Connect with us

Entrepreneur

Hj Sitti Salma Dachri, Mengelola Bisnis dan Mengurus Keluarga Harus Balance

Published

on

Hj Sitti Salma Dachri

KENDARI, Bursabisnis.id – JANGAN pikirkan modal, tapi lakukanlah. Jangan berpikir karena tidak punya modal, lalu tidak mau berusaha. Lakukanlah asal tekun dan ulet, pasti ada jalan. Itulah kalimat yang diucapkan Hj. Sitti Salma Dachri, sosok pengusaha tangguh di Kendari Ibukota Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) saat menyambangi kantor media online Bursabisnis.id (Tenggara Media Perkasa Group) yang berada di bilangan Malik Raya, Kelurahan Korumba, Kota Kendari.

Di sela-sela kesibukannya mengurusi perusahaan Dachtraco Raya Group, Ibu Hj Salma begitu sapaan akrabnya masih menyempatkan diri berkunjung, menjalin silaturahim, membangun komunikasi dengan pihak lain. “Walaupun sibuk di kantor dan di rumah, menjaga hubungan sosial dengan masyarakat tetap diperhatikan, sebab manusia itu mahluk sosial,” ujarnya.

Hj Sitti Salma Dachri bersama suami H.Dachri Pawakkang

Dilahirkan dari keluarga besar TNI, Hj Salma merasakan gemblengan pendidikan ala militer. Hidup dialam serba disiplin. Kedisiplinan inilah yang kemudian mengantarkan Hj Salma bersama suami tercinta H.Dachri Pawakkang, sukses membangun corporate bisnis di Kota Kendari.

Perjalanan panjang dan suka duka Hj Salma dikisahkan kepada TenggaraNews.com, bagaimana membagi waktu kuliah sambil belajar menawarkan bisnis jasa, lalu bekerja di perusahaan orang. Sampai kemudian Tuhan mempertemukan jodoh sebagai pasangan hidup, H.Dachri Pawakkang.

Hj Salma yang lahir di Kota Cimahi, Provinsi Jawa Barat, sempat menempuh pendidikan di Kampus Universitas Hasanuddin (Unhas) Kota Makassar, Ibukota Sulawesi Selatan (Sulsel) tahun 1979.

Selama kuliah, Hj Salma tak mau berpangku tangan menunggu pemberian biaya dari orang tua. Dia kemudian membuka jasa translate (penerjemah) dari Bahasa Inggris ke Bahasa Indonesia. “Dulu saya memang rajin ikut kursus, termasuk kursus bahasa asing. Alhamdulillah selalu saja ada yang minta diterjemahkan dari Bahasa Inggris ke Bahasa Indonesia. Apalagi dulu, literatur kebanyakan berbahasa Inggris,” jelas Hj Salma yang tercatat sebagai alumni salah satu SMP di Kabupaten Bone, Sulsel.

Hj Salma juga mengajar membaca bagi kaum ibu rumah tangga yang buta huruf. “Ada seorang ibu rumah tangga, istri pejabat salah satu bank di Makassar, pemilik rumah kost tempat saya ngekos, ternyata belum bisa baca tulis. Pelan-pelan saya ajar menulis dan membaca, sampai akhirnya bisa dan lancar. Wah itu suprisenya luar biasa, saya sampai di kasih rumah BTN dan rumah tersebut sampai sekarang masih ada,” ungkap alumni SMA Kartika Kota Makassar ini.

Hj Sitti Salma Dachari bersama anak

Meski sudah berjuang dengan bekerja paruh waktu ketika itu, ternyata tetap saja belum cukup untuk memenuhi biaya pendidikan. Akhirnya kuliah Hj Salma di Kampus Unhas terhenti. Kemudian memilih bekerja di sebuah perusahaan milik pengusaha etnis China di Kota Makassar.

“Di sinilah banyak hal positif yang bisa saya petik, bagaimana kedisiplinan pengusaha keturunan China membangun bisnis. Mulai semangat kerja, kedisiplinan, kejujuran dan ketekunan serta trik bisnis. Banyak pengalaman yang saya peroleh,” kata pengurus Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) Sultra ini.

Dalam perjalanannya kemudian, tahun 1987 Hj Salma dipertemukan jodohnya dengan H Dachri Pawakkang, pria kelahiran Sengkang, Kabupaten Wajo, Sulsel. Ia kemudian menikah di Makassar dan pindah ke Kota Kendari tahun 1990, untuk mengembangkan sayap bisnis.

Sosok H.Dachri memang dikenal sebagai pengusaha yang tumbuh sejak zaman Orde Baru (Orba) hingga sekarang masuk era millenial. Di bawah naungan management Dachtraco Raya Group, coor bisnis yang dikembangkan meliputi jasa kontraktor, jasa Bongkar Muat Barang (PBM), distributor semen Tonasa, distributor bahan bangunan dan jasa transportasi taksi.

