untuk mengisi BBM. Kondisi yang sama juga dialami penyedia material pasir atau batu.

Mantan Ketua BPC Gapensi Kota Kendari ini, menyarankan agar kenaikan BBM tidak terlalu berpengaruh di semua usaha sektor jasa, pemerintah harus menyediakan stok BBM yang memadai di seluruh SPBU.

“Bagi kami, tak mengapa harga dinaikkan asalkan stoknya cukup tersedia di SPBU. Nah persoalannya sekarang, harga BBM sudah naik tapi orang masih antri membeli di SPBU. Nah inilah yang saling mempengaruhi semua sektor usaha jasa,” jelasnya.

Laporan : Leesya

Continue Reading

Entrepreneur

Kadin Sultra Undang 150 Yatim Piatu Buka Puasa

Published

on

By

Ketua Kadin Sultra, Anton Timbang memberikan keterangan pers

KENDARI, bursabisnis.id – Pengurus Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mengundang 150 orang anak yatim piatu buka puasa bersama di alun-alun Tugu Religi Kota Kendari, Sabtu 23 April 2022.

Kegiatan sosial dibingkai dengan tema “Ramadhan Kadin Berbagi Bersama Anak Yatim” dengan mendatangkan ratusan anak yatim dari berbagai Panti Asuhan dan Pesantren di Kota Kendari.

Ketua Umum Kadin Sultra, Anton Timbang mengatakan kali ini pihaknya mengundang anak yatim piatu dari Pesantren Al Fithrah Punggolaka dan Panti Asuhan Al-Askar Baruga yang ada di wilayah Kota Kendari.

“Hari ini kita berbagi untuk 150 orang anak yatim dan anak pesantren,” ungkapnya, Sabtu, 23 April 2022.

Lebih lanjut, diadakan kegiatan seperti ini adalah untuk menjaga hubungan silaturahmi sesama pengurus Kadin Sultra serta menjaga kemesraan antara satu dengan yang lain.

“Kegiatan ini dalam rangka berbagi dengan anak Yatim, dan ini akan menjadi agenda tetap untuk Kadin Sulawesi Tenggara,” lanjutnya.

Aksi sosial ini untuk berbagi kebahagiaan di bulan Ramadhan. Selain, berbagi kepada anak yatim, Anton menambahkan bahwa anak yatim dan juga masyarakat sekitar yang hadir begitu antusias mengikuti giat buka bersama.

“Teman-teman panitia mengundang 2 pesantren. Mudah-mudahan bisa bermanfaat bagi anak-anak kita ini,” tambahnya.

Selain itu juga, dalam waktu dekat ini, Kadin Sultra bakal melaksanakan pasar murah termasuk minyak goreng sebelum lebaran Idul Fitri 2022.

“Kita juga akan melakukan pasar mudah sebelum lebaran,” pungkasnya.

Laporan: Leesya

Continue Reading

ASURANSI

BP Jamsostek Paparkan Jaminan Sosial ke Pengurus Kadin Sultra

Published

on

By

KENDARI, bursabisnis.id – Untuk pertama kalinya, pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tenggara (Sultra) duduk bersama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BP Jamsostek) dalam acara coffee morning.

Pertemuan tersebut yang digelar di salah satu hotel di Kendari pada Rabu, 19 Januari 2022 dalam rangka menindaklanjuti Memorandum of Understanding (MoU) Kadin Sultra dengan Badan BP Jamsostek pada Desember 2021 lalu.

Pada pertemuan ini, BP Jamsostek Sultra memaparkan program-program jaminan sosial ketenagakerjaan yang dimilik oleh BP Jamsostek.

“Sesuai dengan MoU kita dengan Kadin Sultra pada Desember 2021 kemarin, bagaimana kita berkolaborasi untuk agar semua anggota-anggota Kadin Sultra dan asosiasi bisa terlindungi dengan BP Jamsostek. Alhamdulillah, mereka siap untuk mengundang kita memberikan informasi melalui kegiatan sosialisasi,” ujar Kepala BP Jamsostek Sultra, Minarni Lukman saat ditemui di lokasi.

Sementara untuk tahap awal, pihaknya akan meminta data asosiasi dan nama perusahaan yang memang belum menjadi mitranya dan belum menjadi peserta.

“Mereka akan diundang secara khusus menghadiri sosialisasi supaya tahu manfaat dan program. Kami ada empat program, ada jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, jaminan hari tua, dan jaminan pensiun. Bahkan nanti di Februari 2022 akan ada program terbaru yakni jaminan kehilangan pekerjaan,” jelasnya.

Ditempat yang sama, Wakil Ketua Bidang Pasar Modal Kadin Sultra Sastrawan berharap semua anggota Kadin Sultra bisa menjadi mitra dan peserta BP Jamsostek.

“Kami berharap semua stakeholder anggota kami bisa menjadi mitra dan peserta BP Jamsostek. Selama ini ada komunikasi yang mis antara pengusaha dengan Jamsostek dan ini akan kami cairkan. Edukasi terkait program Jamsostek akan terus kami lakukan. Selama ini memang pintu itu tertutup,” ujarnya

Ia juga menyampaikan, pihaknya siap menjadi mitra dan peserta daripada BP Jamsostek. Hal itu dilakukan sebagai bentuk kepatuhan kepada arahan pemerintah karena Kadin adalah mitra daripada pemerintah.

“Bagi pengusaha, untuk ikut dalam program Jamsostek ini tidaklah berat dan kami Kadin Sultra siap untuk menjadi perserta Jamsostek dan memang Kadin ini mitra pemerintah, semua akan kita ikuti. Kami belum punya data berapa persen anggota Kadin yang telah menjadi mitra dan mendaftarkan pekerjanya ikut program Jamsostek,” pungkasnya

Ia menambahkan, dengan adanya kerjasama ini, semua buruh dan karyawan bisa terdaftar karena selama ini hanya formalitas saja agar bisa mendaftar di OSS (One Single Submission) BKPM.

Laporan : Leesa

Continue Reading

Trending

Copyright © 2017 PT. Tenggara Media Perkasa - Bursabisnis.ID Developer by Green Tech Studio.