Connect with us

Ekonomi Mikro

Penyaluran Kredit UMKM di Sultra Tumbuh Positif, NPF Perusahaan Pembiayaan Membaik

Published

on

KENDARI, bursabisnis.id – Penyaluran kredit kepada UMKM di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) tahun mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan sebesar 22,57 persen, dengan rasio NPL di posisi 3,42 persen.

Kepala Bagian Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan OJK Sultra, Maulana Yusup mengatakan, pangsa kredit UMKM mencapai 33,34 persen dari total penyaluran kredit sebesar Rp33,16 triliun.

Ditambahkanya, bila dilihat dari kategori UMKM, pertumbuhan kredit UMKM secara yeard on yeard (yoy) didominasi oleh kredit mikro sebesar 96,33 persen, kecil 16,97 persen dan menengah yang terkoreksi -45,10 persen.

Lebih lanjut, Maulana Yusup menyebutkan, untuk Non Performing Fund (NPF) perusahaan pembiayaan posisi Maret 2022 sebesar 2,07 persen membaik sebesar 0,16 persen dibandingkan posisi bulan sebelumnya yang mencapai 2,23 persen.

“Untuk premi dan klaim asuransi umum pada triwulan 1 tahun 2022 ini tumbuh masing-masing sebesar 5,22 persen dan 10,26 persen. sedangkan premi dan klaim asuransi jiwa mengalami pertumbuhan masing-masing sebesar 46,45 persen dan 40,74 persen, sedangkan untuk pertumbuhan aset modal ventura terkoreksi sebesar -8,32 persen yoy,” ujar Maulana Yusup, belum lama ini.

Sedangkan piutang perusahaan pembiayaan tumbuh sebesar 23,74 persen yoy. Pada posisi Maret 2022, premi perusahaan asuransi umum syariah terkoreksi -8,01 persen yoy, dengan total premi sebesar Rp12,78 juta dan total klaim sebesar Rp27,96 miliar.

“Untuk perusahaan Asuransi Jiwa Syariah pada posisi Maret 2022 tumbuh 514,79 persen yoy dengan total premi sebesar Rp25,82 miliar dan total klaim sebesar Rp2,01 miliar,” jelasnya.

 

 

Penulis : Ikas

Ekonomi Mikro

Harga Tomat, Jahe dan Beras Pulut Putih Terkendali di Baubau

Published

on

By

BAUBAU, Bursabisnis.id – Harga sejumlah komoditi di pasar-pasar tradisional Kota Baubau yang dikabarkan mengalami lonjakan harga fantastis menjelang tahun baru,  tidak terbukti.

Penelusuran yang dilakukan di Pasar Wameo dan Pasar Karya Nugraha menunjukkan harga-harga seperti jahe, bawang putih, beras pulut putih, cabai kristal, cabai besar, tomat dan bawang merah berada di angka yang jauh dari yang dikutip media.

Harga bawang putih disebut mencapai 50 ribu per Kg, ternyata tidak ditemukan. Harga termahal yang ditemukan di kedua pasar hanya menunjukkan angka Rp 40 ribu per Kg. Harga tomat yang diklaim Rp 30 ribu per Kg, faktanya untuk jenis terbaik harga tertinggi hanya mencapai Rp 26 hingga Rp 28 ribu per Kg. Pembeli bahkan masih bisa menemukan tomat layak konsumsi dengan harga terendah Rp 20 ribu per Kg.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Baubau, Ali Hasan menjelaskan bertahannya harga tomat ini juga dipengaruhi suplai dari Kabupaten Enrekang Sulawesi Selatan (Sulsel) yang terhambat dalam pelayaran, akibat cuaca yang tidak bersahabat.

Berikutnya cabai kristal disebut menyentuh angka Rp 160 ribu per Kg, ternyata harga tertingginya Rp 120 ribu per Kg dengan kondisi sudah dibersihkan atau tanpa tangkai.

Pembeli bisa memperoleh cabai jenis ini dengan harga Rp 100 ribu per Kg dengan kondisi masih memiliki tangkai.

“Kalau jahe memang harga bergerak dari Rp 40 ke Rp 50 ribu per Kg, karena daerah Lasaliku dan Sorawolio gagal panen. Harga yang ada saat ini karena kita disuplai dari Kendari dan Makassar. Kita akan segera menerima suplai dari sejumlah daerah dan angka ini akan segera normal, info terakhir misalnya besok (senin, red) akan masuk 500 kg dari Poleang melalui pelabuhan jembatan batu,” jelasnya.

Sementara harga beras pulut putih juga dijelaskan meski naik, tapi tidak menyentuh harga yang ditudingkan. Saat ini harga beras pulut putih yang datang minggu lalu dari Surabaya, harganya bergerak dari  Rp 390 ribu menjadi 450 ribu per karung volume 25 Kg.

Laporan : Rustam

Continue Reading

Ekonomi Mikro

Indonesia Harus Tingkatkan Produktivitas Jika Ingin Jadi Negara Maju Tahun 2045

Published

on

By

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan saat membuka Rapat Koordinasi Kemendag dengan 97 Instansi Penerbit Surat Keterangan Asal (IPSKA) di Semarang, Jawa Tengah.-foto:kemendag.go.id-

JAKARTA, Bursabisnis.id – Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan menegaskan, Indonesia harus meningkatkan produktivitas dan efisiensi, serta kemudahan dalam melakukan ekspor ke pasar global jika ingin menjadi negara maju pada tahun 2045.