Hj Salma yang juga menjabat direktris PT Bua Poleang, mengungkapkan sejak Dachtraco Raya Group eksis, sudah banyak orang yang dipekerjakan. “Alhamdulillah kami bisa membuka lapangan kerja. Mereka ada yang berstatus karyawan organik dan ada karyawan lepas. Jumlahnya lebih 100 orang,” tuturnya.

Dari lebih 100 orang itu, khusus untuk karyawan organik ada yang masa kerjanya 10 tahun, 15 tahun sampai 25 tahun. Bahkan ada karyawan yang resign, lalu membuka usaha sendiri. “Sudah ada yang punya toko sendiri. Kami semua suport bagi karyawan yang berani memulai usaha sendiri,” jelas Hj Salma yang juga aktif di organisasi Muslimat NU Kota
Kendari.

Di balik kesibukan mengelola Dachtraco Raya Group, Hj Sitti Salma Dachri masih bisa membagi waktu di organisasi PW IPEMI Sultra.

Ada yang lebih unik lagi, saat piknik di sebuah kolam pemancingan. Ternyata yang buka bisnis jasa rekreasi adalah siswa SMK yang pernah magang di Dachtraco Raya Group. “Wah saya senang sekali. Dia masih ingat saya. Dia menceritakan waktu magang mendapat inspirasi membuka usaha,” kata Hj Salma yang ayahnya berasal dari Jawa Tengah dan ibu berasal dari Sulawesi Utara.

Hj Salma kemudian membagi tips membuka bisnis. Harus berani bertindak, tanpa harus memikirkan modal financial. Mulailah usaha sesuai potensi sumberdaya yang dimiliki. Kelola dengan tekun, ulet, berlaku jujur kepada orang, bangun link kemitraan, Hj Salma memastikan akan sukses usaha yang dirintis.

Soal membina karyawan yang berada di bawah naungan Dachtraco Raya Group, tantangan yang paling berat dihadapi Hj Salma, terkait etika dan kualitas sumberdaya manusia (SDM).

Membina hubungan komunikasi sebagai relasi salah satu perbankan menjadi faktor penting dalam membangun corporate bisnis.

Sebelum mereka masuk bekerja, sudah dijelaskan tentang ketentuan Standar Operasional Prosedur (SOP) perusahaan yang harus ditaati bersama. Semua berlaku sama, mulai manager, personalia, asisten, staf karyawan dan karyawan lepas lainnya. Tetapi faktanya, tetap saja ada karyawan yang melanggar. “Sudah dijelaskan berkali-kali, tapi masih saja dilanggar. Sudah diberi sanksi pelanggaran, kemudian masuk kerja lagi, tapi beberapa hari kemudian dilanggar lagi. Inilah suka dukanya membina karyawan organik dan karyawan lepas,” tandas alumni Fakultas Ekonomi Universitas Haluoleo (UHO) ini.

Meski demikian, Hj Salma tak patah arang. Secara perlahan-lahan, dan dengan pola pendekatan kekeluargaan, karyawan dibina mulai dari adab budi pekerti, kesopanan, akhlak, kejujuran dan tanggungjawab.

Karyawan juga dibukakan pintu untuk mengembangkan diri. Misalnya ada karyawan yang hendak melanjutkan pendidikan di bangku kuliah. “Justru kalau ada karyawan yang mau kuliah, kami beri kesempatan. Asalkan tugas dan tanggungjawabnya di kantor tetap jalan, silahkan kuliah. Toh manfaatnya kembali ke perusahaan,” kata Hj Salma yang juga aktif di organisasi majelis taklim.

Lalu bagaimana menyiasati pergeseran pola bisnis dari pola konvensional ke zaman now ? Itu juga menjadi tantangan tersendiri kata Hj Salma. Dari zaman mesin ketik berpindah ke komputer program WS ke microsoft dan sekarang berada di era digital. Hampir semua pekerjaan dapat dikendalikan melalui mobile phone android.

Di zaman dulu, orang mencari perusahaan yang memiliki legalitas sesuai spek pekerjaan. “Dulu untuk mendapatkan pekerjaan, justru orang yang ke kantor. Misalnya butuh perusahaan jasa konstruksi atau jasa PBM. Pasti orang ke kantor. Sekarang sudah berubah, kalau tidak promosi, kita tidak bersosialisasi justru malah tertinggal. Nah inilah bentuk perubahan yang kami rasakan saat ini,” ungkapnya.

