Connect with us

Entrepreneur

Mengenal Sosok Pengusaha Syarifuddin Daeng Punna yang Pantang Menyerah Berusaha

Published

on

Perjalanan panjang dan tak kenal lelah Syarifuddin Daeng Punna merintis bisnis. Masa kecil pernah jadi pemulung, kemudian menginjak dewasa menjadi sales sampai mendirikan perusahaan sendiri.

MAKASSAR, Bursabisnis.id – Tak lama lagi, kurang dari setahun, Kota Makassar akan memilih putra-putri terbaiknya untuk ditahtakan sebagai Walikota. Di tempat-tempat strategis di berbagai penjuru kota, sudah mulai dipenuhi gambar-gambar kandidat terpajang. Memperhatikan gambar-gambar itu sambil lalu, kadang timbul perasaan geli di hati. Tengok saja tagline mereka. Selain semuanya menawarkan optimisme, tetapi ada juga yang terkesan “memaksa”.

Namun, di antara semua itu, terselip sebuah tagline, menurutku, begitu bersahaja. “SADAP”, sebuah tagline yang merupakan akronim dari Syarifuddin Daeng Punna. Siapakah sosok itu? Suatu malam di Warkop Phoenam Gondangdia Jakarta, saya bertemu dengannya tanpa sengaja.

Lahir di Kerungkerung, 1964. Anak tunggal yang ditinggal mati ayahnya pada saat masih sangat belia, 8 tahun. Sejak itu, Syarifuddin bersama ibunya hidup berpindah-pindah dari satu rumah kontrakan ke rumah kontrakan lain sebanyak 16 kali hingga ia berusia 28 tahun. Mengenang masa-masa itu, Syarifuddin tersenyum kecil, namun getir di wajahnya, tak mampu ia sembunyikan.

Syarifuddin kecil, setiap sore setelah pulang sekolah di SD Barabaraya, Massenrengpulu, kerjanya menyusuri lorong-lorong kumuh di Makassar, mencari botol-botol kosong, tanpa sepengetahuan ibunya. Menjadi pemulung di samping menjual Es Mambo, terpaksa ia jalani untuk membantu ibunya mencari nafkah, hingga tammat di SMP PGRI di Kampung Hollywood, Bonecom, Mariso.

Lulus dari SMA 5 Makassar pada 1984, Syarifuddin terpaksa menganggur. Ibunya tidak mampu membiayai dirinya kuliah. Tetapi keinginannya untuk menuntut ilmu tak pernah padam. Hingga suatu ketika, ia berkesempatan kuliah di Fak. Teknik UKI Paulus Ujung Pandang atas nama orang lain, pada tahun 1985.

“Ada teman saya, tidak mau kuliah tetapi tetap dipaksa orang tuanya. Ia meminta saya menggantikannya kuliah atas namanya. Saya bersyukur mendapat ilmu keteknikan, meskipun tidak mendapatkan ijazahnya,” tuturnya.

Sembari kuliah, Syarifuddin bekerja serabutan sebagai buruh pikul barang di gudang UD. Tangan Mas di kompleks pertokoan Pasar Sentral. Bermodalkan pekerjaan itu, Syarifuddin pun memberanikan diri menikah pada tahun 1986. Semenjak itu, ia dipanggil sebagai Daeng Punna oleh keluarganya. Maka jadilah ia bernama Syarifuddin Daeng Punna (SADAP).

Namun, tak sampai setahun, ia berhenti, karena tidak mau berkomplot dengan buruh-buruh gudang untuk mencuri barang-barang majikannya. Berhenti dari UD. Tangan Mas, SADAP lantas menjadi calo tiket Pelni di Jalan Nusantara, sebelum menjadi sales sopir kanvas di PT. Bentoel di Jalan Bawakaraeng pada tahun 1987.

SADAP mungkin memang sosok yang berbakat. Setelah tiga tahun menjadi sales rokok Bentoel, ia kemudian diangkat menjadi supervisor yang membawahi puluhan sales. Seiring dengan itu, kehidupan keluarganya perlahan membaik. Apakah pencapaiannya itu lantas membuatnya berubah dan pongah? Tidak.