Ini ditegaskan Zulkifli saat membuka Rapat Koordinasi Kemendag dengan 97 Instansi Penerbit Surat Keterangan Asal (IPSKA) di Semarang, Jawa Tengah sebagaimana dilansir dari laman kemendag.go.id pada Rabu, 27 September 2023.

“Kalau ingin menjadi negara maju, kita harus efisien dan produktif, serta meningkatkan kemudahan ekspor. Tidak boleh ada hambatan. Prinsipnya ekspor dipercepat, dipermudah, dan devisa akan bertambah,” tegas Mendag Zulkifli Hasan.

Lebih lanjut, Mendag Zulkifli mengajak pelaku ekspor untuk memanfaatkan dan memahami persetujuan dagang yang telah disepakati dengan negara mitra. Kementerian Perdagangan sendiri telah membuka “toll way” perjanjian perdagangan dengan beberapa negara mitra.

Salah satu perjanjian yang sudah menggunakan “toll way” dan sudah diratifikasi DPR adalah Regional Comprehensive Economix Partnership (RCEP). RCEP membuat kepabeanan di negara mitra ASEAN akan memakai sistem elektronik. “Oleh karena itu, kita harus bisa mengikuti zaman dan harus efisien,” lanjutnya.

Menurut Mendag Zulkifli Hasan, Indonesia mempunyai berbagai kelebihan untuk menjadi negara maju, salah satunya bonus demografi. Untuk itu, kelebihan ini harus bisa dimaksimalkan.

“Kita mempunyai segalanya untuk menjadi negara maju. Indonesia diproyeksikan bisa menjadi negara paling kuat nomor 5 di dunia. Kuncinya adalah pelaku ekspor sebagai pahlawan devisa. Untuk itu, ekspor harus terus ditingkatkan,” jelas Mendag Zulkifli Hasan.

Rapat Koordinasi Kemendag turut hadir pada acara ini Pj Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana. Hadir mendampingi Mendag Zulkifli Hasan yaitu Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag Budi Santoso dan Staf Ahli Bidang Iklim Usaha dan Hubungan Antar Lembaga Fajarini Puntodewi.

Selain membuka rakor, Mendag Zulkifli Hasan juga memberikan penghargaan kepada empat IPSKA. Penghargaan tersebut diserahkan kepada IPSKA Provinsi Jawa Timur untuk kategori kinerja penerbitan, IPSKA Provinsi Maluku untuk kategori tertib administrasi penerbitan SKA, IPSKA Kota Bontang untuk kategori pelayanan SKA, serta IPSKA Provinsi Jawa Tengah untuk kategori kepatuhan penerbitan SKA.

Penulis : Mery Oktavia
Editor : Rustam

Continue Reading

Ekonomi Mikro

Pameran Produk Unggulan Provinsi Sulawesi Utara di Hotel Borobudur

Published

on

By

Wakil Menteri Perdagangan, Jerry Sambuaga mengunjungi pameran produk unggulan Provinsi Sulawesi Utara di Hotel Borobudur Jakarta.-foto:kemendag.go.id-

JAKARTA, Bursabisnis.id – Wakil Menteri Perdagangan, Jerry Sambuaga mengunjungi Pameran Produk Unggulan Provinsi Sulawesi Utara, Discover North Sulawesi yang berlangsung di Jakarta.

Wamendag Jerry mengatakan bahwa kerja sama yang dibangun antara pemerintah pusat dan daerah banyak membantu pelaku UMKM di daerah dalam mengembangkan usahanya.

Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah diharapkan makin terjalin, sehingga produk-produk UMKM makin gencar dipasarkan.

Kementerian Perdagangan memilki target untuk meningkatkan ekspor melalui pelatihan, pendampingan, business matching, dan pemasaran produk UMKM melalui perwakilan Atase Perdagangan dan ITPC.

Discover North Sulawesi adalah pameran produk unggulan UKM Provinsi Sulawesi Utara (sULUT) hasil kerja sama antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dengan Hotel Borobudur, Jakarta.

Kegiatan ini digelar dalam menyambut HUT ke-50 Hotel Borobudur tahun 2024 dan memeriahkan HUT ke-59 Provinsi Sulawesi Utara yang jatuh pada 23 September 2023.

Discover North Sulawesi dibuka oleh Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey pada 1 September 2023 dan akan berlangsung hingga 29 September 2023, sebagaimana dilansir dari laman kemendag.go.id pada Selasa, 26 September 2023.

Agenda kegiatan ini meliputi Bazar Indoor yang menampilkan 8 stan produk-produk unggulan Provinsi Sulawesi Utara. Selain itu, terdapat Bazar Outdoor, Pergelaran Seni Budaya, serta Promosi Pariwisata dan Investasi.

Penulis : Mery Oktavia
Editor : Rustam

Continue Reading

Trending

Copyright © 2017 PT. Tenggara Media Perkasa - Bursabisnis.ID Developer by Green Tech Studio.