Kalau perusahaan tidak mengikuti perkembangan teknologi, Hj Salma memastikan Dachtraco Raya Group akan tertinggal. “Kita harus mengikuti perkembangan, dari cara konvensional ke pola digital. Inilah zaman yang berkembang begitu pesat yang harus diikuti,” bebernya.

Menempuh jalur musyawarah, salah satu strategi Hj Sitti Salma Dachri menjaga kualitas proyek yang dikerjakan.

Di balik kesibukan mengurus management bisnis, Hj Salma tidak melupakan kodratnya sebagai ibu rumah tangga. Untungnya kantor Dachtraco Raya Group berada satu kompleks dengan kediamannya, sehingga memudahkan mengontrol karyawan. “Tugas sebagai ibu rumah tangga, mengurus keluarga dan mengontrol perusahaan tetap balance. Dimudahkan dengan bantuan teknologi CCTV, saya bisa melihat kerja-kerja karyawan di kantor,” jelasnya.

Di sela-sela kesibukan mengendalikan management perusahaan, Hj Salma juga berperan aktif di beberapa organisasi, seperti PD Muslimat NU Kota Kendari, Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Sultra, PW IPEMI Sultra. Aktif juga sebagai pengurus Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Sultra, Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Provinsi Sultra dan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Kendari.

Diakhir perbincangan, Hj Salma menegaskan kehadiran Dachtraco Raya Group di Kota Kendari, telah membantu pemerintah daerah menciptakan lapangan pekerjaan. Perusahaan swasta ini bisa memberikan kontribusi terhadap daerah dan masyarakat sekitar. “Intinya lebih banyak kerja keras daripada istirahatnya, pasti membuahkan hasil yang maksimal. Apalagi menghadapi tuntutan hidup yang makin keras, dibutuhkan keuletan dan kerja keras untuk bisa survive,” tutup Hj Salma.

Laporan : Rustam Dj

Continue Reading

Entrepreneur

Sukses Periode Pertama, Anton Timbang Terpilih Lagi Ketua Kadin Sultra

Published

on

By

Anton Timbang menerima pataka Kadin Sultra. -foto:ist-

KENDARI, Bursabisnis. Id – Anton Timbang (AT) kembali terpilih sebagai Ketua Umum (Ketum) Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 2026-2031.

AT terpilih untuk kali kedua melalui Musyawarah Provinsi (Musprov) Sultra ke -VIII pada Sabtu, 14 Februari 2026.

Kemenangan ini menandai periode kedua bagi Anton Timbang untuk memimpin organisasi pengusaha terbesar di Sulawesi Tenggara tersebut, setelah sebelumnya sukses membawa transformasi signifikan pada periode pertama.

Kadin Sebagai Rumah Bersama

Dalam pidato pengukuhannya, Anton Timbang menegaskan bahwa Kadin bukanlah sekadar organisasi profesi, melainkan rumah bagi seluruh pengusaha untuk memajukan ekonomi daerah.

“Kadin adalah rumah pengabdian kita, rumah yang tetap kita jaga dan terus kita kembangkan. Ini adalah tempat kita bekerja sama, saling mendukung, dan saling menguatkan, bukan tempat untuk saling menjatuhkan,” ujar Anton Timbang di hadapan para pengurus dan tamu undangan.

Ia juga secara terbuka meminta dukungan penuh dari seluruh elemen anggota agar tidak berjalan sendirian dalam menghadapi tantangan ekonomi lima tahun ke depan.

Fokus Strategis: Hilirisasi hingga Makan Bergizi Gratis

Di bawah kepemimpinan barunya, Anton Timbang telah menyiapkan sejumlah agenda strategis yang berfokus pada penguatan ekonomi lokal dan dukungan terhadap program pemerintah:

Dukungan Program Nasional: Kadin Sultra menyatakan kesiapan penuh mendukung program strategis seperti pembangunan dapur-dapur untuk Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pengendalian Inflasi: Berkomitmen membantu pemerintah daerah menekan angka inflasi melalui gerakan pangan murah di berbagai kabupaten/kota.

Hilirisasi & Ekspor: Melanjutkan kesuksesan ekspor langsung (direct export) komoditas lokal seperti tempurung kelapa ke China dan meningkatkan kualitas produk UMKM agar menembus standar internasional.

Aspal Buton: Terus menyuarakan penggunaan aspal Buton agar menjadi proyek strategis infrastruktur secara nasional.

Apresiasi dari Pemerintah

Langkah Anton Timbang ini mendapat apresiasi tinggi dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara.

Sinergi yang baik antara Kadin dan pemerintah daerah selama ini dinilai telah memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi di Bumi Sultra.