SADAP tetaplah sosok bersahaja. Seorang yang sadar akan dirinya yang memulai karier dari tingkat paling bawah. Hal ini yang membuat dirinya disenangi oleh buruh-buruh dan karyawan. SADAP bahkan menjadi inspirator dan motivator bagi para sales untuk mengalahkan penjualan Gudang Garam dan Djarum di Sulawesi Selatan.

Prestasi dan pencapaian SADAP, tanpa ia sadari, menimbulkan iri hati bagi rekan-rekan sejawatnya. Suatu waktu, terjadi unjuk rasa buruh dan karyawan menuntut perbaikan nasib di kantornya. Kesempatan itu lantas digunakan oleh para pembencinya untuk menudingnya sebagai provokator. Seperti kata pepatah: “Untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak”. SADAP pun dipecat tanpa diberi kesempatan membela diri.

SADAP kembali terpuruk dan kerja serabutan. Namun di tengah situasi itu, datang Max Royan dan Siringoringo, teman kuliahnya di UKI Paulus, menawarinya bergabung dengan PT. Wiratman, sebuah perusahaan konsultan konstruksi. Mulanya hanya sopir lalu menjadi surveyor. Tak sampai setahun ia berhenti karena kecelakaan. Tetapi, meski hanya sebentar, namun di sinilah ia memperoleh pengalaman dan wawasan tentang dunia usaha.

Berhenti dari PT. Wiratman, sekali lagi, SADAP terpuruk. Tetapi ia tak menyerah. Ia tetap berusaha bangkit dengan melamar pekerjaan PT. Baji Pammai Coorporation (Bapamco), distributor minyak goreng “Kunci Mas” di Ujung Pandang. Di sini, SADAP kembali memulai karier sebagai sales. Bermodalkan pengalaman di PT. Bentoel, kariernya menanjak dengan cepat. Dari Sales menjadi Supervisor, kemudian Manajer Area, lalu menjadi Kepala Perwakilan di Palopo. Semua itu dicapai dalam tempo tiga tahun.

Tahun 1993, terjadi konflik pemilik saham di internal Bapamco. SADAP memilih keluar dan mendirikan PT. Pela Sakti bersama teman-temannya. Mulanya hanya distributor telur ayam kemudian berkembang menjadi perusahaan konstruksi. SADAP sudah memiliki banyak waktu luang. Kesempatan itu lantas digunakan untuk menyelesaikan studinya di STIE – LPI Jalan Bung Ujung Pandang dan berhak menyandang gelar Sarjana Ekonomi pada tahun 1998.

Hidup SADAP semakin mapan. Bahkan pada tahun 2000, ia mengakuisisi seluruh saham PT. Pela Sakti, sehingga menjadi miliknya sepenuhnya. Dalam waktu singkat, perusahaannya berkembang dengan pesat. Hanya beberapa tahun, ia sudah memiliki modal hingga puluhan milyar. Puncaknya pada tahun 2008, ia beralih menjadi pengusaha tambang nikel dengan konsesi puluhan ribu hektar yang tersebar di Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, bahkan sampai di Pulau Halmahera, Maluku.

Syarifuddin Daeng Punna, SE., kini 55 tahun, sudah memiliki segalanya. Obsesinya tinggal satu : mengabdikan dirinya untuk membangun Makassar. Tidak main-main, ia rela memutuskan pensiun dini dari usahanya. SADAP, anak Makassar asli yang hidup dari lorong ke lorong sejak bocah hingga remaja, teruslah berjuang. Siapa tahu, Makassar memang takdirmu.

Penulis : Yarifai Mappeaty

Continue Reading

Entrepreneur

Sukses Periode Pertama, Anton Timbang Terpilih Lagi Ketua Kadin Sultra

Published

on

By

Anton Timbang menerima pataka Kadin Sultra. -foto:ist-

KENDARI, Bursabisnis. Id – Anton Timbang (AT) kembali terpilih sebagai Ketua Umum (Ketum) Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 2026-2031.

AT terpilih untuk kali kedua melalui Musyawarah Provinsi (Musprov) Sultra ke -VIII pada Sabtu, 14 Februari 2026.

Kemenangan ini menandai periode kedua bagi Anton Timbang untuk memimpin organisasi pengusaha terbesar di Sulawesi Tenggara tersebut, setelah sebelumnya sukses membawa transformasi signifikan pada periode pertama.