“Saya berterima kasih atas apresiasi dari Bapak Gubernur. Kadin Sultra selalu siap mendukung program kerja pemerintah demi bangkitnya ekonomi Sulawesi Tenggara,” tutup Anton.

Laporan : Tam

Continue Reading

Entrepreneur

PW IPEMI Sultra Lakukan Pendampingan Inkubasi Bisnis Usaha UMKM

Published

on

By

Ketua PW IPEMI Provinsi Sultra Hj Rujuwati Harun membuka kegiatan pendampingan inkubasi bisnis usaha UMKM. -foto:ist-

KENDARI, Bursabisnis. Id – Pengurus Wilayah (PW) Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) melakukan kegiatan pendampingan inkubasi bisnis Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Kegiatan pendampingan itu dilaksanakan pada 16 Januari 2026 di salah satu cafe di Kota Kendari.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi
Ketua PW IPEMI Sultra, Hj Rujuwati Harun, SE,Dip.Ciptac.

“Pendampingan inkubasi bisnis usaha UMKM ini sangat bermanfaat. Saya harap agar peserta mengikutinya dengan baik hingga tuntas,” kata Rujuwati di hadapan peserta pendampingan.

Titiek Puspitawaty berbicara di hadapan UMKM

Jumlah peserta yang mengikuti pendampingan sebanyak 22 pelaku UMKM yang tersebar di berbagai tempat.

Ke 22 pelaku UMKM memperoleh materi pendampingan dari 2 narasumber, yakni Titiek Puspitwaty ELT dan Muh Icung Makkarateng yang sudah mengantongi sertifikat Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Narasumber Titiek yang juga dikenal sebagai publik speaker di Sultra, menguraikan tentang mengembangkan mentalitas pantang menyerah.

Sedangkan Muh Icung menjelaskan tentang urgensi legalitas dalam meningkatkan usaha.

Icung juga dikenal sebagai konsultan pendamping halal reguler dan pendamping proses halal (PPH) serta konsultan pendamping UMKM.

Muh Icung Makkarateng memberikan materi ke pelaku UMKM.

Para pelaku UMKM yang mengikuti pendampingan ini, bergerak dibidang usaha kuliner basah dan kuliner kering.

Setelah menerima materi pendampingan,
6 orang mentor PW IPEMI Sultra yang turun ke lapangan untuk melakukan pendampingan UMKM.

Kunjungan mentor ke tempat usaha pelaku UMKM binaan PW IPEMI Sultra ini bertujuan untuk membantu masalah-masalan yang mereka hadapi, sekaligus mengarahkan serta memberi strategi dan solusi, seperti pendampingan membuat legalitas usaha dan sertifikat halal, bagaimana membranding usaha, serta digital marketing.

Laporan : Icha
Editor : Tam

Continue Reading

Entrepreneur

Pengertian dan Fungsi Impresi Dalam Meningkatkan Bisnis Anda

Published

on

By

BILA Anda adalah seorang digital marketer atau pemilik bisnis yang sering terlibat proses kampanye, atau pembuatan konten di sosial media, tentunya sering mendengar istilah impresi. Metrik satu ini sangat penting dan berkaitan erat dengan efek dan keberhasilan efektivitas brand awareness suatu produk atau jasa dari bisnis. Mari kita kupas bersama pengertian, fungsi, dan cara meningkatkan impresi yang akan sangat berguna bagi bisnis Anda!

Definisi Impresi Menurut KBBI
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), impresi didefinisikan sebagai kesan atau pengaruh yang ditinggalkan oleh sesuatu pada pikiran atau perasaan seseorang. Efek atau pengaruh dari impresi ini dapat sangat signifikan hingga mempengaruhi pikiran dan perasaan individu. Dalam strategi pemasaran digital, khususnya di media sosial, istilah ini sering digunakan untuk merujuk pada jumlah total tayangan suatu konten yang dilihat oleh pengguna.

Impresi tidak selalu menunjukkan keterlibatan langsung, tetapi tetap penting dalam mengidentifikasi tujuan pemasaran dan mengevaluasi efektivitas konten yang ditampilkan kepada calon pelanggan.

Fungsi Impresi dalam Digital Marketing
Dalam digital marketing, impresi visual memiliki peran penting dalam mengukur efektivitas strategi pemasaran. Impresi membantu perusahaan dalam riset pasar, mengidentifikasi target pelanggan, dan memahami bagaimana konten dapat menarik perhatian buyer persona, yaitu representasi dari pelanggan ideal berdasarkan gaya hidup, tingkah laku, dan kebutuhan pelanggan. Berikut beberapa fungsi impresi dalam pemasaran digital:

1. Mengukur Popularitas
Impresi dapat digunakan untuk mengukur popularitas kampanye pemasaran online. Semakin banyak impresi yang diperoleh maka semakin populer kampanye tersebut di kalangan target pasar. Misalnya, sebuah merek makanan dan minuman yang baru diluncurkan dapat menggunakan data impresi dari media sosial untuk melihat seberapa banyak orang yang telah melihat iklan mereka. Dengan data ini, perusahaan dapat memahami pelanggan lebih baik dan menentukan apakah strategi pemasaran yang diterapkan sudah efektif.

2. Menargetkan Pengguna
Impresi juga dapat membantu dalam menentukan buyer persona dan menargetkan pengguna yang tepat untuk produk atau layanan tertentu. Dengan menganalisis jumlah impresi yang diterima, digital marketer dapat mengidentifikasi apakah iklan telah menjangkau target pelanggan yang diinginkan dan melakukan penyesuaian strategi jika diperlukan.

Misalnya, jika suatu kampanye iklan ditujukan untuk pelanggan ideal berusia 18-25 tahun yang aktif di media sosial, namun data impresi menunjukkan lebih banyak tayangan dari kelompok usia yang lebih tua, maka strategi pemasaran perlu diperbaiki agar lebih relevan dengan kebutuhan pelanggan.

3. Meningkatkan Kesadaran Merek
Impresi memainkan peran besar dalam pengembangan produk dan memperkuat kesadaran merek di kalangan audiens. Semakin sering iklan atau konten muncul di media sosial, semakin besar kemungkinan bahwa audiens akan mengingat merek tersebut.

Visual yang diterima melalui mata akan semakin memperkuat citra merek dan menanamkan kesan di benak calon pelanggan. Sebagai contoh, jika sebuah perusahaan fesyen sering menampilkan iklan di Instagram dengan desain menarik yang sesuai dengan gaya hidup anak muda, maka merek tersebut akan lebih mudah diingat oleh target pasar mereka.

4. Mengukur ROI (Return On Investment)
Impresi juga dapat digunakan untuk mengukur ROI dari kampanye pemasaran digital. Dengan membandingkan jumlah impresi dengan biaya kampanye, perusahaan dapat mengetahui efektivitas anggaran pemasaran mereka.

Misalnya, jika sebuah merek makanan dan minuman mengeluarkan anggaran besar untuk iklan di media sosial, namun impresi yang didapat rendah, maka strategi pemasaran perlu disesuaikan. Perusahaan dapat menggunakan data ini untuk mengidentifikasi tujuan kampanye yang lebih spesifik, seperti meningkatkan keterlibatan pengguna atau menarik lebih banyak target pelanggan potensial.

5. Meningkatkan Konversi
Impresi yang tinggi dapat meningkatkan peluang konversi, karena semakin sering pengguna melihat iklan atau konten, semakin besar kemungkinan mereka akan memperhatikan dan membeli produk atau layanan yang ditawarkan.

Namun, impresi saja tidak cukup untuk memastikan konversi; perusahaan juga perlu memastikan bahwa kontennya relevan dengan kebutuhan pelanggan dan mampu menarik minat mereka. Melalui riset pasar, perusahaan dapat memahami tingkah laku pelanggan dan menciptakan pesan pemasaran yang lebih efektif agar impresi berkontribusi langsung terhadap peningkatan penjualan.

Cara Menghitung Impresi Instagram, Facebook, hingga TikTok

Memahami cara menghitung impresi di berbagai platform media sosial seperti Instagram, Facebook, dan TikTok sangat penting dalam strategi pemasaran untuk mengukur efektivitas konten yang dibuat. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, impresi merupakan jumlah total berapa kali suatu konten ditampilkan kepada pengguna, baik oleh orang yang sama maupun berbeda.

Dalam riset pasar, impresi menjadi metrik yang membantu mengidentifikasi tujuan pemasaran dan memahami bagaimana konten mencapai target pelanggan. Efek dari impresi ini juga memengaruhi tingkah laku audiens, terutama dalam membentuk persepsi merek melalui kesan visual yang mereka terima.

Berikut adalah penjelasan lengkap mengenai cara menghitung impresi di berbagai platform media sosial dan bagaimana hal ini berkaitan dengan buyer persona, pengembangan produk, serta memenuhi kebutuhan pelanggan.

1. Impresi Instagram
Untuk menghitung impresi di Instagram secara manual:

Langkah 1: Buka profil Instagram Anda dan pilih postingan atau cerita yang ingin Anda lihat impresinya.
Langkah 2: Klik ‘Lihat Insight’ (View Insights) di bawah postingan.
Langkah 3: Di dalam Insight, Anda akan melihat jumlah impresi yang menunjukkan berapa kali konten Anda telah dilihat.
Penting untuk memahami bahwa impresi berbeda dengan jangkauan (reach). Jangkauan mengukur jumlah pengguna unik yang melihat konten Anda, sedangkan impresi menghitung total tampilan, termasuk tayangan berulang oleh pengguna yang sama. Dengan melihat data impresi, Anda dapat memahami pelanggan dan menentukan apakah konten sesuai dengan kebutuhan pelanggan atau perlu perbaikan dalam strategi pemasaran.