Kadin Sebagai Rumah Bersama

Dalam pidato pengukuhannya, Anton Timbang menegaskan bahwa Kadin bukanlah sekadar organisasi profesi, melainkan rumah bagi seluruh pengusaha untuk memajukan ekonomi daerah.

“Kadin adalah rumah pengabdian kita, rumah yang tetap kita jaga dan terus kita kembangkan. Ini adalah tempat kita bekerja sama, saling mendukung, dan saling menguatkan, bukan tempat untuk saling menjatuhkan,” ujar Anton Timbang di hadapan para pengurus dan tamu undangan.

Ia juga secara terbuka meminta dukungan penuh dari seluruh elemen anggota agar tidak berjalan sendirian dalam menghadapi tantangan ekonomi lima tahun ke depan.

Fokus Strategis: Hilirisasi hingga Makan Bergizi Gratis

Di bawah kepemimpinan barunya, Anton Timbang telah menyiapkan sejumlah agenda strategis yang berfokus pada penguatan ekonomi lokal dan dukungan terhadap program pemerintah:

Dukungan Program Nasional: Kadin Sultra menyatakan kesiapan penuh mendukung program strategis seperti pembangunan dapur-dapur untuk Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pengendalian Inflasi: Berkomitmen membantu pemerintah daerah menekan angka inflasi melalui gerakan pangan murah di berbagai kabupaten/kota.

Hilirisasi & Ekspor: Melanjutkan kesuksesan ekspor langsung (direct export) komoditas lokal seperti tempurung kelapa ke China dan meningkatkan kualitas produk UMKM agar menembus standar internasional.

Aspal Buton: Terus menyuarakan penggunaan aspal Buton agar menjadi proyek strategis infrastruktur secara nasional.

Apresiasi dari Pemerintah

Langkah Anton Timbang ini mendapat apresiasi tinggi dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara.

Sinergi yang baik antara Kadin dan pemerintah daerah selama ini dinilai telah memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi di Bumi Sultra.

“Saya berterima kasih atas apresiasi dari Bapak Gubernur. Kadin Sultra selalu siap mendukung program kerja pemerintah demi bangkitnya ekonomi Sulawesi Tenggara,” tutup Anton.

Laporan : Tam

Continue Reading

Entrepreneur

PW IPEMI Sultra Lakukan Pendampingan Inkubasi Bisnis Usaha UMKM

Published

on

By

Ketua PW IPEMI Provinsi Sultra Hj Rujuwati Harun membuka kegiatan pendampingan inkubasi bisnis usaha UMKM. -foto:ist-

KENDARI, Bursabisnis. Id – Pengurus Wilayah (PW) Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) melakukan kegiatan pendampingan inkubasi bisnis Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Kegiatan pendampingan itu dilaksanakan pada 16 Januari 2026 di salah satu cafe di Kota Kendari.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi
Ketua PW IPEMI Sultra, Hj Rujuwati Harun, SE,Dip.Ciptac.

“Pendampingan inkubasi bisnis usaha UMKM ini sangat bermanfaat. Saya harap agar peserta mengikutinya dengan baik hingga tuntas,” kata Rujuwati di hadapan peserta pendampingan.

Titiek Puspitawaty berbicara di hadapan UMKM

Jumlah peserta yang mengikuti pendampingan sebanyak 22 pelaku UMKM yang tersebar di berbagai tempat.

Ke 22 pelaku UMKM memperoleh materi pendampingan dari 2 narasumber, yakni Titiek Puspitwaty ELT dan Muh Icung Makkarateng yang sudah mengantongi sertifikat Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Narasumber Titiek yang juga dikenal sebagai publik speaker di Sultra, menguraikan tentang mengembangkan mentalitas pantang menyerah.

Sedangkan Muh Icung menjelaskan tentang urgensi legalitas dalam meningkatkan usaha.

Icung juga dikenal sebagai konsultan pendamping halal reguler dan pendamping proses halal (PPH) serta konsultan pendamping UMKM.

Muh Icung Makkarateng memberikan materi ke pelaku UMKM.

Para pelaku UMKM yang mengikuti pendampingan ini, bergerak dibidang usaha kuliner basah dan kuliner kering.

Setelah menerima materi pendampingan,
6 orang mentor PW IPEMI Sultra yang turun ke lapangan untuk melakukan pendampingan UMKM.