2. Impresi Facebook
Cara menghitung impresi di Facebook:

Langkah 1: Masuk ke halaman atau akun iklan Facebook Anda.
Langkah 2: Buka bagian Insights di halaman atau Ads Manager jika menggunakan iklan berbayar.
Langkah 3: Temukan metrik Impresi dalam laporan analitik yang menunjukkan jumlah total tayangan konten Anda.
Facebook juga membedakan impresi organik (tayangan alami tanpa iklan) dan impresi berbayar (tayangan dari iklan berbayar). Data ini penting dalam menentukan buyer persona, karena menunjukkan bagaimana calon pelanggan berinteraksi dengan konten berdasarkan gaya hidup, preferensi, dan kebutuhan mereka.

3. Impresi TikTok
Cara menghitung impresi di TikTok:

Langkah 1: Masuk ke akun TikTok Anda dan buka Creator Tools atau Business Suite (untuk akun bisnis).
Langkah 2: Pilih Analytics untuk melihat data performa konten.
Langkah 3: Di bagian Content atau Overview, temukan metrik Impresi, yang menunjukkan jumlah total tayangan video Anda.

Di TikTok, penting untuk membedakan antara impresi dan tayangan unik (unique views) karena pengguna sering menonton ulang video lebih dari sekali. Data impresi ini dapat digunakan untuk pengembangan produk, menyesuaikan konten sesuai kebutuhan pelanggan, dan menargetkan pelanggan ideal berdasarkan interaksi mereka.

Tipe-Tipe Impression yang Harus Dipahami

Dalam pemasaran digital, impression adalah metrik yang menunjukkan seberapa sering sebuah iklan atau konten muncul di layar pengguna. Meskipun tidak selalu mencerminkan interaksi langsung, impression sangat penting dalam mengukur jangkauan dan efektivitas kampanye. Berikut beberapa jenis impression yang perlu dipahami:

1. Served Impression
Served impression adalah tayangan iklan yang dihitung setiap kali iklan dikirim dari ad server ke perangkat pengguna, terlepas dari apakah iklan tersebut benar-benar terlihat atau tidak. Jenis impression ini banyak digunakan dalam model periklanan berbasis CPM (Cost Per Mille), di mana pengiklan membayar berdasarkan jumlah tayangan iklan.

Namun kelemahan served impression adalah kemungkinan iklan tidak benar-benar muncul di layar pengguna karena faktor seperti ad blocker, pemuatan halaman yang tidak sempurna, atau posisi iklan yang tidak terlihat tanpa scrolling.

2. Digital Marketing Impression
Dalam pemasaran digital, impression mengacu pada jumlah tampilan sebuah iklan atau konten di berbagai platform, seperti media sosial, mesin pencari, atau situs web. Digital marketing impression dapat dibedakan menjadi organic impression (tayangan yang terjadi secara alami tanpa iklan berbayar) dan paid impression (tayangan yang berasal dari iklan berbayar). Selain itu, dalam iklan PPC (Pay-Per-Click), impression sering digunakan untuk mengukur eksposur iklan sebelum diklik oleh pengguna yang membantu pemasar memahami sejauh mana jangkauan kampanye mereka.

3. Viewable Impression
Viewable impression adalah impression yang dihitung hanya jika iklan benar-benar terlihat di layar pengguna sesuai standar Interactive Advertising Bureau (IAB). Untuk iklan display, minimal 50% dari iklan harus muncul di layar selama setidaknya satu detik, sementara untuk video ads, minimal 50% dari video harus terlihat selama dua detik. Viewable impression lebih akurat dibandingkan served impression karena memastikan bahwa iklan memiliki peluang untuk dilihat oleh audiens, sehingga menjadi metrik yang lebih relevan dalam menilai efektivitas iklan digital.

4. Click Impression (Click-Through Impression)
Click impression mengacu pada jumlah tayangan yang menghasilkan klik pada sebuah iklan atau konten, yang sering digunakan dalam model periklanan berbasis CPC (Cost Per Click). Metrik ini penting karena membantu mengukur efektivitas iklan dalam menarik perhatian pengguna, yang dihitung melalui Click-Through Rate (CTR) dengan rumus jumlah klik dibagi jumlah impression dikalikan 100%. Semakin tinggi CTR, semakin baik kualitas dan relevansi iklan terhadap audiens, sedangkan impression tinggi dengan CTR rendah bisa menjadi indikasi bahwa iklan kurang menarik atau kurang relevan.

5. Conversion Impression
Conversion impression adalah impression yang berkontribusi terhadap konversi, seperti pembelian, pendaftaran akun, atau tindakan lain yang menjadi tujuan kampanye. Tidak semua tayangan iklan menghasilkan interaksi langsung, tetapi beberapa impression dapat memengaruhi keputusan pengguna dalam jangka waktu tertentu.

Misalnya, seorang pengguna mungkin melihat iklan beberapa kali sebelum akhirnya mengambil tindakan, yang menunjukkan bahwa impression tersebut berperan dalam perjalanan pelanggan (customer journey) meskipun tidak langsung menghasilkan klik atau konversi saat pertama kali ditayangkan.

maret
Cara Meningkatkan Impresi Konten Anda
Impresi menjadi faktor yang penting dalam digital marketing, karena memahami dampak indra terhadap impresi dapat membantu meningkatkan jumlahnya. Semakin banyak impresi yang diterima, semakin banyak orang yang melihat konten yang diposting. Berikut delapan cara untuk meningkatkan impresi konten Anda:

1. Pahami Target Audiens
Salah satu langkah pertama dalam meningkatkan impresi adalah memahami target pelanggan secara mendalam. Dengan melakukan riset pasar, Anda dapat menentukan buyer persona, yaitu representasi dari pelanggan ideal berdasarkan faktor seperti gaya hidup, demografi, kebiasaan konsumsi, serta preferensi mereka dalam media sosial. Misalnya, jika Anda menjual produk makanan dan minuman sehat, target audiens Anda kemungkinan adalah orang-orang yang peduli dengan kesehatan dan mencari opsi makanan organik atau rendah kalori.

Dengan memahami karakteristik buyer persona, Anda bisa menciptakan konten yang lebih sesuai dengan minat mereka dan meningkatkan kemungkinan konten Anda mendapatkan impresi lebih tinggi di berbagai platform digital.

2. Pantau dan Analisis Metrik Engagement secara Teratur
Mengukur impresi saja tidak cukup. Anda juga harus memantau metrik engagement seperti like, comment, share, dan save untuk mengetahui seberapa menarik konten yang Anda buat bagi audiens. Dengan memahami pola engagement, Anda dapat melihat apakah strategi konten Anda sudah efektif dalam menjangkau calon pelanggan, atau perlu dilakukan penyesuaian dalam strategi pemasaran.

Misalnya, jika Anda menemukan bahwa konten berbasis video mendapatkan impresi lebih tinggi daripada gambar statis, maka Anda bisa mengalokasikan lebih banyak sumber daya untuk produksi video guna meningkatkan jangkauan konten di media sosial.

3. Buat Konten yang tak Cukup Dilihat Sekali Saja.

Konten yang memiliki nilai tambah akan lebih sering dilihat dan dibagikan oleh audiens. Misalnya, tutorial, infografik, atau video edukatif sering kali disimpan dan ditonton ulang, sehingga dapat meningkatkan jumlah impresi dalam jangka waktu lebih lama.

Sebagai contoh, jika bisnis Anda bergerak di bidang makanan dan minuman, Anda bisa membuat konten resep praktis atau tips memilih bahan makanan yang sehat. Konten semacam ini cenderung lebih sering dibagikan oleh pengguna, sehingga membantu memperluas jangkauan dan meningkatkan impresi secara organik.

4. Buat Konten Tips Praktis
Memberikan tips praktis yang berkaitan dengan kebutuhan audiens adalah strategi yang efektif untuk meningkatkan impresi. Misalnya, jika Anda menjalankan bisnis fashion, Anda bisa membagikan tips seperti:

“5 Cara Memilih Outfit Sesuai Bentuk Tubuh”
“Tips Memadukan Warna Baju agar Tampil Stylish”
Konten semacam ini memiliki potensi tinggi untuk dibagikan, disimpan, atau bahkan dikomentari oleh audiens yang tertarik dengan topik tersebut. Semakin sering konten Anda berinteraksi dengan pengguna, semakin tinggi impresi yang diperoleh.

5. Buat Konten yang Menghibur
Konten yang menghibur seperti meme, video lucu, atau tantangan viral di TikTok sering kali memiliki impresi tinggi karena lebih mudah diterima oleh berbagai segmen audiens. Jika sesuai dengan strategi pemasaran Anda, jangan ragu untuk menggunakan elemen humor atau tren viral agar konten lebih relatable bagi calon pelanggan.