Kunjungan mentor ke tempat usaha pelaku UMKM binaan PW IPEMI Sultra ini bertujuan untuk membantu masalah-masalan yang mereka hadapi, sekaligus mengarahkan serta memberi strategi dan solusi, seperti pendampingan membuat legalitas usaha dan sertifikat halal, bagaimana membranding usaha, serta digital marketing.

Laporan : Icha
Editor : Tam

Continue Reading

Entrepreneur

Pengertian dan Fungsi Impresi Dalam Meningkatkan Bisnis Anda

Published

on

By

BILA Anda adalah seorang digital marketer atau pemilik bisnis yang sering terlibat proses kampanye, atau pembuatan konten di sosial media, tentunya sering mendengar istilah impresi. Metrik satu ini sangat penting dan berkaitan erat dengan efek dan keberhasilan efektivitas brand awareness suatu produk atau jasa dari bisnis. Mari kita kupas bersama pengertian, fungsi, dan cara meningkatkan impresi yang akan sangat berguna bagi bisnis Anda!

Definisi Impresi Menurut KBBI
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), impresi didefinisikan sebagai kesan atau pengaruh yang ditinggalkan oleh sesuatu pada pikiran atau perasaan seseorang. Efek atau pengaruh dari impresi ini dapat sangat signifikan hingga mempengaruhi pikiran dan perasaan individu. Dalam strategi pemasaran digital, khususnya di media sosial, istilah ini sering digunakan untuk merujuk pada jumlah total tayangan suatu konten yang dilihat oleh pengguna.

Impresi tidak selalu menunjukkan keterlibatan langsung, tetapi tetap penting dalam mengidentifikasi tujuan pemasaran dan mengevaluasi efektivitas konten yang ditampilkan kepada calon pelanggan.

Fungsi Impresi dalam Digital Marketing
Dalam digital marketing, impresi visual memiliki peran penting dalam mengukur efektivitas strategi pemasaran. Impresi membantu perusahaan dalam riset pasar, mengidentifikasi target pelanggan, dan memahami bagaimana konten dapat menarik perhatian buyer persona, yaitu representasi dari pelanggan ideal berdasarkan gaya hidup, tingkah laku, dan kebutuhan pelanggan. Berikut beberapa fungsi impresi dalam pemasaran digital:

1. Mengukur Popularitas
Impresi dapat digunakan untuk mengukur popularitas kampanye pemasaran online. Semakin banyak impresi yang diperoleh maka semakin populer kampanye tersebut di kalangan target pasar. Misalnya, sebuah merek makanan dan minuman yang baru diluncurkan dapat menggunakan data impresi dari media sosial untuk melihat seberapa banyak orang yang telah melihat iklan mereka. Dengan data ini, perusahaan dapat memahami pelanggan lebih baik dan menentukan apakah strategi pemasaran yang diterapkan sudah efektif.

2. Menargetkan Pengguna
Impresi juga dapat membantu dalam menentukan buyer persona dan menargetkan pengguna yang tepat untuk produk atau layanan tertentu. Dengan menganalisis jumlah impresi yang diterima, digital marketer dapat mengidentifikasi apakah iklan telah menjangkau target pelanggan yang diinginkan dan melakukan penyesuaian strategi jika diperlukan.

Misalnya, jika suatu kampanye iklan ditujukan untuk pelanggan ideal berusia 18-25 tahun yang aktif di media sosial, namun data impresi menunjukkan lebih banyak tayangan dari kelompok usia yang lebih tua, maka strategi pemasaran perlu diperbaiki agar lebih relevan dengan kebutuhan pelanggan.

3. Meningkatkan Kesadaran Merek
Impresi memainkan peran besar dalam pengembangan produk dan memperkuat kesadaran merek di kalangan audiens. Semakin sering iklan atau konten muncul di media sosial, semakin besar kemungkinan bahwa audiens akan mengingat merek tersebut.

Visual yang diterima melalui mata akan semakin memperkuat citra merek dan menanamkan kesan di benak calon pelanggan. Sebagai contoh, jika sebuah perusahaan fesyen sering menampilkan iklan di Instagram dengan desain menarik yang sesuai dengan gaya hidup anak muda, maka merek tersebut akan lebih mudah diingat oleh target pasar mereka.

4. Mengukur ROI (Return On Investment)
Impresi juga dapat digunakan untuk mengukur ROI dari kampanye pemasaran digital. Dengan membandingkan jumlah impresi dengan biaya kampanye, perusahaan dapat mengetahui efektivitas anggaran pemasaran mereka.

Misalnya, jika sebuah merek makanan dan minuman mengeluarkan anggaran besar untuk iklan di media sosial, namun impresi yang didapat rendah, maka strategi pemasaran perlu disesuaikan. Perusahaan dapat menggunakan data ini untuk mengidentifikasi tujuan kampanye yang lebih spesifik, seperti meningkatkan keterlibatan pengguna atau menarik lebih banyak target pelanggan potensial.

5. Meningkatkan Konversi
Impresi yang tinggi dapat meningkatkan peluang konversi, karena semakin sering pengguna melihat iklan atau konten, semakin besar kemungkinan mereka akan memperhatikan dan membeli produk atau layanan yang ditawarkan.

Namun, impresi saja tidak cukup untuk memastikan konversi; perusahaan juga perlu memastikan bahwa kontennya relevan dengan kebutuhan pelanggan dan mampu menarik minat mereka. Melalui riset pasar, perusahaan dapat memahami tingkah laku pelanggan dan menciptakan pesan pemasaran yang lebih efektif agar impresi berkontribusi langsung terhadap peningkatan penjualan.

Cara Menghitung Impresi Instagram, Facebook, hingga TikTok

Memahami cara menghitung impresi di berbagai platform media sosial seperti Instagram, Facebook, dan TikTok sangat penting dalam strategi pemasaran untuk mengukur efektivitas konten yang dibuat. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, impresi merupakan jumlah total berapa kali suatu konten ditampilkan kepada pengguna, baik oleh orang yang sama maupun berbeda.

Dalam riset pasar, impresi menjadi metrik yang membantu mengidentifikasi tujuan pemasaran dan memahami bagaimana konten mencapai target pelanggan. Efek dari impresi ini juga memengaruhi tingkah laku audiens, terutama dalam membentuk persepsi merek melalui kesan visual yang mereka terima.

Berikut adalah penjelasan lengkap mengenai cara menghitung impresi di berbagai platform media sosial dan bagaimana hal ini berkaitan dengan buyer persona, pengembangan produk, serta memenuhi kebutuhan pelanggan.

1. Impresi Instagram
Untuk menghitung impresi di Instagram secara manual:

Langkah 1: Buka profil Instagram Anda dan pilih postingan atau cerita yang ingin Anda lihat impresinya.
Langkah 2: Klik ‘Lihat Insight’ (View Insights) di bawah postingan.
Langkah 3: Di dalam Insight, Anda akan melihat jumlah impresi yang menunjukkan berapa kali konten Anda telah dilihat.
Penting untuk memahami bahwa impresi berbeda dengan jangkauan (reach). Jangkauan mengukur jumlah pengguna unik yang melihat konten Anda, sedangkan impresi menghitung total tampilan, termasuk tayangan berulang oleh pengguna yang sama. Dengan melihat data impresi, Anda dapat memahami pelanggan dan menentukan apakah konten sesuai dengan kebutuhan pelanggan atau perlu perbaikan dalam strategi pemasaran.

2. Impresi Facebook
Cara menghitung impresi di Facebook:

Langkah 1: Masuk ke halaman atau akun iklan Facebook Anda.
Langkah 2: Buka bagian Insights di halaman atau Ads Manager jika menggunakan iklan berbayar.
Langkah 3: Temukan metrik Impresi dalam laporan analitik yang menunjukkan jumlah total tayangan konten Anda.
Facebook juga membedakan impresi organik (tayangan alami tanpa iklan) dan impresi berbayar (tayangan dari iklan berbayar). Data ini penting dalam menentukan buyer persona, karena menunjukkan bagaimana calon pelanggan berinteraksi dengan konten berdasarkan gaya hidup, preferensi, dan kebutuhan mereka.