Misalnya, jika target pasar Anda adalah generasi Z yang aktif di TikTok, Anda bisa membuat konten singkat dengan gaya storytelling yang menarik. Dengan memahami tingkah laku audiens dalam mengonsumsi konten, Anda bisa menciptakan materi yang lebih engaging dan meningkatkan peluang tayangan yang lebih tinggi.

6. Buat CTA yang Kuat
Call-To-Action (CTA) yang efektif dapat meningkatkan impresi dengan mendorong interaksi dari audiens. Misalnya, daripada hanya memposting gambar atau video tanpa ajakan, Anda bisa menambahkan pertanyaan di akhir caption seperti:

“Kamu lebih suka warna biru atau hitam untuk outfit kasual? Tulis di komentar ya!”
Semakin banyak interaksi yang terjadi, semakin besar kemungkinan konten Anda akan muncul di feed pengguna lain, meningkatkan impresi secara organik. CTA yang kuat juga dapat membantu bisnis memahami pelanggan lebih baik dengan menganalisis respons mereka terhadap konten tertentu.

7. Buat Konten Games
Interaktivitas dalam konten dapat membuat audiens lebih tertarik untuk berpartisipasi dan membagikan konten tersebut kepada teman-teman mereka. Misalnya, Anda bisa membuat kuis interaktif seperti:

“Tes Kepribadian: Kopi Favoritmu Menunjukkan Kepribadianmu!”

Konten semacam ini tidak hanya menghibur tetapi juga dapat mengidentifikasi tujuan bisnis Anda dalam menjangkau target pelanggan yang lebih luas. Jika Anda menjual produk kopi, misalnya, Anda bisa menarik perhatian calon pelanggan yang tertarik dengan makanan dan minuman berbasis kopi dengan membuat kuis yang relevan dengan gaya hidup mereka.

8. Memasang Ads
Jika Anda ingin meningkatkan impresi dengan cepat dan lebih terukur, menggunakan iklan berbayar (ads) di platform seperti Facebook Ads, Instagram Ads, atau TikTok Ads adalah pilihan yang tepat.

Dengan menargetkan iklan berdasarkan buyer persona, Anda dapat memastikan konten Anda muncul di depan pelanggan ideal yang lebih mungkin berinteraksi dengan bisnis Anda.

Strategi ini sangat efektif dalam pengembangan produk, karena Anda bisa mendapatkan data yang lebih akurat mengenai siapa yang benar-benar tertarik dengan konten atau produk Anda. Dengan demikian, Anda dapat mengoptimalkan kampanye pemasaran agar lebih efisien dan menghasilkan lebih banyak impresi berkualitas.

Banner General ToffeeDev

Kesimpulan

Pengetahuan tentang jumlah impresi yang diperoleh oleh iklan atau konten pemasaran memungkinkan Anda untuk dapat mengevaluasi efektivitas kampanye pemasaran. Anda juga dapat mengidentifikasi apakah iklan atau konten pemasaran dilihat oleh audiens yang diinginkan atau tidak, dan menentukan apakah perlu mengubah atau memperbaiki strategi pemasaran.

Seperti lekukan pada suatu struktur yang terbentuk karena tekanan dari elemen struktural lainnya, impresi digital dapat dianalogikan sebagai jejak yang ditinggalkan oleh konten online. Struktur karena adanya tekanan ini menunjukkan bagaimana impresi digital terbentuk akibat tekanan dari konten yang ada di internet.

Selain itu, dengan mengetahui metrik impresi, Anda dapat membuat keputusan yang lebih baik tentang di mana menempatkan iklan mereka dan bagaimana mengoptimalkan alokasi anggaran pemasaran mereka.

Misalnya, jika iklan yang telah dibuat menerima banyak impresi di satu platform atau situs web tertentu, Anda dapat memutuskan untuk meningkatkan alokasi anggaran untuk iklan di sana atau memfokuskan strategi pemasaran mereka pada platform tersebut.

Terlebih lagi pada zaman digital saat ini, apa pun bisnis yang Anda geluti, tentu tidak akan terlepas dari kebutuhan pemasaran digital. Oleh karena itu, untuk dapat tetapi bersaing dan lebih unggul dibandingkan perusahaan lainnya, Anda bisa memanfaatkan jasa Digital Marketing Agency seperti Toffeedev untuk menciptakan strategi pemasaran digital yang jitu dan mendatangkan keuntungan bagi bisnis Anda.

Sebagai salah satu Digital Marketing Agency Indonesia di Jakarta, ToffeeDev siap membantu Anda dalam mengembangkan situs, dan membantu Anda untuk merencanakan dan menerapkan strategi Digital Marketing terbaik yang tepat sasaran, dan mencapai tujuan bisnis Anda.

Sumber : toffeedev.com
Laporan : Tam

Continue Reading

Trending