3. Impresi TikTok
Cara menghitung impresi di TikTok:

Langkah 1: Masuk ke akun TikTok Anda dan buka Creator Tools atau Business Suite (untuk akun bisnis).
Langkah 2: Pilih Analytics untuk melihat data performa konten.
Langkah 3: Di bagian Content atau Overview, temukan metrik Impresi, yang menunjukkan jumlah total tayangan video Anda.

Di TikTok, penting untuk membedakan antara impresi dan tayangan unik (unique views) karena pengguna sering menonton ulang video lebih dari sekali. Data impresi ini dapat digunakan untuk pengembangan produk, menyesuaikan konten sesuai kebutuhan pelanggan, dan menargetkan pelanggan ideal berdasarkan interaksi mereka.

Tipe-Tipe Impression yang Harus Dipahami

Dalam pemasaran digital, impression adalah metrik yang menunjukkan seberapa sering sebuah iklan atau konten muncul di layar pengguna. Meskipun tidak selalu mencerminkan interaksi langsung, impression sangat penting dalam mengukur jangkauan dan efektivitas kampanye. Berikut beberapa jenis impression yang perlu dipahami:

1. Served Impression
Served impression adalah tayangan iklan yang dihitung setiap kali iklan dikirim dari ad server ke perangkat pengguna, terlepas dari apakah iklan tersebut benar-benar terlihat atau tidak. Jenis impression ini banyak digunakan dalam model periklanan berbasis CPM (Cost Per Mille), di mana pengiklan membayar berdasarkan jumlah tayangan iklan.

Namun kelemahan served impression adalah kemungkinan iklan tidak benar-benar muncul di layar pengguna karena faktor seperti ad blocker, pemuatan halaman yang tidak sempurna, atau posisi iklan yang tidak terlihat tanpa scrolling.

2. Digital Marketing Impression
Dalam pemasaran digital, impression mengacu pada jumlah tampilan sebuah iklan atau konten di berbagai platform, seperti media sosial, mesin pencari, atau situs web. Digital marketing impression dapat dibedakan menjadi organic impression (tayangan yang terjadi secara alami tanpa iklan berbayar) dan paid impression (tayangan yang berasal dari iklan berbayar). Selain itu, dalam iklan PPC (Pay-Per-Click), impression sering digunakan untuk mengukur eksposur iklan sebelum diklik oleh pengguna yang membantu pemasar memahami sejauh mana jangkauan kampanye mereka.

3. Viewable Impression
Viewable impression adalah impression yang dihitung hanya jika iklan benar-benar terlihat di layar pengguna sesuai standar Interactive Advertising Bureau (IAB). Untuk iklan display, minimal 50% dari iklan harus muncul di layar selama setidaknya satu detik, sementara untuk video ads, minimal 50% dari video harus terlihat selama dua detik. Viewable impression lebih akurat dibandingkan served impression karena memastikan bahwa iklan memiliki peluang untuk dilihat oleh audiens, sehingga menjadi metrik yang lebih relevan dalam menilai efektivitas iklan digital.

4. Click Impression (Click-Through Impression)
Click impression mengacu pada jumlah tayangan yang menghasilkan klik pada sebuah iklan atau konten, yang sering digunakan dalam model periklanan berbasis CPC (Cost Per Click). Metrik ini penting karena membantu mengukur efektivitas iklan dalam menarik perhatian pengguna, yang dihitung melalui Click-Through Rate (CTR) dengan rumus jumlah klik dibagi jumlah impression dikalikan 100%. Semakin tinggi CTR, semakin baik kualitas dan relevansi iklan terhadap audiens, sedangkan impression tinggi dengan CTR rendah bisa menjadi indikasi bahwa iklan kurang menarik atau kurang relevan.

5. Conversion Impression
Conversion impression adalah impression yang berkontribusi terhadap konversi, seperti pembelian, pendaftaran akun, atau tindakan lain yang menjadi tujuan kampanye. Tidak semua tayangan iklan menghasilkan interaksi langsung, tetapi beberapa impression dapat memengaruhi keputusan pengguna dalam jangka waktu tertentu.

Misalnya, seorang pengguna mungkin melihat iklan beberapa kali sebelum akhirnya mengambil tindakan, yang menunjukkan bahwa impression tersebut berperan dalam perjalanan pelanggan (customer journey) meskipun tidak langsung menghasilkan klik atau konversi saat pertama kali ditayangkan.

maret
Cara Meningkatkan Impresi Konten Anda
Impresi menjadi faktor yang penting dalam digital marketing, karena memahami dampak indra terhadap impresi dapat membantu meningkatkan jumlahnya. Semakin banyak impresi yang diterima, semakin banyak orang yang melihat konten yang diposting. Berikut delapan cara untuk meningkatkan impresi konten Anda:

1. Pahami Target Audiens
Salah satu langkah pertama dalam meningkatkan impresi adalah memahami target pelanggan secara mendalam. Dengan melakukan riset pasar, Anda dapat menentukan buyer persona, yaitu representasi dari pelanggan ideal berdasarkan faktor seperti gaya hidup, demografi, kebiasaan konsumsi, serta preferensi mereka dalam media sosial. Misalnya, jika Anda menjual produk makanan dan minuman sehat, target audiens Anda kemungkinan adalah orang-orang yang peduli dengan kesehatan dan mencari opsi makanan organik atau rendah kalori.

Dengan memahami karakteristik buyer persona, Anda bisa menciptakan konten yang lebih sesuai dengan minat mereka dan meningkatkan kemungkinan konten Anda mendapatkan impresi lebih tinggi di berbagai platform digital.

2. Pantau dan Analisis Metrik Engagement secara Teratur
Mengukur impresi saja tidak cukup. Anda juga harus memantau metrik engagement seperti like, comment, share, dan save untuk mengetahui seberapa menarik konten yang Anda buat bagi audiens. Dengan memahami pola engagement, Anda dapat melihat apakah strategi konten Anda sudah efektif dalam menjangkau calon pelanggan, atau perlu dilakukan penyesuaian dalam strategi pemasaran.

Misalnya, jika Anda menemukan bahwa konten berbasis video mendapatkan impresi lebih tinggi daripada gambar statis, maka Anda bisa mengalokasikan lebih banyak sumber daya untuk produksi video guna meningkatkan jangkauan konten di media sosial.

3. Buat Konten yang tak Cukup Dilihat Sekali Saja.

Konten yang memiliki nilai tambah akan lebih sering dilihat dan dibagikan oleh audiens. Misalnya, tutorial, infografik, atau video edukatif sering kali disimpan dan ditonton ulang, sehingga dapat meningkatkan jumlah impresi dalam jangka waktu lebih lama.

Sebagai contoh, jika bisnis Anda bergerak di bidang makanan dan minuman, Anda bisa membuat konten resep praktis atau tips memilih bahan makanan yang sehat. Konten semacam ini cenderung lebih sering dibagikan oleh pengguna, sehingga membantu memperluas jangkauan dan meningkatkan impresi secara organik.

4. Buat Konten Tips Praktis
Memberikan tips praktis yang berkaitan dengan kebutuhan audiens adalah strategi yang efektif untuk meningkatkan impresi. Misalnya, jika Anda menjalankan bisnis fashion, Anda bisa membagikan tips seperti:

“5 Cara Memilih Outfit Sesuai Bentuk Tubuh”
“Tips Memadukan Warna Baju agar Tampil Stylish”
Konten semacam ini memiliki potensi tinggi untuk dibagikan, disimpan, atau bahkan dikomentari oleh audiens yang tertarik dengan topik tersebut. Semakin sering konten Anda berinteraksi dengan pengguna, semakin tinggi impresi yang diperoleh.

5. Buat Konten yang Menghibur
Konten yang menghibur seperti meme, video lucu, atau tantangan viral di TikTok sering kali memiliki impresi tinggi karena lebih mudah diterima oleh berbagai segmen audiens. Jika sesuai dengan strategi pemasaran Anda, jangan ragu untuk menggunakan elemen humor atau tren viral agar konten lebih relatable bagi calon pelanggan.

Misalnya, jika target pasar Anda adalah generasi Z yang aktif di TikTok, Anda bisa membuat konten singkat dengan gaya storytelling yang menarik. Dengan memahami tingkah laku audiens dalam mengonsumsi konten, Anda bisa menciptakan materi yang lebih engaging dan meningkatkan peluang tayangan yang lebih tinggi.

6. Buat CTA yang Kuat
Call-To-Action (CTA) yang efektif dapat meningkatkan impresi dengan mendorong interaksi dari audiens. Misalnya, daripada hanya memposting gambar atau video tanpa ajakan, Anda bisa menambahkan pertanyaan di akhir caption seperti:

“Kamu lebih suka warna biru atau hitam untuk outfit kasual? Tulis di komentar ya!”
Semakin banyak interaksi yang terjadi, semakin besar kemungkinan konten Anda akan muncul di feed pengguna lain, meningkatkan impresi secara organik. CTA yang kuat juga dapat membantu bisnis memahami pelanggan lebih baik dengan menganalisis respons mereka terhadap konten tertentu.

7. Buat Konten Games
Interaktivitas dalam konten dapat membuat audiens lebih tertarik untuk berpartisipasi dan membagikan konten tersebut kepada teman-teman mereka. Misalnya, Anda bisa membuat kuis interaktif seperti:

“Tes Kepribadian: Kopi Favoritmu Menunjukkan Kepribadianmu!”

Konten semacam ini tidak hanya menghibur tetapi juga dapat mengidentifikasi tujuan bisnis Anda dalam menjangkau target pelanggan yang lebih luas. Jika Anda menjual produk kopi, misalnya, Anda bisa menarik perhatian calon pelanggan yang tertarik dengan makanan dan minuman berbasis kopi dengan membuat kuis yang relevan dengan gaya hidup mereka.

8. Memasang Ads
Jika Anda ingin meningkatkan impresi dengan cepat dan lebih terukur, menggunakan iklan berbayar (ads) di platform seperti Facebook Ads, Instagram Ads, atau TikTok Ads adalah pilihan yang tepat.

Dengan menargetkan iklan berdasarkan buyer persona, Anda dapat memastikan konten Anda muncul di depan pelanggan ideal yang lebih mungkin berinteraksi dengan bisnis Anda.

Strategi ini sangat efektif dalam pengembangan produk, karena Anda bisa mendapatkan data yang lebih akurat mengenai siapa yang benar-benar tertarik dengan konten atau produk Anda. Dengan demikian, Anda dapat mengoptimalkan kampanye pemasaran agar lebih efisien dan menghasilkan lebih banyak impresi berkualitas.

Banner General ToffeeDev

Kesimpulan

Pengetahuan tentang jumlah impresi yang diperoleh oleh iklan atau konten pemasaran memungkinkan Anda untuk dapat mengevaluasi efektivitas kampanye pemasaran. Anda juga dapat mengidentifikasi apakah iklan atau konten pemasaran dilihat oleh audiens yang diinginkan atau tidak, dan menentukan apakah perlu mengubah atau memperbaiki strategi pemasaran.

Seperti lekukan pada suatu struktur yang terbentuk karena tekanan dari elemen struktural lainnya, impresi digital dapat dianalogikan sebagai jejak yang ditinggalkan oleh konten online. Struktur karena adanya tekanan ini menunjukkan bagaimana impresi digital terbentuk akibat tekanan dari konten yang ada di internet.

Selain itu, dengan mengetahui metrik impresi, Anda dapat membuat keputusan yang lebih baik tentang di mana menempatkan iklan mereka dan bagaimana mengoptimalkan alokasi anggaran pemasaran mereka.

Misalnya, jika iklan yang telah dibuat menerima banyak impresi di satu platform atau situs web tertentu, Anda dapat memutuskan untuk meningkatkan alokasi anggaran untuk iklan di sana atau memfokuskan strategi pemasaran mereka pada platform tersebut.

Terlebih lagi pada zaman digital saat ini, apa pun bisnis yang Anda geluti, tentu tidak akan terlepas dari kebutuhan pemasaran digital. Oleh karena itu, untuk dapat tetapi bersaing dan lebih unggul dibandingkan perusahaan lainnya, Anda bisa memanfaatkan jasa Digital Marketing Agency seperti Toffeedev untuk menciptakan strategi pemasaran digital yang jitu dan mendatangkan keuntungan bagi bisnis Anda.

Sebagai salah satu Digital Marketing Agency Indonesia di Jakarta, ToffeeDev siap membantu Anda dalam mengembangkan situs, dan membantu Anda untuk merencanakan dan menerapkan strategi Digital Marketing terbaik yang tepat sasaran, dan mencapai tujuan bisnis Anda.

Sumber : toffeedev.com
Laporan : Tam

Continue Reading

Trending